Anda di halaman 1dari 5

TUGAS MAKALAH JEMBATAN

Metode Permbangunan Jembatan dengan Ballanced Cantilever


Balanced Cantilever dengan Form Traveller Metode konstruksi balanced cantilever adalah
metode pembangunan jembatan dimana dengan memanfaatkan efek kantilever seimbangnya
maka struktur dapat berdiri sendiri, mendukung berat sendirinya tanpa bantuansokongan lain
(perancah/falsework). Metode ini dilakukan dari atas struktur sehingga tidak diperlukan
sokongan di bawahnya yang mungkin dapatmengganggu aktivitas di bawah jembatan. Metode
balanced cantilever dapatdilakukan secara cor setempat (cast in situ) atau secara segmen pracetak
(precastsegmental). Konsep utamanya adalah struktur jembatan dibangun dengan pertama
kalimembangun struktur-struktur kantilever seimbang. Kantilever yang pertamadibuat adalah
kantilever N, dan seterusnya dibangun kantilever N+1,kantilever N+2, kantilever N+3
dan kantilever N+i. Gambar 3.11 Metode Balanced Cantilever. 27
Secara umum urutan pekerjaan erection precast balanced cantilever untuksatu kantilever setelah
segmen pracetak ditransportasi dari casting yard kelapangan adalah:1. Pier segment diterima
pertama kali di lokasi perakitan Gambar 3.12 Transportasi Segmen Pracetak2. Satu buah field
segment (segmen di depan/belakang pier segment) diterima setelah pier segment Field Segment
Pier Segment Gambar 3.13 Field Segment setelah Pier Segment 28
3. Segmen yang pertama kali dipasang adalah pier segment, karena bearing belum dapat
diaktifkan maka harus diadakan tumpuan sementara untuk mendukung segmen tersebut.
Kemudian dilakukan penyesuaian koordinat untuk alinyemen horisontal dan elevasi untuk
alinyemen vertikal. Gambar 3.14 Erection Pier Segment4. Field segment pertama dipasang di
arah depan/belakang pier segment, dilakukan lagi penyesuaian koordinat untuk alinemen
horisontal dan elevasi untuk alinemen vertical untuk kedua segmen. Kemudian dilakukan
grouting pot bearing. Field Segment bagian depan Gambar 3.15 Erection Field Segment 29
5. Kemudian dipasang field segment-field segment yang lain sampai selesai satu kantilever.
Gambar 3.16 Pemasanga Field Segment Selanjutnya6. Pemasangan dilanjutkan ke kantilever
yang berikutnya. Gambar 3.17 Pemasangan Kantileve Selanjutnya 30
7. Setelah 1 buah kantilever selesai dibangun maka kantilever tersebut disatukan dengan
kantilever sebelumnya. Gambar 3.18 Struktur Kantilever Seimbang Metode konstruksi balanced
cantilever sangat umum, telah banyakdigunakan di dalam maupun luar Negeri. Salah satu contoh
yang menerapkanMetode konstruksi balanced cantilever ini adalah pada pembangunan
JalanLayang Pasupati Bandung, dengan panjang jalan berkisar 2,5 kilometer dandifungsikan
pada tahun 2005. Gambar 3.19 Jalan Layang Pasupati Bandung 31


Metode Jembatan Rangka
Full Cantilever Full cantilever adalah metode pelaksanaan jembatan rangka
denganmenggunakan pemberat pada bagian ujung atau counter weight. Pada tahapanawal rangka
dipasang didarat, setelah selesai pada bagian ujung ditambah bebanpemberat dengan tujuan
sabagai penyeimbang kantilever pada saat ereksi.Kemudian tahapan terahir adalah proses
erection dimana jembatan yang telah dirangkai diluncurkan menggunkan Link set, seperti terlihat
pada gambar berikut. Gambar 3.39 Metode Full Cantilever3.2.4 Semi Cantilever Semi cantilever
adalah metode pelaksanaan jembatan rangka yang dapatdigunakan selain Full cantilever. Semi
cantilever digunakan apabila bentangjembatan terlalu panjang dan kondisi sungai
memungkinkan untuk dipasangperancah. Perbedaan antara kedua metode ini adalah pada
penggunaan perancahdimana pada Full cantilever tidak menggunakan perancah akan tetapi pada
43
metode Semi cantilever menggunakan beberapa perancah sebagai alat bantu padasaat proses
erection. Pada dasarnya proses pelaksanaanya sama dimana Jembatan dirangkai didarat,
kemudian setelah selesai ditambahkan beban pemberat pada bagian ujungdan terahir adalah
proses erection yang diluncurkan menggunakan Link setkenudian dibantu oleh perancah sebagai
penyangga, sebagaiman terlihat padagambar berikut. Gambar 3.40 Metode Semi Cantilever 44

Pada system ini balok jembatan dicor (cast insitu) atau dipasang (precast), segmen demi segmen
sebagai kantilever di kedua sisi agar saling mengimbangi (balance) atau satu sisi dengan
pengimbang balok beton yang sudah dilaksanakan lebih dahulu. Pada sistem ini diperlukan kabel
prestress khusus untuk pemasangan tiap segmen. Kabel prestress ini hanya berfungsi pada saat
erection saja, sedangkan untuk menahan beban permanen diperlukan kabel prestress tersendiri.

Kelebihan dan kelemahan metoda balance kantilever
1. Kelebihan metoda balance kantilever
Pertama,gelagar jembatan dapat dibangun tanpa adanya kontak dengan tanah,dan memungkinkan
untuk membangun jembatan di atas sungai dengan masalah utama arus yang deras.Metoda ini
juga memungkinkan untuk membangun jembatan pada jurang yang sangat dalam. Metode
balanced cantilever dikembangkan untuk meminimalkan acuan perancah atau scaffolding yang
diperlukan untuk pelaksaaan pengecoran secara in-situ. Tumpuan sementara (temporary shoring)
terlalu mahal khususnya untuk kasus jembatan berelevasi tinggi dan penggunaan perancah yang
melintasi sungai sangat beresiko, sehingga diatas jalan air yang padat, lalu lintas jalan atau jalan
kereta api, penggunaan perancah sudah tidak ekonomis lagi. Metode konstruksi secara balanced
cantilever diterapkan untuk menghilangkan kesulitan-kesulitan seperti ini.
2. Kelemahan metoda balance kantilever
Untuk bentang yang sama,jembatan yang dibangun menggunakan metoda ini lebih berat
daripada struktur komposit.Metoda ini membutuhkan perletakan dan yang lebih besar
dibandingkan dengan struktur komposit.Karena itu metoda balance kantilever kurang menarik
khususnya saat pondasi cuma berkualitas sedang saja atau karena lapangan pekerjaan berada
pada daerah gempa.
Kelemahan lain proses pengerjaan jembatan yang lebih rumit,karena membutuhkan banyak
peralatan berteknologi tinggi.Dan kebanyakan peralatan dan gelagar box girder ini (jika
merupakan box gider pracetak) mempunyai ukuran yang sangat besar,karena itu untuk
membawanya ke lokasi pekerjaan agaklah susah.Sehingga dalam proses pembawaan ke lokasi
pekerjaan dapat mengganggu arus lalu lintas yang ada.
Terdapat beberapa jenis metoda konstruksi untuk metoda balance kantilever ini :
1. Metoda balance cantilever dengan launching gantry
Metoda ini digunakan untuk balok yang adalah hasil precast dan bukan hasil pengecoran in
situ.Pada metoda ini digunakan satu buah gantry atau lebih yang digunakan sebagai peluncur
segmen segmen mox girder yang ada.
Kelebihan metoda ini :
a. Tidak menggganggu lalu lintas yang ada di bawah pengerjaan jembatan tersebut
b. Tidak memerlukan perancah
c. Tidak memerlukan banyak tenaga kerja untuk pemasangan di lapangan
2. Metoda balance cantilever dengan rangka pengangkat ( lifting frame )
Pada dasarnya metode ini hampir sama dengan metode launching gantry. Perbedaaannya cuma
pada jenis alat yang digunakan untukmengangkat segmen segmen jembatan nya.
3. Metoda balance cantilever dengan crane
Pada dasarnya metode ini hampir sama dengan metode lifting frame. Perbedaaannya cuma pada
jenis alat yang digunakan untuk mengangkat segmen segmen jembatan nya. Pada system ini
digunakan crane untuk mengangkat tiap segmen.sedangkan pada lifting frae digunagan lifting
frame untuk mengangkat tiap segmennya.
4. Metoda balance cantilever dengan system fullspan ( bentang penuh )
Pada metoda ini segmen yang diangkat adalah satu segmen penuh untuk satu bentang. Karena itu
metoda ini hanya cocok untuk jembatan dimana jarak antar tumpuannya tidaklah besar.
5. Metoda balance cantilever dengan form traveler method
Metoda ini digunakan untuk pengecoran beton di tempat ( insitu ).pada metoda ini digunakan
form traveler yang digunakan sebagai alat untuk membetuk segmen segmen jembatan sesuai
kebutuhan.
Urutan metode konstruksi kantilever dengan form traveler adalah sebagai berikut:
a. Install dan atur gantry
b. Install dan letakkan form traveler dan bekisting menurut elevasi yang tepat
c. Tempatkan penulangan dan saluran duck dari tendon
d. Pengecoran segmen
e. Install tendon penarikan dan lakukan stressing
f. Lepaskan bekisting
g. Majukan gantry pada posisi selanjutnya dan mulailah cycle yang baru.


Perhatikan kalau foto pelaksanaannya, gaya reaksi cantilever akan diseimbangkan oleh
sisi jembatan yang satunya lagi. Sedangkan pada jembatan tol Rajamandala, satu sisi saja,
sedangkan sisi pendek (dekat tumpuan) dibuat besar sebagai pemberat.