Anda di halaman 1dari 10

LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
DA*A DAN FAKTOR DA*A
I. TUJUAN
1. Memahami sifat-sifat suatu daya pada beban RLC
2. Memahami perhitungan faktor daya suatu beban
3. Mengetahui definisi daya dan jenis-jenis daya
4. Memahami cara menggunakan aat ukur daya
II. . TEORI DASAR
II.1. D+
!aya adaah energi yang dikeuarkan untuk meakukan usaha. !aam sistem tenaga istrik"
daya merupakan jumah energi yang digunakan untuk meakukan kerja atau usaha. !aya
istrik biasanya dinyatakan daam satuan #att atau Horsepower $%&'" Horsepower
merupakan satuan daya istrik dimana 1 %& setara (4) #att atau bft*second. +edangkan
#att merupakan unit daya istrik dimana 1 #att memiiki daya setara dengan daya yang
dihasikan oeh perkaian arus 1 ,mpere dan tegangan 1 -ot. !aya dinyatakan daam &"
.egangan dinyatakan daam - dan ,rus dinyatakan daam /" sehingga besarnya daya
dinyatakan 0
& 1 - 2 /
& 1 -ot 2 ,mpere 2 Cos 3
& 1 #att
4ambar 1 ,rah airan arus istrik
,da 3 jenis daya yaitu0 !aya aktif" !aya reaktif" dan !aya nyata
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
II.'. D+ Akti,
!aya aktif $Active Power' adaah daya yang terpakai untuk meakukan energi sebenarnya.
+atuan daya aktif adaah #att. Misanya energi panas" cahaya" mekanik dan ain 5 ain.
& 1 -. / . Cos 3
& 1 63 . -L. /L . Cos 3
!aya ini digunakan secara umum oeh konsumen dan dikon7ersikan daam bentuk kerja.
II.-. D+ Rekti,
!aya reaktif adaah jumah daya yang diperukan untuk pembentukan medan magnet. !ari
pembentukan medan magnet maka akan terbentuk fluks medan magnet. Contoh daya yang
menimbukan daya reaktif adaah transformator" motor" ampu pijar dan ain 5 ain. +atuan
daya reaktif adaah -ar.
8 1 -./.+in 3
8 1 63 . -L. /L. +in 3
II... D+ N+t
!aya nyata $Apparent Power' adaah daya yang dihasikan oeh perkaian antara tegangan
rms dan arus rms daam suatu jaringan atau daya yang merupakan hasi penjumahan
trigonometri daya aktif dan daya reaktif. +atuan daya nyata adaah -,.
4ambar 2 &enjumahan trigonometri daya aktif" reaktif dan semu
+ 1 & 9 j8" mempunyai niai* besar dan sudut
+ 1 + 3
+ 1 6&2 9 682 3
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
:ntuk mendapatkan daya satu phasa" maka dapat diturunkan persamaannya seperti di ba;ah
ini 0
+ 1 & 9 j8
!ari gambar 2 terihat bah;a
& 1 -./ Cos 3
8 1 -. / +in 3
maka 0
+13 1 -. /. Cos 3 9 j -. / +in 3
+13 1 -. /. $Cos 3 9 j +in 3'
+13 1 -. /. ej 3
+1 3 1 -. / 3
+1 3 1 -. / <
+edangkan untuk rangkaian tiga phasa mempunyai 2 bentuk hubungan yaitu 0
%ubungan Wye $='
4ambar 3 %ubungan bintang
dimana 0
-R+ 1 -R. 1 -+. 1 -L > .egangan antar phasa
-R? 1 -+? 1-.? 1 -& > .egangan phasa
/R 1 /+ 1 /. 1 /L $/&' > ,rus phasa *,rus sauran
@ia /L adaah arus sauran dan /& adaah arus phasa" maka akan beraku hubungan 0
/L 1 /&
-L 1 3 -&
%ubungan !eta $A'
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
4ambar 4 %ubungan deta
!i mana 0
/R+ 1 /+. 1 /.R 1 /& > ,rus phasa
/R 1 /+ 1/. 1 /L > ,rus sauran
-R+ 1 -+. 1 -.R 1 -L $-&' > .egangan antar phasa
@ia -L adaah tegangan antar phasa dan -& adaah tegangan phasa maka
beraku hubungan 0
-L 1 -&
/L 1 3 . /&
!ari kedua macam rangkaian di atas" untuk mendapatkan daya tiga phasanya maka dapat
digunakan rumus 0
+ 1 63 . -L. /L
II.). Segitig D+
+egitiga daya merupakan segitiga yang menggambarkan hubungan matematika antara
tipetipe
daya yang berbeda $Apparent Power, Active Power dan Reactive Power) berdasarkan prinsip
trigonometri.
4ambar 4 !iagram faktor daya
dimana beraku hubungan 0
+ 1 6&2 9 682 3
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
& 1 + * Cos 3
8 1 + * +in 3
http0**staff.ui.ac.id*interna*B4B)B3B1C*materia*acti7ereacti7eandapparentpo;erpaper.pdf
II./. Pe0n1ngn Pe0ltn D+
&erancangan peraatan eektronika daya dapat di bagi menjadi empat bagian 0
1. &erancangan rangkaian daya
2. &roteksi de7ais daya
3. &enentuan strategi contro
4. &erancangan rangkaian ogika dan rating
&ada anaisis ini de7ais daya di asumsikan sebagai sakar idea kecuai di nyatakan
sebeumnya" dan efek induktansi rangkaian" resistansi rangkaian" dan induktansi sumber di
abaikan. ,kan tetapi" pada tahap a;a perancangan" anaisis rangkaian yang di sederhanakan
akan sangat berguna untuk memahami cara beroperasinya rangkaian dan untuk
menghasikan strategi contro dan karakteristiknya.
$Muhammad %.Rashid" 1CCC'
II.2. Fkto0 D+
Daktor daya $Cos ' dapat didefinisikan sebagai rasio perbandingan antara daya aktif $#att'
dan daya nyata $-,' yang digunakan daam sirkuit ,C atau beda sudut fasa antara - dan /
yang biasanya dinyatakan daam cos 3 .
Daktor !aya 1 !aya ,ktif $&' * !aya ?yata $+'
1 k# * k-,
1 -./ Cos 3 * -./
1 Cos 3
Daktor daya mempunyai niai range antara B 5 1 dan dapat juga dinyatakan daam persen.
Daktor daya yang bagus apabia berniai mendekati satu.
.an 3 1 !aya Reaktif $8' * !aya ,ktif $&'
1 k-,R * k#
!aam rangkaian pada umumnya mengandung unsure resistansi dan reaktansi atau
impedansi kompeks" pada kur7a 7ariasi daya pada gambar )-E. Fika tegangan dan arusnya
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
berbeda fase sebesar " maka daam bentuk diagram fasor" besarnya tegangan adaah -1 G/
1 $G H ' / atau daam bentuk efektif tegangan tersebut sebesar -1G/.
& 1 7i1 - cos $ t9 ' . / cos It
II.3. Peng#k#0n D+ &n Fkto0 D+
:ntuk mengukur daya dan faktor daya" metode yang aJim adaah memasang sebuah
ampermeter" 7otmeter" dan ;attmeter di daam rangkaian" di mana faktor- daya cos 3 1
&*-/ dapat dihitung. & adaah daya yang dibaca oeh ;attmeter.
Metode ini dapat juga dipakai untuk suatu beban seimbang sinusoida 3-fase asakan tersedia
titik hubungan bintang. Kumparan arus ;attmeter dipasang seri dengan satu sauran fase dan
kumparan tegangan dihubungkan antara saah satu sauran fase dan titik hubungan bintang.
!aya tota adaah tiga kai daya yang dibaca oeh ;attmeter satu fase. @iamana titik
hubungan bintang tidak mudah diperoeh" metode dua ;attmeter memberikan suatu cara
yang cukup untuk mendapatkan daya dan faktor daya.
$Michae ?eide" 1CE2'
III. PERALATAN DAN KOMPONEN
III.1. &LR,L,.,?
1. &o;er +upay ,daptor $&+,'
Dungsi 0 sebagai sumber tegangan !C
2. ,mmeter
Dungsi 0 Mengukur arus istrik
3. -otmeter !igita
Dungsi 0 mengukur tegangan istrik.
4. &rotoboard
Dungsi 0 sebagai tempat untuk merangkai rangkaian komponen sementara.
M. Kabe-kabe
Dungsi 0 sebangai penghantar istrik
). Fumper
Dungsi 0 sebagai penghubung komponen yang satu dengan komponen yang ainnya.
III.'. KNM&N?L?
1. /nduktor 2"M m%enry
Dungsi 0 +ebagai penyimpan energi istrik daam bentuk medan magnet
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
2. Resistor 1BB O
Dungsi 0 sebagai penghambat arus
3. Resistor 12B O
Dungsi 0 sebagai penghambat arus
4. Resistor 22B O
Dungsi 0 sebagai penghambat arus
M. Resistor 33B O
Dungsi 0 sebagai penghambat arus
). Resistor M") kO
Dungsi 0 sebagai penghambat arus
IV. PROSEDUR
IV.1. Meng#k#0 D+ T4nn M#0ni.
1. !irangkai komponen dan peraatan seperti pada gambar diba;ah ini0
2. !ihidupkan &o;er +uppy ,daptor $&+,' dan diatur tegangannya
3. !iamati dan dicatat besar niai arus yang ditunjukkan pada miiammeter.
4. !iuangi prsedur dengan menggunakan 7ariasi niai resistor.
&+, ,mmeter
-otmeter
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
..'. Meng#k#0 D+ "& In&#kto0
1. !irangkai komponen dan peraatan seperti pada gambar diba;ah ini 0
2. !ihidupkan &+, dan diatur tegangannya sebesar 1 5 ( -" dengan inter7a 1 -.
3. !iamati dan dicatat arus yang ditampikan pada miiammeter.
4. !iuangi prosedur dengan menggunakan 7ariasi niai resistor.
-otmeter
&+, ,mmeter
R
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
VII. G!50 Pe01o5n
(.1. 4ambar pada resistor
LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jln. Bioteknologi No.1 K!"#$ USU% Me&n '(1))
(.2. 4ambar pada induktor