Anda di halaman 1dari 2

TUGAS JEMBATAN

http://nursholeh-sipil.blogspot.com/2013/10/sistem-kantilever-balance-cantilever.html
Sistem Kantilever (Balance Cantilever) Pada Jembatan
Pada system ini balok jembatan
dicor (cast insitu) atau dipasang (precast), segmen demi segmen sebagai kantilever di kedua
sisi agar saling mengimbangi (balance) atau satu sisi dengan pengimbang balok beton yang
sudah dilaksanakan lebih dahulu. Pada sistem ini diperlukan kabel prestress khusus untuk
pemasangan tiap segmen. Kabel prestress ini hanya berfungsi pada saat erection saja,
sedangkan untuk menahan beban permanen diperlukan kabel prestress tersendiri.

Kelebihan dan kelemahan metoda balance kantilever
1. Kelebihan metoda balance kantilever
Pertama,gelagar jembatan dapat dibangun tanpa adanya kontak dengan tanah,dan
memungkinkan untuk membangun jembatan di atas sungai dengan masalah utama arus yang
deras.Metoda ini juga memungkinkan untuk membangun jembatan pada jurang yang sangat
dalam. Metode balanced cantilever dikembangkan untuk meminimalkan acuan perancah atau
scaffolding yang diperlukan untuk pelaksaaan pengecoran secara in-situ. Tumpuan sementara
(temporary shoring) terlalu mahal khususnya untuk kasus jembatan berelevasi tinggi dan
penggunaan perancah yang melintasi sungai sangat beresiko, sehingga diatas jalan air yang
padat, lalu lintas jalan atau jalan kereta api, penggunaan perancah sudah tidak ekonomis lagi.
Metode konstruksi secara balanced cantilever diterapkan untuk menghilangkan kesulitan-
kesulitan seperti ini.
2. Kelemahan metoda balance kantilever
Untuk bentang yang sama,jembatan yang dibangun menggunakan metoda ini lebih
berat daripada struktur komposit.Metoda ini membutuhkan perletakan dan yang lebih besar
dibandingkan dengan struktur komposit.Karena itu metoda balance kantilever kurang
menarik khususnya saat pondasi cuma berkualitas sedang saja atau karena lapangan
pekerjaan berada pada daerah gempa.
Kelemahan lain proses pengerjaan jembatan yang lebih rumit,karena membutuhkan
banyak peralatan berteknologi tinggi.Dan kebanyakan peralatan dan gelagar box girder ini
(jika merupakan box gider pracetak) mempunyai ukuran yang sangat besar,karena itu untuk
membawanya ke lokasi pekerjaan agaklah susah.Sehingga dalam proses pembawaan ke
lokasi pekerjaan dapat mengganggu arus lalu lintas yang ada.
Terdapat beberapa jenis metoda konstruksi untuk metoda balance kantilever ini :
1. Metoda balance cantilever dengan launching gantry
Metoda ini digunakan untuk balok yang adalah hasil precast dan bukan hasil
pengecoran in situ.Pada metoda ini digunakan satu buah gantry atau lebih yang digunakan
sebagai peluncur segmen segmen mox girder yang ada.
Kelebihan metoda ini :
a. Tidak menggganggu lalu lintas yang ada di bawah pengerjaan jembatan tersebut
b. Tidak memerlukan perancah
c. Tidak memerlukan banyak tenaga kerja untuk pemasangan di lapangan
2. Metoda balance cantilever dengan rangka pengangkat ( lifting frame )
Pada dasarnya metode ini hampir sama dengan metode launching gantry.
Perbedaaannya cuma pada jenis alat yang digunakan untukmengangkat segmen segmen
jembatan nya.
3. Metoda balance cantilever dengan crane
Pada dasarnya metode ini hampir sama dengan metode lifting frame. Perbedaaannya
cuma pada jenis alat yang digunakan untuk mengangkat segmen segmen jembatan nya. Pada
system ini digunakan crane untuk mengangkat tiap segmen.sedangkan pada lifting frae
digunagan lifting frame untuk mengangkat tiap segmennya.
4. Metoda balance cantilever dengan system fullspan ( bentang penuh )
Pada metoda ini segmen yang diangkat adalah satu segmen penuh untuk satu bentang.
Karena itu metoda ini hanya cocok untuk jembatan dimana jarak antar tumpuannya tidaklah
besar.
5. Metoda balance cantilever dengan form traveler method
Metoda ini digunakan untuk pengecoran beton di tempat ( insitu ).pada metoda ini
digunakan form traveler yang digunakan sebagai alat untuk membetuk segmen segmen
jembatan sesuai kebutuhan.
Urutan metode konstruksi kantilever dengan form traveler adalah sebagai berikut:
a. Install dan atur gantry
b. Install dan letakkan form traveler dan bekisting menurut elevasi yang tepat
c. Tempatkan penulangan dan saluran duck dari tendon
d. Pengecoran segmen
e. Install tendon penarikan dan lakukan stressing
f. Lepaskan bekisting

g. Majukan gantry pada posisi selanjutnya dan mulailah cycle yang baru.