Anda di halaman 1dari 32

KEBUTUHAN DASAR PERSONAL HYGIENE

Pengertian
Personal hygiene berasal dari bahasa Yunani, yaitu :Personal yang artinya perorangan
Hygiene yang berasal dari mitologi Yunani purba yaitu : Hygiene yang berarti dewi kesehatan
bangsa Yunani Hygiene yaitu : sehat.
Jadi :
Personal Hygiene atau kebersihan perorangan, adalah suatu tindakan untuk memelihara
kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis.
Tujuan Perawatan Personal Hygiene
. !eningkatkan derajat kesehatan seseorang.
". !emelihara kebersihan diri seseorang.
#. !emperbaki personal hygiene yang kurang
$. Pen%egah infeksi&penyakit
'. !eningkatkan keper%ayaan diri seseorang
(. !en%iptakan keindahan
!a%am)!a%am Personal Hygiene
. Perawatan kulit kepala dan rambut
*ulit berfungsi sebagai pelindung dari berbagai kuman atau traua, sekresi, eksresi,
pengatur te!erature, dan sensasi, sehingga diperlukan perawatan yang adekuat dalam
mempertahankan fungsinya.
". Perawatan mata, hidung, telinga
Perhatian khusus diberikan untuk membersihkan mata, hidung, dan telinga selama
pasien mandi. +e%ara normal tidak ada perawatan khusus yang diperlukan untuk mata
karena se%ara terus , menerus dibersihkan oleh air mata, kelopak mata dan bulu mata
men%egah masuknya !arti"el asing kedalam mata. -ormalnya, telinga tidak terlalu
memerlukan pembersihan.
#. Perawatan kuku, "a"i dan tangan
Perawatan dapat digabungkan selama mandi atau pada waktu yang terpisah. Tujuan
perawatan kaki dan kuku adalah pasien akan memiliki kulit utuh dan permukaan kulit
yang lembut, pasien merasa nyaman dan bersih, pasien akan memahami dan melakukan
metode perawatan kaki dan kuku dengan benar.
$. Perawatan genitalia
Perawatan genitalia merupakan bagian dari mandi lengkap. Pasien yang paling butuh
perawatan genitalia yang teliti adalah pasien yang beresiko terbesar memperoleh infeksi.
Pasien yang mampu melakukan perawatan diri dapat dii.inkan untuk melakukannya
sendiri. Perawat mungkin menjadi malu untuk memberikan perawatan genitalia, terutama
pada pasien yang berlainan jenis kelamin. /apat membantu jika memiliki perawat yang
sama jenis kelamin dengan pasien dalam ruangan pada saat memberikan perawatan
genitalia. Tujuan perawatan genitalia adalah untuk men%egah terjadinya infeksi,
mempertahankan kebersihan genitalia, meningkatkan kenyamanan serta
mempertahankan personal higiene.
'. Perawatan kulit seluruh tubuh
!emandikan pasien merupakan perawatan higienis total. !andi dapat dikategorikan
sebagai pembersihan atau terapeutik. !andi ditempat tidur yang lengkap diperlukan bagi
pasien dengan ketergantungan total dan memerlukan personal higiene total.
(. Perawatan rambut
Penampilan dan kesejahteraan seseorang seringkali tergantung dari %ara penampilan
dan perasaan mengenai rambutnya. Penyakit atau ketidakmampuan men%egah seseorang
untuk memelihara perawatan rambut seharisehari. !enyikat, menyisir dan bersampo
adalah %ara)%ara dasar higienisperawatan rambut, distribusi pola rambut dapat menjadi
indikator status kesehatan umum, perubahan horonal, stress emosional maupun fisik,
penuaan, infeksi dan penyakit tertentu atau obat obatan dapat mempengaruhi karakteristik
rambut. 0ambut merupakan bagian dari tubuh yang memiliki fungsi sebagai proteksi serta
pengatur suhu, melalui rambut perubahan status kesehatan diri dapat diidentifikasi.
Penyakit atau ketidakmampuan menjadikan pasien tidak dapat memelihara perawatan
rambut sehari , hari. Pasien immobilisasi rambutnya %enderung terlihat kusut. !enyikat,
menyisir, dan bersampo merupakan dasar higyene rambut untuk semua pasien. Pasien
juga harus dii.inkan ber%ukur bila kondisi mengi.inkan. Pasien yang mampu melakukan
perawatan diri harus dimoti1asi untuk memelihara perawatan rambut sehari , hari.
Jenis personal hygiene berdasarkan waktu pelaksanaannya
Perawatan dini hari
Perawatan pagi hari
Perawatan siang hari
Perawatan menjelang tidur
2aktor)faktor yang mempengaruhi personal hygiene :
. 3ody iage&%itra tubuh
4ambaran indi1idu terhadap dirinya sangat mempengaruhi kebersihan diri, misalnya
karena adanya perubahan fisik sehingga indi1idu tidak peduli terhadap kebersihannya.
". Praktik sosial
Pada anak)anak selalu dimanja dalam kebersihan diri, maka kemungkinan akan terjadi
perubahan pada personal hygiene.
#. +tatus sosial ekonomi
Personal hygiene memerlukan alat dan bahan seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi, sampo,
alat mandi yang semuanya memerlukan uang untuk menyediakannya.
$. Pengetahuan
Pengetahuan personal hygiene sangat penting, karena pengetahuan yang baik dapat
meningkatkan kesehatan. !isalnya pada klien&pasien penderita #ia$etes mellitus ia harus
selalu menjaga kebersihan kakinya.
'. 3udaya
/i sebagian masyarakat jika indi1idu sakit tertentu maka tidak boleh dimandikan.
(. *ebiasaan seseorang
5da kebiasaan seseorang yang menggunakan produk tertentu dalam perawatan diri,
seperti penggunaan sabun, sampo dan lain)lain.
6. *ondisi fisik
Pada keadaan sakit tertentu kemampuan untuk merawat diri berkurang dan perlu bantuan
untuk melakukannya.
/ampak yang sering timbul pada masalah personal hygiene
. /ampak fisik
3anyak gangguan kesehatan yang diderita seseorang karena tidak terpeliharanya
kebersihan perorangan yang baik.
4angguan fisik yang sering terjadi adalah :
a. 4angguan integritas kulit.
b. 4angguan membran mukosa mulut
%. 7nfeksi pada mata dan telinga
d. 4angguan fisik pada kuku
". /ampak psikososial
!asalah sosial yang berhubungan dengan personal hygiene adalah :
a. 4angguan kebutuhan rasa nyaman
b. *ebutuhan men%intai dan di%intai
%. *ebutuhan harga diri
d. 5ktualisasi diri
e. 4angguan interaksi sosial
KEBUTUHAN ELE%INASI URINE
Anatoi &isiologi Siste Per"eihan
+istem perkemihan merupakan suatu sistem dimana terjdinya proses penyaringan darah
sehingga darah bebas dari .at).at yang yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap
.at).at yang masih dipergunakan oleh tubuh. 8at).at yang tidak dipergunakan lagi oleh tubuh
larut dalam air dan dikeluarkan berupa urin 9air kemih:.
Susunan Siste Per"eihan
+istem perkemihan terdiri dari: a: dua ginjal 9ren: yang menghasilkan urin, b: dua
ureter yang membawa urin dari ginjal ke 1esika urinaria 9kandung kemih:, %: satu 1esika
urinaria 9;<:, tempat urin dikumpulkan, dan d: satu uretra, urin dikeluarkan dari 1esika
urinaria.
Gin'al (Ren)
!anusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang perut atau abdomen. 4injal
ini terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan li!a. /i bagian atas
9superior: ginjal terdapat kelenjar adrenal 9juga disebut kelenjar suprarenal:. 4injal kanan
biasanya terletak sedikit di bawah ginjal kiri untuk memberi tempat untuk hati.
+ebagian dari bagian atas ginjal terlindungi oleh iga ke sebelas dan duabelas. *edua
ginjal dibungkus oleh dua lapisan lemak 9lemak perirenal dan lemak pararenal: yang
membantu meredam gon%angan.
*ungsi gin'al
a. !emegang peranan penting dalam pengeluaran .at).at toksis atau ra%un,
b. !empertahankan suasana keseimbangan %airan,
%. !empertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari %airan tubuh
d. !engeluarkan sisa)sisa metabolisme akhir dari !rotein ureum, kreatinin dan amoniak.
Stru"tur Gin'al
+etiap ginjal terbungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsula fibrosa, terdapat %orte=
renalis di bagian luar, yang berwarna %okelat gelap, dan medulla renalis di bagian dalam yang
berwarna %okelat lebih terang dibandingkan %orte=. 3agian medulla berbentuk keru%ut yang
disebut pyramides renalis, !un+a" keru%ut tadi menghadap kaliks yang terdiri dari lubang)
lubang ke%il disebut papilla renalis.
Hilum adalah pinggir e#ial ginjal berbentuk konkaf sebagai pintu masuknya pembuluh
darah, pembuluh limfe, ureter dan ner1us.. Pel1is renalis berbentuk %orong yang menerima
urin yang diproduksi ginjal. Terbagi menjadi dua atau tiga %ali%es renalis majores yang
masing)masing akan ber%abang menjadi dua atau tiga %ali%es renalis minores.
+truktur halus ginjal terdiri dari banyak nefron yang merupakan unit fungsional ginjal.
/iperkirakan ada 'uta nefron dalam setiap ginjal. -efron terdiri dari : 4lomerulus, tubulus
pro=imal, angsa henle, tubulus distal dan tubulus urinarius.
Ureter
Terdiri dari " saluran pipa masing)masing bersambung dari ginjal ke 1esika urinaria.
Panjangnya > "')#? %m, dengan penampang ?,' %m. <reter sebagian terletak pada rongga
abdomen dan sebagian lagi terletak pada rongga pel1is.
La!isan #in#ing ureter ter#iri #ari:
. /inding luar jaringan ikat 9jaringan fibrosa:
". @apisan tengah lapisan otot !olos
#. @apisan sebelah dalam lapisan mukosa
@apisan dinding ureter menimbulkan gerakan)gerakan peristaltik yang mendorong urin
masuk ke dalam kandung kemih.
,esi"a Urinaria (Kan#ung Keih)
;esika urinaria bekerja sebagai penampung urin. Argan ini berbentuk seperti buah pir
9kendi:. @etaknya di belakang simfisis !u$is di dalam rongga panggul. ;esika urinaria dapat
mengembang dan mengempis seperti balon karet.
/inding kandung kemih terdiri dari:
. @apisan sebelah luar 9!eritoneu:.
". Tunika muskularis 9lapisan berotot:.
#. Tunika submukosa.
$. @apisan mukosa 9lapisan bagian dalam:.
Uretra
!erupakan saluran sempit yang berpangkal pada 1esika urinaria yang berfungsi
menyalurkan air kemih ke luar.
Pada laki)laki panjangnya kira)kira #,6)(," %m, terdiri dari :
. <rethra pars Prostati%a
". <rethra pars membranosa 9 terdapat spin%hter urethra e=terna:
#. <rethra pars spongiosa.
<rethra pada wanita panjangnya kira)kira #,6)(," %m 9Taylor:, #)' %m 9@ewis:. +phin%ter
uretra terletak di sebelah atas 1agina 9antara %litoris dan 1agina: dan uretra disini hanya
sebagai saluran ekskresi.
Din#ing uretra ter#iri #ari - la!isan.
. @apisan otot polos, merupakan kelanjutan otot polos dari ;esika urinaria. !engandung
jaringan elastis dan otot polos. +phin%ter uretra menjaga agar uretra tetap tertutup.
". @apisan submukosa, lapisan longgar mengandung pembuluh darah dan saraf.
#. @apisan mukosa.
Urin (Air Keih)
+ifat fisis air kemih, terdiri dari:
. Jumlah ekskresi dalam "$ jam > .'?? %% tergantung dari pemasukan 9inta"e: %airan dan
faktor lainnya.
". Barna, bening kuning muda dan bila dibiarkan akan menjadi keruh.
#. Barna, kuning tergantung dari kepekatan, #iet obat)obatan dan sebagainya.
$. 3au, bau khas air kemih bila dibiarkan laa akan berbau amoniak.
'. 3erat jenis ,?'),?"?.
(. 0eaksi asam, bila lama)lama menjadi alkalis, juga tergantung dari pada diet 9sayur
menyebabkan reaksi alkalis dan protein memberi reaksi asam:.
Ko!osisi air "eih/ ter#iri #ari.
. 5ir kemih terdiri dari kira)kira C'D air.
". 8at).at sisa nitrogen dari hasil metabolisme protein, asam urea, amoniak dan kreatinin.
#. Elektrolit, natrium, kalsium, -H
#
, bikarbonat, fospat dan sulfat.
$. Pagmen 9bilirubin dan urobilin:.
'. Toksin.
(. Hormon.
%i"turisi
!ikturisi ialah proses pengosongan kandung kemih setelah terisi dengan urin. !ikturisi
melibatkan " tahap utama, yaitu:
01 *andung kemih terisi se%ara progresif hingga tegangan pada dindingnya meningkat
melampaui nilai ambang batas 9Hal ini terjadi bila telah tertimbun 6?)"#? ml urin:, keadaan
ini akan men%etuskan tahap ke ":.
21 5danya refleks saraf 9disebut refleks mikturisi: yang akan mengosongkan kandung
kemih.
Pusat saraf miksi berada pada otak dan s!inal +or# 9tulang belakang: +ebagian besar
pengosongan di luar kendali tetapi pengontrolan dapat di pelajari FlatihG. +istem saraf
simpatis : impuls menghambat ;esika <rinaria dan gerak spin%hter interna, sehingga otot
detrusor rela= dan spin%hter interna konstriksi. +istem saraf parasimpatis: impuls
menyebabkan otot detrusor berkontriksi, sebaliknya spin%hter relaksasi terjadi !7*T<07+7
9normal: tidak nyeri:.
Hiri)Hiri <rin -ormal
. 0ata)rata dalam satu hari )" liter, tapi berbeda)beda sesuai dengan jumlah %airan yang
masuk.
". Barnanya bening oranye tanpa ada endapan.
#. 3aunya tajam.
$. 0eaksinya sedikit asam terhadap lakmus dengan pH rata)rata (.
21012 Proses Ber"eih
. Proses 2iltrasi ,di glomerulus
Terjadi penyerapan darah, yang tersaring adalah bagian %airan darah ke%uali protein.
Hairan yang tersaring ditampung oleh simpai bowmen yang terdiri dari glukosa, air,
sodium, klorida, sulfat, bikarbonat dll, diteruskan ke tubulus ginjal. Hairan yang disaring
disebut filtrate glomerulus.
". Proses 0eabsorbsi
Pada proses ini terjadi penyerapan kembali sebagian besar dari glukosa, sodium,
klorida, fospat dan beberapa ion bikarbonat. Prosesnya terjadi se%ara pasif 9obligator
reabsorbsi: di tubulus pro=imal.
+edangkan pada tubulus distal terjadi kembali penyerapan sodium dan ion bikarbonat
bila diperlukan tubuh. Penyerapan terjadi se%ara aktif 9reabsorbsi fakultatif: dan sisanya
dialirkan pada papilla renalis.
#. Proses sekresi.
+isa dari penyerapan kembali yang terjadi di tubulus distal dialirkan ke papilla renalis
selanjutnya diteruskan ke luar.
2101- *a"tor yang %e!engaruhi Eliinasi Urine
1. Diet dan Asupan (intake)
Jumlah dan tipe makanan merupakan faktor utama yang memengaruhi output urine
9jumlah urine:. Protein dapat menentukan jumlah urine yang dibentuk. +elain itu, juga
dapat meningkatkan pembentukan urine.
2. Respons Keinginan Awal untuk Berkemih
*ebiasaan mengabaikan keinginan awal untuk berkemih dapat menyebabkan urine
banyak tertahan di dalam urinaria sehingga memengaruhi ukuran 1esika urinaria dan
jumlah urine.
3. Gaya idup
Perubahan gaya hidup dapat memengaruhi pemenuhan kebutuhan eliminasi dalam
kaitannya terhadap tersedian1a fasilitas toilet.
!. "tres #sikologis
!eningkatnya stres dapat mengakibatkan meningkatnya frekuensi keinginan berkemih.
Hal ini karena meningkatnya sensiti1itas untuk keinginan berkemih dan jumlah urine
yang diproduksi.
$. %ingkat Akti&itas
Eliminasi urine membutuhkan tonus otot 1esika urinaria yang baik untuk fungsi sfingter.
Hilangnya tonus otot 1esika urinaria menyebabkan kemampuan pengontrolan berkemih
menurun dan kemampuan tonus otot didapatkan dengan berakti1itas.
'. %ingkat #erkem(angan
Tingkat pertumbuhan dan perkembangan juga dapat memengaruhi pola berkemih. Hal
tersebut dapat ditemukan pada anak, yang lebih memiliki mengalami kesulitan untuk
mengontrol buang air ke%il. -amun dengan usia kemampuan dalam mengontrol buang air
ke%il.
). Kondisi #enyakit
*ondisi penyakit dapat memengaruhi produksi urine, seperti diabetes melitus.
*. "osiokultural
3udaya dapat memengaruhi pemenuhan kebutuhan eliminasi urine, seperti adanya kultur
pada masyarakat tertentu yang melarang untuk buang air ke%il di tempat tertentu.
+. Ke(iasaan "eseorang
+eseorang yang memiliki kebiasaan berkemih di mengalamikesulitan untuk berkemih
dengan melalui urineal&pot urine bila dalam keadaan sakit.
1,. %onus -tot
Tonus otot yang memiliki peran penting dalam membantu proses berkemih adalah otot
kandung kemih, otot abdomen dan pel1is. *etiganya sangat berperan dalam kontraksi
pengontirolan pengeluaran urine.
11. #engo(atan
Pemberian tindakan pengobatan dapat berdampak pada terjadinya peningkatan atau
penurunan )proses perkemihan. !isalnya pemberian diureItik dapat meningkatkan jumlah
urine, seIdangkan pemberian obat antikolinergik dan antihipertensi dapat menyebabkan
retensi urine.
12. #emeriksaan Diagnostik
Pemeriksaan diagnostik ini juga dapJat memengaruhi kebutuhan eliminasi urine,
khususnya prosedur)prosedur yang berhubungan dengan tindakan pemeriksaan saluran
kemih seperti 7;Y 9intra uenus pyelogram:, yang dapat membatasi jumlah asupan
sehingga mengurangi produksi urine. +eIlain itu tindakan sistoskopi dapat menimbulkan
edema lokal pada uretra yang dapat mengganggu pengeluaran urine.
21013 %asalah Eliinasi Urin
Penyakit ginjal utamanya akan berdampak pada sistem tubuh se%ara umum. +alah satu yang
tersering ialah gangguan urine.
Be(erapa masalah eliminasi urine yang sering mun.ul/ antara lain 0
a. Retensi
0etensi <rine ialah penumpukan urine a%uan kandung kemih dan ketidaksanggupan
kandung kemih untuk mengosongkan sendiri.
*emungkinan penyebabnya :
. Aperasi pada daerah abdomen bawah.
". *erusakan ateren
#. Penyumbatan spinkter.
%anda1tanda retensi urine 0
. *etidak nyamanan daerah pubis.
". /istensi dan ketidaksanggupan untuk berkemih.
#. <rine yang keluar dengan intake tidak seimbang.
$. !eningkatnya keinginan berkemih.
'. Enuresis
(. 2niorisis
7alah keluarnya ken%ing yang sering terjadi pada anak)anak umumnya malam hari.
*emungkinan peyebabnya :
. *apasitas kandung kemih lebih ke%il dari normal.
". *andung kemih yang irritable
#. +uasana emosiaonal yang tidak menyenangkan
$. 7+* atau perubahan fisik atau re1olusi.
.. 3nkontinensia
7nkontinesia <rine ialah bak yang tidak terkontrol.
4enis inkotinensia
3nkontinensia 5ungsional6urgensi
7nkotinensia 2ungsional ialah keadaan dimana indi1idu mengalami inkontine karena
kesulitan dalam men%apai atau ketidak mampuan untuk men%apai toilet sebelum
berkemih.
3nkontinensia "tress
7nkotinensia stress ialah keadaan dimana indi1idu mengalami pengeluaran urine segera
pada peningkatan dalam tekanan intra abdomen.
3nkontinensia %otal
7nkotinensia total ialah keadaan dimana indi1idu mengalami kehilangan urine terus
menerus yang tidak dapat diperkirakan.
KEBUTUHAN OKSIGENASI
*ebutuhan oksigenasi merupakan salah satu kebutuhan dasar pada manusia yaitu
kebutuhan fisiologis. Pemenuhuan kebutuhan oksigenasi ditujukan untuk menjaga
kelangsungan metabolisme sel tubuh, mempertahankan hidupnya, dan melakukan akti1itas
bagi berbagai organ atau sel.
"istem %u(uh yang Berperan dalam Ke(utuhan -ksigenasi
+aluran pernapasan bagian atas.
a. Hidung, proses oksigenasi diawali dengan masuknya udara melalui hidung.
b. 2aring, merupakan !i!a berotot yang terletak dari dasar tengkorak sampai dengan
esophagus.
%. @aring, merupakan saluran pernapasan setelah faring.
d. Epiglotis, merupakan katup tulang rawan yang bertugas menutup laring saat proses
menutup.
+aluran pernapasan bagian bawah.
a. Trakhea, merupakan kelanjutan dari laring sampai kira)kira ketinggian 4erte$rae torakalis kelima.
b. 3ronkhus, merupakan kelanjutan dari trakhea yang ber%abang menjadi bron%hus kanan
dan kiri.
%. 3ronkiolus, merupakan saluran per%abangan setelah bron%hus.
d. 5l1eoli, merupakan kantung udara tempat terjadinya pertukaran oksigen dengan
karbondioksida.
Paru)Paru 9Pulmo:
Paru)paru merupakan organ utama dalam system pernapasan.
Proses Aksigenasi
Proses pemenuhan kebutuhan oksigenisasi di dalam tubuh terdiri atas tiga tahapanI
. ;entilasi, proses ini merupakan proses keluar dan masuknya oksigen dari atmosfer ke dalam
al1eoli atau dari al1eoli ke dalam atmosfer.
Proses 1entilasi ini dipengaruhi oleh beberapa &a"tor :
a. 5danya konsentrasi oksigen di atmosfer
b. 5danya kondisi jalan napas yang baik
%. 5danya kemampuan toraks dan al1eoli pada paru)paru dalam melaksanakan ekspansi
atau kembang kempis.
Pusat pernapasan, yaitu e#ulla oblongata dan pons, dapat dipengaruhi oleh 1entilasi.
". /ifusi, merupakan pertukaran antara o" dari al1eoli ke kapiler paru) paru dan %o" dari kapiler ke
al1eoli. Proses pertukaran ini dipengaruhi oleh beberapa &a+tor yaitu :
a. @uasnya permukaan paru)paru
b. Tebal membran respirasi&permeabilitas yang terdiri atas epitel al1eoli dan interstisial.
%. Perbedaan tekanan dan konsentrasi o".
d. 5finitas gas yaitu kemampuan untuk menembus dan saling mengikat Haemoglobin.
#. Transportasi
Transportasi gas merupakan proses pendistribusian antara A" kapiler ke jaringan tubuh
dan HA" jaringan tubuh ke kapiler. Pada proses transportasi, A" akan berikatan dengan
Hb membentuk oksihemoglobin 9C6D: dan larut dalam !lasa 9#D:. +edangkan HA"
akan berikatan dengan Hb membentuk karbominohemoglobin 9#?D:, larut dalam plasma
9'D:, dan sebagian menjadi HHA# berada dalam darah 9('D:.
Transportasi gas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya :
a. *ardiak out!ut, dapat dinilai melalui isi sekun%up dan frekuensi denyut jantung.
b. *ondisi pembuluh darah, latihan dan akti1itas seperti olah raga dan lain)lain.
". *a"tor5&a"tor yang e!engaruhi "e$utuhan o"sigenasi
a. +araf otonom
0angsangan simpatis dan parasimpatis dari saraf otonom dapat mempengaruhi kemampuan
untuk dilatasi dan konstriksi. Hal ini dapat terlihat ketika terjadi rangsangan baik
oleh simpatis maupun parasimpatis.
b. Horonal dan obat
+emua hormon termasuk deri1at katekolamin yang dapat melebarkan saluran
pernapasan.
%. 5lergi pada saluran napas
3anyak faktor yang menimbulkan keadaan alergi antara lain debu, bulu binatang,
serbuk benang sari bunga, kapuk, makanan dan lain)lain.
d. 2aktor perkembangan
Tahap perkembangan anak dapat mempengaruhi jumlah kebutuhan oksigenasi
karena usia organ di dalam tubuh seiring dengan usia perkembangan anak.
e. 2aktor lingkungan
*ondisi lingkungan yang dapat memengaruhi kebutuhan oksigenasi, seperti faktor
alergi, ketinggian dan suhu. *ondisi)kondisi tersebut mempengaruhi kemampuan
adaptasi.
f. 2aktor perilaku
Perilaku yang dimaksud diantaranya adalah perilaku dalam mengkonsumsi
makanan 9status nutrisi:, akti1itas yang dapat meningkatkan kebutuhan oksigenasi,
merokok dan lain)lain.
#. Gangguan6%asalah Ke$utuhan O"sigenasi
a. Hipoksia
Hipoksia merupakan kondisi tidak ter%ukupinya pemenuhan kebutuhan oksigen
dalam tubuh akibat defisiensi oksigen atau peningkatan penggunaan oksigen di sel,
sehingga dapat memun%ulkan tanda seperti kulit kebiruan 9sianosis:.
b. Perubahan Pola Pernapasan
: Takipnea, merupakan pernapasan dengan frekuensi lebih dari "$ kali per
menit. Proses ini terjadi karena paru)paru dalam keadaan atelektaksis atau
terjadi emboli.
": Bradipnea, merupakan pola pernapasan yang lambat abnormal, >? kali per
menit. Pola ini dapat ditemukan dalam keadaan peningkatan tekanan
intra%ranial yang di sertai narkotik atau sedatif.
#: Hiperventilasi, merupakan %ara tubuh mengkompensasi metabolisme tubuh
yang melampau tinggi dengan pernapasan lebih %epat dan dalam, sehingga
terjadi peningkatan jumlah oksigen dalam paru)paru. Proses ini ditandai
adanya peningkatan denyut nadi, napas pendek, adanya nyeri dada,
menurunnya konsentrasi HA" dan lain)lain.
$: Kussmaul, merupakan pola pernapasan %epat dan dangkal yang dapat
ditemukan pada orang dalam keadaan asidosis metabolik.
': Hipoventilasi, merupakan upaya tubuh untuk mengeluarkan karbondioksida
dengan %ukup pada saat 1entilasi al1eolar, serta tidak %ukupnya jumlah udara
yang memasuki al1eoli dalam penggunaan oksigen.
(: Dispnea, merupakan sesak dan berat saat pernapasan. Hal ini dapat disebabkan oleh
perubahan kadar gas dalam darah&jaringan, kerja berat&berlebuhan, dan pengaruh
psikis.
6: Ortopnea, merupakan kesulitan bernapas ke%uali pada posisi duduk atau
berdiri dan pola ini sering ditemukan pada seseorang yang mengalami
kongesif paru)paru.
K: Cheyne stokes, merupakan siklus pernapasan yang amplitudonya mula)mula
naik kemudian menurun dan berhenti, lalu pernapasan dimulai lagi dari siklus
baru. Periode apnea berulang se%ara teratur.
C: Pernapasan paradoksial, merupakan pernapasan dimana dinding paru)paru
bergerak berlawanan arah dari keadaan normal. +ering ditemukan pada
keadaan atelektasis.
?: Biot, merupakan pernapasan dengan irama yang mirip dengan cheyne stokes,
akan tetapi amplitudonya tidak teratur.
: Stridor, merupakan pernapasan bising yang terjadi karena penyempitan pada
saluran pernapasan. Pada umumnya ditemukan pada kasus spasme tra%hea
atau obstruksi laring.
%. Abstruksi jalan napas
Abstruksi jalan napas merupakan suatu kondisi pada indu1idu dengan pernapasan
yang mengalami an%aman, terkait dengan ketidak mampuan batuk se%ara efektif.
Hal ini dapat disebabkan oleh sekret yang kental atau berlebihan akibat penyakit
infeksi, immobilisasi, statis sekresi, serta batuk tidak efektif karena
penyakit persarafan seperti %erebro 4as+ular a++i#ent 9H;5:, akibat
efek pengobatan sedati1e, dan lain)lain.
Tanda klinis :
: 3atuk tidak efektif atau tidak ada
": Tidak mampu mengeluarkan sekret di jalan napas
#: +uara napas menunjukkan adanya sumbatan
$: Jumlah, irama, dan kedalaman pernapasan tidak normal
d. Pertukaran gas
Pertukaran gas merupakan suatu kondisi pada indi1idu yang mengalami
penurunan gas, baik oksigen maupun karbondioksida, antar al1eoli paru)paru
dan siste 1askular. Hal ini dapat disebabkan oleh sekret yang kental atau
immobilisasi akibat sistem sarafI depresi susunan saraf pusatI atau penyakit
radang pada paru)paru. Terjadinya gangguan dalam pertukaran gas ini
menunjukkan bahwa penurunan kapasitas difusi dapat menyebabkan pengangkutan A"
dari paru)paru ke jaringan terganggu, aneia dengan segala ma%am bentuknya,
kera%unan HA", dan terganggunya aliran darah. Penurunan kapasitas difusi
tersebut antara lain disebabkan oleh menurunnya luas permukaan difusi,
menebalnya membrane al1eolar kapiler, dan rasio 1entilasi perfusi yang tidak baik.
Tanda klinis :
: /ispnea pada usaha napas
": -apas dengan bibir pada fase ekspirasi yang panjang
#: 5gitasi
$: @elah, alergi
': !eningkatnya tahanan 1as%ular paru)paru
(: !enurunnya saturasi oksigen dan meningkatnya PaHA"
6: +ianosis.
$. Tindakan untuk !engatasi !asalah *ebutuhan Aksigenasi
a. @atihan napas
@atihan napas merupakan %ara bernapas untuk memperbaiki 1entilasi al1eoli atau
memelihara pertukaran gas, men%egah atelektaksis, meningkatkan efisiensi batuk, dan
dapat mengurangi stress.
b. @atihan batuk efektif
@atihan batuk efektif merupakan %ara melatih pasien yang tidak memiliki kemampuan
batuk se%ara efektif untuk membersihkan jalan napas 9laring, tra%hea, dan bronkhiolus:
dari sekret atau benda asing.
%. Pemberian oksigen
Pemberian oksigen merupakan tindakan memberikan oksigen ke dalam paru)paru
melalui saluran pernapasan dengan alat bantu oksigen. Pemberian oksigen pada pasien
dapat melalui tiga %ara yaitu melalui kanula, nasal, dan masker. Pemberian oksigen
tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan men%egah terjadinya
hipoksia.
d. 2isioterapi dada
2isioterapi dada merupakan tindakan melakukan postural drainage, %lapping, dan
1ibrating pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan untuk meningkatkan efisiensi
pola pernapasan dan membersihkan jalan napas
e. Pengisapan lendir
Pengisapan lendir 9su%tion: merupakan tindakan pada pasien yang tidak mampu
mengeluarkan sekret atau lendir se%ara sendiri. Tindakan tersebut dilakukan untuk
membersihkan jalan napas dan memenuhi kebutuhan oksegenasi.
KEBUTUHAN NUTRISI
01 PENGERTIAN
-utrisi adalah .at).at gi.i atau .at lain yang berhubungan dengan kesehatan dan
penyakit, termasuk keseluruhan proses pemasukan dan pengolahan .at makanan oleh tubuh
manusia yang bertujuan menghasilkan energi yang nantinya akan digunakan untuk akti1itas
tubuh serta mengeluarkan .at sisanya 9hasil metabolisme:. -utrisi dapat dikatakan sebagai
ilmu tentang makanan, .at).at gi.i dan .at lain yang terkandung, aksi, reaksi, dan
keseimbangan yang berhubungan dengan kesehatan dan penyakit.
21 SISTE% PEN7ERNAAAN
+istem pen%ernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan
mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pen%ernaan 9pengunyahan,
penelanan, pen%ampuran: dengan en.im dan .at %air yang terbentang mulai dari mulut
sampai anus. +istem pen%ernaan makanan terdiri atas : +aluran Pen%ernaan dan Argan)organ
5sesoris 9tambahan:. 9/etailnya lihat di Guyton : 2isiokogi *edokteran:
-1 STATUS NUTRISI
Peme%ahan makanan, pen%ernaan, absorpsi, dan asupan makanan merupakan &a+tor
penting dalam menentukan status nutrisi.
. *eseimbangan Energi
Energi adalah kekuatan untuk kerja. !anusia membutuhkan energi untuk terus)menerus
berhubungan dengan lingkungannya.
*eseimbangan Energi L Pemasukan Energi M Pengeluaran atau
Pemasukan Energi L Total Pengeluaran Energi 9 Panas M kerja
M energi simpanan:
a: Pemasukan Energi
Peasu"an energi merupakan energi yang dihasilkan selama oksidasi makanan. !akanan
merupakan sumber utama energi manusia. /ari makanan yang dimakan kemudian dipe%ah
se%ara kimiawi menjadi !rotein, lemak, dan karbohidrat. 3esarnya energi yang dihasilkan
dengan satuan kalori. +atu kalori juga disebut satu kalori besar 9*: atau *kal adalah jumlah
panas yang dibutuhkan untuk menaikan suhu kg air sebesar derajat %el%ius. +atu kkal L
* atau sama dengan .??? kalori.
*etika makanan tidak tersedia maka akan terjadi peme%ahan glikogen yang merupakan
%adangan karbohidrat yang disimpan dalam hati dan jaringan otot.
b: Pengeluaran Energi
Pengeluaran energi adalah energi yang digunakan oleh tubuh untuk men)support jaringan
dan fungsi)fungsi organ tubuh. Hadangan energi tubuh berbentuk senyawa fosfat seperti
adenosin triphosfat 95TP:.
*ebutuhan energi seseorang ditentukan oleh 3asal !etabolisme 0ate 93!0: dan aktifitas
fisik. *ebutuhan energi tiap hari ditentukan dengan ruus L 93!0 M "$: M 9?. N *onsumsi
kkal setiap hari M energi untuk akti1itas :.
Energi untuk akti1itas misalnya : 7stirahat L #? "al&jam , duduk L $? kal&jam, 3erdiri L (?
kal&jam, !enjahit L 6? kal&jam, !en%u%i piring L #? s&d 6( kal&jam, !elukis $?? kal&jam.
Jika nilai pemasukan energi lebih ke%il dari pengeluaran energi maka akan terjadi
keseimbangan negati1e 9): sehingga %adangan makanan dikeluarkan, hal ini akan berakibat
pada penurunan berat badan. +ebaliknya, jiak pemasukan lebih banyak dari pengeluaran
energi maka akan terjadi keseimbangan positif 9M:, kelebihan energi akan disimpan dalam
tubuh sehingga terjadi peningkatan berat badan.
%: 3asal !etabolisme 0ate
Basal %eta$olise Rate adalah energi yang digunakan tubuh pada saat istirahat yaitu untuk
kegiatan fungsi tubuh seperti pergerakan jantung, pernapasan, !eristalti+ usus, kegiatan
kelenjar)kelenjar tubuh. Ke$utuhan "alori $asal dipengaruhi oleh :
. <sia
". Jenis *elamin
#. Tinggi dan 3erat 3adan
$. *alainan endokrin
'. +uhu @ingkungan
(. *eadaan +akit
". *arakteristik +tatus -utrisi
*arakteristik status nutrisi ditentukan dengan adanya Body 7ass 3nde8 93!7: dan 3deal
Body Weight 973B:.
a: 3ody !ass 7nde= 93!7:
!erupakan ukuran dari gambaran berat badan seseorang dengan tinggi badan. 3!7
dihubungkan dengan total lemak dalam tubuh dan sebagai panduan untuk mengkaji kelebihan
berat badan 9o1er 8eight: dan obesitas.
0umus 3!7 diperhitungkan :
BB ("g) atau BB (!on) 9 :;3/<
TB () TB (in+i)
2
b: 7deal 3ody Beight 973B:
!erupakan perhitungan barat badan o!tial dalam fungsi tubuh yang sehat. 3erat badan
ideal adalah jumlah tinggi dalam sentimeter dikurangi dengan ?? dan dikurangi ?D dari
jumlah itu.
*egiatan yang membutuhkan energi, antara lain :
. ;ital kehidupan, pernafasan, sirkulasi darah, suhu tubuh dan lain)lain
". *egiatan mekanik oleh otot
#. 5kti1itas otot dan syaraf
$. Energi kimia untuk membangun jaringan, en.im, dan hormone
'. +ekresi %airan pen%ernaan
(. 5bsorpsi .at).at gi.i di saluran pen%ernaan
6. Pengeluaran hasil sisa metabolisme
2aktor)faktor yang mempengaruhi kebutuhan energi :
. Peningkatan 3asal !etabolisme 0ate
". 5kti1itas tubuh
#. 2aktor usia
$. +uhu @ingkungan
'. Penyakit atau status kesehatan
31 NUTRIEN (=AT5=AT GI=I)
Elemen -utrien & 8at 4i.i
. *arbohidrat
". Protein
#. @emak
31 ,itain
<1 %ineral
(. 5ir
*arbohidrat, lemak dan protein disebut energi nutrein karena merupakan sumber energi
dari makanan , sedangakn 1itamin, mineral #an air merupakan substansi penting untuk
membangun, mempertahankan dan mengatur metabolisme jaringan.
2ungsi .at gi.i yaitu :
. +ebagai penghasil energi bagi fungsi organ, garakan dan kerja fisik
". +ebagai bahan dasar untuk pembentukan dan perbaikan jaringan
#. +ebagai pelindung dan pengatur
KARBOHIDRAT
*arbohidrat merupakan sumber energi utama.. Hampir K?D energi dihasilkan dari
karbohidrat. +etiap gram karbohidrat menghasilkan $ kkal. *arbohidrat yang disimpan
dalam hati dan otot berbentuk glikogen dengan jumlah yang sangat sedikit. Gli"ogen adalah
sintesis dari glukosa, peme%ahan energi selama masa istirahat&puasa. *elebihan energi
karbohidrat berbentuk asam lemak.
. Jenis *arbohidrat
3erdasarkan susunan kimianya karbohidrat digolongkan menjadi # jenis yaitu :
!onosakarida, disakarida, dan polisakarida.
a. !onosakarida
!onosakarida merupakan jenis karbohidrat yang paling sederhana dan merupakan molekul
yang paling ke%il. /alam bentuk ini molekul dapat langsung diserap oleh pembuluh darah.
Jenis dari !onosakarida adalah glukosa dektrosa yang banyak terdapat pada buah)buahan
dan sayuran, fruktosa banyak terdapat pada buah, sayuran, madu, dan glukosa yang berasal
dari pe%ahan disakarida.
b. /isakarida
Jenis disakarida adalah sukrora, maltosa, dan laktosa. Sukrosa dan maltosa banyak pada
makanan nabati, sedangkan laktosa merupakan jenis gula dalam air susu baik susu ibu
maupun susuhewan.
%. Polisakarida
!erupakan gabungan dari beberapa molekul monosakarida. Jenis polisakarida adalah .at
pati, glikogen dan selulosa.
". 2ungsi *arbohidrat
a. +umber energi yang murah
b. +umber energi utama bagi otak dan syaraf
%. !embuat %adangan tenga tubuh
d. Pengaturan metabolisme tubuh
e. <ntuk efesiensi penggunaan protein
f. !emberikan rasa kenyang
#. +umber *arbohidrat
+umber karbohidrat umunya adalah makanan pokok, umumnya berasal dari tumbuh)
tumbuhan seperti beras, jagung, ka%ang, sagu, singkong, dan lain)lain. +edangkan pada
karbohidrat hewani berbentuk glikogen.
$. !etabolisme *arbohidrat
Proses dari makanan sampai dapat digunakan oleh tubuh melalui pen%ernaan, absorpsi, dan
metabolisme.
!etabolisme *arbohidrat berbentuk monosakarida dan disakarida diserap melalui mukusa
usus. +etelah proses penyerapan 9dalam pembuluh darah: semua berbentuk monosakarida.
!onosakarida 92ruktosa, 4alaktosa, 4lukosa: yang masuk bersama)sama darah dibawa ke
hati. /i dalam hati !onosakarida diubah menjadi glukosa dan dialirkan melaui pembuluh
darah ke otot. /i dalam otot glukosa dibakar membentuk glikogen melalui Proses
likoneogenesis!
PROTEIN
Protein berfungsi sebagai pertumbuhan, mempertahankan dan mengganti jaringan tubuh.
+etiap gram protein menghasilkan $ kkal. 3entuk sederhana dari protein adalah asam
amino. 5sam amino disimpan didalam jaringan dalam bentuk hormon dan en.im. 5sam
amino esensial tidak dapat disintesis didalam tubuh tetapi harus didapatkan dari makanan.
Jenis asam amino esensial diantaranya lisin, triptofan, fenilanin, leusin!
3erdasarkan susunan kimianya, protein dapat dibagi menjadi # golongan yaitu :
. Protein sederhana
Jenis ini tidak berikatan dengan .at lain, misalnya abumin,dan globulin.
". Protein bersenyawa
Protein ini dapat membentuk ikatan dengan .at seperti dengan glikogen membentuk
glikoprotein, dengan hemoglobin membentuk kromoprotein.
#. Turunan atau de1irat dari protein
Termasuk dalam turunan protein adalah albuminosa, pepton, dan gelatin.
2ungsi Protein
. <ntuk keseimbangan %airan yaitu dengan meningkatkan tekanan osmoti%
koloid,
". keseimbangan asam.
#. Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan
$. Pengaturan metabolisme
'. +umber energi di samping karbohidrat dan lemak
(. /alam bentuk kromosom, proein berperan sebagai tempat menyimpan dan
meneruskan sifat)
sifat keturunan dalam bentuk genes.
+umber protein
. Protein hawani yaitu protein yang berasal dari hewan seperti susu, daging, telur, hati, udang,
ikan, kerang, ayam dan sebagainya.
". Protein nabati yaitu protein yang berasal dari tumbuhan seperti jagung, kedelai, ka%ang hijau,
terigu, dan sebagainya.
LE%AK
@amak atau lipid merupakan sumber energi paling besar. 3erdasarkan ikatan kimianya lemak
dibedakan menjadi :
. @emak murni yaitu lemak yang terdiri atas asam lemak dan gliserol
". 8at).at yang mengandung lemak misalnya fosfolipid, yaitu ikatan lemak
dengan garam fosfor, glikolipid yaitu ikatan lemak dengan glikogen.

2ungsi @emak
. !emberikan kalori, dimana setiap gram lemak dalam peristiwa oksidasi akan
memberikan kalori sebanyak C kkal.
". !elarutkan 1itamin sehingga dapat diserap oleh dinding usus.
#. !emberikan asam)asam esensial
+umber @emak
!enurut sumbernya lemak berasal dari nabati dan hewani. Lea" na$ati mengandung lebih
banyak asam lemak tak jenuh seperti terdapat pada ka%ang)ka%angan, kelapa dan lain)
lainnya. +edangkan Lea" he8ani banyak mengandung asam lemak jenuh dengan rantai
panjang seperti pada daging sapi, kambing dan lainnya.
%INERAL
!ineral adalah elemen anorganik untuk tubuh karena perannya sebagai katalis dalam reaksi
biokimia. !ineral dapat diklasifikasikan menjadi a"roineral yaitu jika kebutuhan tubuh
?? mg atau lebih dan i"roineral jika kebutuhan tubuh kurang dari ?? mg. Termasuk
dalam makromineral adalah kalsium, magnesium fosfat sedangkan yang temasuk dalam
mikromineral adalah klorida, yodium, iron,.in%. +e%ara umum fungsi dari mineral adalah :
. !embangun jarigan tulang
". !engatur tekanan osmotik dalam tubuh
#. !emberikan elektemb elektrolit untuk keperluan otot)otot dan saraf
$. !embuat berbagai en.im
,ITA%IN
;itamin adalah substansi organik, keberadaannya sangat sedikit pada makanan dan tidak
dapat dibuat di dalam tubuh. ;itamin sangat berperan dalam proses metabolisme karena
fungsinya sebagai katalisator. ;itamin dapat diklasifikasikan menjadi :
. ;itamin yang larut air : ;itamin 3 kompleks, 3, 3", 3#, 3", folic acid, serta 1itamin %.
". ;itamin yang larut dalam lemak : 5 , / , E , *
2ungsi utama 1itamin adalah untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pemeliharaan
kesehatan.
AIR
5ir merupakan .at makanan paling dasar yang dibutuhkan oleh manusia. Tubuh manusia
terdiri atas '?)6?D air. 3ayi memiliki proporsi air yang lebih besar dibandingkan dengan
orang dewasa. +emakin tua umur seseorang, maka proporsi air dalam tubuh akan semakin
berkurang. Pada oang dewasa asupan air antara "?)'?? %% per hari, namun dianjurkan C??
%% untuk optimal. +elain itu, air yang masuk ke dalam tutbuh melalui makanan '??)C?? %%
per hari.
*ebutuhan air akan meningkat jika terjadi pengeluran air, misalnya
!elalui keringat berlebih
!untah
/iare
4ejala /ehidrasi
<1 %ASALAH5%ASALAH KEBUTUHAN NUTRISI
+e%ara umum, gangguan nutrisi terdiri dari :
. *ekurangan -utrisi
". *elebihan -utrisi
#. Abesitas
$. !alnutrisi
'. /iabetes !elitus
(. Hipertensi
6. Jantung *oroner
K. 5noreksia
>1 *AKTOR YANG %E%PENGARUHI KEBUTUHAN NUTRISI
. Pengetahuan
". Prasangka
#. *ebiasaan
$. *esukaan
'. Ekonomi
KEBUTUHAN DASAR 7AIRAN DAN ELEKTROLIT
A1 DE*INISI
*ebutuhan %airan dan elektrolit adalah suatu proses dinamik karena metabolisme
tubuh membutuhkan perubahan yang tetap dalam berespons terhadap stressor fisiologis dan
lingkungan. Hairan dan elektrolit saling berhubungan, ketidakseimbangan yang berdiri
sendiri jarang trjadi dalam bentuk berlebihan atau kekurangan. Hairan dan elektrolit sangat
diperlukan dalam rangka menjaga kondisi tubuhtetap sehat.
*eseimbangan %airan dan elektrolit di dalam tubuh adalah merupakan salah satu
bagian dari fisiologi homeostatis. *eseimbangan %airan dan elektrolit melibatkan komposisi
dan perpindahan berbagai %airan tubuh. Hairan tubuh adalah larutan yang terdiri dari air
9 pelarut: dan .at tertentu 9.at terlarut:. Elektrolit adalah .at kimia yang menghasilkan
!arti"el)partikel bermuatan listrik yang disebut ion jika berada dalam larutan. Hairan dan
elektrolit masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, dan %airan intra1ena 97;: dan
didistribusi ke seluruh bagian tubuh. *eseimbangan %airan dan elektrolit berarti adanya
distribusi yang normal dari air tubuh total dan
elektrolit ke dalam seluruh bagian tubuh. *eseimbangan %airan dan elektrolit saling
bergantung satu dengan yang lainnyaI jika salah satu terganggu maka akan berpengaruh pada
yang lainnya.
B1 *ISIOLOGI 7AIRAN DAN ELEKTROLIT
Hairan dan substansi yang ada di dalamnya berpindah dari %airan interstitial masuk
kedalam sel. Pembuluh darah kapiler dan membrane sel yang merupakan membran
semipermiabel mampu memfilter tidak semua substansi dan komponen dalam %airan tubuh
ikut berpindah. !etode perpindahan dari %airan dan elektrolit tubuh dengan beberapa %ara
yaitu:
. /ifusi
!erupakan proses di mana partikel yang terdapat di dalam %airan bergerak dari konsentrasi
tinggi ke konsentrasi rendah sampai terjadi keseimbangan. Hairan dan elektrolit di difusikan
menembus membrane sel. *e%epatan difusi di pengaruhi oleh ukuran molekul, konsentarsi
larutan dan te!erature.
". Asmosis
!erupakan bergeraknya pelarut bersih seperti air, melaui membran semipermiabel dan
larutan yang berkosentrasi lebih rendah ke kosentrsi yang lebih tinggi yang sifat nya menarik.
#. Trans!ort aktif
Partikel bergerak dari konsentrasi rendah ke lebih tinggi karena adanya daya aktif dari tubuh
seperti pompa jantung.
71 KEBUTUHAN 7AIRAN DAN ELEKTROLIT
-o <mur & 33 9*g: *ebutuhan %airan 9m@&"$ jam:
# hari, #,? kg "'?)#??
" tahun, C,' kg '?)#??
# " tahun, ,K kg #'?)'??
$ ( tahun, "?,? kg K??)"???
' ? tahun, "K,6 kg "???)"'??
( $ tahun, $',? kg ""??)"6??
6 K tahu, '$,? kg ""??)"6??
,olue +airan tu$uh
Total jumlah 1olume %airan tubuh 9total $o#y 8ater)T3B: kira)kira (?D dari berat badan
pria dan '?D dari berat badan wanita. Jumlah 1olume ini tergantung pada kandungan lemak
badan dan usia. @emak jaringan sangat sedikit menyimpan %airan di mana lemak pada wanita
lebih banyak dari pria sehingga jumlah 1olume %airan lebih rendah dari pria. <sia juga
berpengaruh terhadap T3B di mana makin tua usia makin sedikit kandungan airnya. Hontoh:
bayi baru lahir T3B nya 6?)K?D dari 33, usia tahun (?D dari 33, usia puberitas sampai
dengan #C tahun untuk pria (?D dari 33 dan wanita '"D dari 33, usia $?)(? tahun untuk
pria ''D dari 33 dan wanita $6D dari 33, sedangkan pada usia di atas (? tahun untuk pria
'"D dari 33 dan wanita $(D dari 33.
D1 *AKTOR5*AKTOR YANG %E%PENGARUHI KESEI%BANGAN 7AIRAN DAN
ELEKTROLIT
01 <mur
*ebutuhan intake %airan ber1ariasi tergantung dari usia, karena usia akan berpengaruh pada
luas permukaan tubuh, metabolisme, dan berat badan. 7nfant dan anak)anak lebih mudah
mengalami gangguan keseimbangan %airan dibanding usia dewasa. Pada usia lanjut sering
terjadi gangguan keseimbangan %airan di karenakan gangguan fungsi ginjal ataw jantung.
21 7klim
Arang yang tinggal di daerah yang panas 9suhu tinggi: dan kelembaban udaranya rendah
memiliki peningkatan kehilangan %airan tubuh dan elektrolit melalui keringat. +edangkan
seseorang yang beraktifitas di lingkungan yang panas dapat kehilangan %airan sampai dengan
' @ per hari.
-1 /iet
/iet seseorag berpengaruh terhadap intake %airan dan elktrolit. *etika intake nutrisi tidak
adekuat maka tubuh akan membakar !rotein dan lemak sehingga akan seru al$uin dan
%adangan protein akan menurun padahal keduanya sangat diperlukan dalam proses
keseimbangan %airan sehingga hal ini akan menyebabkan edema.
$. Stress
+tress dapat meningkatkan metabolisme sel, glukosa darah, dan peme%ahan glykogen otot.
!rekanisme ini dapat meningkatkan natrium dan retensi air sehingga bila berkepanjangan
dapat meningkatkan 1olume darah.
'. *ondisi sakit
*ondisi sakit sangat b#erpengaruh terhadap kondisi keseimbangan %airan dan elektrolit
misalnya:
Traua seperti luka bakar akan meningkatkan kehilangan air melalui 7B@.
Penyakit ginjal dan kardio1askuler sangat mempengaruhi proses regulator keseimbangan
%airan dan elektrolit tubuh.
Pasien dengan penurunan tingkat kesadaran akan mengalami ganguan pemenuhan
intake %airan karena kehilangan kemapuan untuk memenuhinya se%ara mandiri.
(. Tindakan medis
3anayak tindakan medis akan berpengaruh pada keseimbangan %airan dan elektrolit tubuh
seperti: su+tion, -4T dan lain)lain.
6. Pengobatan
Pengobatan seperti pemberian dueretik, laksati1e dapat berpengaruh pada kondisi %airan dan
elektrolit tubuh.
K. Pembedahan
pasien dengan tindakan pembedahan memiliki resiko tinggimengalami gangguan
keseimbangan %airan dan elektrolit tubuh karena kehilangan darah selama pembedahan.
E1 %ASALAH5%ASALAH GANGGUAN KESEI%BANGAN 7AIRAN DAN
ELEKTROLIT
. Hipo1olemik
5dalah suatu kondisi akibat kekurangan 1olume %airan ekstra seluler 9HE+: dan dapat terjadi
karena kehilangan melalui kulit, ginjal, gastrointestinal, pendarahan sehingga menimbulkan
syok hipo1olemik. !ekanisme nya adalah peningkatan rangsangan saraf simpatis
9peningkatan frekuensi jantung, kontraksi jantung dan tekanan 1askuler:, rasa haus,
pelepasan horone 5/H dan adosteron. 4ejala: pusing, lemah, letih, anoreksia, mual
muntah, rasa haus, gangguan mental, konstipasi dan oliguri, penurunan T/, H0 meningkat,
suhu meningkat, turgor kulit menurun, lidah terasa kering dan kasar, mukosa mulut kering.
Tanda)tanda penurunan berat badan dengan akut, mata %ekung, pengosongan 1ena jugularis.
Pada bayi dan anak adanya penurunan jumlah air mata.
". Hiper1olemi
5dalah penambahan&kelebihan 1olume HE+ dapat terjadi pada saat:
a: +timulasi kronis ginjal untuk menahan natrium #an air.
b: 2ungsi ginjal abnormal, dengan penurunan ekskresi natrium dan air.
%: *elebihan pemberian %airan.
d: Perpindahan %airan interstisial ke !lasa.
4ejala: sesak napas, peningkatan dan penurunan T/, nadi kuat, asites, adema, adanya
ron%hi, kulit lembab, distensi 1ena leher, dan irama gallop.
PERA?ATAN LUKA
@uka adalah rusaknya kesatuan&komponen jaringan, dimana se%ara spesifik terdapat substansi
jaringan yang rusak atau hilang.
*etika luka timbul, beberapa efek akan mun%ul :
. Hilangnya seluruh atau sebagian fungsi organ
". 0espon stres simpatis
#. Perdarahan dan pembekuan darah
$. *ontaminasi bakteri
'. *ematian sel
%e"anise ter'a#inya lu"a :
01 Lu"a insisi (In+ise# 8oun#s)/ terjadi karena teriris oleh instrumen yang tajam. %isal
yang terjadi akibat pembedahan. @uka bersih 9aseptik: biasanya tertutup oleh sutura
seterah seluruh pembuluh darah yang luka diikat 9@igasi:
21 Lu"a ear (7ontusion ?oun#)/ terjadi akibat benturan oleh suatu tekanan dan
dikarakteristikkan oleh %edera pada jaringan lunak, perdarahan dan bengkak.
-1 Lu"a le+et (A$ra#e# ?oun#)/ terjadi akibat kulit bergesekan dengan benda lain yang
biasanya dengan benda yang tidak tajam.
31 Lu"a tusu" (Pun+ture# ?oun#)/ terjadi akibat adanya benda, seperti peluru atau
pisau yang masuk kedalam kulit dengan #iaeter yang ke%il.
<1 Lu"a gores (La+erate# ?oun#)/ terjadi akibat benda yang tajam seperti oleh ka%a
atau oleh kawat.
>1 Lu"a te$us (Penetrating ?oun#)/ yaitu luka yang menembus organ tubuh biasanya
pada bagian awal luka masuk diameternya ke%il tetapi pada bagian ujung biasanya
lukanya akan melebar.
:1 Lu"a Ba"ar (7o$ustio)
!enurut tingkat *ontaminasi terhadap luka :
. 7lean ?oun#s (Lu"a $ersih)/ yaitu luka bedah takterinfeksi yang mana tidak terjadi
proses peradangan 9inflamasi: dan infeksi pada sistem pernafasan, pen%ernaan, genital dan
urinari tidak terjadi. @uka bersih biasanya menghasilkan luka yang tertutupI jika diperlukan
dimasukkan drainase tertutup 9misalI Ja%kson , Pratt:. *emungkinan terjadinya infeksi luka
sekitar D , 'D.
". 7lean5+ontaine# ?oun#s (Lu"a $ersih ter"ontainasi)/ merupakan luka
pembedahan dimana saluran respirasi, pen%ernaan, genital atau perkemihan dalam kondisi
terkontrol, kontaminasi tidak selalu terjadi, kemungkinan timbulnya infeksi luka adalah #D ,
D.
#. 7ontaine# ?oun#s (Lu"a ter"ontainasi)/ termasuk luka terbuka, fresh, luka akibat
ke%elakaan dan operasi dengan kerusakan besar dengan teknik aseptik atau kontaminasi dari
saluran %ernaI pada kategori ini juga termasuk insisi akut, inflamasi nonpurulen.
*emungkinan infeksi luka ?D , 6D.
$. Dirty or In&e+te# ?oun#s (Lu"a "otor atau in&e"si)/ yaitu terdapatnya mikroorganisme
pada luka.
3erdasarkan kedalaman dan luasnya luka, dibagi menjadi :
+tadium 7 : @uka +uperfisial 9F-on)3lan%hing Erithema: : yaitu luka yang terjadi pada
lapisan epidermis kulit.
+tadium 77 : @uka FPartial Thi+"nessG : yaitu hilangnya lapisan kulit pada lapisan epidermis
dan bagian atas dari dermis. !erupakan luka superfi%ial dan adanya tanda klinis seperti
abrasi, $lister atau lubang yang dangkal.
+tadium 777 : @uka F2ull Thi%knessG : yaitu hilangnya kulit keseluruhan meliputi kerusakan
atau nekrosis jaringan subkutan yang dapat meluas sampai bawah tetapi tidak melewati
jaringan yang mendasarinya. @ukanya sampai pada lapisan epidermis, dermis dan fasia tetapi
tidak mengenai otot. @uka timbul se%ara klinis sebagai suatu lubang yang dalam dengan atau
tanpa merusak jaringan sekitarnya.
+tadium 7; : @uka F2ull Thi%knessG yang telah men%apai lapisan otot, tendon dan tulang
dengan adanya destruksi&kerusakan yang luas.
!enurut waktu penyembuhan luka dibagi menjadi :
. @uka akut : yaitu luka dengan masa penyembuhan sesuai dengan konsep penyembuhan
yang telah disepakati.
". @uka kronis yaitu luka yang mengalami kegagalan dalam proses penyembuhan, dapat
karena faktor eksogen dan endogen.
PROSES PENYE%BUHAN LUKA
Tubuh se%ara normal akan berespon terhadap %edera dengan jalan Fproses peradanganG, yang
dikarakteristikkan dengan lima tanda utama: bengkak 9swelling:, kemerahan 9re#ness:, panas
9heat:, -yeri 9pain: dan kerusakan fungsi 9i!aire# fun%tion:. Proses penyembuhannya
men%akup beberapa fase :
1. 5ase 3n9lamasi
2ase inflamasi adalah adanya respon 1askuler dan seluler yang terjadi akibat perlukaan yang
terjadi pada jaringan lunak. Tujuan yang hendak di%apai adalah menghentikan perdarahan dan
membersihkan area luka dari benda asing, sel)sel mati dan bakteri untuk mempersiapkan
dimulainya proses penyembuhan. Pada awal fase ini kerusakan pembuluh darah akan
menyebabkan keluarnya platelet yang berfungsi sebagai heostasis. Platelet akan menutupi
1askuler yang terbuka 9%lot: dan juga mengeluarkan Fsubstansi 1asokonstriksiG yang
mengakibatkan pembuluh darah kapiler 1asokonstriksi. +elanjutnya terjadi penempelan
endotel yang akan menutup pembuluh darah. Periode ini berlangsung ')? menit dan setelah
itu akan terjadi 1asodilatasi kapiler akibat stimulasi saraf sensoris 9Lo+al sensory ner1e
endding:, lo%al refle= a%tion dan adanya substansi 1asodilator 9histamin, bradikinin,
serotonin dan sitokin:. Histamin juga menyebabkan peningkatan permeabilitas 1ena,
sehingga %airan !lasa darah keluar dari pembuluh darah dan masuk ke daerah luka dan
se%ara klinis terjadi oedema jaringan dan keadaan lingkungan tersebut menjadi asidosis.
+e%ara klinis fase inflamasi ini ditandai dengan : eritema, hangat pada kulit, oedema dan rasa
sakit yang berlangsung sampai hari ke)# atau hari ke)$.
2. 5ase #roli9erati9
Proses kegiatan seluler yang penting pada fase ini adalah memperbaiki dan menyembuhkan
luka dan ditandai dengan proliferasi sel. Peran fibroblas sangat besar pada proses perbaikan
yaitu bertanggung jawab pada persiapan menghasilkan produk struktur !rotein yang akan
digunakan selama proses reonstruksi jaringan.
Pada jaringan lunak yang normal 9tanpa perlukaan:, pemaparan sel fibroblas sangat jarang
dan biasanya bersembunyi di matriks jaringan penunjang. +esudah terjadi luka, fibroblas
akan aktif bergerak dari jaringan sekitar luka ke dalam daerah luka, kemudian akan
berkembang 9proliferasi: serta mengeluarkan beberapa substansi 9kolagen, elastin,
hyaluroni+ a+i#, fibrone%tin dan proteogly%ans: yang berperan dalam membangun
9rekontruksi: jaringan baru. 2ungsi kolagen yang lebih spesifik adalah membentuk %ikal
bakal jaringan baru 9%onne%ti1e tissue matri=: dan dengan dikeluarkannya substrat oleh
fibroblas, memberikan pertanda bahwa makrofag, pembuluh darah baru dan juga fibroblas
sebagai kesatuan unit dapat memasuki kawasan luka. +ejumlah sel dan pembuluh darah baru
yang tertanam didalam jaringan baru tersebut disebut sebagai jaringan FgranulasiG.
2ase proliferasi akan berakhir jika epitel dermis dan lapisan kolagen telah terbentuk, terlihat
proses kontraksi dan akan diper%epat oleh berbagai gro8th faktor yang dibentuk oleh
makrofag dan platelet.
3. 5ase 7aturasi
2ase ini dimulai pada minggu ke)# setelah perlukaan dan berakhir sampai kurang lebih "
bulan. Tujuan dari fase maturasi adalah I menyempurnakan terbentuknya jaringan baru
menjadi jaringan penyembuhan yang kuat dan bermutu. 2ibroblas sudah mulai meninggalkan
jaringan granulasi, warna kemerahan dari jaringa mulai berkurang karena pembuluh mulai
regresi dan serat &i$rin dari kolagen bertambah banyak untuk memperkuat jaringan parut.
*ekuatan dari jaringan parut akan men%apai pun%aknya pada minggu ke)? setelah
perlukaan.
<ntuk men%apai penyembuhan yang o!tial diperlukan keseimbangan antara kolagen yang
diproduksi dengan yang dipe%ahkan. *olagen yang berlebihan akan terjadi penebalan
jaringan parut atau hypertrophi% s%ar, sebaliknya produksi yang berkurang akan menurunkan
kekuatan jaringan parut dan luka akan selalu terbuka.
@uka dikatakan sembuh jika terjadi kontinuitas lapisan kulit dan kekuatan jaringan parut
mampu atau tidak mengganggu untuk melakukan aktifitas normal. !eskipun proses
penyembuhanluka sama bagi setiap penderita, namun out%ome atau hasil yang di%apai sangat
tergantung pada kondisi biologis masing)masing indi1idu, lokasi serta luasnya luka. Penderita
muda dan sehat akan men%apai proses yang %epat dibandingkan dengan kurang gi.i, diserta
penyakit sistemik 9diabetes mielitus:.
*AKTOR YANG %E%PENGARUHI PENYE%BUHAN LUKA
. <sia
+emakin tua seseorang maka akan menurunkan kemampuan penyembuhan jaringan
". 7nfeksi
7nfeksi tidak hanya menghambat proses penyembuhan luka tetapi dapat juga
menyebabkan kerusakan pada jaringan sel penunjang, sehingga akan menambah
ukuran dari luka itu sendiri, baik panjang maupun kedalaman luka.
#. Hipo1olemia
*urangnya 1olume darah akan mengakibatkan 1asokonstriksi dan menurunnya
ketersediaan oksigen dan nutrisi untuk penyembuhan luka.
$. Hematoma
Hematoma merupakan bekuan darah. +eringkali darah pada luka se%ara bertahap
diabsorbsi oleh tubuh masuk kedalam sirkulasi. Tetapi jika terdapat bekuan yang
besar hal tersebut memerlukan waktu untuk dapat diabsorbsi tubuh, sehingga
menghambat proses penyembuhan luka.
'. 3enda asin
3enda asing seperti pasir atau mikroorganisme akan menyebabkan terbentuknya suatu
abses sebelum benda tersebut diangkat. 5bses ini timbul dari serum, fibrin, jaringan
sel mati dan lekosit 9sel darah merah:, yang membentuk suatu %airan yang kental yang
disebut dengan nanah 9FPusG:.
(. 7skemia
7skemi merupakan suatu keadaan dimana terdapat penurunan suplai darah pada bagian
tubuh akibat dari obstruksi dari aliran darah. Hal ini dapat terjadi akibat dari balutan
pada luka terlalu ketat. /apat juga terjadi akibat faktor internal yaitu adanya obstruksi
pada pembuluh darah itu sendiri.
6. /iabetes
Hambatan terhadap sekresi insulin akan mengakibatkan peningkatan gula darah,
nutrisi tidak dapat masuk ke dalam sel. 5kibat hal tersebut juga akan terjadi
penurunan protein)kalori tubuh.
K. Pengobatan
+teroid : akan menurunkan mekanisme peradangan normal tubuh terhadap %edera
5ntikoagulan : mengakibatkan perdarahan
5ntibiotik : efektif diberikan segera sebelum pembedahan untuk bakteri penyebab
kontaminasi yang spesifik. Jika diberikan setelah luka pembedahan tertutup, tidak
akan efektif akibat koagulasi intra1askular.
NURSING %ANAGE%ENT
/ressing&Pembalutan
Tujuan :
. memberikan lingkungan yang memadai untuk penyembuhan luka
". absorbsi drainase
#. menekan dan imobilisasi luka
$. men%egah luka dan jaringan epitel baru dari %edera mekanis
'. men%egah luka dari kontaminasi bakteri
(. meningkatkan hemostasis dengan menekan dressing
6. memberikan rasa nyaman mental dan fisik pada pasien
ALAT DAN BAHAN BALUTAN UNTUK LUKA
3ahan untuk !embersihkan @uka
O 5lkohol 6?D
O 5Pueous and tin%ture of %hlorhe=idine glu%onate 9Hibitane:
O 5Pueous and tin%ture of ben.alkonium %hloride 98ephiran Hloride:
O Hydrogen Pero=ide
O -atrium Hloride ?.CD
3ahan untuk !enutup @uka
O ;erband dengan berbagai ukuran
3ahan untuk mempertahankan balutan
O 5dhesi1e tapes
O 3andages and binders
KO%PLIKASI DARI LUKA
a. Hematoma 9Hemorrhage:
Perawat harus mengetahui lokasi insisi pada pasien, sehingga balutan dapat diinspeksi
terhadap perdarahan dalam inter1al "$ jam pertama setelah pembedahan.
b. 7nfeksi 9Bounds +epsis:
!erupakan infeksi luka yang sering timbul akibat infeksi nosokomial di rumah sakit. Proses
peradangan biasanya mun%ul dalam #( , $K jam, denyut nadi dan temperatur tubuh pasien
biasanya meningkat, sel darah putih meningkat, luka biasanya menjadi bengkak, hangat dan
nyeri.
%. /ehis%en%e dan E1is%erasi
/ehis%en%e adalah rusaknya luka bedah
E1is%erasi merupakan keluarnya isi dari dalam luka
d. *eloid
!erupakan jaringan ikat yang tumbuh se%ara berlebihan. *eloid ini biasanya mun%ul tidak
terduga dan tidak pada setiap orang.