Anda di halaman 1dari 21

II.

TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Umum Tentang ASI
Hasil Penelitian menunjukan bahwa tidak mungkin bagi bayi dan ibunya
mencapai kesehatan yang optimal jika tidak diciptakan suasana yang
membolehkan ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan dan
melanjutkan pemberian ASI bersama pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-
ASI hingga usia dua tahun atau lebih! Menyusui adalah hak asasi ibu dan
memberikan sumbangan yang besar untuk mewujudkan hak anak untuk pangan"
kesehatan dan perawatan (#epkes $I" %&&&!
1. Pengertian ASI
Air susu ibu (ASI adalah makanan terbaik untuk bayi" tidak satupun
makanan lain yang dapat menggantikan ASI" karena ASI mempunyai
kelebihan yang meliputi tiga aspek yaitu aspek gi'i" aspek kekebalan dan
aspek kejiwaan berupa jalinan kasih sayang penting untuk perkembangan
mental dan kecerdasan anak (#epkes $I" %&&(!
2. Kandungan ASI
Air susu ibu (ASI mengandung semua 'at gi'i yang diperlukan bayi
dalam ) * + bulan pertama kehidupan" dianjurkan pada masa ini bayi hanya
,
,
diberikan ASI! -andungan 'at gi'i dalam ASI" menurut Soedibyo S! (.//,
yaitu 0
a! ASI mengandung protein dan lemak yang paling cocok untuk bayi dalam
jumlah yang tepat!
b! ASI mengandung lebih banyak laktosa (gula susu daripada susu lainnya
dan laktosa merupakan 'at yang diperlukan bayi manusia!
c! ASI mengandung 1itamin yang cukup bagi bayi! 2ayi selama + bulan
pertama tidak memerlukan 1itamin tambahan!
d! ASI mengandung 'at besi yang cukup untuk bayi! 3idak terlalu banyak 'at
besi yang dikandung" tetapi 'at besi ini diserap usus bayi dengan baik!
2ayi yang disusui tidak akan menderita anemia kekurangan 'at besi!
e! ASI mengandung cukup air bagi bayi bahkan pada iklim yang panas!
f! ASI mengandung garam" kalsium dan fosfat dalam jumlah yang tepat
3. Manfaat ASI
4ntuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari ASI" maka ASI harus
diberikan kepada bayi segera setelah dilahirkan atau paling lambat 5& menit
setelah lahir" karena daya isap bayi pada saat itu paling kuat untuk merangsang
produksi ASI selanjutnya! ASI yang keluar beberapa hari setelah persalinan
disebut kolostrum (#epkes $I" %&&(!
6
-olostrum mengandung 'at kekebalan" 1itamin A yang tinggi" lebih
kental dan berwarna kekuning-kuningan! 7leh karena itu" kolostrum harus
diberikan kepada bayi! Sekalipun produksi ASI pada hari-hari pertama baru
sedikit" namun mencukupi kebutuhan bayi! Pemberian air gula" air tajin dan
masakan pralaktal (sebelum ASI lancar diproduksi lain harus harus dihindari
(#epkes $I" %&&(!
Pada usia & * + bulan" bayi cukup diberi ASI saja (ASI esklusif" karena
produksi ASI pada periode tersebut sudah mencukupi kebutuhan bayi untuk
tumbuh kembang yang sehat! Pemberian makanan selain ASI pada umur & * )
bulan dapat membahayakan bayi" karena bayi belum mampu memproduksi
en'im untuk mencerna makanan bukan ASI! Apabila pada periode ini" bayi
dipaksa menerima makanan bukan ASI" maka akan timbul gangguan
kesehatan pada bayi seperti diare" alergi dan bahaya lain yang fatal! 3anda
bahwa ASI eksklusif memenuhi kebutuhan bayi antara lain bayi tidak rewel
dan tumbuh sesuai dengan grafik pada -artu Menuju Sehat (-MS!
4. Cara ASI Melindungi terhada Infe!"i
2ayi yang disusui lebih sedikit terkena diare bila dibandingkan dengan
bayi yang diberikan makanan buatan! 2ayi tersebut juga lebih sedikit
menderita infeksi saluran pernafasan dan telinga tengah! 2ayi yang diberi ASI
akan menderita infeksi lebih sedikit" karena 0
/
a! ASI bersih dan bebas bakteri sehingga tidak membuat bayi sakit!
b! ASI mengandung antibodi atau 'at kekebalan immunoglobulin terhadap
banyak infeksi! Hal ini akan membantu melindungi bayi terhadap infeksi
sampai bayi bisa membuat antibodinya sendiri!
c! ASI mengandung sel darah putih atau leukosit hidup yang membantu
memerangi infeksi!
d! ASI mengandung 'at yang disebut faktor bifidus yang membantu bakteria
khusus yaitu laktobacillus bifidus, tumbuh dalam usus halus bayi!
laktobacillus bifidus mencegah bakteria berbahaya lainnya tumbuh dan
menyebabkan diare!
e! ASI mengandung laktoferin yang mengikat 'at besi! Hal ini mencegah
pertumbuhan beberapa bakteria berbahaya yang memerlukan 'at besi!
#. P$la em%erian ASI
Agar pemberian ASI eksklusif dapat berhasil" selain tidak memberikan
makanan lain perlu pula diperhatikan cara menyusui yang baik dan benar yaitu
tidak dijadwal" ASI diberikan sesering mungkin termasuk menyusui pada
malam hari! Ibu menggunakan payudara kiri dan kanan secara bergantian tiap
kali menyusui! #isamping itu" posisi ibu bisa duduk atau tiduran dengan
suasana tenang dan santai! 2ayi dipeluk dengan posisi menghadap ibu! Isapan
mulut bayi pada puting susu harus baik yaitu sebagian besar areola (bagian
.&
hitam sekitar puting masuk kemulut bayi! Apabila payudara terasa penuh dan
bayi belum mengisap secara efektif" sebaiknya ASI dikeluarkan dengan
menggunakan tangan yang bersih (#epkes $I" %&&(!
-eadaan gi'i ibu yang baik selama hamil dan menyusui serta persiapan
psikologi selama kehamilan akan menunjang keberhasilan menyusui! Seorang
ibu yang menyusui harus menjaga ketenangan pikiran" menghindari kelelahan"
membuang rasa khawatir yang berlebihan dan percaya diri bahwa ASI-nya
mencukupi untuk kebutuhan bayi (#epkes $I" .//+!
&. Ma"alah Pem%erian ASI
-egagalan pemberian ASI eksklusif akan menyebabkan kekurangan
jumlah sel otak sebanyak .(8 * %&8" sehingga menghambat perkembangan
kecerdasan bayi pada tahap selanjutnya! Pada umur ) * + bulan (masa
transisi" bayi terus minum ASI dan mulai diperkenalkan dengan Makanan
Pendamping ASI (MP-ASI! MP-ASI berbentuk lumat atau setengah cair! Pada
umur + * / bulan" kuantitas dan kualitas MP-ASI perlu diperhatikan!MP-ASI
diberikan sesuai dengan umur bayi" minimal diberikan 5 kali sehari! Porsi MP-
ASI setiap kali makan yaitu pada umur + bulan minimal + sendok makan! Pada
umur , bulan minimal , sendok makan! Pada umur 6 * / bulan berturut-turut
berikan 6 dan / sendok makan (#epkes $I" %&&(!
..
Sejak umur .& bulan" makanan keluarga perlu diperkenalkan kepada
bayi agar pada saat umur .% bulan" bayi sudah dapat makan bersama keluarga!
Porsi makan anak .% bulan kira-kira separuh dari porsi orang dewasa!
Pemberian ASI tetap diberikan sampai bayi berumur % tahun! Makanan
selingan yang bergi'i (bubur kacang hijau" biskuit" pepaya dan jeruk perlu
diberikan! Pada umur %) bulan" secara bertahap anak perlu disapih antara lain
dengan menjarangkan waktu menyusui (#epkes $I" .//+!
Apabila ibu menghadapi masalah grafik pertubuhan bayi tidak sesuai
-MS" puting lecet" payudara bengkak" puting terbenam dan lain-lain
dianjurkan menghubungi petugas kesehatan" bidan" klinik laktasi di $umah
Sakit Sayang 2ayi ($SS2 atau -elompok Pendudkung ASI (-PA! 2agi ibu
pekerja dianjukan untuk tetap menyusui sebelum dan sesudah bekerja (#epkes
$I" .//+!
'. Aa (ang daat dila!u!an $leh i%u e!erja
9alaupun ibu bekerja sebaiknya terus menyusui bayinya! #ianjurkan
untuk mengikuti cara-cara dibawah ini untuk mencegah penurunan produksi
ASI dan penyapihan yang terlalu dini 0
a! Sebelum ibu berangkat bekerja bayi harus disusui! Selanjutnya ASI diperas
dan disimpan untuk diberikan pada bayi selama ibu bekerja disamping
susu formula kalau masih diperlukan!
.%
b! 2ila mungkin" ibu pulang untuk menyusui pada tengah hari!
c! 2ayi disusui lebih sering setelah ibu pulang kerja dan pada malam hari!
d! 3idak menggunakan susu formula pada hari libur!
e! 3idak mulai bekerja terlalu cepat setelah melahirkan" tunggu sampai . * %
bulan untuk meyakinkan lancarnya produksi ASI dan masalah pada awal
menuyusui telah teratasi! -alau ibu ingin memberikan susu formula
dengan menggunakan botol" maka dapat dicoba setelah ibu yakin bahwa
bayinya telah mampu menyusui pada ibu dengan baik untuk menghindari
bayi bingung puting!
Pastikan bahwa hak a'asi menyusui bagi ibu bekerja di sektor formal
dan informal didukung oleh pemerintah dan pengusaha! Mintalah menteri
tenaga kerja untuk mengesahkan kon1ensi perlindungan persalinan!
-ampanyekan perlunya fasilitas dan tetap memberi waktu menyusui atau
memeras ASI ditempat kerja! :alilah cara-cara kreatif untuk mendukung hak
a'asi menyusui ibu pekerja di sektor informal (#epkes $I" %&&&!
#itempat kerja" ibu dapat mengeluarkan ASI-nya dengan tangan dan
disimpan dalam wadah bersih" tertutup dan selanjutnya diberikan kepadanya
bayinya saat ibu pulang kerumah! ASI yang dikeluarkan tadi dapat disimpan
dan tidak rusak selama + jam pada suhu kamar atau selama %) jam dalam
.5
lemari es! Apabila bayi atau anak sakit tetap teruskan menyusui dan berikan
MP-ASI lebih cair atau lunak (#epkes $I" .//+!
). Cara Men(u"ui *a(i Terhada Pa(udara +alam P$"i"i ,ang *enar
;ara-cara menyusui bayi dalam posisi yang benar yaitu
a! Ibu harus duduk dan berbaring dengan santai! -ursi rendah biasanya jauh
lebih baik
b! Perhatikan cara memegang bayi sehingga bayi menghadap payudara dan
lambung bayi menempel pada ibu! 2ila diinginkan ibu dapat mengendong
bayi diats bantal! Seluruh badan bayi harus menghadap payudara" tidak
hanya membelokkan kepada bayi saja
c! Pegang bayi pada belakang bahunya" tidak pada dasar kepala dan lehernya
harus sedikit teregang!
d! Ibu harus memegang dan menawrkan seluruh payudaranya" tidak boleh
memencet puting susu atau aerolanya saja
e! Ibu menyentuh pipi atau sisi mulut bayi dengan puting susu untuk
merangsang refleks rooting
f! Ibu menunggu sampai mulut bayi terbuka dan bayi ingin mulai menyusu"
serta cepat gerakan bayi ke payudara
.)
g! Ibu harus mengarahkan bibir bawah bayi kedasar aerola! Hal ini membuat
puting susu diatas pusat mulut" sehingga puting mudah menyentuh dan
merangsang langit-langit (-ing <S" %&&%!
*. Tinjauan Umum Tentang Pendidi!an
Pendidikan pada dasarnya adalah suatu proses pengembangan sumberdaya
manusia! Menurut Andrew =! Sikula dalam Martoyo S! (.//+ pendidikan adalah
suatu proses pendidikan jangka panjang yang dilakukan secara sistematis dan
prosedurnya diorganisisr melalui konsep belajar manajerial perorangan dan
pengetahuan teoritis untuk tujuan umum!
Pendidikan diselenggarakan sebagi suatu proses pembudayaan dan
pembedayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat! Pendidikan
diselenggarakan dengan memberi keteladanan" membangun kemauan dan
mengembangkan kreati1itas peserta didik dalam proses pembelajaran! Pendidikan
diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca" menulis dan
berhitung bagi segenap warga masyarakat! Pendidikan diselenggarakan dengan
memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam
penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan (Anonim" %&&5!
Sciartino (./// mengemukakan bahwa pendidikan yang cukup merupakan
dasar dalam pengembangan wawasan sarana yang memudahkan untuk dimoti1asi
serta turut menentukan cara berpikir seseorang dalam menerima pengetahuan"
.(
sikap dan perilaku masyarakat! Menurut Sciartino" pendidikan juga dapat
diartikan sebagai suatu proses belajar yang memberikan latar belakang berupa
mengajarkan kepada manusia untuk dapat berpikir secara obyektif dan dapat
memberikan kemampuan untuk menilai apakah budaya masyarakat dapat diterima
atau mengakibatkan seseorang merubah tingkah laku!
Menurut Maslow" motifasi berhubungan dengan ( (lima macam kebutuhan
penting yang secara bersama dan membentuk hirarki yaitu 0
.! -ebutuhan fisiologi (Physiologikal needs
%! -ebutuhan rasa aman ( Safety needs
5! -ebutuhan sosial ( Social needs
#ari definisi di atas pendidikan dan latihan bersifat filosofis dan teoritis dan
lebih diarahkan untuk golongan manajer! Sedangkan latihan dimaksudkan untuk
memperbaiki penguasaan berbagai keterampilan dan teknik pelaksanaan kerja
tertentu dalam waktu yang relatif singkat!
1. I"tilah-i"tilah ,ang *erhu%ungan dengan Pendidi!an
a! Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan" pengendalian diri" kepribadian" kecerdasan" akhlak mulia serta
.+
keterampilan yang diperlukan dirinya" masyarakat" bangsa dan negara
(Anonim" %&&5!
b! Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan
potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur" jenjang
dan jenis pendidikan tertentu (Anonim" %&&(!
c! >alur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk
mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai
dengan tujuan pendidikan (Anonim" %&&(!
d! >enjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasaran
tingkatan perkembangan peserta didik" tujuan yang akan dicapai dan
kemampuan yang dikembangkan (Anonim" %&&(!
e! >enis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan
tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan (Anonim" %&&(!
f! Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang
menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal" non formal dan informal
pada setiap jenjang dan jenis pendidikan (Anonim" %&&(!
2. +a"ar. /ung"i dan Tujuan Pendidi!an
Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan 4ndang-4ndang #asar
./)(! Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
.,
mencerdaskan kehidupan bangsa serta bertujuan untuk berkembangnya
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada 3uhan ?ang Maha =sa" berakhlak mulia" sehat" berilmu" cakap" kreatif"
mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab
(Anonim" %&&5!
3. Prin"i Pen(elenggaran Pendidi!an
a! Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak
diskrimantif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia" nilai
keagamaan" nilai kultural dan kemajemukan bangsa!
b! Pendidikan diselenggaran sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan
sistem terbuka dan multimakna!
c! Pendidikan diselenggarakan sebagi suatu proses pembudayaan dan
pembedayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat!
d! Pendidikan dielenggarakan dengan memberi keteladanan" membangun
kemauan dan mengembangkan kreati1itas peserta didik dalam proses
pembelajaran!
e! Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca"
menulis dan berhitung bagi segenap warga masyarakat!
.6
f! Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen
masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian
mutu layanan pendidikan (Anonim" %&&5!
C. Tinjauan Umum Tentang Pengetahuan
Pengetahuan adalah sejumlah informasi yang dikumpulkan yang dipahami
dan pengenalan terhadap sesuatu hal atau benda-benda secara obyektif!
Pengetahuan juga berasal dari pengalaman tertentu yang pernah dialami dan yang
diperoleh dari hasil belajar secara formal" informal dan non formal (Mangindaan"
.//+ dalam 3oruntju (%&&(! Menurut Sarwono (.//, dalam 3oruntju (%&&(
pengetahuan lebih bersifat pengenalan terhadap sesuatu benda atau hal secara
obyektif!
Pengetahuan atau kognitif seseorang tentang ASI adalah hasil tahu yang
terjadi setelah seorang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu
yang sebagian besar diperoleh melalui indera mata dan telinga! Pengetahuan ini
merupakan bagian yang penting dalam membentuk perilaku seseorang! 7leh
karena itu dapat dikatakan bahwa pengetahuan seseorang tentang ASI adalah
merupakan hasil tahu seseorang setelah melakukan berbagai penginderaan
terhadap sejumlah obyek yang berkaitan dengan pola pemberian ASI!
Pengetahuan yang dicakup di dalam domain kognitif menurut @otoatmodjo
(%&&5 mempunyai enam tingkat" yakni 0
./
1. Tahu 0Know1
3ahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah dipelajari
sebelumnya! 3ermasuk ke dalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat
kembali (recall terhadap suatu yang spesifik dari seluruh bahan yang
dipelajari atau rangsangan yang telah diterima! 7leh sebab itu" AtahuB ini
adalah merupakan tingkat pengetahuan yang paling rendah! -ata kerja untuk
mengukur bahwa orang tahu tentang apa yang dipelajari antara lain 0
menyebutkan" menguraikan" mendifinisikan" menyatakan" dan sebagainya!
;ontoh 0 dapat menyebutkan tanda-tanda kekurangan kalori dan protein pada
anak balita!
2. Memahami 0C$mrehen"i$n1
Memahami diartikan sebagai suatu kemampuan menjelaskan secara
benar tentang obyek yang diketahui" dan dapat menginterpretasi materi
tersebut secara benar! 7rang yang telah paham terhadap obyek atau materi
harus dapat menjelaskan" menyebutkan contoh" menyimpulkan" meramalkan"
dan sebagainya terhadap obyek yang dipelajari! Misalnya dapat menjelaskan
mengapa harus makan makanan yang bergi'i!
3. Ali!a"i 0Ali2ati$n1
Aplikasi diartikan sebagai kemampuan menggunakan materi yang telah
dipelajari pada situasi atau kondisi riil (sebenarnya! Aplikasi di sini dapat
%&
diartikan aplikasi atau penggunaan hukum-hukum" rumus" metode" prinsip"
dan sebagainya dalam konteks atau situasi yang lain! Misalnya dapat
menggunakan rumus statistik dalam perhitungan-perhitungan hasil penelitian"
dapat menggunakan prinsip-prinsip siklus pemecahan masalah (problem
solving cycle) di dalam pemecahan masalah kesehatan dari kasus yang
diberikan
4. Anali"i" 0Analysis1
Analisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu
obyek ke dalam komponen-komponen" tetapi masih di dalam struktur
organisasi tersebut" dan masih ada kaitannya satu sama lain! -emampuan
analisis ini dapat dilihat dari penggunaan kata-kata kerja 0 dapat
menggambarkan (membuat bagan" membedakan" memisahkan"
mengelompokkan" dan sebagainya!
#. Sinte"i" 0Synthsis1
Sintesis menunjuk kepada suatu kemampuan untuk meletakkan atau
menghubungkan bagian-bagian di dalam suatu bentuk keseluruhan yang baru!
#engan kata lain sintesis itu suatu kemampuan untuk menyusun formulasi
baru dari formulasi-formulasi yang ada! Misalnya0 dapat menyusun" dapat
merencanakan" dapat meringkaskan" dapat menyesuaikan" dan sebagainya
terhadap suatu teori atau rumusan-rumusan yang telah ada!
%.
&. 34alua"i 0Evaluation1
Ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan justifikasi atau
penilaian terhadap suatu materi atu obyek! Penilaian-penilaian itu berdasarkan
suatu kriteria yang ditentukan sendiri" atau menggunakan kriteria-kriteria yang
telah ada! Misalnya0 dapat membandingkan antara anak-anak yang cukup gi'i
dengan anak-anak yang kekurangan gi'i" dapat menanggapi terjadinya wabah
diare di suatu tempat" dapat menafsirkan sebab-sebab ibu-ibu tidak
memberikan ASI" dan sebagainya!
+. Tinjauan Umum Tentang Si!a
#efinisi sikap menurut 3hurstone (%&&& yang dikutip A'war (%&&5" adalah
derajat afek positif atau afek negatif yang dikaitkan dengan suatu obyek
psikologis! Sikap adalah keadaan mental dan syaraf dari kesiapan" yang diatur
melalui pengalaman yang memberikan pengaruh dinamik atau terarah terhadap
respon indi1idu pada semua obyek dan situasi yang berkaitan dengannya! #ari
sini sikap dapat digambarkan sebagai kecenderungan subyek merespon suka atau
tidak suka terhadap suatu obyek! #alam bahasan ini yang berperan sebagai subyek
yaitu Ibu dan obyek yaitu pemberian ASI kepada bayi!
Sikap ini ditunjukkkan dalam berbagai kualitas dan intensitas yang berbeda
dan bergerak secara kontinyu dari positif melalui areal netral ke arah negatif!
-ualitas sikap digambarkan sebagai 1alensi positif menuju negatif" sebagai hasil
%%
penilaian terhadap obyek tertentu! Sedangkan intensitas sikap digambarkan dalam
kedudukan ekstrim positif atau negatif! -ualitas dan intensitas sikap tersebut
menunjukkkan suatu prosedur pengukuran yang menempatkan sikap seseorang
dalam sesuatu dimensi e1aluatif yang bipolar dari ekstrim positif menuju ekstrim
negatif!
Menyimak uraian sikap di atas dapat dipahami bahwa sikap merupakan
suatu bentuk e1aluasi atau reaksi perasaan terhadap suatu obyek! Seseorang
bersikap terhadap suatu obyek dapat diketahui dari e1aluasi perasaannya terhadap
obyek tersebut! =1aluasi perasaan ini dapat berupa perasaan senang-tidak senang"
memihak-tidak memihak" fa1orit*tidak fa1orit" positif*negatif!
9algito (%&&. mengemukakan bahwa sikap adalah faktor yang ada dalam
diri manusia yang dapat mendorong atau menimbulkan perilaku tertentu! Adapun
ciri-ciri sikap yaitu0 tidak dibawa sejak lahir" selalu berhubungan dengan obyek
sikap" dapat tertuju pada satu obyek saja maupun tertuju pada sekumpulan obyek-
obyek" dapat berlangsung lama atau sebentar" dan mengandung faktor perasaan
dan moti1asi!
Selanjutnya 9algito (%&&. mengemukakan tiga komponen yang
membentuk struktur sikap yaitu 0
%5
.! -omponen kognitif (komponen perseptual" yaitu komponen yang berkaitan
dengan pengetahuan" pandangan" keyakinan" yaitu hal-hal yang berhubungan
dengan bagaimana orang mempersepsi terhadap obyek sikap!
%! -omponen afektif (komponen emosional" yaitu komponen yang berhubungan
dengan rasa senang atau tidak senang terhadap obyek sikap! $asa senang
merupakan hal yang positif" sedangkan rasa tidak senang adalah hal negatif!
5! -omponen konatif (komponen perilaku" atau action component" yaitu
komponen yang berhubungan dengan kecenderungan bertindak atau
berperilaku terhadap obyek sikap!
Perilaku yang nampak terhadap suatu obyek tertentu setidaknya bisa
diramalkan melalui sikap yang diungkapkan oleh seseorang! #alam arti bahwa
sikap seseorang bisa menentukan tindakan dan perilakunya! Menurut 2altus" sikap
kadangkadang bisa diungkapkan secara terbuka melalui berbagai wacana atau
percakapan" namun sering sikap ditunjukkan secara tidak langsung! Sikap bisa
muncul sebelum perilaku tetapi bisa juga merupakan akibat dari perilaku
sebelumnya!
3. Kerang!a Pemi!iran
#alam pemaparan dibawah ini akan diuraikan jalan pikiran penulis menurut
kerangka teori dan kerangka konsep secara logis! Indonesia bertekad untuk
melaksanakan isi #eklarasi Innocenti di <lorence Italia tahun .//& yang
%)
merekomendasikan agar setiap negara memberikan perlindungan dan dorongan
kepada ibu agar berhasil memberikan ASI =ksklusif kepada bayinya! 2egitu pula
dengan kesepakatan global seperti -on1ensi Hak Anak tahun .//& yang telah
diratifikasi Indonesia dan dokumen tentang AA 9orld <ood <or ;hildrenB tahun
.//% yang juga mengisyarakatkan pemberian ASI kepada bayi (#epkes $I" %&&5
Setiap tahun Indonesia melakukan peringatan Pekan ASI sedunia dengan
berbagai kegiatan seperti seminar" dialog interaktif" pameran dan berbagai
kampanye untuk mensosialisasikan ASI! Masalah pemberian ASI terkait dengan
masih rendahnya pemahaman ibu" keluarga dan masyarakat tentang ASI! 3idak
sedikit ibu yang masih membuang kolostrum karena dianggap kotor sehingga
perlu dibuang! Selain itu" kebiasaan memberikan makanan dan atau minuman
secara dini pada sebagian masyarakat juga menjadi pemicu dari kekurang
berhasilan pemberian ASI eksklusif! #itambah lagi dengan kurangnya rasa
percaya diri pada sebagian ibu untuk dapat menyusui bayinya! Hal ini mendorong
ibu untuk lebih mudah menghentikan pemberian ASI dan menggantinya dengan
susu formula (A'war" %&&5
2enyamin 2loom (./&6 dalam @otoadmodjo (%&&5 untuk tujuan
pendidikan mengukur perilaku manusia dari aspek pengetahuan (kognitif" sikap
(afektif dan praktek atau tindakan (psikomotor! 9alaupun ketiga domain
tersebut batasannya tidak jelas dan tegas tetapi sampai saat ini masih dianut
bahwa untuk mengukur perilaku ketiga domain ini masih dianggap rele1an!
%(
Mengingat bahwa terbatasnya biaya" waktu dan tenaga" maka penulis membatasi
1ariabel pengaruh hanya dari aspek kognitif" afektif dan psikomotor!4ntuk lebih
jelasnya kerangka pemikiran dapat dilihat pada gambar .!
:ambar .! -erangka Pemikiran Penelitian
-eterangan 0
0 Cariabel diteliti
0 Cariabel tidak diteliti
Pendidikan Ibu
Pengetahuan ASI
Sikap
3indakan
Pekerjaan
Pendapatan
<rekuensi
Pemberian
ASI
%+
2udaya
/. 5i$te"i" Penelitian
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini berbunyi0
a! Ho 0 3idak terdapat hubungan tingkat pendidikan dengan pola frekuensi
pemberian ASI esklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Mata
-ota -endari tahun %&&/!
Ha 0 Ada hubungan tingkat pendidikan dengan pola frekuensi pemberian
ASI esklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Mata -ota
-endari tahun %&&/!
b! Ho 0 3idak terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan pola frekuensi
pemberian ASI esklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Mata
-ota -endari tahun %&&/!
Ha 0 Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan pola frekuensi pemberian
ASI esklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Mata -ota
-endari tahun %&&/!
c! Ho 0 3idak terdapat hubungan sikap dengan pola frekuensi pemberian ASI
esklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Mata -ota -endari
tahun %&&/!
Ha 0 Ada hubungan sikap dengan pola frekuensi pemberian ASI esklusif
pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Mata -ota -endari tahun %&&/!
%,