Anda di halaman 1dari 10

A.

Membaca Quran Surat At-Tin



Aturan-aturan yang harus diperhatikan ketika membaca Al-Quran
diantaranya :
1. Harus dilakukan dengan tartil dan penuh perhatian
2. Disunnakan dengan suara yang merdu
3. Berwudhu sebelum membaca Al-Quran
4. Tidak boleh membaca ketika berhadas besar
5. Dilakukanditempat yang suci
6. Disunnahkan membaca dengan duduk dan mengahadap kiblat
7. Disunnahkan membaca taawuz dan basmalah
8. Ketika membaca terasa hendak buang angin atau menguap, hendaknya
bacaan dihentikan terlebih dahulu
9. Tidak diperkenankan menghentikan membaca hanya karena sesuatu
yang tidak mendesak
10. Dapat dilakukan dimana saja, asal bukan tempat yang kotor dan najis\
11. Dapat dilakukan kapan saja dalam suasana apa pun, baik senang
maupun susah.

Surat At-Tin

Kelompok 6

Ketua : Anisa Pradila
Anggota : 1. Fitria Mutiasari
2. Aanisah Aprilia
Surah at-Tin terdiri atas delapan ayat.
Surah ini termasuk surah Makiyah dan
diturunkan setelah surah Al-Buruj.
Nama surah ini diambil dari kata at-
tiin yang terdapat pada ayat pertama.
Arti kata at-tiin adalah buah tin.
B. Mengartikan Surah at-Tiin
1.) Arti surah at-Tiin

Aku belindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi mahpenyayang

1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun
2. dan demi bukit Sinai
3. dan demi kota (Mekah) ini yang aman
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-
baiknya.
5. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya
(neraka)
6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi
mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
7. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan
sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
8. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?
2.) kandungan Surah at-Tiin

Bila diambil kesimpulan di dalam surat At Tiin terdapat makna-makna sebagai berikut :
1. Allah bersumpah dengan menggunakan 4 tempat suci yaitu :
a. Dengan buah Tin. Menurut sebagian ahli Tafsir Tiin adalah tempat tinggal Nabi Nuh
as yaitu Kota Damaskus yang banyak tumbuh pohon tiin.
b. Dengan buah Zaitun. Zaitun adalah Baitul Maqdis yang berlokasi di Yerusalem
(Palestina) yang banyak ditumbuhi pohon Zaitun. Tempat ini adalah tempat
kelahirannya Nabi Isa as.
c. Dengan bukit Sinai. Tempat ini adalah tempat Nabi Musa as menerima wahyu secara
langsung dari Allah swt.
d. Dengan Kota ini yang aman. Yang dimaksud dengan kota ini yang aman adalah kota
Mekkah. Di Kota ini lahir Nabi Akhir Zaman penutup dari semua Nabi, baik Nabi yang
membawa syariat atupun Nabi yang tidak membawa syariat dialah Nabi Muhammad
saw.
Di empat tempat suci tersebut pernah terjadi kezaliman yang disimbolkan oleh
kehadiran manusia-manusia sombong, seperti Firaun, Namruz, Karun, Abu Jahal, dan
Abu Lahab. Dan di tempat-tempat tersebut juga Allah memunculkan manusia-manusia
penegak kebenaran sekaligus penghancur kezaliman, yaitu Nabi Nuh as., Nabi Musa as,
Nabi Isa as, Nabi Ibrahim as, dan Nabi Muhammad SAW
2. Allah menciptakan manusia dalam bentuk
yang sebaik-baiknya (sempurna), bukan hanya
dari bentuk fisiknya saja melainkan juga
sempurna dalam segala potensinya yaitu akal,
nafsu, dan rasa yang menjadi modal dasar
pembentukan struktur kerohanian manusia.
Kesempurnaan manusia bisa ditentukan oleh
kemampuannya mendayagunakan seluruh
potensi yang dimilikinya untuk beribadah
kepada Allah.

3. Allah akan mengembalikan manusia kepada
derajat yang serendah-rendahnya jika
manusia tidak mampu mendayagunakan
seluruh potensi yang dimilikinya untuk
beribadah kepada Allah sebagai perwujudan
Iman dan amal shaleh. Maka bagi mereka
(orang yang beriman dan beramal shaleh)
akan diberikan pahala yang tidak terputus.
4. Allah akan memberikan keadilan kepada
manusia dengan seadil-adilnya. Allah akan
memberikan pahala kepada mereka yang
beriman dan beramal shaleh dan akan
memberikan azab kepada orang yang ingkar
dan berbuat jahat.
-Sekian-