Anda di halaman 1dari 4

PENEMUAN ROLLER COASTER

Roller coaster adalah wahana permainan berupa kereta yang dipacu dengan kecepatan
tinggi pada jalur rel khusus, biasanya terletak di atas tanah yang memiliki ketinggian yang
berbeda-beda.
Penemuan roller coaster menjadi salah satu penemuan unik di dunia ini. Roller coaster
menjadi perangkat yang dirancang sangat canggih dan tujuannya cuma satu, yakni buat
hiburan. Selama ratusan tahun, manusia membuat eksperimen untuk memenuhi tujuan
tersebut. Mulai dari lintasan es hingga lintasan magnet bervoltase tinggi, roller
coaster mengalami banyak evolusi.
Bentuk permainan ini ternyata mempunyai sejarah yang cukup panjang. Prinsip
permainannya sudah dikenal di Rusia pada sekitar tahun 1400-an. Fasilitas ini, bukan
ditemukan oleh satu orang tertentu, tapi merupakan hasil karya sekelompok warga Rusia.
Saat itu, lintasan yang dipakai berupa jalur seluncur es. Karena itu, roller coaster hanya bisa
dioperasikan dengan baik saat musim dingin.
Ratu Catherine sangat menyukai hiburan roller coaster ini. Dia lalu membangun roller
coaster dengan roda dan berjalan di lintasan kering sebagai sarana hiburan. Fasilitas ini dia
bangun supaya roller coaster tetap bisa digunakan saat musim panas.
Secara lebih serius, pada tahun 1784 penguasa Rusia membangun roller coaster untuk
umum di pusat hiburan Taman Oreinbaum di St Petersburg, Rusia.
Tak lama setelah fasilitas ini dibangun, peperangan terjadi di Rusia dengan prajurit
Napoleon dari Prancis. Saat berada di Rusia, pasukan Napoleon ini senang sekali bermain
dengan roller coaster lintasan kering, maupun lintasan es. Kebiasaan ini memberi kesan yang
sangat kuat bagi para anggota pasukan Napoleon.
Sekembalinya dari perang di Rusia, mereka membawa ide untuk membangun roller
coaster di Prancis. Pada tahun 1817 dua fasilitas roller coaster dibangun sekaligus di Prancis.
Satu fasilitas roller coaster di Belleville diberi nama Les Montages Russes (Gunung Rusia)
dan satu lagi fasilitas roller coaster dibangun di Taman Beajon Paris bernama Promandes
Aeriennes.
Keduanya terekam sebagai fasilitas roller coaster yang dibangun secara serius untuk
kepentingan bisnis di dunia. Pengguna roller coaster ini dinaikkan kereta kayu yang
diluncurkan di atas lintasan besi dengan kecepatan 30 km per jam.
Meski yang pertama kali menemukan sekelompok warga Rusia, dunia saat ini
menobatkan La Marcus Thompson sebagai Bapak Roller Coaster dunia. Karena dialah
pengusaha yang pertama kali di dunia ini menjadikan roller coaster sebagai bisnis besar. Pria
kelahiran 8 Maret 1848 ini kemudian menjadi miliarder dengan bisnis roller coasternya.
Prinsip permainan roller coaster terkait dengan ilmu fisika. Ternyata roller coaster
yang mempunyai kecepatan yang luar biasa itu tidak mempunyai mesin. Roller coaster dapat
meluncur dengan cepatnya karen adanya energi potensial. Energi potensial adalah enargi yang
dimiliki benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan benda. Jadi, roller coaster
dinaikkan dulu ke puncak bukit pertama (lintasan roller coaster) dengan menggunakan
semacam ban berjalan, puncak bukit pertama dibuat lebih tinggi dari puncak bukit
selanjutnya ataupun dari tinggi loop (lintasan roller coaster yang berbentuk seperti tetes air).
Tujuannya agar roller coaster memiliki energi potensial yang cukup besar sehingga mampu
melintasi seluruh lintasan dengan baik.
Saat meluncur turun, kecepatan roller coaster semakin lama semakin meningkat. Dan
kemudian, roller coaster akan kembali naik dengan cepat menuju langit. Roller coaster yang
naik sampai ke tempat yang paling tinggi dan meluncur, memiliki energi potensial. Saat
bergerak ke bawah, energi potensial ini akan berubah menjadi energi kinetik (energi gerak).
Semakin ke bawah maka kecepatan geraknya akan semakin bertambah. Hal ini terjadi karena
energi potensialnya semakin kecil, sedangkan energi kinetiknya semakin besar.
Ketika roller coaster yang memiliki energi kinetik kembali naik ke tempat yang tinggi,
kecepatannya akan menurun sedikit demi sedikit. Energi kinetik roller coaster itu berkurang,
sedangkan energi potensialnya akan kembali bertambah. Jadi semakin tinggi suatu benda,
semakin besar energi potensialnya.
Perubahan energi potensial menjadi energi kinetik, dan perubahan energi kinetik
menjadi energi potensial yang terjadi secara terus menerus inilah yang membuat roller coaster
yang tidak memiliki mesin dapat bergerak dengan cepat.
Pada saat meluncur dengan cepat, kita akan merasakan seolah-olah seluruh tubuh kita
ikut terbang, atau kadang perut jadi mual, bahkan jantung jadi ikut berdesir. Padahal ini
adalah merupakan efek inersia yaitu efek yang membuat jantung dan alat-alat tubuh kita
sedikit terangkat dari tempatnya semula (inersia) karena gerakan yang sangat kencang itu.
Saat roller coaster berbelok ke kanan, penumpang akan terlempar ke kiri. Sebaliknya,
ketika roller coaster berbelok ke kiri, penumpang akan terlempar ke kanan. Hal ini disebkan
karena adanya gaya sentrifugal. Gaya sentrifugal adalah gaya yang selalu mendorong sebuah
obyek ke luar lengkungan. Karena gaya ini pula maka penumpang akan terlempar lebih keras
jika berpegang erat-erat pada batang pengaman, karena itu agar lebih nyaman banyak
penumpang membiarkan tangan mereka bebas.


Sumber :
http://fhannum.wordpress.com/2012/11/16/fakta-fisika-pada-roller-coaster/
http://indrawatifisika.blogspot.com/2011/12/roller-coaster.html













TUGAS
DASAR - DASAR SAINS
PENEMUAN ROLLER COASTER











OLEH
VIVI AWALIA





UNIVERSITS TANJUNGPURA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PONTIANAK
2013