Anda di halaman 1dari 1

Dipsnue sering menjadi alasan utama pasien PPOK mencari bantuan tenaga kesehatan.

Dipsnue digambarkan sebagai usaha bernafas yang meningkat, berat, kelaparan udara atau
gasping. Sesak nafas pada PPOK bersifat persisten dan progresif. Awalnya sesak nafas hanya
dirasakan ketika beraktifitas seperti berjalan, berlari dan naik tangga yang dapat dihindari,
tetapi ketika fungsi paru memburuk, sesak nafas menjadi lebih progresif dan mereka tidak
dapat melakukan aktifitas sebagaimana orang lain dengan usia yang sama dapat
melakukannya. Medical Research International (2007) melakukan pengkajian pada pasien
PPOK yang mengalami sesak nafas dengan menggunakan kuestioner Medical Research
Council Dipsnue Scale (GOLD, 2006).

Anda mungkin juga menyukai