Anda di halaman 1dari 9

Pengujian Independent T-Test

Kontrol (-) vs Ekstrak etanol sirih merah 20%


Dari hasil tersebut, terlihat bahwa rata-rata ona hambat !ang
"ihasilkan oleh kontrol (-) a"alah 0 "engan stan"ar "eviasi sebesar 0
se"angkan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol sirih merah
konsentrasi 20% a"alah #0,$% "engan stan"ar "eviasi sebesar sebesar
&,'()
Tabel Independent Sample T Test *ertama mema*arkan uji
a*akah ke"ua kelom*ok memiliki varian !ang sama) Karena nilai +ig
(0,0,') - . (0,0,), maka "a*at "isim*ulkan bahwa ke"ua kelom*ok
memiliki varian !ang sama)
Dari kolom uji T menunjukan bahwa nilai P / 0,00#, karena P-
value lebih ke0il "ari . / 0,0,, sehingga "a*at kita sim*ulkan bahwa
a"a *erbe"aan !ang bermakna antara ona hambat !ang "ihasilkan oleh
kontrol (-) "engan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol
sirih merah 20%)
Kontrol (-) vs Ekstrak etanol sirih merah &0%
Dari hasil tersebut, terlihat bahwa rata-rata ona hambat !ang
"ihasilkan oleh kontrol (-) a"alah 0 "engan stan"ar "eviasi sebesar 0
se"angkan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol sirih merah
konsentrasi &0% a"alah #2,2, "engan stan"ar "eviasi sebesar sebesar
2,%0)
Tabel Independent Sample T Test *ertama mema*arkan uji
a*akah ke"ua kelom*ok memiliki varian !ang sama) Karena nilai +ig
(0,0'0) 1 . (0,0,), maka "a*at "isim*ulkan bahwa ke"ua kelom*ok
memiliki varian !ang ti"ak sama)
Dari kolom uji T menunjukan bahwa nilai P / 0,00&, karena P-
value lebih ke0il "ari . / 0,0,, sehingga "a*at kita sim*ulkan bahwa
a"a *erbe"aan !ang bermakna antara ona hambat !ang "ihasilkan oleh
kontrol (-) "engan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol
sirih merah &0%)
Kontrol (-) vs Ekstrak etanol sirih merah '0%
Dari hasil tersebut, terlihat bahwa rata-rata ona hambat !ang
"ihasilkan oleh kontrol (-) a"alah 0 "engan stan"ar "eviasi sebesar 0
se"angkan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol sirih merah
konsentrasi '0% a"alah #&,2, "engan stan"ar "eviasi sebesar sebesar
2,(2)
Tabel Independent Sample T Test *ertama mema*arkan uji
a*akah ke"ua kelom*ok memiliki varian !ang sama) Karena nilai +ig
(0,0&2) 1 . (0,0,), maka "a*at "isim*ulkan bahwa ke"ua kelom*ok
memiliki varian !ang ti"ak sama)
Dari kolom uji T menunjukan bahwa nilai P / 0,002, karena P-
value lebih ke0il "ari . / 0,0,, sehingga "a*at kita sim*ulkan bahwa
a"a *erbe"aan !ang bermakna antara ona hambat !ang "ihasilkan oleh
kontrol (-) "engan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol
sirih merah '0%)
Kontrol (-) vs Ekstrak etanol sirih merah ,0%
Dari hasil tersebut, terlihat bahwa rata-rata ona hambat !ang
"ihasilkan oleh kontrol (-) a"alah 0 "engan stan"ar "eviasi sebesar 0,,$
se"angkan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol sirih merah
konsentrasi ,0% a"alah #',,0 "engan stan"ar "eviasi sebesar sebesar
2,%$)
Tabel Independent Sample T Test *ertama mema*arkan uji
a*akah ke"ua kelom*ok memiliki varian !ang sama) Karena nilai +ig
(0,02,) 1 . (0,0,), maka "a*at "isim*ulkan bahwa ke"ua kelom*ok
memiliki varian !ang ti"ak sama)
Dari kolom uji T menunjukan bahwa nilai P / 0,002, karena P-
value lebih ke0il "ari . / 0,0,, sehingga "a*at kita sim*ulkan bahwa
a"a *erbe"aan !ang bermakna antara ona hambat !ang "ihasilkan oleh
kontrol (-) "engan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol
sirih merah ,0%)
Kontrol (-) vs Ekstrak etanol sirih merah %0%
Dari hasil tersebut, terlihat bahwa rata-rata ona hambat !ang
"ihasilkan oleh kontrol (-) a"alah 0 "engan stan"ar "eviasi sebesar 0
se"angkan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol sirih merah
konsentrasi %0% a"alah #',%& "engan stan"ar "eviasi sebesar sebesar
&,#2)
Tabel Independent Sample T Test *ertama mema*arkan uji
a*akah ke"ua kelom*ok memiliki varian !ang sama) Karena nilai +ig
(0,02$) 1 . (0,0,), maka "a*at "isim*ulkan bahwa ke"ua kelom*ok
memiliki varian !ang ti"ak sama)
Dari kolom uji T menunjukan bahwa nilai P / 0,00&, karena P-
value lebih ke0il "ari . / 0,0,, sehingga "a*at kita sim*ulkan bahwa
a"a *erbe"aan !ang bermakna antara ona hambat !ang "ihasilkan oleh
kontrol (-) "engan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol
sirih merah %0%)
Kontrol (-) vs Ekstrak etanol sirih merah (0%
Dari hasil tersebut, terlihat bahwa rata-rata ona hambat !ang
"ihasilkan oleh kontrol (-) a"alah 0 "engan stan"ar "eviasi sebesar 0
se"angkan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol sirih merah
konsentrasi (0% #(,#& "engan stan"ar "eviasi sebesar sebesar #,$0)
Tabel Independent Sample T Test *ertama mema*arkan uji
a*akah ke"ua kelom*ok memiliki varian !ang sama) Karena nilai +ig
(0,0&,) 1 . (0,0,), maka "a*at "isim*ulkan bahwa ke"ua kelom*ok
memiliki varian !ang ti"ak sama)
Dari kolom uji T menunjukan bahwa nilai P / 0,000, karena P-
value lebih ke0il "ari . / 0,0,, sehingga "a*at kita sim*ulkan bahwa
a"a *erbe"aan !ang bermakna antara ona hambat !ang "ihasilkan oleh
kontrol (-) "engan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol
sirih merah (0%)
Kontrol (-) vs Ekstrak etanol sirih merah $0%
Dari hasil tersebut, terlihat bahwa rata-rata ona hambat !ang
"ihasilkan oleh kontrol (-) a"alah 0 "engan stan"ar "eviasi sebesar 0
se"angkan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol sirih merah
konsentrasi $0% a"alah #(,2, "engan stan"ar "eviasi sebesar 0,$()
Tabel Independent Sample T Test *ertama mema*arkan uji
a*akah ke"ua kelom*ok memiliki varian !ang sama) Karena nilai +ig
(0,0'0) 1 . (0,0,), maka "a*at "isim*ulkan bahwa ke"ua kelom*ok
memiliki varian !ang ti"ak sama)
Dari kolom uji T menunjukan bahwa nilai P / 0,000, karena P-
value lebih ke0il "ari . / 0,0,, sehingga "a*at kita sim*ulkan bahwa
a"a *erbe"aan !ang bermakna antara ona hambat !ang "ihasilkan oleh
kontrol (-) "engan ona hambat !ang "ihasilkan oleh ekstrak etanol
sirih merah $0%)