Anda di halaman 1dari 14

Diagnosis Keperawatan Gigi

Diagnosis keperawatan gigi adalah upaya


untuk menegakan atau mengetahui jenis
penyakit dalam rongga mulut yang
diderita oleh seseorang atau masalah
kesehatan dalam rongga mulut yang
dialami oleh masyarakat.
dengan kata lain :


Diagnosis adalah kesimpulan dari
pengkajian dan fokus kepada kebutuhan2
manusia yg dapat dipenuhi melalui
asuhan keperawatan gigi.
Apabila kebutuhan manusia dari klien diluar
jangkauan pelayanan asuhan keperawatan
gigi ,maka klien harus dirujuk ketenaga pro-
Fesional.


Tujuannya :
1. Mengidentifikasi masalah aktual dan
potensial kesgimul pasien serta prilaku
pelihara diri yg dpt diatasi atau ditangani
oleh perawat gigi.
2, menyediakan dasar bagi perawat gigi
dlm perencanaan pelaksanaan perawatan
3. Sebagai dasar pengesahan bagi pelak-
sanaan perawatan.
4. Sebagai dasar bagi erawat gigi dlm pelak-
sanaan pertanggung jawaban pada pera-
watan pasien.
Diagnosis keperawatan gigi dikatakan valid
apabila :
1.Berdasarkan data yg komplit dan akurat
2.Kedua data obyektif maupun subyektif
menjelaskan suatu pola karakteristik dari
tidak terpenuhinya kebutuhan manusia yg
berhubungan dgn penyakitnya.

3.Berdasarkan pengetahuan ilmiah kepera-
tan gigi
4. Dapat dicegah, dikurangi atau diatasi dgn
pelayanan asuhan keperawatan gigi
Jaringan Keras Gigi



Gigi Inspeks
i
Thermis Sondasi Perkusi Druk Mobility Data
Dimul
ai dari
kuadr
an 1-4
Dimulai
dari kanan
atas pasien
(kuadran
1-4)

Untuk
mengetahui
reaksi pulpa.
(+ atau -)

Untuk
mengetahu
i reaksi
pulpa
(+ atau -)
Untuk
mengetahui
kelainan
jaringan
penyangga
gigi di
lateral.
(periodonti
tis
marginalis)
Untuk
mengeta
hui
kelainan
di
jaringan
ujung
akar.
(period
ontitis
apikalis
)
Untuk
melihat
kegoyangan
gigi.
Dimulai dari
derajat 1 s.d
4
(KME,
KMD,
KMP vital,
KMP
nonvital,
KMA)

Contoh



16 Terlihat lubang
dangkal
dibagian
oklusal
- - tdl tdl tdl KME
37 Terlihat lubang
agak dalam
dibagian bucal
+ + - tdl tdl KMD
45 Terlihat sisa
akar
tdl tdl - - Derajat
2
KMA
Disertai
goyang
derajat 2
Index Pengalaman Karies

def-t : Indeks Pengalaman Karies Untuk Gigi Sulung
Pergigi
Keterangan :
d : decay (Gigi karies atau gigi yang berlubang)
e : ekspoliasi (Sisa akar gigi sulung)
f : filing (Gigi yang ditambal karena karies)

DMF-T : Indeks Pengalaman Karies Untuk Gigi Sulung
Pergigi
Keterangan :
D : Decay (Gigi karies atau gigi yang berlubang)
M : Missing (Gigi yang hilang karena karies)
F : Filing (Gigi yang ditambal karena karies)

Catatan : Kalau tidak ada ditulis 0 (Nol)


def-t :
d= 0
e= 0
f= 0
def-t= 0
DMF-T :
D= 0
M= 0
F= 0
DMF-T= 0
Kalkulus/Karang Gigi
Kalkulus adalah plak terkalsifikasi:

Jenis Kalkulus
Kalkulus supragingival
Kalkulus yang melekat pada permukaan mahkota gigi
(dari gingival margin) dan terlihat jelas. Kalkulus ini
berwarna putih kekuning-kuningan, konsistensinya
keras seperti batu tanah liat.

Kalkulus subgingival
Kalkulus yang berada di bawah batas gingival margin,
biasanya pada daerah saku gusi dan hanya dapat
terlihat jelas pada saat pemeriksaan. Untuk menentukan
lokasi dan perluasannya harus dilakukan probing
dengan eksplorer, biasanya padat dan keras, warnanya
cokelat tua atau hijau kehitam-hitaman, konsistensinya
seperti kepala korek api dan melekat erat pada
permukaan gigi.

Pemeriksaan Mukosa Mulut

Lidah : contohnya lidah berfisur
Pipi : contohnya candida
albicans (infeksi karena jamur)
Bibir : contohnya stomatitis (sariawan)
labioschisis
Palatum : contohnya palatochisis

Gusi : contohnya ginggivitis

Kelainan/Anomali Gigi
Untuk melihat kelainan pada gigi yang abnormal meliputi :
Bentuk : Kelainan gigi yang bentuknya berbeda dari normal
Contoh: Fusi (dua buah gigi yang mengalami penyatuan
karena lamina interdentalnya tidak berkembang atau karena
sebab genetik)
Jumlah : Kelainan gigi yang jumlahnya berbeda dari normal
Contoh: Mesiodens (gigi yang berlebih di samping gigi
incisivus)
Ukuran : Kelainan gigi yang ukurannya berbeda dari normal
Contoh: Makrodonsia (gigi yang ukurannya lebih besar
dari normal)
Posisi : Kelainan gigi yang posisinya berbeda dari normal
Contoh : Rotasi (gigi yang posisinya berputar 180
0
)
Warna : Kelainan gigi yang warnanya berbeda dari normal
Contoh : Hipokalsifikasi

Pewarnaan Gigi Extrinsik

Kebiasaan meminum kopi, teh, merokok
dan yang bisa menyimpan kandungan
warna pada permukaan gigi.
Contohnya : Stain

Diagnosa Keperawatan Gigi
Data Masalah
Kemungkinan
Penyebab
Keluhan utama Masalah yang dirasakan
oleh pasien
Diisi berdasarkan tabel
Riwayat Kesehatan Gigi
Keluhan tambahan
Keluhan diurut dari yg
parah- yg ringan secara
patologis