Anda di halaman 1dari 17

SISTEM INFORMASI AKADEMIK

SMA NEGERI 1 NGANJUK



NASKAH PUBLIKASI



diajukan oleh
Mahathir Mochamad
07.11.1355



kepada
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AMIKOM YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2014






ACADEMIC INFORMATION SYSTEMS AT
THE HIGH SCHOOL GENERAL 1 NGANJUK

SISTEM INFORMASI AKADEMIK
SMA NEGERI 1 NGANJUK

Mahathir Mochamad
Kusrini
J urusan Teknik informatika
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT
SMA N 1 Nganjuk is one of peripatetic institute in the field of education and
akademic. SMA N 1 Nganjuk hardly requires scheme of adequate software in managing
and implements all school activities. One of them is is information system akademic at
SMA N 1 Nganjuk which now has not is computerized and integrated carefully, so that still
having many lacking of fulfilling requirement of the school or institution, especially to
handle problem academic.
Academic System For information designed for the presentation school
information that covers the presentation Data teachers, students, Subjects data, data
class, and final value of students.
This System in developing using the data collection with good study field and
study libraries. Implementation of modeling this system to use English pemrogrman PHP,
Dreamweaver CS3, Framework, and MySQL in the design Academic Information System
Senior High School 1 Nganjuk.
Keywords: Information systems, academic, Senior High School 1 Nganjuk











1. Pendahuluan
Pembangunan dunia pendidikan yang selalu mengalami perkembangan pesat
seiring dengan laju perkembangan teknologi informasi yang sangat beraneka ragam,
diperlukan peningkatan mutu dan mekanisme pelayanan di bidang pendidikan agar lebih
berdaya guna dan berhasil guna, sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang
diciptakan dapat berpartisipasi dalam membangun dunia luar sesuai dengan
kemampuannya. Sekolah-sekolah negeri maupun swasta sudah banyak yang
menampilkan sistem informasi akademik berbasis Web. Pengelolaan sistem informasi
berbasis Web yang telah ada masih perlu di maksimalkan, karena Website hanya dapat
di upload melalui browsing di internet, semakin menjamurnya internet di kalangan siswa
bukan tidak mungkin sistem informasi akademik dapat dilihat melalui internet karena
sudah banyak Warung Internet (Warnet).
Munculnya media internet akan sangat memudahkan dalam pembelajaran sesuatu
yang baru, karena dengan mengakses segala informasi yang ada di internet akan
menambah pengetahuan kita. Pencarian-pencarian informasi dapat dilakukan melalui
media pencarian search engine. Banyak sekali media internet yaitu situs-situs yang
memberi fasilitas ini misalnya GOOGLE, YAHOO, MSN dan web hosting sejenisnya.
Media pencarian ini akan lebih mudah mendapatkan informasi yang kita inginkan, tidak
hanya untuk pencarian situs tetapi dapat juga mencari file-file yang ekstensinya dapat di
upload atau di download.
SMA Negeri 1 Nganjuk merupakan Sekolah Menengah Atas berbasis
kompetensi kader bangsa yang berorientasi ke depan dalam membangun bangsa,
dengan keunggulan mengoptimalkan bakat para siswa. Setiap tahunnya SMA Negeri 1
Nganjuk meluluskan ribuan siswa menyiapkan ketrampilan bagi tamatan sekolah dalam
rangka meneruskan kejenjang keperguruan tinggi atau hidup bermasyarakat.
Kelemahan di SMA Negeri 1 Nganjuk dalam hal menyajikan sistem informasi sekolah dan
memonitoring kegiatan siswa masih sederhana, Sistem yang digunakan belum bisa
langsung sampai pada Wali murid masih kesulitan untuk memantau daftar nilai anaknya
dari hasil kegiatan belajar disekolah. Untuk itulah penulis memberikan solusi
menggunakan program Dreamweaver CS3 dalam pendisainan web yang diaplikasikan
dengan PHP, framework dan MySQL untuk membantu pendataan secara komputasi
yang lebih efektif dan efisien.


2. Landasan Teori
2.1 Konsep Dasar Sistem
Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai
suatu tujuan tertentu.
Suatu sistem mempunyai maksud tersendiri, ada yang menyebudnya sebagai
suatu pencapaian suatu tujuan (goal) dan ada juga yang menyebutnya sebagai
pencapaian suatu sasaran (objective). Goal biasanya dihubungkan ruang lingkup yang
lebih sempit, misalnya sebuah sistem bisnis maka istilah goal lebih tepat digunakan.
Untuk sistem yang lain yang merupakan bagian atau sub sistem dari sistem bisnis , maka
istilah objective yang lebih tepat. J adi tergantung dari ruang lingkup dari mana
memandang sistem tersebut.
Pendekatan sistem tersebut yang menekankan pada komponen, akan lebih
mudah dipelajari untuk tujuan analisis dan perancangan sistem harus dimengerti dahulu
komponen-komponen atau elemen-elemen atau sub sistem dari elemen tersebut.
Kadang kala sudah dirancang dengan baik, efesiensi dan sederhana, sistem tetap tidak
akan berguna jika komponen-komponen tidak saling bekerjasama.
2.2 Definisi Informasi
Informasi merupakan salah satu sarana untuk memperkenalkan suatu
perusahaan atau organisasi, sangat erat hubungannya dengan perkembangaan
perkembangan organisasi yang masih dalam tahap perkembangan, dengan tidak adanya
informasi maka suatu organisasi tidak akan pernah dapat cepat berkembang seperti apa
yang diinginkan. Informasi yang berkualitas dapat mendukung dalam pengambilan
keputusan oleh seorang manejer. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan
fakta dan angka yang tidak dapat digunakan pada proses keputusan, karena data adalah
kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian atau kesatuan nyata yang belum dapat
digunakan karena belum diolah.
Nilai dari sebuah informasi (Value Of Information) ditentukan oleh manfaat dan
biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif
dibandingkan biaya mendapatkannya. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi
yang digunakan di dalam suatu sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa
kegunaan, sehingga tidak memungkinkan dan sulit untuk menghubungkan suatu bagian
informasi pada suatu masalah yang tertentu dengan biaya untuk memprolehnya karena
sebagian besar informasi dinikmati tidak hanya oleh suatu pihak di dalam perusahaan.

2.3 Kualitas Informasi
Kualitas dari suatu informasi (quality of information) tergantung dari tiga hal
yaitu
1
1. Akurat
:
2. Tepat Waktu
3. Relevan
2.4 Sistem Informasi
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokkan dan diolah
sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang saling terkait
dan saling mendukung sehingga menjadi suatu informasi yang berharga bagi yang
menerimanya
2
. Bias juga Sistem Informasi merupakan system yang mempunyai
kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan
berbagai media untuk menampilkan informasi
3
Istilah basis data banyak menimbulkan interpretasi yang berbeda. Basis Data
adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi atau
perusahaan yang diorganisir atau dikelola dan disimpan secara terintegritasi dengan
menggunakan metode tertentu menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan
informasi yang optimal yang diperlukan pemakainya. Sedangkan sistem basis data
adalah suatu sistem penyusunan dan mengelola record-record menggunakan komputer
.
Suatu sistem informasi terbentuk melalui suatu kelompok kegiatan operasi yang
tetap, yaitu :
a. Mengumpulkan data
b. Mengelompokkan data
c. Menghitung
d. Menganalisa
e. Menyajiakn laporan

2.5 Basis Data

1
Amin Wibowo, Sistem Informasi Manajemen ;edisi pertama,Yogyakarta, UPP AMP YKP,2000.
2
Muhyuzir T.D., 2001, Analisa Perancangan Sistem Pengolahan Data, Cetakan Kedua, PT. Elex
Media Komputindo, Jakarta
3
Mcleod, Raymond, 2001, Sistem Informasi Manajemen, Jakarta, PT. Prenhallindo

untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah
organisasi atau perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang
diperlukan pemakai untuk proses pengambilan keputusan.

2.6 Pemrograman PHP
PHP diperkenalkan pertama kali oleh J Wynia adalah seorang pria yang memiliki
dasar yang matang tentang pemrograman, khususnya pemrograman pada sisi server.
PHP adalah bahasa pemrograman berbasis web. Bahasa ini mempunyai kelebihan yaitu
kompabilitasnya dengan berbagai macam jenis database, dukungan dengan berbagai
macam jenis sistem operasi. PHP lebih cocok dan umum digunakan jika digabungkan
dengan database MySQL. MySQL dengan PHP seakan-akan dua hal yang tidak dapat
dipisahkan. Tentunya untuk dapat menggunakan keduanya dibutuhkan tingkat
kemampuan programming tertentu. Banyak digunakan oleh programmer berlatar
belakang C/C++karena kemiripan syntaxnya. Open source, karenanya gratis dan bebas.
Database pasangannya biasanya MySQL, dijalankan bersama webserver Apache di atas
sistem operasi Linux.

2.7 Framework
Framewor

k merupakan kumpulan fungsi (libraries), maka kita tidak perlu lagi
membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal, artinya tinggal dipanggil aja fungsi-fungsi yang
diinginkan, tentunya cara memanggilnya sesuai dengan aturan framework tersebut.
Beberapa contoh fungsi-fungsi standard yang telah tersedia dalam suatu framework
adalah fungsi paging, enkripsi, email, SEO, session, security, kalender, bahasa,
manipulasi, gambar, grafik, table bergaya zebra, validasi, upload, captcha, proteksi
terhadap XSS (XSS filtering), template, kompresi, XML, dan lain-lain. Macam-macam
framework yang popular yaitu J Query, Zend Framework, CakePHP, Codeigniter.
2.8 Database MySQL
MySQL (My Structure Query Language) merupakan RDBMS (Relational Data
Base Management Sistem). MySQL didistribusikan secara open source dan gratis mulai
tahun 1996, tetapi mempunyai sejarah pengembangan sejak tahun 1979. Database
MySQL adalah database yang sangat powerfull, stabil, mudah. MySQL sangat banyak
dipakai dalam sistem database web dengan menggunakan PHP. PHPTriad juga
memberikan fasilitas database yang. Karena PHPTriad dilengkapi dengan database
MySQL maka terdapat tempat untuk menyimpan data (store), dan untuk mengambil
kembali data anda (retrieve). Seperti sistem database SQL (Structured Query
Language) yang lain, MySQL juga dilengkapi dengan perintah-perintah dan sintaks-
sintaks SQL.

3. Perancangan Sistem
3.1 Analisis Perancangan Sistem
Perancangan proses atau perancangan model bertujuan untuk menggambarkan
alur proses yang terjadi dalam sebuah sistem. Secara umum metode yang didunakan
untuk perancangan ini dibagi menjadi dua yaitu, physical system dan logical system.
Physical sistem merupakan metode yang tepat digunakan untuk menggambarkan alur
suatu sistem (system flowchart). Simbol-simbol bagan alur ini menunjukkan secara tepat
arti fisiknya. Sedangkan untuk menggambarkan aliran data menggunakan data flow
diagram (DFD).
3.1.1 Flowchart









Gambar 3.1 Flowchart Sistem
Menampilkan aliran data pada flowchart dari admin,guru, dan siswa. Seorang
admin bisa mengedit data siswa, data guru, data user, data kelas, dan data mapel. Data
guru cuma bisa menambahkan data nilai. Sedangkan siswa hanya bisa melihat informasi
data nilai.


Olah Data
Nilai
Data Guru
Input data
Nilai dan

Data Siswa
Tampilan Data
Nilai
Olah Data
Absen
Data Admin
Input data Siswa, Guru,
User, Kelas, Mapel
Olah Data
Siswa
Mapel
Olah Data
Guru
Olah Data
User
Olah Data
Kelas
Olah Data
Mapel
Guru Kelas User Siswa
Tampilan
Mapel
Tampilan
User
Tampilan
Kelas
Tampilan
Guru
Tampilan
Siswa
Nilai Absen
Tampilan
Nilai
Tampilan
Absen
3.1.2 Data Flow Diagram (DFD)
3.1.2.1 DFD Level 0

Gambar 3.2 DFD Level 0







3.1.2.2 DFD Level 1
















Gambar 3.3 DFD Level 1






3.1.3 Desain DataBase
3.1.3.1 CDM (Conteptual Data Model)













Gambar 3.4 CDM









3.1.3.2 PDM (Phycal Data Model)













Gambar 3.5 PDM

4. Hasil Penelitian dan Pembahasan
4.1 Pembahasan Halaman Web
4.1.1 Halaman Login
Halaman ini berfungsi untuk login admin, guru, dan siswa. Pada form login user
harus memasukkan user id dan password baik itu admin, guru, dan siswa. J ika user id
dan password salah maka akan ada notifikasi tidak bisa login.










Gambar 4.1 Halaman Login
4.1.2 Halaman Admin
Pada halaman Admin terdapat halaman tahun ajaran, halaman data guru,
halaman master kelas, halaman mata pelajaran, halaman manage kelas berjalan, dan
halaman manage user. Admin disini bisa melakukan semua aktifitas baik input, edit, dan
delete.









Gambar 4.2 Halaman Admin

4.1.3 Halaman Guru
Pada halaman guru befungsi untuk pengisian nilai siswa per semester seperti
nilai tugas, nilai harian, dan nilai semester dari guru mata pelajaran. Pertama yang harus
dilakukan guru adalah memilih tahun ajaran dan semester kemudian klik tombol
lanjutkan. Setelah itu guru memasukkan data nilai siswa baik nilai tugas, nilai harian,
dan semesteran. Selaian memasukkan data nilai, guru juga bisa mengubah data nilai
yang sudah ada.







Gambar 4.3 Halaman Entri Nilai
Pada halaman ini juga berfungsi untuk mencetak daftar nilai siswa per semester.
Di halaman ini guru bisa mencetak hasil nilai yang dibuat oleh guru mata pelajaran untuk
di serahkan kepada wali kelas.







Gambar 4.4 Halaman Cetak Nilai







Gambar 4.5 Hasil Cetak Nilai
4.1.4 Halaman Siswa
Halaman ini berfungsi untuk melihat daftar nilai siswa per semester. Di halaman
ini siswa hanya bisa melihat hasil nilai per mata pelajaran yang buat oleh guru mata
pelajaran tersebut.









Gambar 4.6 Halaman Nilai Siswa


5. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dan uraian pembahasan diatas maka dapat disimpulkan
bahwa dalam Perancangan Sistem Informasi Akademik diperlukan sebuah analisis
sistem, perancangan sistem, kemampuan dalam mengimplementasikan hasil rancangan
sistem dengan mengaplikasikan bahasa pemograman dan pembangunan sistem
database, serta melakukan pengujian terhadap implementasi sistem tersebut.
Selama penulis merangcang sistem informasi akademik di SMA N 1 NGANJ UK ,
banyak sekali manfaat yang di peroleh. Diantaranya yaitu penulis dapat menerapkan ilmu
pengetahuan yang di pelajari pada masa kuliah sehingga penulis dapat mengatasi
masalah yang terdapat di SMA N 1 NGANJ UK. Dari pengalaman yang penulis peroleh
maka penulis dapat menyimpulkan bahwa :
1. Aplikasi Sistem Infomasi Akademik ini bebas dari kesalahan sintaks, secara
fungsional mengeluarkan hasil yang diharapakan.
2. Sistem Informasi ini membuat penilaian guru terhadap murid bisa lebih teratur
dan mudah.











DAFTAR PUSTAKA
Al Fatta Hanif. 2007. Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta,Andi
Offset.
Muhyuzir T.D., 2001. Analisa Perancangan Sistem Pengolahan Data, Cetakan Kedua,
PT. Elex Media Komputindo, J akarta.
Mcleod, Raymond, 2001. Sistem Informasi Manajemen, J akarta, PT. Prenhallindo