Anda di halaman 1dari 37

BERAT BADAN LAHIR RENDAH ( BBLR)

A. Definisi
Berat badan lahir rendah ( BBLR ) adalah bayi baru lahir yang berat
badanya saat lahir kurang dari 2500 gr ( sampai dengan 2499 gr ). Berkaitan
dengan penangananya dan harapan hidupnya, bayi berat lahir rendah dibedakan
menjadi
!. Bayi berat lahir rendah ( BBLR ), berat lahir !500 " 2500 gr
2. Bayi berat lahir sangat rendah ( BBL#R ), berat lahir $ !500 gr
%. Bayi berat lahir ekstrem rendah ( BBL&R ), berat lahir $ !000 gr
'engertian BBLR menurut beberapa ahli
!. Bayi berat lahir rendah adalah bayi yang lahir dengan berat badan
kurang atau sama dengan 2500 gr ( #urasmi, 200% %0 )
2. BBLR adalah bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gr tanpa
memperhatikan umur kehamilan ( (ansj)er, 200% %2* )
%. BBLR adalah bayi dengan berat badanya 2500 gr atau kurang saat lahir
dianggap mengalami masa gestasi yang diperpendek, maupun
pertumbuhan intrauterin yang kurang dari yang diharapkan atau
keduanya (#a+harin, !95* !,2)
Bayi berat lahir rendah ( BBLR ) menurut #urasmi (200%) dikel)mp)kan
menjadi
!. 'rematuritas murni
-aitu bayi dengan masa kehamilan yang kurang dari %, minggu dan berat
badan sesuai dengan berat badan untuk usia kahamilan ( berat terletak antara
persentil ke .!0 sampai persentil ke " 90 pada intrauterus grwoth curve atau
disebut /e)natus 0urang Bulan " #esuai untuk (asa 0ehamilan (/0B .
#(0), /e)natus 1ukup Bulan " #esuai (asa 0ehamilan (/1B . #(0),
/e)natus Lebih Bulan " #esuai (asa 0ehamilan (/LB . #(0)
2. 2ismaturitas
-aitu bayi dengan berat badan kurang dari berat badannya yang
seharusnya untuk usia kehamilan. 3ni menunjukan bayi mengalami retardasi
pertumbuhan intrauterin, dismatur dapat terjadi dalam preterm, term, p)st
term. 2ismatur ini dapat juga /e)natus kurang Bulan " 0e+il untuk (asa
0ehamilan (/0B0(0),
B. Etiologi
4akt)r predisp)sisi terjadinya kelahiran prematur
!. 4akt)r ibu
0esehatan prematur sebelumnya, perdarahan antepartum, malnutrisi,
kelainan uterus, hidramni)n, penyakit jantung 5 penyakit kr)nik lainya,
hipertensi, umur ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari %5 tahun, jarak
dua kehamilan terlalu dekat, in6eksi dan trauma serta diabetes mellitus.
2. 4akt)r janin
Bakat ba7aan, kehamilan ganda, hidramni)n, ketuban pe+ah dini
%. 0eadaan s)sial ek)n)mi yang rendah
4. 0ebiasaan pekerjaan yang melelahkan, mer)k)k, al+)h)l.
5. 4akt)r Lingkungan temat tinggal d dataran tinggi radiasi dan 8at " 8at
bera+un.
*. 9idak diketahui
'enyebab BBLR menurut #urasmi ( 200% )
1. Penyebab kelahiran re!at"r
a. 4akt)r ibu
!) 9)ksemia gra:idarum yaitu preeklamsia atau eklamsia
2) 0elainan bentuk uterus ( misalnya uterus bikamis, ink)mpeten
ser:iks )
%) 9um)r ( misalnya mi)ma uteri, sist)ma )
4) 3bu yang menderita penyakit antara lain
a) ;kut dengan gejala panas tinggi ( misalnya ti6us abd)minalis,
malaria )
b) 0r)nis ( misalnya 9B1, penyakit jantung )
5) 9rauma pada masa kehamilan yaitu
a) 4isik (misalnya jatuh)
b) 'sik)l)gis ( misalnya strees )
*) <sia ibu pada 7aktu hamil kurang dari 20 tahun atau lebih dari %5
tahun
,) 'lasenta antara lain plasenta pre:ia, s)lusi) plasenta
b. 4akt)r janin
!) 0ehamilan ganda
2) =idramni)n
%) 0etuban pe+ah dini
4) 1a+at ba7aan
5) 3n6eksi ( misal rubela, si6ilis, t)ks)plasm)lisis )
*) 3nsu6isiensi plasenta
,) 3nk)mtabilitas darah ibu dan janin ( 6akt)r resus, g)l)ngan darah
;B> )
+. 4akt)r plasenta
!) 'lasenta pre:ia
2) #)lusi) plasenta
d. 9idak diketahui
#. Penyebab kelahiran $is!at"r
a. 4akt)r janin
!) 0elainan kr)m)s)m
2) 3n6eksi janin kr)nis
%) 2ist)n)mia kamilial
4) Retardasi kehamilan ganda
5) ;plasia pankreas
b. 4akt)r plasenta
Berat plasenta kurang 5 plasenta ber)ngga atau keduanya, luas
permukaan kurang, plasentatis :irus, in6ark, tum)r, plasenta yang lepas,
sindr)m trans6usi bayi kembar.
+. 4akt)r ibu
!) 9)ksemia
2) =ipertensi
%) 'enyakit ginjal (ne6ritis akut)
4) =ip)termi ( penyakit jantung sian)tik, penyakit paru )
5) (alnutrisi
*) ;nemia sel sabit
,) 0etergantungan )bat, nark)tik, alk)h)l, r)k)k
4akt)r "6akt)r yang mempengaruhi BBLR menurut (ariyati #ukarni
(!9?9 25) adalah
!. #tatus gi8i ibu sebelum dan selama kehamilan
2. 'eri)da gestasi paling sedikit ? bulan, jarak paling ideal anatara !? "
%* bulan, jika pernah terjadi k)mplikasi.
%. <mur ibu, antara 20 " %5 tahun adalah umur.umur paling baik untuk
kehamilan
4. @umlah kehamilan dimana paling ideal adalah kurang dari 4
5. 'emeriksaan kehamilan, paling sedikit % kali kunjungan. 0unjungan
pertama segera setelah diketahui adanya kehamilan.
%. &anifestasi 'linis
!. 9anda dan gejala bayi prematur menurut #urasmi ( 200% %2 )
adalah
a. <mur kehamilan sama dengan atau kurang dari %, minggu
b. Berat badan sama dengan atau kerang dari 2500 gr
+. 'anjang badan sama dengan atau kurang dari 4* +m
d. 0uku panjangnya belum mele7ati ujung jarinya
e. Batas dahi dan ujung rambut kepala tidak jelas
6. Lingkar kepala sama dengan atau kurang dari %% +m
g. Lingkar dada sama dengan atau kurang dari %0 +m
h. Rambut lanug) masih banyak
i. @aringan lemak subkutan tipis atau kurang
j. 9ulang ra7an daun telinga belum sempurna pertumbuhanya, sehingga
se)lah " )lah tidak teraba tulang ra7an daun telinga
k. 9umit mengkilap, telapak kaki halus
l. ;lat kelamin pada bayi laki " laki pigmentasi dan rugae pada skr)tum
kurang, testis belum turun ke dalam skr)tum, untuk bayi perempuan
klit)ris men)nj)l, labia min)ra tertutup )leh labia may)ra.
m. 9)nus )t)t lemah sehingga bayi kurang akti6 dan pergerakanya lemah
n. 4ungsi syara6 yang belum atau kurang matang, mengakibatkan re6leks
hisap, menelan dan batuk masih lemah atau tidak e6ekti6 dan tangisanya
lemah.
). @aringan kelenjar mamae masih kurang akibat pertumbuhan jaringan
lemak masih kurang
p. Aerniks tidak ada atau kurang
2. 9anda dan gejala bayi dismatur menurut #urasmi ( 200% %4 )
adalah
a. Bayi dismatur praterm terlihat gejala 6isik prematur ditambah dengan
gejala retardasi pertumbuhan dan pelisatan
b. Bayi dismatur aterm dan p)sterm terlihat pelisatan
+. Bejala insu6isiensi plasenta tergantung pada saat dan lamanya bayi
menderita de6isit, retardasi pertumbuhan akan terjadi bila de6isit
berlangsung lama ( kr)nis )
d. #tadium bayi dismature
!) #tadium pertama
(a) Bayi tampak kurus dan relati6 lebih panjang
(b) 0ulitnya l)nggar, kering seperti permanen tetapi belum
terdapat n)da mek)nium
2) #tadium kedua
(a) 9erdapat tanda stadium pertama
(b) Carna kehijauan pada kulit plasenta dan umbilikus ( karena
mek)nium ter+ampur ), amni)n mengendap di kulit,
umbilikus dan plasenta akibat an)reksia intrauteri
%) #tadium ketiga
(a) 9erdapat tanda stadium ketiga
(b) 0ulit, kuku, tali pusat ber7arna kuning
(+) 2itemukan tanda an)reksia intra uterin yang lama
D. Patofisiologi
'at)6isi)l)gi menurut #urasmi ( 200% %* ) adalah
1. Pengen$alian s"h"
Bayi preterm +enderung memiliki suhu yang abn)rmal. =al ini
disebabakan )leh pr)duksi panas yang buruk dan penigkatan kehilangan
panas. 0egagalan untuk menghasilkan panas yang adekuat disebabakan tidak
adanya jaringan adip)sa +)klat ( yang mempunyai akti6itas metab)lik yang
tinggi ), pernapasan yang lemah dengan pembakaran )ksigen yang buruk,
dan masukan makanan yang rendah.
0ehilangan panas yang meningkat karena adanya permukaan tubuh
yang relati6 besar dan tidak adanya lemak subkutan, tidak adanya pengaturan
panas bayi sebagian disebabkan )leh panas immature dari pusat pengatur
panas dan sebagian akibat kegagalan untuk memberikan resp)n terhadap
stimulus dari luar. 0eadaan ini sebagian disebabkan )leh mekanisme keringat
yang +a+at, demikian juga tidak adanya lemak subkutan. 'ada minggu
pertama dari kehidupan, bayi preterm memperlihatkan 6luktuasi nyata dalam
suhu tubuh dan hal ini berhubungan dengan 6luktuasi suhu lingkungan.
#. (iste! en)ernaan
#emakin rendah umur gestasi, maka semakin ke+il 5 lemah re6leks
menghisap dan menelan, bayi yang paling ke+il tidak mampu minum se+ara
e6ekti6, regurgitasi merupakan hal yang paling sering terjadi. =al ini
disebabkan )leh karena mekanisme penutupan spingter pil)rus yang se+ara
relati6 kuat.
'en+ernaan tergantuang dari perkembangan dari alat pen+ernaan,
lambung dari se)rang bayi dengan berat 900 gr memperlihatkan adanya
sedikit lipatan muk)sa, glandula sekret)ris, demikian juga )t)t kurang
berkembang. 'er)t)tan usus yang lemah mengarah pada timbulnya distensi
dan retensi bahan yang di+erna. =epar relati6 besar, tetapi kurang
berkembang, terutama pada bayi yang ke+il. =al ini merupakan predisp)sisi
terjadinya ikterus akibat adanya ketidakmampuan untuk melakukan
k)njugasi bilirubin yaitu keadaan tidak larut dan eksistensinya ke dalam
empedu tidak mungkin.
'en+ernaan pr)tein berkembang dengan baik pada bayi preterm yang
terke+il sekalipun. 'r)tein baik dari tipe manusia dan he7ani tampaknya
dapat dit)leransi dan diabs)rbsi. ;bs)rbsi lemak tampaknaya merupakan
masalah, kendatipun sudah dapat en8im peme+ah lemak. =al ini berakibat
dengan kekurangan ;#3, karb)hidrat bentuk gluk)sa, karb)hidrat yang
mudah diserap.
*. (iste! ernaasan
Lebih pendek masa gestasi maka semakin kurang perkembangan paru
" paru pada bayi dengan berat 900 gr. ;l:e)li +enderung ke+il, dengan
adanya sedikit pembuluh darah yang mengelilingi str)ma seluler. #emakin
mature bayi dan lebih berat badanya maka akan semakin besar al:e)li. 'ada
hakekatnya dindingnya dibentuk )leh kapiler, )t)t pernapasan bayi lemah
dan pusat pernapasan kurang berkenbang. 9erdapat juga kekurangan
lip)pr)tein paru " paru, yaitu sur6aktan yang dapat mengurangi tegangan
permukaan pada paru " paru. #ur6aktan diduga bertindak dengan +ara
menstabilkan al:e)li yang ke+il, sehingga men+egah terjadinya k)laps pada
saat terjadi ekspirasi.
Ritme dari dalamnya pernapasan +enderung tidak teratur, seringkali
ditemukan apnea, dalam keadaan ini maka hal ini harus di hitung selama !
menit untuk perhitungan yang tepat. 'ada bayi preterm yang terke+il batuk
tidak ada. =al ini dapat mengarah pada timbulnya inhalasi +airan yang
dimuntahkan dengan timbulnya k)nsekuensi yang serius. #aluran hidung
sangat ke+il dan mengalami +idera bertahap, muk)sa nasal mudah terjadi, hal
ini penting diingat untuk memasukkan tabung nas)gastrik atau end)trakeal
melalui hidung.
0e+epatan pernapasan ber:ariasi pada semua ne)natus dan bayi
preterm. 'ada bayi ne)natus pada keadaan istirahat, maka ke+epatan
pernapasan dapat *0 " ?0 kali 5 menit berangsur " angsur menurun men+apai
ke+epatan yang mendekati biasa yaitu %4 " %* kali 5 menit.
+. (iste! sirk"lasi
@antung relati6 ke+il pada saat lahir, pada beberapa bayi preterm
kerjanya lambat dan lemah. 9erjadinya ekstrasist)le dan bising yang dapat di
dengar pada atau segara setalah lahir. =al ini hilang ketika apartusa jantung
6etus menutup se+ara berangsur " angsur. #irkulasi peri6er seringkali buruk
dari dinding pembuluh darah intrakranial. =al ini merupakan sebab dari
timbulnya ke+enderungan perdarahan intrakranial yang terlihat pada bayi
preterm.
9ekanan darah lebih rendah dibandingkan dengan bayi aterm.
9ekanan menurun dengan menurunya berat badan. 9ekanan sist)lik bayi
aterm sekitar ?0 mm=g dan pada bayi preterm 45 " *0 mm=g. 9ekanan
diast)lik se+ara pr)p)rsi)nal rendah, ber:ariasi dari %0 " 45 mm=g. /adi
ber:ariasi antara !00 " !*0 kali 5 menit +enderung ditemukan aritmia, dan
untuk memper)leh suara yang tepat maka dianjurkan untuk mendengar pada
debaran apeks dengan menggunakan stet)sk)p.
,. (iste! "rinari"s
'ada saat lahir 6ungsi ginjal perlu menyesuaikan diri dengan
lingkungan, 6ungsi ginjal kurang e6isien dengan adanya angka 6iltrasi
gl)mer)lus yang menurun, klirens urea dan bahan terlarut yang rendah. =al
ini menyebabkan perubahan kemampuan untuk mengk)nsentrasi urine dan
urine menjadi sedikit. Bangguan keseimbangan air dan elektr)lit mudah
terjadi. =al ini disebabkan adanya tubulus yang kurang berkembang.
-. (iste! ersyarafan
'erkembangan susunan syara6 sebagian besar tergantung pada derajat
maturitas, pusat pengendali 6ungsi 6ital, misalnya pernapasan, suhu tubuh dan
pusat re6leks kurang berkembang. Re6leks seperti re6leks leher t)nik
ditemukan pada bayi prematur n)rmal, tetapi re6leks tend)n ber:ariasi karena
perkembangan susunan sara6 yang buruk, maka bayi terke+il pada khususnya
yang lemah, lebih sulit untuk di bangunkan dan mempunyai tangisan yang
lemah
.. (iste! genital
Benital ke+il pada 7anita, labia min)ra tidak ditutupi labia may)ra
hingga aterm. 'ada laki " laki testis terdapat dalam abd)men kanalis
inguinalis atau skr)tum.
/. (iste! Pengin$raan (Penglihatan)
(aturitas 6undus uteri pada gestasi sekitar %4 minggu, terdapat
adanya 2 stadium perkembangan yang dapat diketahui yaitu immature dan
transisi)nal ( peralihan ) yang terjadi antara 24 dan %% " %4 minggu. #elama
setahun stadium ini bayi bisa menjadi buta jika diberikan )ksigen dalam
k)nsentrasi yang tinggi untuk 7aktu yang lama
E. Path0ay
0eterangan maa6 path7ay ada pada 6ile &D+el yang ke 2, karena ukuran
tidak muat jika di simpan di 7)rd ini.
1. Pe!eriksaan Pen"n2ang
'ada pemeriksan lab)rat)rium (777.g))gle.+).id) didapat
a) 'emeriksaan kadar gluk)sa
'ada bayi aterm kadar gula dalam darah 50 . *0 mg5dl dalam
,2 jam pertama.'ada bayi berat lahir rendah kadar gula darah 40
mg 5dl hal ini disebabkan karena +adangan makanan glik)gen yang
belum men+ukupi ( hipl)glikemi).bila kadar gula darah sama
dengan atau kurang dari 20 mg5 dl
b) 'emeriksan kadar bilirubin
0adar bilirubin n)rmal pada bayi prematur !0 mg5dl, dengan
* mg5dl pada hari pertamake hidupan, ? mg5dl !. 2hari, dan !2 mg5dl
pada %.5 hari. =iperbilirubun terjadi karena belum matangnya 6ungsi
hepar.
+) @umlah sel darah putih !?.000 mm%, neutr)6il meningkat sampai
2%.000 " 24.000 mm% hari pertama setelah lahir (menurun bila ada
sepsis).
d) =emat)krit (=t) 4%E . *!E (peningkatan sampai *5E atau lebih
menandakaan p)lisitemia, penurunan kadar menunjukan anemia atau
hem)ragikprenatal5 perinatal)
e) =em)gl)bin (=b) !5 .20 gr5dl (kadar lebih rendah berhubungan
dengan anemi atau hem)lisis berlebihan)
6) 2estr)siD tetes gluk)sa pertama selama 4 .* jam pertama setelah
kelahiran ratra. rata 40 " 50 mg5dl meningkat *0 .,0 mg5dl pada hari
ke tiga.
g) 'emantauan &lektr)lit (/a, 0. 1l), biasanya dalam batas n)rmal pada
a7alnya.
h) 'emeriksaan ;nalisa gas darah.
3. 'o!likasi
0)mplikasi yang dapat terjadi menurut #urasmi ( 200% 42 ) adalah
!. =ip)termia
9anda klinis hip)ternia antara lain
a. #uhu tubuh di ba7ah n)rmal
b. 0ulit dingin
+. ;kral dingin
d. #ian)sis
2. #indr)m ga7at napas
9anda klinis sindr)m ga7at napas
a. 'ernapasan +epat
b. #ian)sis peri)ral
+. (erintih 7aktu ekspirasi
d. Retraksi substernal dan interk)sta
%. =ip)glikemia
9anda klinis hip)glikemia antara lain
a. Bemetar atau trem)r
b. 1ian)sis
+. ;patis
d. 0ejang
e. ;pnea intermiten
6. 9angisan lemah atau melengkung
g. 0elumpuhan atau letargi
h. 9erdapat gerakan pusat mata
i. 0eringat dingin
j. =ip)termia
k. Bagal jantung dan henti jantung ( #ering berbagai gejala mun+ul
bersama " sama )
4. 'erdarahan intra kranial
9anda dan gejala klinis perdarahan intrakranial
a. 0egagalan umum untuk bergerak n)rmal
b. Re6lek m)r) menurun atau tidak ada
+. 9)nus )t)t menurun atau tidak ada
d. 'u+at dan +ian)sis
e. ;pnea
6. 0egagalan menetek dengan baik
g. (untah yang kuat
h. 9angisan bernada tinggi dan tajam
i. 0ejang
j. 0elumpuhan
k. 4)ntanela may)r mungkin tegang dan +embung
l. 'ada sebagian ke+il penderita mungkin tidak ditemukan
mani6estasi klinis sedikitpun
5. Rentan terhadap in6eksi
Bayi prematur mudah menderita in6eksi karena imunitas hum)ral dan
seluler masih kurang hingga bayi mudah menderita in6eksi, selain itu
karena kulit dan selaput lendir membran tidak memiliki perlindungan
seperti bayi +ukup bulan.
*. =iperbilirubinemia
9anda klinis hiperbilirubinemia antara lain
a. #klera, pun+ak hidung, sekitar mulut, dada, perut, ekstremitas
ber7arna kuning
b. Letargi
+. 0emampuan menghisap menurun
d. 0ejang
,. 0erusakan integritas kulit
Lemak subkutan kadang kurang sedikit, struktuir kulit belum matang
dan rapuh, sensibilitas yang kurang akan memudahkan kerusakan
integritas kulit terutama pada daerah yang sering tertekan.
H. Penatalaksanaan
'era7atan bayi (777.g))gle.+).id) didapat
!. 'engaturan #uhu Badan Bayi BBLR
Bayi 'rematur dengan +epat kehilangan panas badan dan menjadi
hip)termia, )leh karena itu harus di ra7at dalam in+ubat)r sehingga panas
dalamnya mendekat dalam rahim. Bila bayi di ra7at dalam inkubat)r maka
suhu bayi dengan berat badan, 2 kg %5 derajad +el+ius dan untuk bayi dengan
berat badan 2. 2,5 kg adalah %%. %4 derajad +el+ius. Bila in+ubat)r tidak ada
bayi dapat di bungkus dengan kain dan di sampingnya ditaruh b)t)l yang
berisi air panas, sehingga panas badannya dapat di pertahankan.
2. (akanan bayi BBLR
;lat pen+ernaan belum sempurna, lambung ke+il, en8im pen+ernaan
belum matang,sedangkan kebutuhan pr)tein %. 5 gr 5kg BB dan kal)ri !!0
kal 5 kg BB sehingga pertumbuhannya dapat meningkat. 'emberian minum
bayi sekitar % jam seetelah lahir dan didahului dengan mengisap +airan
lambung. Re6lek menghisap masih lemah sehingga pemberian minum sedikit
demi sedikit, tetapi sering . 2apat diberikan ;#3 dengan send)k se+ara
perlahan, atau s)nde menuju lambung . 'ermulaan +airan di berikan sekitar
50 " *0 ++ 5kg BB 5hari dan terus dinaikan men+apai sekitar 200 ++ 5kg BB5
hari. 0ebutuhan +airan untuk bayi baru lahir !20 " !50 ml5kg BB5 hari.
'enimbangan berat badan se+ara rutin. 'erubahan berat badan
men+erminkan k)ndisi bayi dan erat kaitanya dengan k)ndisi tubuh.
%. (enghindari in6eksi
0hususnya bayi premature mudah sekali terkena in6eksi, karena daya
tahan tubuh yang lemah, kemampuan le)kusit masih kurang, pembentukan
ati b)dy belm sempurna, dengan demikian pera7atan dan penga7asan bayi
se+ara khusus dan teris)lasi dengan baik.
33
A(4HAN 'EPERA5ATAN BBLR
A. Pengka2ian
'engkajian menurut #urasmi, ( 200% )
!. Ca7an+ara
a. Ri7ayat penyakit terdahulu
;danya ri7ayat penyakit seperti hipetensi, 2(,t)ksemia
b. /utrisi 3bu
(alnutrisi, k)nsumsi ka6ein, pengguna )bat . )batan, mer)k)k,
k)nsumsi alk)h)l,dll
+. Ri7ayat 3bu
!) <mur diba7ah !* tahun atau diatas %5 tahun
2) Latar belakang rendah
%) Rendahnya gi8i
4) 0)nsuitasi genetik yang pernah di lakukan
d. Ri7ayat 0ehamilan
!) 0ehamilan kembar
2) @arak kehamilan yang berdekatan
%) 0ehamilaan sebelumnya ,ab)rsi
4) 9ak adanya pera7atan sebelum kelahiran
2. 'emeriksaan 6isik
a. Bayi pada saat kehamilan
!) BB $ 2500 gr
2) 9erlihat kurus
%) Lapisan lemak subkutan sedikit atau tidak ada
4) 0epala relati6 lebih besar dibandingkan badan ,% +m lebih besar
dibandinkan lebar dada
5) 'enilaian ;'B;R #1>R& pada ! .5 menit
*) 0 " % menujnukan kega7atan yang parah
,) 4 " * kega7atan sedang
?) , .!0 /)rmal (as6iksia ringan)
b. 0ardi):askuler
!) 2enyut jantung rata . rata !20 . !* permenit pada bagian apekal
dengan ritme yang teratur.
2) 'ada saat kelahiran kebisingan jantung terdengar pada
setengah bagian interk)stal yang menunjukan aliran dari kanan
ke kiri karena hipertensi atau atetektasis paru.
+. Bastr)intestinal
!) 'en)nj)lan abd)men dan pengeluaran mek)nuim terjadi dalam
7aktu !2 jam
2) Re6lek menelan dan menghisap lemah
%) ;da atau tidaknya anus, ketidak n)rmalan k)genital lain.
d. 3ntegumen
!) 0ulit ber7arna merah, merah muda, kekuning " kuningan.
sian)sis atau +ampuran berma+am 7arna.
2) #edikit :ernik kase)sa
%) Rambut lanug) disekitar 5 disekujur tubuh
4) 0urus, kulit tampak transparan, halus dan mengkilap
5) &dema yang menyeluruh ,atau dibagian tertentu yang terjadi
saat kelahiran.
*) 0uku pendek,belum mele7ati ujung jari, rambut jarang
mungkin tidak ada sama sekali
,) 'teki atau ekim)sis
e. (uskul)skeletal
!) 9ulang kjatilag) telinga belum tumbuh denagn
sempurna,lembut dan lunak
2) 9ulang tengk)rak dan tulang rusuk lunak
%) Berakan lemah dan tidak agresi6
6. /eur)l)gis
!) Re6lek dan gerakan pada tes neur)l)gis tampak tidak resisten,
gerak kembalinya hanya berkembang sebagian.
2) (enelan,menghisap dan batuk sangat lemah atau tidak e6ekti6
%) 9idak ada atau menurunnya tanda neur)l)gis
4) (ata mungkin tertutup atau mengatup apabila umur kehamilan
belum men+apai 25 " 2* minggu
5) #uhu tubuh tidak stabil, biasanya hip)termi
*) Bemetar, kejang dan mata berputar " putar biasaya bersi6at
sementara tetapi mungkin juga ini mengindikasikan adanya
kelainan neur)l)gis.
g. 'erna6asan
!) @umlah pena6asan rata . rata 40 " *0 permenit dibagi dengan
peri)de apn)e
2) 'erna6asan tidak teratur dengan 6laring nasal (nasal melebar)
dengkuran, retraksi (interk)stal,supra sternal,substernal)
%) 9erdengar suara gemerisik pada auskultasi paru . paru
h. Binjal
!) Berkemih setelah ? jam kelahiran
2) 0etidak mampuan untuk melarutkan ekskresi kedalam urine
i. Repr)duksi
!) Bayi perempuan klit)ris men)nj)l, labia may)ra belum
berkembanBayi laki " laki skr)tum yanag men)nj)l dengan
rugae ke+il.testis belum turun di skr)tum
j. ;kti:itas 5 3stirahat
Bayi sadar mungkin 2 " % jam beberapa hari pertama tidur sehari rata.
rata 20 jam dan tangis masih lemah, tidak akti6, trem)r.
B. Diagnosa 'eera0atan
!. ')la na6as tidak e6ekti6 b.d imatur pusat perna6asan 5 )t)t
perna6asan masih lemah
2. Bersihan jalan na6as tidak e6ekti6 b.d )bstruksi jalan na6as )leh
penumpukan lendir, re6lek batuk
%. 0etidak e6ekti6an p)la minum bayi b.d prematuritas
4. Resik) terhadap perubahan suhu tubuh (term)regulasi) b.d pusat
pengaturan suhu tubuh yang belum sempurna, penurunan lemak
subkutan
5. Resik) kekurangan :)lume +airan b.d regulasi berlebihan imatur
ginjal (kegagalan untuk mengk)sentrasi urin)
*. Resik) terhadap perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
b.d )t)t pen+ernaan yang masih lemah (imatur s6ingter
+ardi)es)6agus ),ketidak adekuatan simpanan nutrisi
,. Resik) terhadap in6eksi b.d daya tahan tubuh menurun
?. 0urang pengetahuan b.d pr)sedur pera7atan
9. (enyusui tidak e:ekti6 b.d re6leks hisap masih lemah
!0. ')la makan bayi tidak e6ekti6 b.d prematuritas (s6ingter
kardiakes)6agus belum matur)
!!. Bangguan per6usi jaringan peri6er b.d tekanan darah rendah
!2. Resik) teraspirasi b.d penurunan s6ingter es)6agus, gangguan
menelan, adanya regurgitasi
!%. Resik) pertumbuhan tidak pr)p)rsi)nal b.d prematuritas
!4. Resik) keterlambatan perkembangan b.d 'rematuritas
!5. Resik) kerusakan integritas kulit b.d 6a+t)r mekanik penekanan
!*. Resik) syndr)m kematian bayi mendadak b.d berat lahir rendah
!,. Resik) terhadap kerusakan kedekatan )rang tua k5bayi5 b.d bayi
prematur yang tidak e:ekti6 untuk melakukan k)ntak

%. Inter6ensi
2F 3 ')la na6as tidak e6ekti6 b.d imatur pusat perna6asan 5 )t)t perna6asan
masih lemah
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan m)nit)ring :ital sign
selama pr)ses kepera7atan diharapkan p)la na6as kembali e6ekti6 yang
ditunjukkan dengan status respirat)ri sering menunjukkan :entilasi baik
dengan skala 4
/>1 Respiratory status : ventilation
0riteria hasil
a. Berna6as mudah
b. 9idak ada suara tambahan
+. &kspansi dada simetris
d. 3rama na6as n)rmal
e. 9anda " tanda :ital dalam batas n)rmal
#kala indikat)r
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan
/31 Vital Sign Monitory
3nter:ensi
a. ()nit)r td, nadi, suhu, dan RR
b. ()nit)r 6rekuensi dan irama perna6asan
+. ()nit)r suara paru
d. ()nit)r p)la na6as abn)rmal
e. ()nit)r sian)sis peri6er
2F. 33 Bersihan jalan na6as tidak e6ekti6 b.d )bstruksi jalan na6as )leh
penumpukan lendir, re6lek batuk.
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan pengaturan jalan na6as
selamam pr)ses kepera7atan diharapkan bersihan jalan na6as kembali e6ekti6
yang ditunjukkan dengan status respirat)ri selalu menunjukkan p)tensi jalan
na6as baik dengan skala 5
/>1 Respiratory status : Airway patency
0riteria hasil
a. (endem)nstrasikan suara na6as yang bersih, tidak ada sian)sis dan
dispnea
b. (ampu berna6as dengan mudah dan tidak ada purse lips
+. (enunjukan jalan na6as yang paten (pasien tidak merasa ter+ekik,
irama na6as 6rekuensi,perna6asan dalam rentang n)rmal)
d. 0eluarga mampu mengidenti6ikasi dan men+egah 6akt)r yang dapat
menghambat jalan na6as.
3ndikat)r skala
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan

/31 Airway management
3nter:ensi
a. ')sisikan pasien untuk memaksimalkan :entilasi (p)sisi
hiperekstensi dengan memberi gulungan p)p)k di ba7ah bahu)
b. 0eluarkan sekret dengan :ibrasi atau su+ti)n
+. ;uskultasi suara napas, +atat adanya suara tambahan
d. 3denti6ikasi pasien adanya alat na6as buatan
e. ()nit)r respirasi dan status )ksigen
2F. 333 0etidak e6ekti6an p)la minum bayi b.d prematuritas
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan m)nit)r nutrisi selama
pr)ses kepera7atan diharapkan p)la minum bayi e6ekti6 yang selalu
menunjukan kemandirian penyusuan pada bayi se+ara adekuat dengan skala
5
/>1 Breastfeeding Estabilshment : infant
0riteria hasil
a. 'asien dapat menyusu dengan e6ekti6
b. (eng:erbalisasi teknik untuk mengatasi masalah menyusui
+. Bayi menandakan kepuasan menyusui
d. 3bu menunjukan harga diri yang p)siti6 dengan menyusui
#kala indikat)r
!. 9idak pernah menunjukan
2. @arang menunjukan
%. 0adang menunjukan
4. #ering menunjukan
5. #elalu menunjukan
/31 : ()nit)r /utrisi
3nter:ensi
a. Berat pasien dalam inter:al
b. ()nit)r interaksi ibu dan anak dalam menyusui
+. ()nit)r le:el energi, kelemahan, kelelahan
d. ()nitir kal)ri dan masukan nutrisi
2F 3A Resik) terhadap perubahan suhu tubuh (term)regulasi) b.d pusat
pengaturan suhu tubuh yang belum sempurna, penurunan lemak subkutan
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan regulasi temperatur selama
pr)ses kepera7atan diharapkan suhu tubuh dalam batas n)rmal yang selalu
menunjukan dengan term)regulasi yang baik dengan skala 5
/>1 Thermoregulation
0riteria hasil
a. #uhu tubuh dalam rentang n)rmal
b. 9idak ada perubahan 7arna kulit
+. /adi dan respirasi dalam rentang n)rmal
d. =idrasi adekuat
#kala indikat)r
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan
/31 : Temperature regulation
3nter:ensi
a. ()nit)r suhu tubuh minimal setiap 2 jam
b. ()nit)r tanda " tanda hipertermi atau hip)termi
+. ()nit)r tanda " tanda :ital
d. ()nit)r 7arana dan suhu kulit
e. 9ingkatkan intake +airan dan nutrisi
6. #elimuti pasien untuk men+egah hilangnya kehangatan tubuh
g. Ra7at pasien dalam in+ubat)r
2F A Resik) kekurangan :)lume +airan b.d regulasi berlebihan imatur
ginjal (kegagalan untuk mengk)sentrasi urin)
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan menejemen +airan selama
pr)ses kepera7atan diharapkan kebutuhan +airan pasien dapat terpenuhi atau
ter+ukupi dengan selalu menunjukan keseimbangan +airan adekuat dengan
skala 5
/>1 luid balance
0riteria hasil
a. (empertahankan )utput urin sesuai dengan usia dan berat badan
b. 9anda " tanda :ital dalam batas n)rmal
+. 9idak ada tanda " tanda dehidrasi
d. &lastisitas turg)r kulit baik
e. (embran muk)sa lembab,
6. 9idak ada rasa haus yang berlebi
#kala indikat)r
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan
/31 luid Management
3nter:ensi
a. 9imbang p)p)k atau pembalut tiap kali ganti
b. 'ertahankan +airan intake dan )utput yang adekuat
+. ()nit)r status hidrasi ( kelembaban membran muk)sa, nadi adekuat,
tekanan darah )r)t)statik )
d. ()nit)r 99A
e. 0)lab)rasi pemberian +airan 3A
2F A3 Resik) terhadap perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d
)t)t pen+ernaan yang masih lemah (imatur s6ingter +ardi)es)6agus ),ketidak
adekuatan simpanan nutrisi
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan pengel)laan nutrisi selama
pr)ses kepera7atan diharapkan nutrisi pasien terpenuhi yang ditunjukan
dengan status nutrisi selalu menujukan masuknya makanan dan +airan se+ara
adekuat dengan skala 5
/>1 !utritional status : ood and fluid inta"e
0riteria hasil
a. ;danya peningkatan berat badan sesuai dengan tujuan
b. Berat badan ideal sesuai dengan tinggi badan dan umur kelahiran
+. 0eluarga (ampu mengidenti6ikasikan kebutuhan nutrisi
d. 9idak ada tanda " tanda malnutrisi
e. 9idak terjadi penurunan berat badan yang berarti
#kala indikat)r
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan
/31 'engel)laan nutrisi
3nter:ensi
a. 'antau asupan nutrisi pasien
b. 'antau nilai lab)rat)rium
+. 9imbang pasien pada inter:al yang tepat
d. Berikan in6)rmasi kepada keluarga tentang kebutuhan nutrisi pasien
dan bagaimana memenuhinya
e. 0)lab)rasi bersama ahli gi8i
6. 1iptakan lingkungan yang menyenangkan untuk makan
2F A33 Resik) terhadap in6eksi b.d daya tahan tubuh menurun
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan perlindungan terhadap
in6eksi selama pr)ses kepera7atan diharapkan klien terbebas dari resik)
in6eksi yang selalu menunjukan status imun yang baik dengan skala 5
/>1 Status imun
0riteria hasil
a. 0lien bebas dari tanda dan gejala in6eksi
b. 0eluarga menunjukan kemampuan untuk men+egah timbulnya
in6eksi
+. @umlah leuk)sit dalam batas n)rmal
#kala indikat)r
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan
/31 'erlindungan terhadap in6eksi
3nter:ensi
a. 'antau tanda dan gejala in6eksi ( misal suhu tubuh , denyut jantung )
b. 0aji 6akt)r yang meningkatkan serangan in6eksi ( misal tanggap
imun rendah )
+. 'antau hasil lab)rat)rium(leuk)sit)
d. ;jarkan kepada keluarga tanda atau gejala in6eksi dan kapan harus
melap)rkan ke pusat kesehatan
e. 1u+i tangan setiap sebelum dan sesudah tindakan
kepera7atan(lakukan pera7atan tali pusat se+ara aseptik)
6. Batasi jumlah pengunjung dan pantau pengunjang akan adanya lesi
kulit
g. 'ertahankan teknik is)lasi bila perlu
2iagn)sa A333 0urang pengetahuan berhubungan dengan, pr)sedur
pera7atan
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan dengan pendidikan
kesehatan tentang pr)ses penyakit diharapkan pengetahuan keluarga adekuat
dan selalu dilakukannya dengan menambah pengetahuan tentang pr)ses
penyakit dengan skala 5
/>1 #nowledge : disease process
0riteria hasil
a. 0eluarga menyatakan pemahaman tentang penyakit, k)ndisi,
pr)gn)sis, dan pr)gram peng)batan
b. 0eluarga mampu melaksanakan pr)sedur yang di jelaskan se+ara
benar
+. 0eluarga mampu menjelaskan kembali apa yang di jelaskan pera7at 5
tim kesehatan lainnya
3ndikat)r skala
!. 9idak pernah dilakukan
2. @arang dilakukan
%. 0adang dilakukan
4. #ering dilakukan
5. #elalu dilakukan
/31 Teaching : disease process
3nter:ensi
a. Bambarkan tanda dan gejala yang biasa mun+ul pada penyakit,
dengan +ara yang benar.
b. Bambarkan pr)ses penyakit dengan +ara yang tepat
+. 3denti6ikasikan kemungkinan penyebab, dengan +ara yang tepat
d. #ediakan in6)rmasi pada keluarga tentang k)ndisi dengan +ara yang
tepat diskusikan pilihan terapi atau penaganan.
2iagn)sa 3F (enyusui tidak e:ekti6 b.d re6leks hisap masih lemah
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan membantu menyusui
diharapkan bayi dapat menyusu dengan e6ekti6 dan selalu menunjukan
kemadirian bayi dalam menyusu dengan skala 5
/>1 : Breatstfeeding eastablisment : infant
0riteria hasil
a. 0etepatan bayi menangkap 5 memasukan are)la
b. 0eteptan bayi menekan are)la
+. 0)reksi isapan dan penempatan lidah
d. 9erdengar tegukan
e. #usui minimal 5 .!0 tiap payudara
3ndikat)r skala
!. 9idak pernah dilakukan
2. @arang dilakukan
%. 0adang dilakukan
4. #ering dilakukan
5. #elalu dilakukan
/31 (embantu menyusui
3nter:ensi
a. #ediakan kesempatan k)ntak ibu dan bayi untuk menysui sejak 2 hari
setelah lahir
b. 'antau kemampuan bayi dalam menghisap
+. 'antau kemampuan bayi dalam menangkap are)la
d. ;njurkan pada ibu dalam menyusui, bayi dalam p)sisi relaks
e. 2iskusikan penggunaan p)mpa ;si jika bayi tidak mampu menghisap
2iagn)sa F ')la makan bayi tidak e6ekti6 b.d prematuritas (s6ingter
kardiakes)6agus belum matur)
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan m)nit)r nutrisi diharapkan
p)la makan bayi e6ekti6 dan selalu menunjukan pertahanan menyusui yang
sangat adekuat dengan skala 5
/>1 : Breastfeeding Maintenance
0riteria hasil
a. Bayi tumbuh dalam rentang n)rmal
b. 'erkembangan bayi dalam rentang n)rmal
+. 0eluarga mengetahui perkembangan bayi
d. 3bu mampu menyimpan ;#3 dengan benar
3ndikat)r skala
!. 9idak adekuat
2. #edikit adekuat
%. 1ukup adekuat
4. ;dekuat sedang
5. #angat ;dekuat
/31 ()nit)r /utrisi
3nter:ensi
a. BB dalam inter:al yang jelas
b. ()nit)r BB yang hilang dan yang masuk
+. ()nit)r bayi selama di susui 5 diberi makan
d. 0eluarga mengetaui pertumbuhan dan perkembangan bayi
2iagn)sa F3 Bangguan per6usi jaringan peri6er b.d tekanan darah rendah
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan dengan pera7atan sirkulasi
diharapkan per6usi jaringan peri6er e6ekti6 dan tidak ada k)mpr)mi dengan
m)nit)r per6usi jaringan peri6er dengan skala 5
/>1 'er6usi jaringan peri6er
0riteria hasil
a. /adi peri6er kuat
b. 'an+a indra n)rmal
+. 4ungsi )t)t lengkap
d. Carna kulit n)rmal
e. 9idak ada edema peri6er
3ndikat)r skala
! 0)mpr)mi sangat baik
2 0)mpr)mi sekali
% 0)mpr)mi baik
4 0)mpr)mi sedang
5 9idak ada k)mpr)mi
/31 'era7atan sirkulasi
3nter:ensi
a. &:aluasi edema dan nadi peri6er
b. 'antau kulit adanya ulserasi atau tidak
+. /aikan kepala dengan 20 derajat
d. ()nit)r 92
e. 'ertahankan hidrasi yang adekuat
2iagn)sa F33 Resik) teraspirasi b.d penurunan s6ingter es)6agus, gangguan
menelan, adanya regurgitasi
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan dengan memp)sisikan
pasien diharapkan tidak terjadi aspirasi yang ditunjukan dengan status
respirasi yang tidak ada k)mpr)mi perubahan gas dengan skala 5
/>1 : Respiratory Status : $as e%change
0riteria hasil
a. 0emudahan berna6as
b. 9idak ada sian)sis
+. 'a >ksigen dalam batas n)rmal
d. 'a +arb)ndi)ksida dalam batas n)rmal
e. '= arteri dalam batas n)rma
3ndikat)r skala
! 0)mpr)mi sangat baik
2 0)mpr)mi sekali
% 0)mpr)mi baik
4 0)mpr)mi sedang
5 9idak ada k)mpr)mi
/31 &ositioning
3nter:ensi
a. 9empatkan dalam p)sisi terapetik
b. 9inggikan bagiant tubuh (kepala 20 darajat)
+. ')sisikan untuk mengurangi dispnea dan resik) aspirasi
d. ')sisikan untuk memudahkan :entilasi
2iagn)sa F333 Resik) pertumbuhan tidak pr)p)rsi)nal b.d prematuritas
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan m)nit)r nutrisi diharapkan
pertumbuhan pr)p)rsi)nal yang ditunjukan dengan pertumbuhan dan tidak
ada penyimpangan dari hasil yang diharapkan dengan skala 5
/>1 $rowth
0riteria hasil
a. BB sesuai umur
b. BB sesuai jenis kelamin
+. BB sesuai 9B
d. Lajunya penambahan BB
e. Lingkar kepala sesuai umur
3ndikat)r skala
! 'enyimpangan luar biasa dari hasil yang di harapkan
2 'enyimpangan berat dari hasil yang di harapkan
% 'enyimpangan sedang dari hasil yang di harapkan 0)mpr)mi baik
4 'enyimpangan +ukup dari hasil yang di harapkan
5 9idak ada penyimpangan dari hasil yang di harapkan
/31 /utrisi ()nit)ry
3nter:ensi
a. BB dalam inter:al yang jelas
b. ()nit)r BB yang hilang dan yang masuk
+. ()nit)r bayi selam disusui
d. ()nit)r pertumbuhan dan perkembangan
2iagn)sa F3A Resik) keterlambatan perkembangan b.d 'rematuritas
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan perkembangan yang baik
diharapkan perkembangan tidak terjadi keterlambatan yang ditunjukan
adaptasi bayi tidak ada penyimpangan dari hasil yang diharapkan dengan
skala 5
/>1 !ewborn Adaptation
0riteria hasil
a. ;pgar s+)re
b. 3ndeks umur kehamilan
+. /aadi rata " rata !00 " !*0 D5 menit
d. Respirasi rata. rata %0 " *0 D5 menit
e. #aturasi >2 G 90 E
6. Re6lek menghisap
g. BB
h. Resp)n rangsang
i. Le:el bilirubin
3ndikat)r skala
! 'enyimpangan luar biasa dari hasil yang di harapkan
2 'enyimpangan berat dari hasil yang di harapkan
% 'enyimpangan sedang dari hasil yang di harapkan 0)mpr)mi baik
4 'enyimpangan +ukup dari hasil yang di harapkan
5 9idak ada penyimpangan dari hasil yang di harapkan
/31 'evelopment Enhanchement
3nter:ensi
a. 3denti6ikasi kebutuhan bayi
b. 4asilitasi k)ntak dengan ibu
+. Bunakan bahasa tubuh untuk berk)munikasi
d. Bangun rasa keper+ayaan ibu pada pera7at
2iagn)sa FA Resik) kerusakan integritas kulit b.d 6a+t)r mekanik
penekanan
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan manajemen tekanan selama
pr)ses kepera7atan diharapkan tidak terjadi kerusakan integritas kulit yang
ditujukan dengan intergritas jaringan selalu menunjukan membran kulit dan
muk)sa baik dengan skala 5
/>1 Tissue (ntegritas : s"in and Mucous membran
0riteria hasil
a. 3ntegritas kulit yang baik di pertahankan
b. 9idak ada luka lesi pada kulit
+. 'er6usi jaringan baik
d. 3bu mampu mempertahankan integritas kulit bayinya
#kala indikat)r
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan
/31 'ressure (anagement
3nter:ensi
a. =indari kerutan pada tempat tidur
b. @aga kebersihan kulit agar tetap kering dan bersih
+. ()nit)r kulit akan adanya kemerahan
d. >leskan minyak pada daerah yang tertekan
e. (emandikan bayi dengan air hangat
2F FA3 Resik) syndr)m kematian bayi mendadak b.d berat lahir rendah
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan menejemen energi selama
pr)ses kepera7atan diharapkan tidak terjadi kematian bayi mendadak
dengan tidak ada k)mpr)mi terhadap daya tahan yang baik dengan skala 5
/>1 2aya tahan
0riteria hasil
a. ;kti:itas
b. 2aya tahan )t)t
+. ')la menyusui
d. 'enampilan rutin bayi
e. 'enampilan bayi istirahat
#kala indikat)r
! 0)mpr)mi sangat baik
2 0)mpr)mi sekali
% 0)mpr)mi baik
4 0)mpr)mi sedang
5 9idak ada k)mpr)mi
/31 (enejemen &nergi
3nter:ensi
a. ()nit)r inutrisi se+ara adekuat
b. ;njurkan istirahat
+. Bantu ibu untuk membuat jad7al istirahat bayi
d. Bantu untuk membuat jad7al menyusui
e. 'antau l)kasi dan p)la aami selama akti:itas
2F FA33 Resik) terhadap kerusakan kedekatan )rang tua5bayi5 b.d bayi
prematur yang tidak e6ekti6 untuk melakukan k)ntak
9ujuan #etelah dilakukan tindakan kepera7atan mengatur lingkungan
dalam selama pr)ses kedekatan diharapkan tejalin kedekatan )rang tua dan
bayi yang selalu menunjukan kasih sayang ibu dan anak yang baik dengan
skala 5
/>1 &arent ) infant Attachment
0riteria hasil
a. ;danya k)ntak mata
b. >rang tua dapat mera7at kebutuhan
+. >rang tua beresp)n terhadap isyarat bayi
d. >rang tua sering dating ke ruang pera7atan bayi
H#kala indikat)r
! 9idak pernah menunjukan
2 @arang menunjukan
% 0adang menunjukan
4 #ering menunjukan
5 #elalu menunjukan
/31 (engatur lingkungan pr)ses kedekatan
3nter:ensi
a. 'ertahankan kehangatan temperature tubuh bayi (selain inkubat)
dapat dengan pelukan ibu)
b. 9empatkan bayi di dekat kamar ibunya
+. 3jinkan ibu untuk berkunjung
d. #ediakan kursi yang nyaman untuk )rang tua yang berkunjung (untuk
dapat menyusui dengan nyaman)
D. E6al"asi
2F. 3
0riteria hasil #kala
a. (endem)nstrasikan peningkatan :entilasi dan )ksigenasi
yang adekuat 4
b. (emelihara kebersihan paru dan bebas dari tanda " tanda
distress pernapasan 4
+. 9anda " tanda :ital dalam rentang n)mal 4
2F 33
0riteria hasil #kala
a. Berna6as mudah 5
b. 9idak ada suara tambahan 5
+. &kspansi dada simetris 5
d. 3rama na6as n)rmal 5
e. 9anda " tanda :ital dalam batas n)rmal 5
2F 333
0riteria hasil #kala
a. 0lien dapat menyusu dengan e6ekti6 5
b. (eng:erbalisasi teknik untuk mengatasi masalah menyusui 5
+. Bayi menandakan kepuasan menyusui 5
d. 3bu menunjukan harga diri yang p)siti6 dengan menyusui 5
2F 3A
0riteria hasil #kala
a. #uhu tubuh dalam rentang n)rmal 5
b. /adi dan respirasi dalam rentang n)rmal 5
+. 9idak ada perubahan 7arna kulit 5
2F A
0riteria hasil #kala
a. (empertahankan )utput urin sesuai dengan usia dan
berat badan 5
b. 9anda " tanda :ital dalam batas n)rmal 5
+. 9idak ada tanda . tanda dehidrasi, 5
d. &lastisitas turg)r kulit baik, 5
e. (embran muk)sa lembab 5
6. 9idak ada rasa haus yang berlebih 5
2F A3
0riteria hasil #kala
a. ;danya peningkatan berat badan sesuai dengan tujuan 5
b. Berat badan ideal sesuai dengan tinggi badan
dan umur kelahiran 5
+. (ampu mengidenti6ikasikan kebutuhan nutrisi 5
d. 9idak ada tanda " tanda malnutrisi 5
e. 9idak terjadi penurunan berat badan yang berarti 5
2F A33
H 0riteria hasil #kala
a. 0lien bebas dari tanda dan gejala in6eksi 5
b. (enunjukan kemampuan untuk men+egah
timbulnya in6eksi 5
+. @umlah leuk)sit dalam batas n)rmal 5
2iagn)sa A333
0riteria hasil #kala
a. 0eluarga menyatakan pemahaman tentang penyakit,
k)ndisi, pr)gn)sis, dan pr)gram peng)batan 5
b. 0eluarga mampu melaksanakan pr)sedur yang di
jelaskan se+ara benar 5
+. 0eluarga mampu menjelaskan kembali apa yang di
jelaskan pera7at 5 tim kesehatan lainnya 5
2iagn)sa 3F #kala
a. 0etepatan bayi menangkap 5 memasukan are)la 5
b. 0eteptan bayi menekan are)la 5
+. 0)reksi isapan dan penempatan lidah 5
d. 9erdengar tegukan 5
e. #usui minimal 5 .!0 tiap payudara 5
2iagn)sa F #kala
a. Bayi tumbuh dalam rentang n)rmal 5
b. 'erkembangan bayi dalam rentang n)rmal 5
+. 0eluarga mengetahui perkembangan bayi 5
d. 3bu mampu menyimpan ;#3 dengan benar 5
2iagn)sa F3
a. /adi peri6er kuat 5
b. 'an+a indra n)rmal 5
+. 4ungsi )t)t lengkap 5
d. Carna kulit n)rmal 5
e. 9idak ada edema peri6er 5
2iagn)sa F33
a. 0emudahan berna6as 5
b. 9idak ada sian)sis 5
+. 'a >ksigen dalam batas n)rmal 5
d. 'a +arb)ndi)ksida dalam batas n)rmal 5
e. '= arteri dalam batas n)rma 5
2iagn)sa F333
a. BB sesuai umur 5
b. BB sesuai jenis kelamin 5
+. BB sesuai 9B 5
d. Lajunya penambahan BB 5
e. Lingkar kepala sesuai umur 5
2iagn)sa F3A
a. ;pgar s+)re 5
b. 3ndeks umur kehamilan 5
+. /aadi rata " rata !00 " !*0 D5 menit 5
d. Respirasi rata. rata %0 " *0 D5 menit 5
e. #aturasi >2 G 90 E 5
6. Re6lek menghisap 5
g. BB 5
h. Resp)n rangsang 5
i. Le:el bilirubin 5
2iagn)sa FA
a. 3ntegritas kulit yang baik di pertahankan 5
b. 9idak ada luka lesi pada kulit 5
+. 'er6usi jaringan baik 5
d. 3bu mampu mempertahankan integritas kulit bayinya 5
2iagn)sa FA3
a. ;kti:itas 5
b. 2aya tahan )t)t 5
+. ')la menyusui 5
d. 'enampilan rutin bayi 5
e. 'enampilan bayi istirahat 5
2iagn)sa FA33
a. ;danya k)ntak mata 5
b. >rang tua dapat mera7at kebutuhan 5
+. >rang tua beresp)n terhadap isyarat bayi 5
d. >rang tua sering dating ke ruang pera7atan bayi 5
DA1TAR P4(TA'A
1at8eh, ' and R)bert.3. !994. #apita Sele"ta &ediatri Edisi ((. @akarta &B1
2)ng)es,(.&,and ())h)se.(.4 !99*. Rencana Asuhan #eperawat Maternal
*Bayi : &edoman +ntu" &erencana &endo"umentasian &erawat #lien.
.@alarta &B1
4arrer,=.!999. &erawatan Maternitas, @akarta &B1
@)anne 1. (+1l)skey and Bl)ria (. Bule+hek. !99*. (-.A (ntervention &ro/ect :
!ursing (nterventions 0lassification 1!(02. #t. L)uis, (iss)uri ()sby "
-ear B))k, in+.
(ansj)er, ;ri6. 200%. #apita Sele"ta #edo"teran. &disi % @ilid 2. @akarta (edia
;es+ulapius.
(ari)n @)hs)n, dkk. 2000. (-.A (ntervention &ro/ect : !ursing -utcomes
0lassification 1!-02, #t. L)uis, (iss)uri ()sby " -ear B))k, 3n+.
#ai6udin,;.B. 200!. Bu"u Acuan !asional &elayanan #esehatan Maternal dan
!eonatal, @akarta -ayasan bina pustaka sar7)n) pra7ir)harj)
#ant)sa, Budi. 2005. &anduan 'iagnosa #eperawatan !anda 3445 ) 3446 :
'efinisi dan #lasifi"asi, @akarta 'rima (edika.
#atharin,R.( !9?*. &rinsip #eperawatan &ediatri". @akarta &B1
#ta6 pengajar 3lmu kesehatan anak 40<3.!9?5 #uliah (lmu #esehatn Ana", 7ilid (((,
@akarta Bagian 3lmu 0esehatan ;nak 40<3.
Cinkn)hardj), =..!999. (lmu #ebidanan Edisi 8, @akarta &B1

/ur ;snah #it)hang, 200*, Asuhan #eperawatan &ada Bayi Berat Badan 9ahir
Rendah, http55777.B))gle.+).id, (edan, diakses pukul 20.00 C3B, !%
(ei ,#elasa, 200?.