Anda di halaman 1dari 5

BERSIN

06/05/2012
Oleh Medan Sastra (M. Yunus Rangkuti)
Hatsyim! Hatsyim!
Bersin menyalak mengoyak keheningan dinihari. Mengusik inspirasiMem!uyar mimpi.
"e!isuan men#alari pe$ah seketika.
He! %iapa yang !ersin& Mengganggu ketenangan sa#a. %atu 'anya terdengar dari po#okan kiri
ruangan.
%iapa lagi. (asti si )n*ar! %atu #a*a! menimpali.
+angan selalu !erprasangka Bung. %atu !i$ara !ernada rendah men$ampuri.
Bukan prasangka ini kenyataan "a*an!
)n*arkan !ersin. Mengapa dipermasalahkan&
Bersin sekalipun ada etikanya. Men#auh dulu menutup !agian hidung dan mulut lalu meminta
maa,. +angan diledakkan sesukanya. %elain kurang sopan !isa menularkan -irus penyakit.
Bersin itu !a*aannya spontan Bung. Mendesak segera dilepaskan. +ika ditahan.tahan malah
men#adikan perasaan tidak nyaman. 'ersiksa atau !ikin stress. %eperti desakan ingin !uang
angin #ika ditahan.tahan !isa mulas perut di!uatnya.
)nda mem!elanya&
Bukan soal !ela.mem!ela Bung. /tu tendensius! +angan menggiring pem!i$araan ke
arahpertentangan.
)duh mengapa pula #adi !ertengkar& 'ak kenal tempat dan *aktu pula kalian.
)h !ukan !ertengkar (ak 0atuk. (ersoalan !eda pendapat sa#a.
Beda pendapat apa saling de!at& Hentikanlah dulu. "ita perlu istirahat supaya *a#ah kita
tampak segar di penampilan !erikutnya.
111
2aktu !ergulir men#alari malam !ersama gairah nyamuk.nyamuk mem!aui aroma darah.
0engingnya mengusik kuping.kuping. %eekor nyamuk terperosok ke lu!ang hidung
terperangkap !ulu.!ulu !erlumur $airan. 3eliatnya se!egitu menggelitik.
Hatsyim! Hatsyim!
Bersin kem!ali menyalak mengoyak hening mendekap lelap. /nspirasi dan mimpi.mimpi
menari kem!ali henti.
)ku minta maa, "a*an. %esuatu yang spontan sulit kutahan. Harus segera kulepaskan.
#angan #adikan hal.hal spontan se!agai alasan "a*an. /tu memperlihatkan kelemahan.
#angan kem!ali meman$ing pertengkaran Bung.
'erserah menanggapinya!
)duh kenapa !ertengkar lagi& "alian seperti an#ing dan ku$ing selalu ada hal menyulut
pertikaian.
Bukan !egitu (ak 0atuk. /lham sama sa#a dengan si )n*ar !ersin seenaknya!
%udah kukatakan itu spontan sa#a.
%ering kita melakukan kesalahan tanpa kita menyadarinya. Malah kita anggap *a#ar sa#a
karena ke!etulan atau ke!iasaan.
Bersinku spontan Bung! Bukan ke!iasaan.
%udah! %udahlah. Bapak mau melan#utkan tidur. "ita harus meman,aatkan *aktu istirahat.
Besok penutupan pameran pengun#ung pasti !anyak yang datang. )pa kita akan menyam!ut
mereka dengan gurat kantuk dan lelah di *a#ah&
4yamuk.nyamuk terus mengganggu (ak 0atuk. Bagaimana #ika kipas angin dihidupkan.
'erserah.
111
2aktu terus !ergulir !ersama angin. +am di dinding tiga kali !erdenting. %uasana kem!ali
hening. "ipas terus !erputar dan angin menye!ar menampar *a#ah.*a#ah lelah dipeluk kantuk.
Hatsyim! Hatsyim!
Bersin kem!ali menyalak menyeruak kesenyapan suasana. Melengking di dinding.dinding
kuping dan memantul dari !entur dinding ruang.
Bersin lagi! Bersin lagi! Mengganggu tidur sa#a. %atu tegur melun$ur dari geliat tidur.
%iapa yang mengganggu& +ustru aku merasa terganggu karena hidungku kemasukan de!u.
Matikan sa#a kipas angin terse!ut!
Hidungmu yang menyalah kau salahkan pula kipas angin.
Menyalah apanya&
%ama kau semua salah. 'ak ada yang $o$ok.
)duh !ertengkar lagi !ertengkar lagi. 'ak pernah usai.
Maa, (ak 0atuk kita kan perlu istirahat. 'api !aru sesaat !ersin kem!ali mengganggu.
Mulanya si )n*ar lalu si /lham. %ekarang !alik lagi si )n*ar.
+angan seenaknya menyalahkan kami! %alahkan nyamuk.nyamuk dan kipas angin.
Bagaimana pula menyalahkan !enda.!enda itu&
%udahlah. +angan saling menyalahkan. Bersin memang seuatu yang !ersi,at spontan. 'api
ketika kita merasa hendak !ersin kita harus !isa !ersikap sopan. )da tata karma dan #uga doa
mengaturnya. /ni yang selalu kita sepelekan. "ita sering merasa !ertindak !enar !erdasar alasan
ke!iasaan. (adahal !agi yang lain !elum tentu !isa menerima !erdasarkan alasan pula. Masing.
masing kita harus mampu !ersikap dalam memandang persoalan. 5ang utama adalah men#aga
perasaan sehingga terkesan ke*a#aran. Bukan pemaksaan.
111
2aktu terus merayap di malam menggelap. %uasana kem!ali !erangsur senyap.angin menusuk
memper!erat kantuk. 0ari luar terdengar ketuk.ketuk langkah. "ilau $ahaya senter menero!os
pintu ka$a menyorot isi ruang pameran. Mengarah ke kursi dan me#a lalu !erpindah ke dinding.
(otret *a#ah penyair !eserta se#udul puisinya pada !ingkai masing.masing tergantung di dinding.
%udah ku!ilang itu hanya perasaanmu sa#a.
)ku yakin dan tidak salah dengar. )da salak !ersin ada yang !er!i$ara tengkar dan ri!ut dari
ruangan ini.
)h kau hanya mengada.ada. )yo kita !alik ke pos #aga. )ku sangat ngantuk! "edua pen#aga
serentak !eran#ak
Hatsyim! Hatsyim!
Bersin kem!ali menyalak. "edua pen#aga spontan menoleh ke arah ruang pameran di hati
mereka ada detak menyentak. "eduanya tepa$ak tanpa gerak.
'aman Budaya %umatera 6tara 0612