Anda di halaman 1dari 15

1.

1 Latar Belakang
Selama beberapa abad, para ahli kadang-kadang menyadari bahwa udara terdiri lebih dari
satu komponen. Sifat oksigen dan nitrogen sebagai komponen udara mengarah pada pengembangan
teori flogiston pada proses pembakaran, yang sering terpikir oleh para ahli kimia selama satu abad.
Oksigen telah dibuat oleh beberapa ahli, termasuk Bayen dan Borch, tetapi mereka tidak tahu cara
mengumpulkannya. Mereka juga tidak mempelajari sifat-sifatnya dan tidak mengenali oksigen
sebagai unsur dasar.
Seorang ahli bernama Priestley dipuji karena penemuannya, meski Scheele juga menemukan
oksigen secara bebas.
ulu, bobot atom oksigen digunakan sebagai standar pembanding untuk unsur yang lain,
hingga pada tahun !"#!, ketika $%P&' ($nternational %nion of Pure and &pplied 'hemistry)
menggunakan atom karbon !* sebagai standar pembanding yang baru.
1.2 rumusan masalah
a) Pengertian oksigen
b) Sifat dan karakteristik oksigen
c) Pembuatan oksigen
d) +egunaan oksigen bahaya oksigen
e) Senyawa-senyawa Oksigen
f) ,eaksi oksigen dengan logam lainnya
g) +eberadaan oksigen di alam
1.3 Tujuan
a) Mengetahui pengertian oksigen
b) Mengetahui sifat dan karakteristik oksigen
c) Mengetahui cara pembuatan oksigen
d) Mengetahui keberadaan oksigen di alam
BAB II
PEMBAHASAN
II.a Pengertian oksigen
Oksigen atau -at asam adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai
lambang O dan nomor atom .. Oksigen merupakan unsur yang sangat penting bagi kehidupan
terutama dalam proses pernapasan. Oksigen merupakan unsur golongan kalkogen dan dapat dengan
mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya (utamanya menjadi oksida). Semua kelompok
molekul struktural yang terdapat pada organisme hidup, seperti protein, karbohidrat, dan lemak,
mengandung oksigen.
II. Si!at "an karakteristik oksigen
Sifat fisik
/arna oksigen cair adalah biru seperti warna biru langit. 0enomena ini tidak berkaitan1
warna biru langit disebabkan oleh penyebaran ,ayleigh.
Oksigen lebih larut dalam air daripada nitrogen. &ir mengandung sekitar satu molekul O
*
untuk setiap dua molekul 2
*
, bandingkan dengan rasio atmosferik yang sekitar !34. +elarutan
oksigen dalam air bergantung pada suhu. Pada suhu 56', konsentrasi oksigen dalam air adalah !4,#
mg789!, manakala pada suhu *56' oksigen yang larut adalah sekitar :,# mg789!.Pada suhu *;6'
dan ! atm udara, air tawar mengandung #,54 mililiter (m8) oksigen per liter, manakala dalam air
laut mengandung sekitar 4,"; m8 per liter.<*#= Pada suhu ; 6', kelarutannya bertambah menjadi
",5 m8 (;5> lebih banyak daripada *; 6') per liter untuk air murni dan :,* m8 (4;> lebih) per
liter untuk air laut.
Oksigen mengembun pada "5,*5 + (9!.*,"; 6', 9*":,?! 60), dan membeku pada ;4.?# +
(9*!.,:" 6', 9?#!,.* 60).<*:= Baik oksigen cair dan oksigen padat berwarna biru langit. @al ini
dikarenakan oleh penyerapan warna merah. Oksigen cair dengan kadar kemurnian yang tinggi
biasanya didapatkan dengan distilasi bertingkat udara cair1 Oksigen cair juga dapat dihasilkan dari
pengembunan udara, menggunakan nitrogen cair dengan pendingin. Oksigen merupakan -at yang
sangat reaktif dan harus dipisahkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar.
Struktrur
Pada temperatur dan tekanan standar, oksigen berupa gas tak berwarna dan tak berasa
dengan rumus kimia O
*
, di mana dua atom oksigen secara kimiawi berikatan dengan konfigurasi
elektron triplet spin. $katan ini memiliki orde ikatan dua dan sering dijelaskan secara sederhana
sebagai ikatan ganda ataupun sebagai kombinasi satu ikatan dua elektron dengan dua ikatan tiga
elektron.
Oksigen triplet merupakan keadaan dasar molekul O
*
. +onfigurasi elek
tron molekul ini memiliki dua elektron tak berpasangan yang menduduki dua orbital molekul yang
berdegenerasi.
+edua orbital ini dikelompokkan sebagai antiikat (melemahkan orde ikatan dari tiga
menjadi dua), sehingga ikatan oksigen diatomik adalah lebih lemah daripada ikatan rangkap tiga
nitrogen.
alam bentuk triplet yang normal, molekul O
*
bersifat paramagnetik, karena spin momen
magnetik memiliki elektron tak berpasangan pada molekul tersebut, sehingga terjadi energi
pertukaran negatif antara molekul O
*
yang bersebelahan. Oksigen cair akan tertarik kepada magnet,
sedemikiannya pada percobaan laboratorium, jembatan oksigen cair akan terbentuk di antara dua
kutub magnet kuat.
Secara alami, oksigen singlet umumnya dihasilkan dari air selama fotosintesis. $a juga
dihasilkan di troposfer melalui fotolisis o-on oleh sinar berpanjang gelombang pendek, dan oleh
sistem kekebalan tubuh sebagai sumber oksigen aktif. +arotenoid pada organisme yang
berfotosintesis (kemungkinan juga ada pada hewan) memainkan peran yang penting dalam
menyerap oksigen singlet dan mengubahnya menjadi berkeadaan dasar tak tereksitasi sebelum ia
menyebabkan kerusakan pada jaringan.
Oksigen memiliki dua bentuk alotropi, yaitu sebagai molekul diatomik (O
*
A Oksigen) dan
molekul trioksida (O
?
A O-on). &lotrop oksigen elementer yang umumnya ditemukan di bumi
adalah dioksigen O*. $a memiliki panjang ikat !*! pm dan energi ikat 4". kBCmol-!. &lotrop
oksigen ini digunakan oleh makhluk hidup dalam respirasi sel dan merupakan komponen utama
atmosfer bumi.
Drioksigen (O?), dikenal sebagai o-on, merupakan alotrop oksigen yang sangat reaktif dan
dapat merusak jaringan paru-paru. O-on diproduksi di atmosfer bumi ketika O* bergabung dengan
oksigen atomik yang dihasilkan dari pemisahan O* oleh radiasi ultraEiolet (%F). Oleh karena o-on
menyerap gelombang %F dengan sangat kuat, lapisan o-on yang berada di atmosfer berfungsi
sebagai perisai radiasi yang melindungi planet. 2amun, dekat permukaan bumi, o-on merupakan
polutan udara yang dibentuk dari produk sampingan pembakaran otomobil.
Molekul metastabil tetraoksigen (O4) ditemukan pada tahun *55!, dan diasumsikan terdapat
pada salah satu enam fase oksigen padat. @al ini dibuktikan pada tahun *55#, dengan menekan O*
sampai dengan *5 GPa, dan ditemukan struktur gerombol rombohedral O.. Gerombol ini berpotensi
sebagai oksidator yang lebih kuat daripada O* maupun O?, dan dapat digunakan dalam bahan bakar
roket. 0ase logam oksigen ditemukan pada tahun !""5 ketika oksigen padat ditekan sampai di atas
"# GPa. itemukan pula pada tahun !"". bahwa pada suhu yang sangat rendah, fase ini menjadi
superkonduktor.
Isotop
Oksigen yang dapat ditemukan secara alami adalah
!#
O,
!:
O, dan
!.
O, dengan
!#
O
merupakan yang paling melimpah ("",:#*>). $sotop oksigen dapat berkisar dari yang bernomor
massa !* sampai dengan *..
+ebanyakan
!#
O di disintesis pada akhir proses fusi helium pada bintang, namun ada juga
beberapa yang dihasilkan pada proses pembakaran neon.
!:
O utamanya dihasilkan dari pembakaran
hidrogen menjadi helium semasa siklus '2O, membuatnya menjadi isotop yang paling umum pada
-ona pembakaran hidrogen bintang. +ebanyakan
!.
O diproduksi ketika
!4
2 (berasal dari
pembakaran '2O) menangkap inti
4
@e, menjadikannya bentuk isotop yang paling umum di -ona
kaya helium bintang.
Hmpat belas radioisotop telah berhasil dikarakterisasi, yang paling stabil adalah
!;
O dengan
umur paruh !**,*4 detik dan
!4
O dengan umur paruh :5,#5# detik. $sotop radioaktif sisanya
memiliki umur paruh yang lebih pendek daripada *: detik, dan mayoritas memiliki umur paruh
kurang dari .? milidetik. Modus peluruhan yang paling umum untuk isotop yang lebih ringan dari
!#
O adalah penangkapan elektron, menghasilkan nitrogen, sedangkan modus peluruhan yang paling
umum untuk isotop yang lebih berat daripada
!.
O adalah peluruhan beta, menghasilkan fluorin.
II.# Pemuatan oksigen
Oksigen dapat dibuat dalam skala besar di industri dan dapat juga dalam skala kecil di
laboratorium. alam skala besar di industri, pembuatan oksigen diperoleh dari destilasi bertingkat
udara cair3
Prosesnya, mula-mula udara disaring untuk menghilangkan debu lalu dimasukkan ke dalam
kompresor. Pada kompresi ini suhu udara akan naik, kemudian didinginkan dalam pendingin. %dara
dingin mengembang melalui celah, dan hasilnya adalah udara yang suhunya lebih dingin, cukup
untuk menyebabkannya mencair. %dara cair disaring untuk memisahkan 'O* (s) dan air yang telah
membeku. +emudian udara cair itu memasuki bagian puncak kolom di mana nitrogen, komponen
yang paling mudah menguap, keluar sebagai gas. Pada pertengahan kolom, gas argon keluar dan
selanjutnya oksigen cair. +omponen lain yang paling sulit menguap akan terkumpul di dasar.
Berturut-turut titik didih normal nitrogen, argon, dan oksigen adalah -!";,., -!.;,:, dan
-!.?,56'.
%ntuk membuat gas oksigen dalam skala kecil di laboratorium dapat dilakukan dengan cara
antara lain3
a. Memanaskan serbuk kalium klorat +'lO
?
dengan katalisator mangan oksida (batu kawi),
MnO* sebagai katalis ,eaksinya 3 2KClO3 (s) MnO* 2KCl (s) + O2 (g)
b. Menguraikan hidrogen peroksida @*O* dengan MnO* sebagai katalis
H
2
O
2
(l) MnO
*
H
2
O (l) + O
2
(g)
c. Hlektrolisis air yang diberi asam sulfat @
*
SO
4
2H2O (l) elektrolisis H2 (g) + O2 (g)
d. Memanaskan barium peroksida BaO*
BaO2(s) 800 2BaO(s) + O2 (g)
II." $egunaan "an aha%a oksigen
Danaman dan hewan sangat tergantung pada oksigen untuk bernafas. ,umah sakit sering
menulis resep oksigen untuk pasien dengan penyakit pernafasan ringan.
Manusia yang normal akan membutuhkan oksigen sekitar ?:; liter per hari. Secara alamiah,
kita mendapatkan oksigen dengan bernapas melalui paru-paru. Oksigen sampai di paru-paru
kemudian ke alEeoli lalu akan diikat oleh hemoglobin di dalam darah. +emudian disalurkan ke
seluruh tubuh untuk membantu proses pembakaran glukosa menjadi energi.
Sekali kita menghirup nafas, paru-paru bisa menampung sekitar ;55 ml udara ke dalam
tubuh. alam kondisi lelah, seperti sehabis olah raga, kebutuhan tersebut akan meningkat ;-!5 kali
lipat. Saat berolahraga, tubuh akan merasa lelah karena asupan oksigennya berkurang. alam suhu
ruangan, air secara alamiah sudah mengandung oksigen sebanyak !5 ppm atau !5 miligram per
liter. Pada suhu lebih rendah (misalnya dalam lemari pendingin), kadar oksigen bisa meningkat
hingga !; ppm.
Oksigen kini tidak hanya dapat dihirup, namun bisa juga dimasukkan melalui saluran
pencernaan. @ampir sama dengan air minum dalam kemasan lainnya, air oksigen berasal dari tanah
atau mata air yang telah melalui proses destilasi, kemudian di akhir prosesnya ditambahkan dengan
oksigen. Melalui oIygen keeper technology, air yang tadinya mengandung oksigen relatif sedikit,
kini bisa mencapai !5 kali lipat lebih tinggi kadar oksigennya. &ir oksigen biasanya mengandung
.5 ppm oksigen per botol. 2amun, oksigen yang sudah larut dalam airJbersifat sangat labil dan
mudah terlepas kembali terutama jika air tersebut berada dalam kondisi di atas suhu ruang (*;-
?5o'), terkena panas, atau terpapar cahaya matahari langsung.
Gas Oksigen
Gas oksigen digunakan dalam pengolahan besi menjadi baja di tanur terbuka (Danur
Oksigen). Oksigen dalam bentuk oksi atilena (campuran gas karbida dn oksigen) digunakan untuk
membersihkan kerak besi dan menghaluskan tonjolan-tonjolan pada produk baja. Selain itu juga
oksigen berperan dalam pembakaran logam, pengobatan di rumah sakit, dan aerasi limbah industri.
Ozon
alam industri, o-on digunakan sebagai bahan pemutih dan pembunuh mikroorganisme.
$ndustri pengolahan air minum dalam kemasan juga menyucihamakan produknya dengan
menggunakan senyawa o-on ini.
Bila asupan oksigen di dalam tubuh berada dalam kadar yang normal, maka akan
mendukung kesehatan kita. 2amun, bila kadarnya terlalu tinggi, maka akan bersifat berbahaya
karena oksigen bersifat radikal bebas. ,adikal bebas merupakan salah satu faktor pencetus
terjadinya kanker. Derdapat bahaya lain dari oksigen diantaranya adalah3
a. Mudah menimbulkan kebakaran dan ledakan, jika bereaksi dengan bahan bakar atau -at yang
mudah terbakar.
b. alam bentuk cairan jika terkena kulit dapat menyebabkan terbakar hebat dan kerusakan
jaringan badan.
c. Berbahaya jika menghirup Oksigen murni dalam jumlah besar.
II.e Sen%a&a'sen%a&a (ksigen
Oksigen dengan konfigurasi elektron <@e= *s
*
*p
4
adalah unsur yang sangat elektronegatif
(skala Paulling A ?,;), nomor dua terbesar setelah fluor (skala Paulling A 4,!). Oleh karena itu,
semua unsur bereaksi dengan oksigen membentuk senyawa oksida, kecuali gas mulia. Selain itu,
juga membentuk senyawa peroksida dan superoksida. $ni dimungkinkan karena oksigen dapat
mempunyai beberapa bilangan oksidasi dalam senyawanya. +eadaan oksidasi oksigen adalah -*
untuk hampir semua senyawa oksigen yang diketahui. +eadaan oksidasi -! ditemukan pada
beberapa senyawa seperti peroksida. Senyawa oksigen dengan keadaan oksidasi lainnya sangat
jarang ditemukan, yakni -!K* (superoksida), -!K? (o-onida), 5 (asam hipofluorit), L!K* (dioksigenil),
L! (dioksigen difluorida), dan L* (oksigen difluorida).
a) Senyawa Oksida
Oksida adalah senyawa biner suatu unsur dengan oksigen. Sebagian besar oksida diperoleh
langsung dengan mereaksikan unsurnya langsung dengan oksigen. Oksida-oksida dasar yang
sederhana jika bereaksi dengan air akan menghasilkan hidroksida logam. Sebagai contoh, lithium
oksida bereaksi dengan air menghasilkan larutan lithium hidroksida yang tidak berwarna. Oksida
dapat diklasifikasikan ke dalam lima golongan, yaitu oksida nonlogam(oksida asam), oksida
logam(oksida basa), oksida amfoter, oksida netral dan oksida campuran 3
!) Oksida asam, adalah suatu oksida yang dengan air akan membentuk asam, biasanya merupakan
oksida non-logam. Misalnya3 SO
?
, 'O
*
, dll.
*) Oksida basa, adalah suatu oksida yang dengan air akan membentuk basa, biasanya merupakan
oksida logam. Misalnya barium oksida bereaksi dengan air menghasilkan basa menurut persamaan
reaksi 3
BaO(s ) L @
*
O(l) M Ba(O@)
*
(aN)
?) Oksida amfoter, adalah suatu oksida yang dapat bereaksi dengan asam maupun basa. 'ontoh jika
bereaksi dengan 3
Bereaksi dengan asam 3 OnO(s) L *@
?
OL (aN)M On
*
L (aN)L ?@
*
O (l)
Bereaksi dengan basa 3 OnO(s) L *O@
-
(aN)L @
*
O (l)M <On(O@)4=
*-
(aN)
4) Oksida netral, adalah suatu oksida yang tidak bereaksi dengan asam maupun basa. Misalanya 3
@*O, 2*O, 2O, 'O
;) Oksida campuran, merupakan campuran dari oksida sederhana. Misalanya3 Pb
?
O
4
merupakan
campuran dari dua bagian PbO dan satu bagian PbO
*
.
b) Senyawa Peroksida
Peroksida adalah senyawa oksida yang memiliki bilangan oksidasi -!. Misalnya, , @
*
O
*
,
2a
*
O
*
, BaO
*
. Senyawa peroksida yang banyak digunakan adalah hidrogen peroksida,@
*
O
*
.
@idrogen peroksida, @
*
O
*
, merupakan cairan biru pucat dengan titik beku -5,4#
o
'.
'airannya lebih kental daripada air (!,4: gKcm
?
) karena kuatnya ikatan hidrogen. Senyawa
murninya tidak stabil. Peruraian @
*
O
*
merupakan reaksi eksoterm yang dikatalisis oleh cahaya dan
berbagai bahan (seperti besi dan tembaga), menurut persamaan reaksi 3
*@
*
O
*
(l) M *@
*
O(l) L O
*
(g) PG A -!!",* kB mol
-!

@idrogen peroksida berfungsi dalam berbagai reaksi oksidasi reduksi.
Sebagai pengoksidasi 3 @
*
O
*
L *$
-
L *@
L
M *@
*
O L $
*

Sebagai pengoksidasi 3 ;@
*
O
*
L *MnO
4Q
L #@
L
M *Mn
*L
L .@
*
O L ;O
*
@idrogen peroksida juga dapat digunakan untuk pemutih pulp kertas, tekstil, kulit, lemak
dan minyak, dan rambut. alam industri, digunakan sebagai pereaksi kimia organik, polimer, obat-
obatan dan produksi makanan. @idrogen peroksida encer digunakan dalam rumah tangga untuk
antiseptik ringan dan pemutih kain.
c) Senyawa Superoksida
Senyawa oksida yang memeiliki bilangan oksida -!K*. Misalnya, ,bO
*
, 'sO
*
, +
*
O
*
.
Salah satu contoh penggunaan senyawa superoksida, misalnya pada Kalium superoksida.
alam sistem tertutup pada kapal selam, kalium superoksida digunakan untuk menghilangkan gas
karbon dioksida hasil pernafasan para kru kapal selam.
d) O-on
O-on adalah salah satu bentuk alotropi dari oksigen. O-on murni adalah gas berwarna biru
muda dan berbau tajam. O-on cair berwarna biru tua, sedangkan o-on padat berwarna ungu tua.
O-on cair mendidih pada -!.55'. O-on bersifat tidak stabil, baik dalam bentuk gas, cair atau padat.
O-on cair mudah meledak. O-on dipercayai sebagai bahan beracun dan bahan cemar biasa. O-on
mempunyai bau yang tajam, menusuk hidung. O-on juga terbentuk pada kadar rendah dalam udara
akibat arus listrik seperti kilat, dan oleh tenaga tinggi seperti radiasi eletromagnetik. %F dikaitkan
dengan pembentukan kanker kulit dan kerusakan genetik. Peningkatan tingkat uE juga mempunyai
dampak kurang baik terhadap sistem imunisasi hewan, organisme akuatik dalam rantai makanan,
tumbuhan dan tanaman. Penyerapan sinar %F berbahaya oleh o-on stratosfer amat penting untuk se
bumi.
O-on terdiri dari tiga molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara
alamiah, o-on dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraEiolet dengan atmosfer bumi dan
membentuk suatu lapisan o-on pada ketinggian ;5 kilometer.
O-on tertumpu di bawah stratosfer di antara !; dan ?5 km di atas permukaan bumi yang
dikenal sebagai 'lapisan ozon'. O-on dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi
mekanisme utama penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar
ultraEiolet (%F) dari matahari.
O-on (O
?
) dihasilkan apabila O
*
menyerap sinar ultraEiolet pada jarak gelombang *4*
nanometer dan disingkirkan dengan fotosintesis dari sinar bagi jarak gelombang yang besar dari *"5
nm. O
?
juga merupakan penyerap utama sinar %F antara *55 dan ??5 nm. Penggabungan proses-
proses ini efektif dalam meneruskan kekonstanan bilangan o-on dalam lapisan dan penyerapan "5>
sinar %F.
%F dikaitkan dengan pembentukan kanker kulit dan kerusakan genetik. Peningkatan tingkat
%F juga mempunyai dampak kurang baik terhadap sistem imunisasi hewan, organisme akuatik
dalam rantai makanan, tumbuhan dan tanaman.
Penyerapan sinar %F berbahaya oleh o-on stratosfer amat penting untuk semua hidupan di
bumi.
()on "i Muka Bumi
O-on di muka bumi terbentuk oleh sinar ultraEiolet yang menguraikan molekul O
?
membentuk unsur oksigen. %nsur oksigen ini bergabung dengan molekul yang tidak terurai dan
membentuk O
?
. +adangkala unsur oksigen akan bergabung dengan 2
*
untuk membentuk nitrogen
oksida1 yang apabila bercampur dengan cahaya mampu membentuk o-on.
Lapisan Ozon
O-on adalah salah satu gas yang membentuk atmosfer. Molekul oksigen (O
*
) yang
dengannya kita bernafas membentuk hampir *5> atmosfer. Pembentukan o-on (O
?
), molekul
triatom oksigen kurang banyak dalam atmosfer di mana kandungannya hanya !K?.555.555 gas
atmosfer.
Keseimbangan Ozon
Bumlah o-on dalam atmosfer berubah menurut lokasi geografi dan musim. O-on ditentukan
dalam satuan obson (u). Sebagai contoh, ?55 u setara dengan ? mm tebal lapisan o-on yang
tulen jika dimampatkan ke tekanan permukaan laut.
Sebagian besar o-on stratosfer dihasilkan di kawasan tropis dan diangkut ke ketinggian yang
tinggi dengan skala besar putaran atmosfer semasa musim salju hingga musim semi. %mumnya
kawasan tropis memiliki o-on yang rendah.
&ncaman yang diketahui terhadap keseimbangan o-on adalah kloroflorokarbon ('0')
buatan manusia yang meningkatkan kadar penipisan o-on menyebabkan kemerosotan berangsur-
angsur dalam tingkat o-on global.
'0' digunakan oleh masyarakat modern dengan cara yang tidak terkira banyaknya, dalam
kulkas, bahan dorong dalam penyembur, pembuatan busa dan bahan pelarut terutama bagi kilang-
kilang elektronik.
Masa hidup '0' berarti ! molekul yang dibebaskan hari ini bisa ada ;5 hingga !55 tahun
dalam atmosfer sebelum dihapuskan.
alam waktu kira-kira ; tahun, '0' bergerak naik dengan perlahan ke dalam stratosfer (!5
Q ;5 km). i atas lapisan o-on utama, pertengahan julat ketinggian *5 Q *; km, sinar %F kurang
diserap oleh o-on. Molekul '0' terurai setelah bercampur dengan %F, dan membebaskan atom
klorin. &tom klorin ini juga berupaya untuk memusnahkan o-on dan menghasilkan lubang o-on.
Kegunaan Ozon
O-on digunakan dalam bidang pengobatan untuk mengobati pasien dengan cara terawasi
dan mempunyai penggunaan yang meluas seperti di Berman. i antaranya ialah untuk perawatan
kulit terbakar. Sedangkan dalam perindustrian, o-on digunakan untuk3
!) Mengenyahkan kuman sebelum dibotolkan (antiseptik),
*) Menghapuskan pencemaran dalam air (besi, arsen, hidrogen sulfida, nitrit, dan bahan organik
kompleks yang dikenal sebagai warna),
?) Membantu proses flokulasi (proses pengabungan molekul untuk membantu penapis
menghilangkan besi dan arsenik),
4) Mencuci, dan memutihkan kain (dipaten),
;) Membantu mewarnakan plastik,
#) Menentukan ketahanan getah.
II.! *eaksi oksigen "engan logam lainn%a
*eaksi se#ara umum
Semua logam pada Golongan ! ini sangat reaktif dan harus dihindarkan dari bersentuhan
dengan udara untuk mencegah terjadinya oksidasi. Semakin ke bawah Golongan, kereaktifan
semakin meningkat.
8ithium, natrium dan kalium disimpan di dalam minyak. (8ithium sebenarnya mengapung
dalam minyak, tapi terdapat cukup banyak lapisan minyak untuk melindunginya. $tulah sebabnya
lithium kurang reaktif dibanding unsur lain dalam Golongan !).
,ubidium dan cesium biasanya disimpan dalam tabung-tabung kaca tertutup untuk
mencegahnya bersentuhan dengan udara. Dabung-tabung tempat menyimpan kedua logam ini bisa
berupa lingkungan gas Eakum atau lembam, seperti gas argon. Dabung-tabung ini dipecahkan
tutupnya jika logam didalamnya akan digunakan.
Bika logam-logam pada Golongan ! ini dibakar maka akan terbentuk beberapa jenis oksida,
tergantung pada posisi logam dalam Golongan.
8ithium cukup berbeda dengan logam lain dalam golongan ini karena dia juga bereaksi
dengan nitrogen dalam udara menghasilkan lithium nitrida.
*eaksi masing'masing logam "engan oksigen
Lithium
8ithium akan terbakar dengan nyala merah terang jika dipanaskan di udara. 8ogam ini
bereaksi ini dengan oksigen dalam udara menghasilkan lithium oksida yang berwarna putih. Bika
bereaksi dengan oksigen murni, nyala biasanya lebih terang.
8ithium juga bereaksi dengan nitrogen di udara menghasilkan lithium nitrida. 8ithium
merupakan satu-satunya unsur pada Golongan ! yang dapat membentuk nitrida dengan cara seperti
ini.
Natrium
Potongan-potongan kecil natrium terbakar di udara dan sering menimbulkan nyala yang
sedikit lebih terang dari warna orange. Bika jumlah natrium yang lebih besar digunakan atau jika
dibakar di dalam oksigen maka akan menghasilkan nyala orange yang cemerlang. Derbentuk
campuran padatan antara oksida dan natrium peroksida.
Rubidium and cesium
+edua logam ini terbakar di udara dan menghasilkan superoksida yaitu ,bO
*
and 'sO
*
.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa kedua superoksida ini berwarna orange atau kuning.
Kalium
Potongan-potongan kecil kalium yang dipanaskan di udara cenderung hanya melebur dan
dengan cepat kembali menjadi campuran kalium peroksida dan kalium superoksida tanpa ada nyala
yang terlihat. Bika potongan-potongan kalium yang lebih besar dipanaskan, maka akan terbentuk
nyala berwarna pink kebiru-biruan.
II.g $eera"aan oksigen "i alam
Oksigen merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa dan
unsur paling melimpah di kerak Bumi. Gas oksigen diatomik mengisi *5,"> Eolume atmosfer
bumi.
Semua kelompok molekul struktural yang terdapat pada organisme hidup, seperti protein,
karbohidrat, dan lemak, mengandung oksigen. emikian pula senyawa anorganik yang terdapat
pada cangkang, gigi, dan tulang hewan. Oksigen dalam bentuk O* dihasilkan dari air oleh
sianobakteri, ganggang, dan tumbuhan selama fotosintesis, dan digunakan pada respirasi sel oleh
hampir semua makhluk hidup.
Oksigen beracun bagi organisme anaerob, yang merupakan bentuk kehidupan paling
dominan pada masa-masa awal eEolusi kehidupan. O
*
kemudian mulai berakumulasi pada atomsfer
sekitar *,; milyar tahun yang lalu. Derdapat pula alotrop oksigen lainnya, yaitu o-on (O
?
). 8apisan
o-on pada atomsfer membantu melindungi biosfer dari radiasi ultraEiolet, namun pada permukaan
bumi ia adalah polutan yang merupakan produk samping dari asbut.
Menurut massanya, oksigen merupakan unsur kimia paling melimpah di biosfer, udara, laut,
dan tanah bumi. Oksigen merupakan unsur kimia paling melimpah ketiga di alam semesta, setelah
hidrogen dan helium. Sekitar 5,"> massa Matahari adalah oksigen. Oksigen mengisi sekitar 4",*>
massa kerak bumi dan merupakan komponen utama dalam samudera (..,.> berdasarkan massa).
Gas oksigen merupakan komponen paling umum kedua dalam atmosfer bumi, menduduki *!,5>
Eolume dan *?,!> massa (sekitar !5!; ton) atmosfer.
Bumi memiliki ketidakla-iman pada atmosfernya dibandingkan planet-planet lainnya dalam
sistem tata surya karena ia memiliki konsentrasi gas oksigen yang tinggi di atmosfernya.
Bandingkan dengan Mars yang hanya memiliki 5,!> O
*
berdasarkan Eolume dan Fenus yang
bahkan memiliki kadar konsentrasi yang lebih rendah. 2amun, O
*
yang berada di planet-planet
selain bumi hanya dihasilkan dari radiasi ultraEiolet yang menimpa molekul-molekul beratom
oksigen, misalnya karbon dioksida.
+onsentrasi gas oksigen di Bumi yang tidak la-im ini merupakan akibat dari siklus oksigen.
Siklus biogeokimia ini menjelaskan pergerakan oksigen di dalam dan di antara tiga reserEoir utama
bumi3 atmosfer, biosfer, dan litosfer. 0aktor utama yang mendorong siklus oksigen ini adalah
fotosintesis. 0otosintesis melepaskan oksigen ke atmosfer, manakala respirasi dan proses
pembusukan menghilangkannya dari atmosfer. alam keadaan kesetimbangan, laju produksi dan
konsumsi oksigen adalah sekitar !K*555 keseluruhan oksigen yang ada di atmosfer setiap
tahunnya.
Oksigen bebas juga terdapat dalam air sebagai larutan. Peningkatan kelarutan O
*
pada
temperatur yang rendah memiliki implikasi yang besar pada kehidupan laut. 8autan di sekitar kutub
bumi dapat menyokong kehidupan laut yang lebih banyak oleh karena kandungan oksigen yang
lebih tinggi. &ir yang terkena polusi dapat mengurangi jumlah O
*
dalam air tersebut. Para ilmuwan
menaksir kualitas air dengan mengukur kebutuhan oksigen biologis atau jumlah O
*
yang diperlukan
untuk mengembalikan konsentrasi oksigen dalam air itu seperti semula.
Oksigen di Atmosfer
%dara adalah faktor pendukung utama kehidupan manusia di bumi. an komponen
penyusun udara yang paling penting adalah oksigen. oksigen yang kita hidup dan mengalir dalam
darah kita.Oksigen ternyata hanya *!> dari keseluruhan atmosfer bumi. +omposisi terbesar adalah
gas nitrogen yang kadarnya mencapai ::>. Sedangkan yang !> adalah gas-gas penyusun lainnya.
+adar oksigen di atmosfer tidak bertambah dan tidak berkurang. $ni adalah hasil daur ulang
yang amat luar biasa yang melibatkan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan. Manusia dan hewan
terus menerus menggunakan gas oksigen dan mengeluarkan gas karbondioksida. Sebaliknya,
tumbuhan mengambil karbondioksida untuk proses fotosintesis, dan melepaskan oksigen.
Dumbuhan membebaskan jutaan ton oksigen ke atmosfer setiap harinya. engan adanya
serangkaian peristiwa ini, kehidupan pun dapat terus berlanjut.
Oksigen memang berperan amat penting bagi kehidupan di bumi. Gas ini terlibat dalam
hampir semua reaksi kimia yang menghasilkan energi yang diperlukan oleh makhluk hidup tingkat
tinggi seperti manusia. 2amun &llah telah menentukan kadar oksigen dalam udara yang kita hirup
dengan sangat tepat.
@al ini dijelaskan oleh seorang profesor mikrobiologi terkenal, Michael enton dalam
bukunya, 2atureRs estiny 3 @ow the 8aws of Biology ,eEeal Purpose in the %niEerse, bahwa
oksigen adalah unsur yang sangat mudah bereaksi. Bahkan kandungan oksigen di atmosfer yang
sekarang, yakni *!> sangatlah mendekati ambang batas yang aman bagi kehidupan pada suhu
lingkungan. +emungkinan terjadinya kebakaran hutan meningkat sebesar :5> untuk setiap
kenaikan !> kandungan oksigen dalam atmosfer.
Bika saja kadar oksigen di udara bertambah, niscaya bumi akan mudah terbakar. Dingginya
kadar oksigen ini akan lebih memudahkan munculnya nyala api dan peristiwa pembakaran daripada
biasanya. &kibatnya, percikan api kecil saja sudah mampu memicu kebakaran besar.
Penumpukan Oksigen di Atmosfer
Peningkatan kadar O
*
di atmosfer bumi3 !) tiada O
*
yang dihasilkan1 *) O
*
dihasilkan, namun
diserap samudera dan batuan dasar laut1 ?) O
*
mulai melepaskan diri dari samudera, namun diserap
oleh permukaan tanah dan pembentukan lapisan o-on1 4-;) gas O
*
mulai berakumulasi.
Gas oksigen bebas hampir tidak terdapat pada atmosfer bumi sebelum munculnya arkaea
dan bakteri fotosintetik. Oksigen bebas pertama kali muncul dalam kadar yang signifikan semasa
masa Paleoprotero-oikum (antara *,; sampai dengan !,# milyar tahun yang lalu). Pertama-tama,
oksigen bersamaan dengan besi yang larut dalam samudera, membentuk formasi pita besi (Banded
iron formation). Oksigen mulai melepaskan diri dari samudera *,: milyar tahun lalu, dan mencapai
!5> kadar sekarang sekitar !,: milyar tahun lalu.
+eberadaan oksigen dalam jumlah besar di atmosfer dan samudera kemungkinan membuat
kebanyakan organisme anaerob hampir punah semasa bencana oksigen sekitar *,4 milyar tahun
yang lalu. 2amun, respirasi sel yang menggunakan O
*
mengijinkan organisme aerob untuk
memproduksi lebih banyak &DP daripada organisme anaerob, sehingga organisme aerob
mendominasi biosfer bumi. 0otosintesis dan respirasi seluler O* mengijinkan bereEolusinya sel
eukariota dan akhirnya bereEolusi menjadi organisme multisel seperti tumbuhan dan hewan.
Sejak permulaan era +ambrium ;45 juta tahun yang lalu, kadar O
*
berfluktuasi antara !;>
sampai ?5> berdasarkan Eolume. Pada akhir masa +arbon, kadar O
*
atmosfer mencapai
maksimum dengan ?;> berdasarkan Eolume, mengijinkan serangga dan amfibi tumbuh lebih besar
daripada ukuran sekarang. &ktiEitas manusia, meliputi pembakaran : milyar ton bahan bakar fosil
per tahun hanya memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap penurunan kadar oksigen di
atmosfer. engan laju fotosintesis sekarang ini, diperlukan sekitar *.555 tahun untuk memproduksi
ulang seluruh O
*
yang ada di atmosfer sekarang.
Massa (gKmol) 3 !;,"""4(?)* 4
massa jenis (gKcm?) pada *5 5c3 !,?? gKl
titik lebur 3 -*!.,4
titik didih 3 -!.*,"
tahun penemuan 3 !::4
ciri unsur non logam 3 kerapatan rendah, rapuh, bersifat isolator, tidak mengilap, elektronegatif,
oksidanya bersifat asam
Sifat 0isis3
!.%mumnya logam tidak memantulkan sinar (tidakmengkilap)
*.%mumnya memiliki titik didih dan titik lebur rendah
?.Memiliki meabilitas rendahsehingga tidak dapat ditempa dan rapuh
4.Sukar menghantarkan panas atau arus listrik.
Sifat +imia3
!.Hnergi ionisasai besar cenderung menerima elektron
*.2on logam memiliki 4 sampai . elektron dalam kulit terluar dari atom-atomnya.
? 2on logam yang bereaksi dengan logam akan membentuk garam.
nonlogam L logam -----S garam
?Br * (l) L *&l (s)-------S *&lBr ? (s)
4.+ebanyakan nonlogam oksida yang larut dalam air akan bereaksi membentuk asam.
'ontohnya3
nonlogam oksida L air----------S asam
'O* (g) ...........L @*O (l) ----S @*'O? (aN)
;.2onlogam dapat bereaksi dengan basa membentuk garam dan air
nonlogam oksida L basa --------Sgaram L air
'O * (g) L *2aO@ (aN) -----A-S 2a*'O? (aN) L @*O (l)
'ara, Proses Pemuatan (ksigen, Gas O*, Senyawa, %nsur +imia - Oksigen terdapat dimana-
mana, selain sebagai gas O* yang meliputi T *5> Eolume atmosfer juga terdapat sebagai senyawa.
Oksigen merupakan unsur yang sangat penting, hampir semua proses dalam tubuh kita memerlukan
oksigen.
alam bidang industri, oksigen diperoleh dengan destilasi bertingkat udara cair karena titik didih
oksigen lebih tinggi daripada titik didih nitrogen dengan perbedaan yang cukup besar sehingga
dapat dipisahkan.
i laboratorium, oksigen diperoleh dengan beberapa cara, antara lain 3
a) Pemanasan kalium klorat (+'lO?)
MnO
*
*+'lO
?
(s) M *+'l(s) L ?O
*
(g)
b) Hlektrolisis air
*@
*
O(l) M *@
*
(g) L O
*
(g)