Anda di halaman 1dari 4

BAB III METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah “explanatory research” dibidang gizi masyarakat, yaitu penelitian yang menjelaskan hubungan antar variabel yang dinamis antara pendapatan perkapita keluarga, pendidikan ibu, jumlah anggota keluarga dengan balita BGM. Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan belah lintang ( Cros sectional ) dimana variabel yang diteliti dilihat sesaat.

B. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian dilaksanakan di Posyandu Melati Desa Rogomulyo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan mulai dari penyusunan proposal sampai dengan penulisan Karya Tulis Ilmiah yaitu bulan April-Juli 2006. Pengambilan data pada bulan Juni 2006.

C. Populasi dan Sampel Populasi penelitian adalah semua balita yang berat badannya berada di bawah garis merah (BGM) yang terdaftar pada posyandu Melati Desa Rogomulyo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang yang berjumlah 30 anak. Seluruh anggota populasi diteliti dan sebagai responden adalah ibu balita.

D. Jenis dan Cara Pengumpulan Data

1. Jenis data Jenis data yang diambil dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder.Data primer yaitu data yang diambil dengan cara wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuesioner. Data yang diambil meliputi identitas responden,pendapatan perkapita keluarga,pendidikan ibu, jumlah anggota keluarga serta data balita BGM

meliputi data umur, berat badan. Data sekunder diperoleh dengan cara mengutip data yang ada di puskesmas dan lokasi desa setempat. Data ini meliputi data posyandu dan monografi desa.

2. Cara Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran berat badan dengan metode antropometri.

3. Alat Pengumpul Data Sebagai instrumen pengumpulan data adalah kuesioner, KMS / Buku KIA, dan dacin dengan ketelitian 0,1 kg

E. Pengolahan dan Analisis Data

1. Pengolahan Data Data yang diperoleh diedit, untuk diperiksa apakah ada kesalahan dalam pengisian. Setelah itu data diolah dan hasilnya disusun dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi untuk data pendapatan

perkapita keluarga, pendidikan ibu, jumlah anak/tanggungan keluarga dan status gizi balita.

a. Pendapatan Keluarga Pendapatan keluarga diolah dengan cara menghitung banyaknya penghasilan keluarga dalam satu bulan dibagi jumlah anggota keluarga, lalu dikategorikan pada golongan keluarga miskin dan tidak miskin. Tergolong miskin apabila pendapatan perkapita < Rp.150.000,-/bulan dan tergolong tidak miskin apabila pendapatan perkapita Rp. 150.000,-/bulan

b. Pendidikan Ibu

Data pendidikan ibu diperoleh berdasarkan hitungan tahun sukses yang ditempuh ibu selama pendidikan kemudian dikelompokkan menjadi 3 katagori yaitu:

1. Pendidikan Dasar

2. Pendidikan Menengah : 10 - 12 tahun

: 1- 9 tahun

3.

Pendidikan Tinggi

: 13 tahun

c. Jumlah Anggota Keluarga Jumlah anak dan anggota keluarga dari hasil wawancara melalui kuesioner dimasukkan ke tabel distribusi frekuensi.

d. Status Gizi Balita Status gizi balita diolah berdasarkan hasil pengukuran antropometri dengan menggunakan baku rujukan WHO – NCHS dan

dikelompokkan berdasarkan hasil kesepakatan pakar gizi pada bulan Mei tahun 2000 di Semarang mengenai standart Baku Nasional di Indonesia sebagai berikut :

1. Gizi lebih, bila Z - score terletak > + 2 SD

2. Gizi baik, bila Z – score terletak - 2 SD s/d + 2 SD

3. Gizi kurang, bila Z – score terletak < - 2 SD sampai - 3 SD

4. Gizi buruk, bila Z – score terletak < - 3 SD

Cara pengolahan data diolah dengan manual menggunakan Z – score

dengan indeks BB / U, dengan menggunakan rumus :

2. Analisis Data

Z

Skor

=

X

M

SB

Analisis data dilakukan dengan dua cara yaitu analisis deskriptif dan analisis analitik

a. Analisis deskriptif Dibuat dalam tabel frekuensi dari variabel yang diteliti.Variabel yang dideskripsikan yaitu

1. Pendapatan perkapita/bulan.

2. Pendidikan ibu

3. Jumlah anggota keluarga

4. Status gizi pada balita BGM

b. Analisis analitik

Hubungan pendapatan perkapita dengan status gizi pada balita

BGM menggunakan uji Korelasi Pearson, hubungan pendidikan ibu

dengan status gizi pada balita BGM menggunakan uji Rank Spearman

dan hubungan jumlah anggota keluarga dengan status gizi pada balita BGM menggunakan uji Korelasi Pearson.

F. Definisi Operasional

No

Variabel

Definisi Operasional

Skala

I

INDEPENDEN

   

1

Tingkat Pendapatan perkapita

Banyaknya penghasilan yang di dapat selama 1 bulan dibagi jumlah anggota keluarga, dinilai dengan satuan rupiah/ kapita /bulan. Lamanya pendidikan formal yang ditempuh diukur berdasarkan tahun sukses sekolah. Banyaknya anggota keluarga yang menjadi tanggungan keluaraga dan makan dari satu dapur.

Rasio

2

Tingkat Pendidikan Ibu

Interval

3

Jumlah Anggota Keluarga

Rasio

II

DEPENDEN

   

1

Status Gizi pada Balita BGM

Keadaan tubuh sebagai akibat konumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi, diukur berdasarkan hasil pengukuran antropometri menggunakan indeks BB / U dengan cara perhitungan Z – skor.

Interval