Anda di halaman 1dari 33

1

EJAAN YANG DISEMPURNAKAN


1.1 PEMAKAIAN HURUF
A. Abjad
Abjad yang digunakan dalam bahasa Indonesia terdiri dari huruf yang berikut. Nama masing-
masing disertai di sebelahnya.
Huruf Nama Huruf Nama Huruf Nama
A a
B b
C c
D d
E e
F f
G g
H h
I i
a
be
ce
de
e
ef
ge
ha
i
J j
K k
L l
M m
N n
O o
!
" #
$ %
je
ka
el
em
en
o
!e
ki
e%
& '
( )
* +
, -
. /
0 1
2 3
4 5
e'
)e
+
fe
/e
ek'
3e
5e)
B. Huruf Voka
Huruf
!o"#o$ P%maka&a"
d& d%'a" d& #%"(a$ d& b%aka"(
a
e*
i
o
u
api
enak
emas
itu
oleh
ulang
Padi
petak
kena
simpan
kota
bumi
lusa
turne
metode
murni
took
ibu
Ca)a)an 6
* Dalam pelajaran lafal kata, dapat digunakan tanda aksen jika ejaan kata menimbulkan
keraguan.
Misalnya Anak-anak bermain di teras
!pa"ara itu dihadiri pejabat teras pemerintah
#ambutnya perang.
$ahaya perang berkurang.
!. D&f#o"(
Huruf
!o"#o$ P%maka&a"
d& d%'a" d& #%"(a$ d& b%aka"(
ai
au
oi
-
aula
-
-
saudara
-
pandai
harimau
amboi
2
Ca)a)an
Diftong, yang dieja dengan au, ai, dan oi, dilafalkan sebagai bunyi %o"al yang diikuti
oleh bunyi konsonan lun"uran & atau y karena diftong bukanlah gabungan dua bunyi lo"al.
Istilah semi%okal yang kadang-kadang dipakai untuk & dan y sudah menunjukkan bah&a
keduanya bukan %okal.
$andingkanlah beda lafal a+ atau ai dalam harimau dan menggulai 'au dan ai di sini
adalah diftong(, dan dalam mau dan menggulai the 'au dan ai di sini melambangkan deret
dua bunyi %o"al(.
D. Huruf Ko")o"a"
Huruf
!o"#o$ P%maka&a"
d& d%'a" d& #%"(a$ d& b%aka"(
b
"
d
f
g
h
j
k
kh
l
m
n
ng
ny
p
) * *
r
s
sy
t
%
&
+ * *
y
,
bahasa
"akap
dua
fakir
guna
hari
jalan
kami
-
khusus
lekas
maka
nama
ngilu
nyata
pasang
)uran
raih
sampai
syarat
tali
%aria
&anita
+enon
yakin
,eni
-ebut
ka"a
ada
kafan
tiga
saham
manja
paksa
rakyat *
akhir
alas
kami
anak
angin
hanya
apa
fur)an
bara
asli
isyarat
mata
la%a
ha&a
-
payung
la,im
adab
-
abad
maaf
gudeg
tuah
-
politik
bapak *
tarikh
kesal
diam
daun
pening
-
siap
-
putar
lemas
arasy
rapat
-
-
-
-
-
Ca)a)an
7 .uruf k disini melambangkan bunyi ham,ah
77 /husus untuk nama dan keperluan ilmu
E. P%r)%ku#ua"
3
-etiap suku kata Indonesia ditandai oleh sebuah huruf %okal. .uruf %okal itu dapat didahului
atau diikuti oleh huruf konsonan.
0. $ahasa Indonesia mengenal empat ma"am pola umum suku kata
a. 1 a-nak, i-tu, ba-u
b. 1/ ar-ti, ma-in, om-bak
". /1 ra-kit, ma-in, i-bu
d. /1/ pin-tu, hi-lang, ma-kan
2. Di samping itu, bahasa Indonesia memiliki pola suka kata yang berikut
a. //1 pra-ja, sas-tra, in-fra
b. //1/ blok, trak-tor, prak-tis
". 1// eks, ons
d. /1// teks, pera, kon-teks
e. //1// kom-pleks
f. ///1 stra-te-gi, in-stru-men
g. ///1/ struk-tur, instruk-tur
Ke)e%angan 6 1 3 1okal, / 3 /onsonan
4. Pemisahan suku kata pada kata dasar adalah sebagai berikut.
a. /alau di tengah kata ada dua buah %okal yang berurutan, pemisahan itu dilakukan di
antara kedua huruf %okal itu.
Misalnya ma-in, bu-ah.
b. /alau ditangah kata ada huruf konsonan di antara dua buah huruf %o"al, pemisahan itu
dilakukan sebelum huruf konsonan itu.
Misalnya a-nak, ba-rang, su-lit.
/arena ng, ny, sy, dan kh melambangkan satu konsonan, gabungan huruf itu tidak
pernah di"eraikan sehingga pemisahan suku kata terdapat sebelum atau sesudah
pasangan huruf itu.
Misalnya sa-ngat, nyo-nya, i-sya-rat, a-khir, ang-ka, akh-lak.
". /alau di tengah kata ada dua buah huruf konsonan yang berurutan, pemisahan itu
terdapat di antara kedua huruf konsonan itu.
Misalnya man-di, som-bong, s&as-ta, "ap-lok, Ap-ril.
d. /alau di tengah kata ada tiga buah huruf konsonan atau lebih, pemisahan itu dilakukan
di antara huruf konsonan yang pertama 'termasuk ng( dan huruf kononan yang kedua.
Misalnya in-stru-men, ul-tra-, in-fra, bang-krut, ben-trok.
5. Imbuhan, termasuk a&alan yang mengalami perubahan bentuk dan partikel yang biasanya
ditulis serangkai dengan kata dasarnya, dalam penyukuan kata dipisah sebagai satu
kesatuan.
Misalnya ma-kan-an, me-me-nuh-i, bel-a-jar, mem-ban-tu, per-gi-lah
F. Nama D&r&
Penulisan nama sungai, gunung, jalan, dan sebagainya disesuaikan dengan 6jaan yang
Disempurnakan. Nama orang, badan hukum, dan nama diri lain yang sudah la,im disesuaikan
dengan 6jaan yang Disempurnakan, ke"uali bila ada pertimbangan khusus.
4
1.* PENU+ISAN HURUF
A. Huruf B%)ar a#au Huruf Ka'&#a
0. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata pada a&al kalimat.
Misalnya Ada gula, ada semut
Apa maksudmu7
/ita harus bekerja keras
-elamat pagi.
2. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.
Misalnya Adik bertanya, 8/apan kita pulang78
$apak menasihatkan, 8$erhati-hatilah, Nak98
8/emarin engkau terlambat,8 katanya.
4. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang
berhubungan dengan hal-hal keagamaan, kitab su"i dan nama :uhan, termasuk kata ganti
untuk :uhan.
Misalnya Allah
;ang Mahakuasa
;ang Maha Pengasih
<uran
Alkitab
=eda
Islam
/risten
:uhan akan menunjukkan jalan yang besar kepada hamba-Nya.
$imbinglah hamba-Mu, ya :uhan, ke jalan yang 6ngkau beri rahmat.
5. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan,
dan keagamaan yang diikuti nama orang.
Misalnya .aji Agus -alim
Imam -yafii
Mahaputra ;amin
Nabi Ibrahim
-ultan .asunuddin
Perhatikan Penulisan $erikut
.asanuddin, sultan Makasar, digelari juga Ayam >antan dari :imur.
?. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat
yang diikuti nama orang.
Misalnya @ubernur Ali -adikin
Aaksamana Muda !dara .usein -astranegara
Menteri Adam Malik
Perdana Menteri Nehru
Profesor -upomo
Perhatian penulisan berikut
-iapakah gubernur yang baru dilantik itu7
5
$rigadir >enderal Ahmad baru dilantik menjadi mayor jenderal.
B. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang.
Misalnya Amir .am,ah
De&i -artika
.alim Perdanakusuma
=age #udolf -upratman
C. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan
bahasa.
Misalnya bangsa Indonesia
suku -unda
bahasa Inggris
Perhatikan penulisan berikut
mengindonesiakan kata-kata asing
keinggris-inggrisan
D. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari
raya, dan peristi&a sejarah.
Misalnya tahun .ijrah
tahun Masehi
bulan Agustus
bulan Maulud
hari >umat
hari @alungan
hari Aebaran
hari Natal
Perang Eandu
Proklamasi /emerdekaan
Perhatikan penulisan berikut
memproklamasikan kemerdekaan
F. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi.
Misalnya Asia :enggara
$anyu&angi
$ukit $arisan
Eirebon
Danau :oba
@unung -emeru
>alan Diponegoro
>a,irah Arab
/ali $rantas
-elat Aombok
:anjung .arapan
:eluk $enggala
:erusan -ue,
6
Perhatikan penulisan $erikut
berlayar ke teluk
mandi di kali
menyeberang selat
pergi kea rah barat
0G. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga
pemerintahan dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.
Misalnya Departemen Pendidikan dan /ebudayaan
De&an Per&akilan #akyat
#epublik Indonesia
Majelis Permusya&aratan #akyat
Piagam Perserikatan $angsa $angsa
!ndang-!ndang Dasar #epublik Indonesia
:etapi, perhatikanlah penulisan berikut
menurut undang-undang dasar kita
pemerintah republik itu
00. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata di dalam nama
buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan, ke"uali kata partikel, seperti di, ke, dari,
untuk, dan yang, yang tidak terletak pada posisi a&al.
Misalnya Dari A%e Maria ke >alan Aain ke #oma
Pelajaran 6konomi untuk -ekolah Aanjutan Atas
-alah Asuhan
02. .uruf besar atau huruf kapital dipakai dalam singkatan nama gelar dan sapaan.
Misalnya Dr. Doktor
Ir. Insinyur
M.A. Ma')e% of A%)'
Ny. Nyonya
Prof. Profesor
-dr. -audara
-.6. -arjana 6konomi
-... -arjana .ukum
-.-. -arjana -astra
:n. :uan
Ca)a)an 6
-ingkatan di atas selalu diikuti oleh tanda titik.
04. .uruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama pada penunjuk hubungan
kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai sebagai kata
ganti atau sapaan.
Misalnya /apan $apak berangkat7
Itu apa, $u7
-urat -audara sudah saya terima.
$esok Paman akan datang
7
-ilakan duduk, Dik9
Mereka pergi ke rumah Pak Eamat
Para ibu mengunjungi Ibu .asan.
Ca)a)an
.uruf besar atau huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk
hubungan kekerabatan yang tidak dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.
Misalnya /ita harus menghormati bapak dan ibu kita.
-emua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
-emua "amat dalam kabupaten itu hadir.
B. Huruf M&r&"(
.uruf miring dalam "etakan dipakai untuk
0. Menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam karangan.
Misalnya majalah Baha'a dan Ke'+'a')%aan
Nega%ake%)agama karangan Prapan"a
surat kabar &+a%a Ka%3a
2. Menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata.
Misalnya $ab ini )idak membi"arakan penulisan huruf besar.
$uatlah kalimat dengan be%le!a' )angan.
.uruf pertama kata abad ialah a.
4. Menuliskan kata nama-nama ilmiah atau ungkapan asing ke"uali yang telah disesuaikan
ejaannya.
Misalnya Apakah tidak sebaiknya kita menggunakan kata !ena)a%an untuk kata +!8
g%ading7
$uah manggis nama ilmiahnya ialah Ga%cinia mango')ana.
Politik di-ide e) im!e%a pernah merajalela di negeri ini. .el)an'ha++ng
antara lain diterjemahkan menjadi pandangan dunia.
Ca)a)an
Dalam tulisan tangan atau ketikan, huruf atau kata yang akan di"etak miring diberi satu garis
diba&ahnya.
1., PENU+ISAN KA-A
A. Ka#a Da)ar
/ata yang berupa dasar ditulis sebagai satu kesatuan.
Misalnya Ibu Per"aya engkau tahu.
/antor pajak penuh sesak.
$uku itu buku baru.
B. Ka#a -uru"a"
0. Imbuhan 'a&alan, sisipan, akhiran( ditulis serangkaian dengan kata dasarnya.
Misalnya bergetar
dibiayai
8
diperlebar
mempermainkan
menengok
2. A&alannya atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau
mendahuluinya kalau bentuk dasarnya berupa gabungan kata.
Misalnya bertepuk tangan
garis ba&ahi
menganak sungai
sebar luaskan
4. /alau bentuk dasar berupa gabungan kata dan sekaligus mendapat a&alan dan akhiran,
maka kata-kata itu ditulis serangkai.
Misalnya memberitahukan
mempertanggungja&abkan
dilipatgandakan
penghan"urleburan
5. /alau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu
ditulis serangkai.
Misalnya amoral
antarkota
antikomunis
bikarbonat
dasa&arsa
demoralisasi
ekstrakurikulum
infrastruktur
inkon%ensional
internasional
introspeksi
kolonialisme
kontrare%olusi
kosponsor
multilateral
nonkolaborasi
panteisme
poligami
prasangka
purna&ira&an
reinkarnasi
saptakrida
semiprofesional
subseksi
s&adaya
transmigrasi
9
tritunggal
tunanetra
ultramodern
Ca)a)an 6
'0( $ila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang huruf a&alnya huruf besar, diantar
kedua unsur itu dituliskan tanda hubung '-(.
Misalnya non-Indonesia
Pan-Afrikanisme
'2( Maha sebagai unsur bagungan kata ditulis serangkai ke"uali jika diikuti oleh kata yang
bukan kata dasar.
Misalnya Di daerahnya ia benar-benar 8mahakuasa.8
Marilah kita bersyukur kepada :uhan ;ang Maha Pengasih.
-emoga yang Mahakuasa memberkahi usaha Anda.
C. Ka#a Ua"(
$entuk ulang ditulis se"ara lengkap dengan menggunakan tanda hubung.
Misalnya anak-anak
berjalan-jalan
buku-buku
"entang-perenang
dedaunan
dibesar-besarkan
gerak-gerik
huru-hara
lelaki
lauk-pauk
menulis-nulis
mondar-mandir
porak-poranda
ramah-tamah
sayur-mayur
terus-menerus
tukar-menukar
tunggang-langgang
undang-undang
D. Gabu"(a" Ka#a
0. @abungan kata yang la,im disebut kata majemuk, termasuk istilah khusus, bagian-
bagiannya umumnya ditulis terpisah.
Misalnya duta besar
kambing hitam
kereta api "epat luar biasa
mata pelajara
meja tulis
model linear
orang tua
10
persegi panjang
rumah sakit umum
simpang empat
2. @abungan kata, termasuk istilah khusus, yang mungkin menimbulkan salah ba"a, dapat
diberi tanda hubung untuk menegaskan pertalian diantara unsur yang bersangkutan.
Misalnya alat pandang-dengar
buku sejarah-baru
dua-sendi
ibu-bapak
&att-jam
4. @abungan kata yang sudah dianggap sebagai satu kata ditulis serangkai.
Misalnya akhirulkalam
alhamdulillah
apabila
bagaimana
barangkali
bilamana
bismillah
bumiputra
daripada
halalbihalal
hulubalang
kepada
manakala
matahari
padahal
paramasastra
peribahasa
sekaligus
sendratari
silaturahmi
syahbandar
&asalam
E. Ka#a Ga"#& ku, kau, mu, da" nya
/ata ganti ku dan kau ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinyaH ku, mu, dan In3a
ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.
Misalnya Apa yang kumiliki boleh kuambil
$ukuku, bukumu, dan bukunya tersimpan di perpustakaan
F. Ka#a D%'a" di. ke. da" dari
/ata depan di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, ke"uali di dalam
gabungan kata yang sudah dianggap sebagai satu kata seperti kepada dan daripada.
Misalnya Adiknya pergi ke luar negeri.
11
$ermalam sajalah di sini.
Di mana ada -iti, di situ ada -idin.
Ia datang dari -urabaya kemarin
Ia ikut terjun ke tengah kan"ah perjuangan.
/ain itu terletak di dalam lemari.
/e mana saja ia selama ini7
/ita perlu berpikir sepuluh tahun ke depan.
Mari kita berangkat ke pasar.
Mereka ada di rumah.
-aya pergi ke sana-sini men"arinya.
Perhatikanlah penulisan berikut
>angan mengesampingkan persoalan yang penting itu.
/ami per"aya sepenuhnya kepadanya.
Ia keluar sebentar.
/emarikan buku itu.
-i Amin lebih tua daripada si Ahmad
-emua orang yang terkemuka di desa itu hadir dalam kenduri itu.
-urat perintah itu dikeluarkan di >akarta pada tanggal 00 Maret 0FBB.
G. Ka#a si da" sang
/ata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Misalnya .arimau itu marah sekali kepada sang /an"il
-urat itu dikirimkan kembali kepada si pengirim.
H. Par#&k%
0. Partikel Ilah, -kah, dan Itah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.
Misalnya Apakah yang tersirat dalam surat itu7
$a"alah buku itu baik-baik.
>akarta adalah ibu kota #epublik Indonesia.
-iapatah gerangan dia7
2. Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.
Misalnya Apa pun yang dimakannya, ia tetap kurus.
.endak pulang pun, sudah tak ada kendaraan.
>angankan dua kali, satu kali pun engkau belum pernah datang ke rumahku.
>ika ayah pergi, adik pun ingin pergi.
/elompok kata yang berikut, yang sudah dianggap padu benar, ditulis serangkai
adapun, ataupun, bagaimanapun, biarpun, kalaupun, kendatipun, maupun, meskipun,
sekalipun, sungguhpun, &alaupun.
Misalnya Adapun sebab-sebabnya belum diketahui.
$agaimanapun juga akan di"obanya menyelesaikan tugas itu.
$aik para mahasis&a maupun para mahasis&i ikut berdemonstrasi.
-ekalipun belum memuaskan, hasil pekerjaannya dapat dijasikan pegangan.
=alaupun ia miskin, ia selalu gembira.
12
4. Partikel per yang berarti mulai, demi, dan tiap ditulis terpisah dari bagian-bagian kalimat
yang mendampinginya.
Misalnya .arga kain itu #p2.GGG,GG per helai.
Mereka masuk ke dalam ruangan satu per satu.
Pega&ai negeri mendapat kenaikan gaji per 0 April.
I. A"(ka da" +amba"( B&a"(a"
0. Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor. Di dalam tulisan la,im
digunakan angka Arab dan angka #oma&i. Pemakaiannya diatur lebih lanjut dalam pasal-
pasal yang berikut ini.
Angka Arab G, 0, 2, 4, 5, ?, B, C, D, F
Angka #oma&i I, II, III, I1, 1, 1I, 1II, 1III, IJ, J,
A '?G(, E '0GG(, D '?GG(, M '0.GGG(,
1 '?.GGG(, M '0.GGG.GGG(
2. Angka digunakan untuk menyatakan 'a( ukuran panjang, berat, dan isi, 'b( satuan &aktu,
dan '"( nilai uang.
Misalnya a. 0G liter
5 meter persegi
? kilogram
G,? sentimeter
0G persen
b. 0 jam 2G menit
pukul 0?.GG
tahun 0F2D
0C Agustus 0F5?
". #p?.GGG,GG
!-K 4.?G *
L ?.0G *
; 0GG
2.GGG rupiah
?G dolar Amerika
0G pon Inggris
0GG yen
Ca)a)an
* :anda titik di sini melambangkan tanda desimal.
4. Angka la,im dipakai untuk menandai nomor jalan, rumah, apartemen atau kamar pada
alamat.
Misalnya >alan :anah Abang I No. 0?
.otel Indonesia, /amar 0BF
5. Angka digunakan juga untuk menomori karangan atau bagiannya.
Misalnya $ab J, Pasal ?, halaman 2?2
13
-urah ;asin F
?. Penulisan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut
a. $ilangan utuh
Misalnya 02 dua belas
22 dua puluh dua
222 dua ratus dua puluh dua
b. $ilangan Pe"ahan
Misalnya M setengah
N tiga perempat
0O0B seperenam belas
4
4
O4 tiga dua pertiga
0O0GG seperseratus
0 P satu persen
0
o
OGG satu permil
0,2 satu dua persepuluh

B. Penulisan kata bilangan tingkat dapat dilakukan dengan "ara yang berikut.
Misalnya Paku $u&ono J
Paku $u&ono ke-0G
Paku $u&ono kesepuluh
$ab II
$ab ke-2
$ab kedua
Abad JJ
Abad ke-2G
Abad kedua puluh
:ingkat I
:ingkat ke-0
:ingkat kesatu 'pertama(
C. Penulisan kata bilangan yang mendapat akhiran Ian mengikuti "ara yang berikut.
Misalnya tahun 9:8an atau tahun lima !+l+han
!ang 9:::8an atau uang lima %ib+an
Aima uang ;:::8an atau lima uang 'e%ib+an
D. Aambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf,
ke"uali jika beberapa lambang bilangan dipakai se"ara berurutan, seperti dalam pemerin"ian
dan pemaparan.
Misalnya Amir menonton drama itu sampai )iga kali.
Ayah memesan )iga %a)+' ekor ayam.
Di antara C2 anggota yang hadir, ?2 orang memberikan suara setuju, ;9
suara tidak setuju, dan 9 suara blangko.
/endaraan yang ditempah untuk pengangkutan umum berjumlah 9: bus<
;:: heli"ak< dan ;:: bemo.
14
F. Aambang bilangan pada a&al kalimat ditulis dengan huruf. >ika perlu, susunan kalimat
diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak
terdapat lagi pada a&al kalimat.
Misalnya Lima bela' orang te&as dalam ke"elakaan itu.
$ukan ;9 orang te&as dalam ke"elakaan itu.
Pak Darmo mengundang =9: orang tamu.
$ukan =9: orang tamu diundang Pak Darmo, atau d+a %a)+' lima !+l+h
orang tamu diundang Pak Darmo.
0G. Angka yang menunjukkan bilangan bulat yang besar dieja sebagian supaya lebih mudah
diba"a.
Misalnya Perusahaan itu baru saja mendapat pinjaman =9: j+)a rupiah.
00. /e"uali di dalam dokumen resmi, seperti akta dan kuitansi, bilangan tidak perlu ditulis
dengan angka dan huruf sekaligus dalam teks.
Misalnya /antor kami mempunyai d+a !+l+h orang pega&ai.
$ukan /antor kami mempunyai =: 'd+a !+l+h( orang pega&ai.
Di lemari itu tersimpan DG? buku dan majalah
$ukan Di lemari itu tersimpan DG? 'delapan ratus lima( buku dan majalah.
02. /alau bilangan dilambangkan dengan angka dan huruf, penulisannya harus tepat.
Misalnya -aya lampirkan tanda terima sebesar #pFFF,GG 'sembilan ratus sembilan
puluh sembilan rupiah(. -aya lampirkan tanda terima sebesar FFF 'sembilan
ratus sembilan puluh sembilan( rupiah.
1./ PENU+ISAN UNSUR SERAPAN
Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia menyerap unsur dari pelbagai bahasa lain, baik
dari bahasa daerah maupun dari bahasa -anskerta, Arab, Portugis, $elanda, Inggris, dan bahasa
asing lain.
$erdasarkan taraf integrasinya, unsur pinjaman dalam bahasa Indonesia dapat dibagi atas
dua golongan besar
Pertama, unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti
team, shuttle "o"k, IQe+ploitation de IQhomme par IQhomme. !nsur-unsur ini dipakai dalam konteks
bahasa Indonesia, tetapi pengu"apannya masih mengikuti "ara asing.
/edua, unsur asing yang pengu"apan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa
Indonesia. Dalam hal ini, diusahakan agar ejaan asing hanya diubah seperlunya sehingga bentuk
Indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk asalnya.
/aidah ejaan yang berlaku bagi unsur serapan ialah sebagai berikut
aa '$elanda( menjadi a.
15
paal pal
ball bal
o"taaf oktaf
ae,jika tidak ber%ariasi dengan e,tetap ae
aerobe aerob
aerobdynami"s aerodinamika
ae, jika ber%ariasi dengan e, menjadi e
haemoglobin hemoglobin
haematite hematite
ai tetap ai
trailer trailer
"aisson kaison
au tetap au
audiogram audiogram
autotroph autotrof
tautomer tautomer
hydrauli" hidraulik
"austi" kaustik
", di muka a, u, o, dan konsonan, menjadi k
"alomel kalomel
"onstru"tion konstruksi
"ubi" kubik
"rystal kristal
"lassifi"ation klasifikasi
"oupe kup
", di muka e, i, oe, dan y, menjadi s
"entral sentral
"ent sen
"yberneti"s sibernetika
"ir"ulation sirkulasi
"ylinder silinder
"oelom selom
"", dimuka o, u, dan konsonan, menjadik
a""omodation, a""ommodatie akomodasi
a""ulturation akulturasi
a""limati,ation aklimatiasi
a""umulation akumulasi
a""lamation aklamasi
16
"", di muka e dan i, menjadi ks
a""ent aksen
%a""ine %aksin
""h dan "h, dimuka a, o, dan konsonan, menjadi k
sa""harin sakarin
"harisma karisma
"holera kolera
"hromosome kromosom
te"hni)ue teknik
"h, yang lafalnya s atau sy, menjadi s
e"helon eselon
ma"hine mesin
"h, yang lafalnya ", menjadi "
"he"k "ek
Ehina Eina
" '-anskerta( menjadi s
"abda sabda
"astra sastra
e tetap e
effe"ti%e efektif
des"ription deskripsi
synthesis sintesis
system sistem
ea tetap ea
idealist edealis
habeas habeas
ee 'belanda( menadi e
stratosfeer stratosfer
system system
ei tetap ei
ei"osane eikosan
eideti" eideti"
einsteinium einsteinium
eo tetap eo
stereo stereo
geometry geometri
,eolite ,eolit
17
,eolite ,eolit
eu tetap eu
neutron neutron
eugenol eugenol
europium europium
f teta f
fanati", fanatiek fanatik
fa"tor faktor
fossil fosil
gh menjadi g
sorghum sorgum
gue menjadi ge
igue ige
gigue gige
i, pada a&al suku kata di muka %o"al, tetap i
iamb iambe
ion ion
iota iota
ie, jika lafalnya i, menjadi i
politiek politik
riem rim
ie, jika lafalnya bukan I, tetap ie
%ariety %arietas
patient pasien
effi"ient efisien
kh 'Arab( tetap kh
khusus khusus
akhir akhir
ng tetap ng
"ontingent kontingen
"ongress kongres
linguisti"s linguisti"
oe 'oi ;unani( menjadi e
oestrogen estrogen
oenology enology
foetus fetus
18
oo '$elanda( menjadi o
komfoor kompor
pro%oost pro%os
oo 'Inggris( menjadi u
"artoon kartun
proof pruf
pool pul
oo '%okal ganda( tetap oo
,oology ,oologi
"oordination koordinasi
ou, jika lafalnya au, menjadi au
gou%erneur gubernur
"oupon kupon
"ontour kontur
ph menjadi f
phase fase
physiology fisiologi
spe"trograph spektrograf
ps tetap ps
pseudo pseudo
psy"hiatry psikiatri
psy"hosomati" psikosomatik
pt tetap pt
pterosaur pterosaur
pteridology pteridologi
ptyalin ptyalin
) menjadi k
a)uarium akuarium
fre)uen"y frekuensi
e)uator ekuator
rh menjadi r
rhapsody rapsodi
rhombus rombus
rhythm ritme
rhetori" retorika
s", di muka, a, o, u, dan konsonan, menjadi sk
19
s"andium s"andium
s"otopia skotopia
s"utella skutela
s"lerosis sklerosis
s"riptie skripsi
s", di muka e, i, dan y, menjadi s
s"enography senografi
s"intillation sintilasi
s"yphistoma sifistoma
s"h, dimuk a%okal, menjadi sk
s"hema skema
s"hi,ophrenia ski,ofrenia
s"holasti"ism skolastisisme
t, di muka i, jika lafalnya s, menjadi s
ratio rasio
aktie, a"tion aksi
patient pasien
th menjadi t
theo"ra"y teokrasi
orthography ortografi
thiopental thiopental
thrombosis thrombosis
method, methode metode
u tetap u
unit unit
nu"leolus nu"leolus
stru"ture struktur
institute institute
ua tetap ua
ualisme dualisme
a)uarium akuarium
ue tetap ue
suede sued
duet duet
ui tetap ui
e)uino+ ekuinoks
"onduit konduite
duit duit
20
uo tetap uo
fluores"ein fluoresein
)uorum kuorum
)uota kuota
uu menjadi u
prematuur prematur
%a"uum %akum
% tetap %
%itamin %itamn
tele%ision tele%is
"a%alry ka%aleri
+, pada a&al kata, tetap +
+anthate +antat
+enon +enon
+ylophone +ilofon
+, pada posisi lain, menjadi ks
e+e"uti%e, e+e"utief
ta+i taksi
e+tra ekstra
e+udatie eksudasi
late+ lateks
+", di muka e dan i, menjadi ks
e+"eptie eksepsi
e+"ess ekses
e+"itation eksitasi
e+"ision eksisi
+", dimuka a, o, u, dan konsonan, menjadi ksk
e+"a%ation ekska%asi
e+"ommuni"ation ekskomunikasi
e+"ursi%e ekskursif
e+"lusi%e eksklusif
y, jika lafalnya y, tetap y
yangonin yangonin
yen yen
yu""aganin yukaganin
y, jika lafalnya i, menjadi i
yttrium itrium
21
dynamo dinamo
propyl propel
psy"hology psikologi
, tetap ,
,enith ,enith
,ir"onium ,ir"onium
,odia" ,odia"
,ygote ,igot
/onsonan ganda menjadi konsonan tunggal, ke"uali kalau dapat membingungkan.
gabbro gabro
a""u aki
effe"t efek
"ommission komisi
ferrum ferum
solfeggio solfegio
Ca)a)an
0. !nsur-unsur yang sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia dan la,im dieja se"ara Indonesia
tidak perlu lagi diubah ejaannya.
Misalnya kabar, sirsak, iklan, perlu, hadir.
2. -ekalipun dalam ejaan ini huruf " dan + diterima sebagai bagian abjad bahasa Indonesia, unsur
yang mengandung kedua huruf itu diindonesiakan menurut kaidah yang terurai di atas. /edua
huruf itu dipertahankan dalam penggunaan tertentu saja seperti dalam pembedaan nama dan
istilah khusus.
Di samping pegangan untuk penyesuaian huruf atau bunyi asing tersebut di atas, berikut ini
didaftarkan juga akhiran-akhiran asing serta penyesuaiannya dalam bahasa Indonesia. Akhiran
itu diserap sebagai bagian kata yang utuh. /ata seperti standardisasi, implementasi, dan objektif,
diserap se"ara utuh di samping kata standar, impelemen, dan objek.
-aat menjadi -at
Ad%okat ad%okat
-age menjadi -ase
per"entage per"entage
etalage etalase
-air, -ary menjadi -er
"omplementair, "omplementary, komplementer
primair, primary primer
se"undair, se"ondary sekunder
22
-ant menjadi -an
a""ountant akuntan
informant informan
-ar"hie, -ar"hy, menjadi -arki
anar"hi, anar"hy anarki
oligar"hie, oligar"hy oligarki
-'a(tie, -'a(tion menjadi -asi, -si
a"tie, ation aksi
publi"atie, publi"ation publikasi
-eel, -aal, -al menjadi -al
stru"tureel, stru"tural struktural
formeel, formal formal
rationeel, rational rasional
ideal, ideal ideal
normaal, normal normal
-ein tetap -ein
"ystein sistein
"asein kasein
protein protein
-eur, -or menjadi -ur
dire"teur, dire"tor direktur
inspe"teur inspe"tor inspektur
"ondu"teur, "ondu"tor kondektur
-or tetap or
di"tator diktator
"orre"tor korektor
-ief, -i%e menjadi -if
des"riptief, des"ripti%e deskriptif
demostratief, demonstrati%e demonstratif
-iek, -i"a, i"- i"s, i)ue 'nominal( menjadi -ik, -ika
phonetiek, phoneti"s fonetik
physi"a, physi"s fisika
logi"a, logi" logika
diale"tika, diale"ti"s dialektika
te"hniek, te"hni)ue teknik
-iel, -ile menjadi -il
per"entile, per"entile persentil
23
mobile, mobile mobil
-is"h, -i" 'adjektif( menjadi -ik
ele"tronis"h, ele"troni" elektronik
me"hanis"h, me"hani" mekanik
ballistis"h, ballisti" balistik
-is"h, -i"al menjadi -is
e"onomis"h, e"onomi"al ekonomis
pra"tis"h, pra"ti"al praktis
logis"h, logi"al logis
-isme, -ism menjadi -isme
modernism, modernism modernisme
"ommunisme, "ommunism komunisme
-ist menjadi Iis
publi"ist publisis
egoist egois
-logie, -logy menjadi -logi
:e"hnologie, te"hnology teknologi
Physiologie, physiology fisiologi
Analogie, analogy analogi
-logue menjadi -log
"atalogue "atalog
dialogue dialog
-loog '$elanda( menjadi -log
analoog analog
epilog epilog
-oide, -oid menjadi -oid
hominoide, hominoid hominoid
anthropoide, anthropoid antropoid
-oir'e( menjadi -oar
trottoir trotoar
repertoire repertoar
-teit, -ty menjadi -tas
uni%ersiteit, uni%ersity uni%ersitas
)ualiteit, )uality kualitas
-uur, -ure menjadi -ur
24
fa"tuur faktur
stru"tuur, stru"ture struktur
1.0 -ANDA BA!A
A. -a"da -&#&k 1 . 2
0. :anda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
Misalnya Ayahku tinggal di -olo.
$iarlah mereka duduk di sana.
Dia menanyakan siapa yang akan datang
.ari ini tanggal B April 0FC4.
Marilah kita mengheningkan "ipta.
-udilah kiranya -audara mengabulkan permohonan ini.
2. :anda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang.
Misalnya A.-. /rama&ijaya
Muh. ;amin
4. :anda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan.
Misalnya $". .k. $akalaureat .ukum
Dr. Doktor
Ir. Insinyur
/ep. /epala
/ol. /olonel
M.$.A. Ma')e% of B+'ine'' Admini')%a)ion
M.-". Ma')e% of &cience
Ny. Nyonya
Prof. Profesor
-dr. -audara
-.6. -arjana 6konomi
-... -arjana .ukum
-.-. -arjana -astra
5. :anda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. Pada
singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik.
Misalnya a.n. atas nama
dkk. dan ka&an-ka&an
dll. dan lain-lain
dsb. dan sebagainya
dst. dan seterusnya
hlm. halaman
tgl. tanggal
tsb. tersebut
u.b. untuk beliau
u.p. untuk perhatian
25
y.l. yang lalu
yth. yang terhormat
?. :anda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar.
Misalnya
III. Departemen Dalam Negeri
A. Direktorat >enderal Pembangunan Masyarakat Desa
$. Direktorat >enderal Agraria
Penyiapan Naskah 0.Patokan !mum
0.0 Isi /arangan
0.2 Ilustrasi
0.2.0 @ambar :angan
0.2.2 :abel
0.2.4 @rafik
B. :anda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan
&aktu.
Misalnya pukul 0.4?.2G 'pukul 0 le&at 4? menit 2G detik(
C. :anda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan
jangka &aktu.
Misalnya 0.4?.2G jam '0 jam, 4? menit, 2G detik(
D. :anda titik tidak dipakai untuk memisahkan angka ribuan, jutaan, dan seterusnya yang tidak
menunjukkan jumlah.
Misalnya Ia lahir pada tahun 0F?G di $andung
Aihat halaman 245? dan seterusnya
Nomor gironya G5?BCD. ':anda titik di sini mengakhiri kalimat.(
F. :anda titik tidak dipakai dalam singkatan yang terdiri dari huruf-huruf a&al kata atau suku
kata, atau gabungan keduanya, atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima
oleh masyarakat.
Misalnya A$#I Angkatan $ersenjatan #epublik Indonesia
MP# Majelis Permusya&atan #akyat
-MA -ekolah menengah atas
!!D !ndang-!ndang Dasar
=.R .o%ld Heal)h O%gani5a)ion
Deppen Departemen Penerangan
ormas organiasi massa
radar %adio de)ec)ing and %anging
sekjen sekretaris jenderal
tilang bukti pelanggaran
0G. :anda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia, satuan ukuran, takaran,
timbangan, dan mata uang.
Eu /uprum
26
:N: :rinitrotoluen
"m sentimeter
l liter
kg kilogram
#p rupiah
00. :anda titik tidak dipakai di belakang alamat pengirim dan tanggal surat atau nama dan
alamat penerima surat.
Misalnya Jaa" D&'o"%(oro 3*
Jakar#a
1 A'r& 145,
Y#$. Sdr. Mo$. Ha)a"
Jaa" Ar&f /,
Pa%mba"(
Ka"#or P%"%m'a#a" -%"a(a
Jaa" !&k&"& 51
Jakar#a
B. -a"da Koma 1 . 2
0. :anda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerin"ian atau pembilangan.
Misalnya -aya membeli kertas, pena, dan tinta.
-atu, dua, S tiga9
2. :anda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara
berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi, melainkan.
Misalnya -aya ingin datang, tetapi hari hujan.
Didi bukan anak saya, melainkan anak Pak /asim.
4a. :anda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak
kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya.
Misalnya /alau hari hujan, saya tidak akan datang.
/arena sibuk, ia lupa akan janjinya.
4b.:anda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak
kalimat tersebut mengiringi induk kalimat.
Misalnya -aya tidak akan datang kalau hari hujan.
Dia lupa akan janjinya karena sibuk.
Dia berpendapat bah&a soal itu tidak penting.
5. :anda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat
pada a&al kalimat. :ermasuk di dalamnya oleh karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu,
akan tetapi.
Misalnya Rleh karena itu, kita harus berhati-hati.
>adi, soalnya tidaklah semudah itu.
27
?. :anda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o, ya, &ah, aduh, kasihan, yang terdapat
pada a&al kalimat.
Misalnya R, begitu7
=ah, bukan main9
B. :anda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
Misalnya /ata ibu, 8-aya gembira sekali.8
8-aya gembira sekali,8 kata ibu, T/arena kamu lulus.8
C. :anda koma dipakai di antara 'i( nama dan alamat, 'ii( bagian-bagian alamat, 'iii( tempat
dan tinggal, dan 'i%( nama tempat dan &ilayah atau negeri yang ditulis berurutan.
Misalnya -dr. Abdullah, >alan Pisang $atu 0, $ogor.
-urat-surat ini harap dialamatkan kepada Dekan Uakultas /edokteran,
!ni%ersitas Indonesia, >alan #aya -alemba B, >akarta.
-urabaya, 0G Mei 0FBG
/uala Aumpur, Malaysia
D. :anda koma dipakai untuk men"eraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar
pustaka.
Misalnya -iregar, merari. A5ab dan &eng'a%a. =elte%reden, $alai Poestaka, 0F2G.
F. :anda koma dipakai di antara tempat penerbitan, nama penerbit, dan tahun penerbitan.
Misalnya :jokronegoro, -utomo, (j+k+!kah &a+da%a Membina Baha'a e%'a)+an
Ki)a7 Djakarta, 6res"o, 0FBD.
0G. :anda koma dipakai di antara nama orang yang dan gelas akademik yang mengikutinya
untuk membedakannya dari singkatan nama keluarga atau marga.
Misalnya $. #atulangi, -.6.
Ny. /hadijah, M.A.
00. :anda koma dipakai di muka angka persepuluhan dan di antara rupiah dan sen dalam
bilangan.
Misalnya 02,?5 m
#p02,?G 'Aambang #p )idak diberi titik(
02. :anda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan dan keterangan aposisi.
Misalnya @uru saya, Pak Ahmad, pandai sekali.
Di daerah kami, misalnya, masih banyak orang laki-laki makan sirih.
-eorang mahasis&a, sekalu &akil kelompoknya, maju "epat-"epat.
04. :anda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam
kalimat apabla petikan langsung tersebut berakhir dengan tanda :anya atau tanda seru dan
mendahului bagian lain dalam kalimat itu.
Misalnya TDi mana -audara tinggal78 :anya /arim.
T$erdiri lurus-lurus98 perintahnya.
28
!. -a"da -&#&k Koma 1 6 2
0. :anda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan
setara.
Misalnya Malam makin larutH kami belum selesai juga.
2. :anda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu
kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.
Misalnya Ayah mengurus tanamannya di kebunH ibu sibuk bekerja di dapurH adik
menghafalkan nama-nama pahla&an nasionalH saya sendiri asyik
mendengarkan siaran pilihan pendengar.
D. -a"da -&#&k Dua 1 7 2
0. :anda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau
pemerian.
Misalnya ;ang kita perlukan sekarang ialah barang-barang yang berikut kursi, meja,
dan lemari.
Uakultas itu mempunyai dua jurusan 6konomi !mum dan 6konomi
Perusahaan.
2. :anda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
Misalnya a. /etua Ahmad =ijaya
-ekretaris -. .andayani
$endahara $. .arta&an
b. :empat -idang #uang 0G5
Pengantar A"ara $ambang -.
.ari -enin
Pukul F.4G pagi
4. :anda titik dua dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam
per"akapan.
Misalnya Ibu 8$a&a kopor ini, Mir98
Amir 8$aik, $u.8
Ibu 8>angan lupa. Aetakkan baik-baik98
5. :anda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerintah itu merupakan pelengkap
yang mengakhiri pernyataan.
Misalnya /ita memerlukan kursi, meja, dan lemari.
Uakultas itu mempunyai jurusan 6konomi !mum dan jurusan 6konomi
Perusahaan.
?. :anda titik dua dipakai 'i( di antara jilid atau nomor dan halaman, 'ii( antara bab dan ayat
dalam kitab-kitab su"i, atau 'iii( di antara judul dan anak judul suatu karangan.
Misalnya 'i( (em!o, I '0FC0(, 45C
'ii( -urah 2a'inF
'iii( /arangan Ali .akim, endidikan &e+m+% Hid+!6 &eb+ah &)+di, sudah
terbit.
29
E. -a"da Hubu"( 1 8 2
0. :anda hubung menyambug suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris.
Misalnya
-uku kata yang terdiri dari satu huruf tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja
pada ujung baris atau pangkal baris.
2. :anda hubung menyambung a&alan dengan bagian kata di belakangnya, atau akhiran
dengan bagian kata di depannya pada pergantian baris.
Misalnya
Akiran -i tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada pangkal baris.
4. :anda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang.
Misalnya anak-anak
berulang-ulang
dibolak-balik
kemerah-merahan
tanda ulang '2( hanya digunakan pada tulisan "epat dan notula, dan tidak dipakai pada teks
karangan.
5. :anda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal.
Misalnya p-a-n-i-t-i-a
D-5-0FC4
?. :anda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan.
$andingkan ber-e%olusi dengan be-re%olusi
dua puluh lima-ribuan '2G + ?GGG( dengan dua puluh-lima-ribuan '0 +
2?GGG(
istri-per&ira yang ramah dengan istri per&ira-yang-ramah
B. :anda hubung dipakai untuk merangkaikan 'a( se- dengan kata berikutnya yang dimulai
dengan huruf bapital, 'b( ke- dengan angka, '"( angka dengan -an, dan 'd( singkatan huruf
kapital dengan imbuhan atau kata.
Misalnya se-Indonesia
-e->a&a $arat
. . . ada cara
ba-ru juga.
. . . cara baru
meng-
ukur panas.
. . . cara baru me-
ngukur kelapa.
30
hadiah ke-2
tahun ?G-an
ber--MA
/:P-nya nomor 050BF4 A
$om-.
sinar-J
C. :anda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsure bahasa
asing.
Misalnya di-cha%)e%
Pen-)ackle-an
U. :anda Pisah ' V (
0. :anda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan khusus di
luar bangun kalimat.
Misalnya /emerdekaan bangsa ituIsaya yakin akan ter"apaiVdiperjuangkan oleh
bangsa itu sendiri.
2. :anda pisah menegaskan adanya aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi
lebih jelas.
Misalnya #angkaian penemuan iniVe%olusi, teori, kenisbian, dan juga pembelahan
atomVtelah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.
4. :anda pisah dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti Wsampai denganQ atau di
antara dua nama kota yang berarti WkeQ, atau WsampaiQ.
Misalnya 0F0GV0F5?
tanggal ?V0G April 0FCG
>akartaV$andung
G. -a"da E&')&) 1 ... 2
0. :anda elipsis menggambarkan kalimat yang terputus-putus.
Misalnya /alau begitu S ya, marilah kita bergerak.
2. :anda elipsis menunjukkan bah&a dalam suatu petikan ada bagian yang dihilangkan.
Misalnya -ebab-sebab kemerosotan S akan diteliti lebih lanjut.
Ca)a)an
/alau bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat perlu dipakai empat titik tiga
untuk menghilangkan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat.
Misalnya Dalam tulisan, tanda ba"a harus digunakan dengan hati-hati S
H. -a"da -a"9a 1 : 2
0. :anda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya.
Misalnya /apan ia berangkat7
-audara tahu, bukan7
31
2. :anda tanya dipakai di antara tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang
disansikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
Misalnya Ia dilahirkan pada tahun 0BD4 '7(.
!angnya sebanyak 0G juta rupiah '7( hilang.
I. -a"da S%ru 1 ; 2
:anda seru dipakai sesudah ungkapan atau pertanyaan yang berupa seruan atau perintah, atau
yang menggambarkan kesungguhan, ketidakper"ayaan, atau emosi yang kuat.
Misalnya Alangkah seramnya peristi&a itu9
$ersihkan kamar ini sekarang juga9
Masakan9 -ampai hati juga ia meninggalkan anak istrinya9
Merdeka9
J. -a"da Kuru"( 1 1<2 2
0. :anda kurung mengapit tambahan keterangan atau penjelasan.
Misalnya DIP 'Daftar Isian Proyek( kantor itu sudah selesai.
2. :anda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok
pembi"araan.
Misalnya -ajak :ranggono yang berjudul T!bud8 'nama tempat yang terkenal di $ali(
ditulis pada tahun 0FB2. /eterangan itu 'lihat :abel 0G( menunjukkan arus
perkembangann baru dalam pasaran dalam negeri.
4. :anda kurung mengapit angka atau huruf yang memerin"i satu seri keterangan. Angka atau
huruf itu dapat juga diikuti oleh kurung tutup saja.
Misalnya Uaktor-faktor produksi menyangkut masalah
'0( alamH
'2( tenaga kerjaH dan
'4( modal
'a( alamH
'b( tenaga kerjaH dan
'"( modal.
Ua"tor-faktor produksi menyangkut masalah 'a( alam, 'b( tenaga kerja, dan
'"( modal.
K. -a"da Kuru"( S&ku 1 =<> 2
0. :anda kurung siku mengapit huruf, kata, atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan
pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. :anda itu merupakan isyarat bah&a
kesalahan itu memang terdapat di dalam naskah asal.
Misalnya -ang -apurba menXdYengar bunyi gemerisik.
2. :anda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelasan yang sudah bertanda
kurung.
Misalnya 'Perbedaan antara dua ma"am proses ini Xlihat $ab IY tidak dibi"arakan(.
+. -a"da P%#&k 1?<?2
32
0. :anda petik mengapit petikan langung yang berasal dari pembi"araan, naskah, atau bahan
tertulis lain. /edua pasang tanda petik itu ditulis sama tinggi di sebelah atas baris.
Misalnya 8-udah siap78 tanya a&al.
8-aya belum siap,8 seru Mira, 8:unggu sebentar98
2. :anda petik mengapit judul syair, karangan, dan bab buku, apabila dipakai dalam kalimat.
Misalnya $a"alah 8$ola Aampu8 dalam buku Da%i &+a)+ Ma'a, da%i &+a)+ (em!a).
/arangan Andi .akim Nasution yang berjudul 8#apor dan Nilai Prestasi di
-MA8 diterbitkan dalam (em!o.
-ajak 8$erdiri Aku8 terdapat pada halaman ? buku itu.
4. :anda petik mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal atau kata yang mempunyai
arti khusus.
Misalnya Pekerjaannya itu dilaksanakannya dengan "ara 8"oba dan ralat8 saja.
Ia ber"elana panjang yang di kalangan remaja dikenal dengan nama
8"utbrai8.
5. :anda petik penutup mengikuti tanda ba"a yang mengakhiri petikan langsung.
Misalnya /ata :ono, 8-aya juga minta satu.8
?. :anda ba"a penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang
mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus.
Misalnya /arena &arna kulitnya, $udi mendapat julukan 8si .itam8.
$ang /omar sering disebut 8pahla&an8, ia sendiri tidak tahu sebabnya.
M. -a"da P%#&k -u"((a 1@<@2
0. :anda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.
Misalnya :anya $asri, T/audengar bunyi Qkring-kringQ tadi78
T=aktu kubuka pintu kamar depan, kudengar teriak anakku, QIbu, bapak
pulangQ, dan rasa letihku lenyap seketika,8 ujar Pak .amdan.
2. :anda petik tunggal mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. 'Aihat
pemakaian tanda kurung, $ab1, Pasal >.(
Misalnya %a)e of infla)ion Qlaju inflasiQ
N. -a"da Ua"( 1 <*2 1a"(ka * b&a)a2
:anda ulang dapat dipakai dalam tulisan "epat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata
dasar.
Misalnya kata2
lebih2
sekali2
A. -a"da Gar&) M&r&"( 1 B 2
0. :anda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat.
Misalnya No. COP/O0FC4
33
2. :anda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per, atau nomor alamat.
Misalnya mahasis&aOmahasis&i
harganya #p0?.GGG,GGOlembar
jalan Daksinapati I1O4
P. :anda Penyingkat 'Apostrof 'Z(
Misalnya Ali Zkan kusurati 'Zkan 3 akan(
Malam Zlah tiba 'Zlah 3 telah(