Anda di halaman 1dari 7

ASPHALT DUCTILITY TEST

(PA-0306-76)
(AASHTO-T51-74)
(ASTM-D13-64)
1. TANGGAL DAN TEMPAT PRAKTIKUM
Praktikum dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 2 Juli 2013 di Laboratorium Jalan
Raya Departemen Teknik Sipil akultas Teknik !ni"ersitas Sumatera !tara#
2. TUUAN PERCO!AAN
Tu$uan dari pengu$ian ini adalah untuk menentukan nilai daktilitas suatu bahan aspal#
%ara u$i ini dilakukan menentukan persen elastisitas aspal setelah ditarik dengan alat
daktilitas dengan ke&epatan ' &m(menit ) '* dan pada temperature +2' ) 0,', -% sampai
pan$ang yang ditentukan#
3. TEORI
Pengu$ian daktilitas aspal yaitu untuk menentukan keplastisan suatu aspal, apabila
digunakan nantinya aspal tidak retak# Per&obaan ini dilakukan dengan &ara menarik benda
u$i berupa aspal dengan ke&epatan '0 mm(menit pada suhu 2'.% dengan dengaa toleransi
) ' *#
Si/at reologis daktilitas digunakan untuk mengetahui ketahanan aspal terhadap retak
dalam penggunaannya sebagai lapis perkerasan# 0spal dengan daktilitas yang rendah akan
mengalami retak1retak dalam penggunaannya karena lapisan perkerasan mengalami
perubahan suhu yang agak tinggi# 2leh karena itu aspal perlu memiliki daktilitas yang
&ukup tinggi#
Si/at daktilitas dipengaruhi oleh si/at kimia aspal, yaitu susunan senya3a hidrokarbon
yang dikandung oleh aspal tersebut# Standar regangan yang dipakai adalah 100 4 200 &m#
Pada pengu$ian daktilitas disyaratkan $arak terpan$ang yang dapat ditarik antara &etakan
yang berisi bitumen minimum 100 &m#
J5T65L 5L706 L!85S
10092101:;
0SP<0LT D!%T5L5T= T>ST
0dapun tingkat kekenyalan dari aspal adalah ?
@ A 100 &m B getas
@ 100 1 200 &m B plastis
@ C 200 &m B sangat plastis liat
si/at daklitas ini sangat dipengaruhi oleh kimia aspal yaitu akibat susunan senya3a
karbon yang dikandungnya# 8ila aspal banyak mengandung senya3a prakin deng/an
senya3a pan$ang, maka daktalitas rendah# Demikian aspal didapatkan dari blo3ing,
dimana gugusan aspal hidrokarbon tak $enuh yang mudah menyusut sedangkan yang
banyak mengandung parakin karena susunan rantai hidrokarbonya dan kekuatan
strukturnya kurang plastis#
4. PERALATAN
a# %etakan +mould, terbuat dari kuningan
b# Pelat dasar harus dibuat dari bahan yang tidak menyerap benda u$i dengan ketebalan
yang &ukup untuk men&egah ter$adinya de/ormasi dan dengan ukuran yang &ukup
untuk meletakkam satu sampai tiga &etakan#
&# 8ak perendam
d# 7esin pengu$i untuk menarik benda u$i yang sedemikian rupa sehingga dapat
men$aga benda u$i terendam dalam air sesuai ketentuan dan menarik benda u$i
tersebut dengan ke&epatan tetap serta tidak menimbulkan getaran selama pengu$ian
berlangsung#
e# Thermometer
5. !ENDA UI
Lakukan persiapan benda u$i dengan &ara sebagai berikut?
a# Pasang &etakan dan letakkan pada pelat dasar yang mendatar dan
permukaannya rata sehingga permukaan pelat dasar agar dapat bersentuhan +rapat,
dengan seluruh bagian ba3ah &etakan#
b# Lapisi permukaan pelat dasar dan bagian dalam &etakan dengan &ampuran
gliserin dengan dekstrin, talek atau kaolin untuk men&egah melekatnya pada benda
u$i#
J5T65L 5L706 L!85S
10092101:;
0SP<0LT D!%T5L5T= T>ST
&# Panaskan &ontoh u$i dengan hati1hati agar tidak ter$adi pemanasan setempat
yang berlebih#
d# Setelah diaduk merata, tuangkan &ontoh u$i kedalam &etakan se&ara hati1hati
agar tidak merusak posisi &etakan# %etakan diisi dari u$ung ke un$ug sampai penuh
dan sedikit berlebih#
e# 8iarkan &etakan yang terisi benda u$i pada temperatur ruang sampai dingin
atau selama 301:0 menit# Demudian rendam pelat dasar dan &etakan yang berisi
benda u$i ke dalam bak perendam dengan temperatur +2' ) 0,', -% atau sesuai
temperatur pengu$ian yang diinginkan selama ;'1E' menit#
/# Potong bagian permukaan benda u$i yang berlebih dengan pisau atau spatula
panas hingga permukaan u$i rata dengan &etakan
g# Lepaskan &etakan dan benda u$i dari pelat dasar, kemudian segera lakukan
pengu$ian#
6. PROSEDUR PENGUIAN
a# Pasang benda u$i pada mesin pengu$i dengan &ara mengaitkan masing1masing
lubang di kedua u$ung benda u$i pada masing1masing pengait di mesin pengu$i#
b# 0tur kedudukan benda u$i sedemikian rupa sehingga $arum penun$uk $arak
berada pada posisi 0 +nol, &m#
&# Selama pengu$ian, benda u$i harus berada dalam &airan sedikitnya 2,' &m
diba3ah permukaan &airan dan 2,' &m di atas bak peredam#
d# Selama pengu$ian temperature &airan harus selalu pada temperature +2' ) 0,',
-% atau pada temperatur pengu$ian yang di inginkan#
e# Tarik benda u$i dengan ke&epatan yang konstan ' &m(menit hingga benda u$i
tersebut putus#
/# 7atikan mesin pengu$i dan ukur perpan$angan benda u$i#
g# 8enda u$i dapat dikatakan memenuhi syarat pemeriksaan apabila men&apai
100 &m
J5T65L 5L706 L!85S
10092101:;
0SP<0LT D!%T5L5T= T>ST
7. HASIL PENGAMATAN
Dari hasil pengamatan sample dan pemba&aan alat eksperimen yang dilakukan
diperoleh pemba&aan alat 1000 mm +putus,#
P>7>R5DS006
6o# Faktu +detik, Jarak +mm,
1 0 '0
2 120 100
3 1;0 1'0
: 2:0 200
' 300 2'0
G 3G0 300
9 :20 3'0
; :;0 :00
E ':0 :'0
10 G00 '00
11 GG0 ''0
12 920 G00
13 9;0 G'0
1: ;:0 900
1' E00 9'0
1G EG0 ;00
19 1020 ;'0
1; 10;0 E00
1E 11:0 E'0
20 1200 1000
21 12G0 10'0
J5T65L 5L706 L!85S
10092101:;
0SP<0LT D!%T5L5T= T>ST
5T>7
7!L05
S>L>S0
5 S!<!
P!D!L
0spal dipanaskan 12#:' 13#00 Suhu 2"en E0%
Didiamkan pada suhu ruang 13#00 1:#00 Suhu Ruang 2'%
Direndam pada 2'% 1:#00 1'#00 Suhu Faterbath 2'%
Pemeriksaan daktilitas pada suhu 2'% 1G#00 19?10 Suhu 0lat 2'%
Faktu +detik,
Jarak +mm,
". GAM!AR ALAT

J5T65L 5L706 L!85S
10092101:;
0SP<0LT D!%T5L5T= T>ST
M#$% (C&'()(*)
+,*-./*0( 1 sebagai tempat
&etakan
!() P&2&*%(3 (4('&2 !('5)
+,*-./*0( 1 Sebagai tempat
untuk merendam benda u$i
M&./* D()'($/'(.
+,*-./*0( 1 untuk mengetahui
nilai keplastisan aspal
T5&23#3&'&2
+,*-./*0( 1 untuk mengukur
suhu
6. APLIKASI LAPANGAN
J5T65L 5L706 L!85S
10092101:;
0SP<0LT D!%T5L5T= T>ST
P2#.&. P&3(*(.(* A.7($
8(.&$/*&
+,*-./*0( 1 agar aspal yang
di&etak tidak lengket pada 7old
Sebagai pengetesan untuk menetukan nilai daktilitas suatu bahan aspal dengan
menentukan persen elastisitas aspal setelah ditarik dengan alat daktilitas#
Sebagai pengetesan mengetahui elastisitas bahan aspal yang ditun$ukkan oleh benang
aspal yang ditarik hingga putus
10. KESIMPULAN
a# Dari hasil per&obaan diperoleh daktilitas dari aspal yang diu$i adalah 100 &m
b# <asil daktilitas adalah 100 &m + 100&m, berarti aspal yang diu$i memiliki mutu
yang baik atau memiliki daya ikat yang baik untuk perkerasan konstruksi $alan#
&# Dalam daktilitas suatu suhu sangat penting, yaitu?
- pada saat pemanasan ? suhu ;0-%1100-%
- pada saat pendinginan ? suhu 29-%
- pada saat perendaman ? suhu 2'-%
11. RE+ERENSI
a# 8uku Pedoman Praktikum Jalan Raya akultas Teknik !S!
b# Laporan Praktikum Jalan Raya akultas Teknik !S!
&# http?((em1ridho#blogspot#&om(2012(01(laporan1praktikum10sphalt1Du&tility#html
J5T65L 5L706 L!85S
10092101:;
0SP<0LT D!%T5L5T= T>ST