Anda di halaman 1dari 12

KEARIFAN DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bumi sebagai tempat tinggal bagi kehidupan berbagai makhluk hidup, memiliki
sumber daya alam yang dapat digunakan untuk mendukung kehidupan makhluk hidup tersebut.
Disadari atau tanpa kita sadari, banyak sekali barang-barang yang kita gunakan dalam kehidupan
sehari- hari berasal dari sumber daya alam yang ada di sekitar kita. Mulai dari peralatan rumah
tangga, bahan bangunan, bahan-bahan pertanian, hingga bahan obat-obatan banyak yang berasal
dari bahan-bahan di sekitar kita. Bahan-bahan alam tersebut ada yang langsung bisa
dimanfaatkan oleh manusia. Namun ada juga yang harus diolah terlebih dahulu baru bisa kita
manfaatkan.
Bahan-bahan alam yang tersedia di bumi diantaranya berupa tumbuhan, air, tanah,
batuan, mineral, batubara, minyak bumi gas alam dan lain-lain. Setiap jenis bahan alam tersebut
memiliki perannya masing-masing bagi kehidupan manusia, baik secara langsung maupun secara
tidak langsung
Bahan-bahan yang ada disekitar kita memiliki sifat dan karakteristik masing-masing
yang berbeda satu sama lain. Karakteristik tersebut diantaranya adalah sifat fisik, sifat kimia dan
strukturnya. Karakteristik inilah yang membuat bahan-bahan tersebut bisa memiliki fungsi
tertentu yang khas. Batu-batuan, pasir dan logam, sifatnya sangat keras, kadang bersifat racun
dan tidak mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan tubuh sehingga bahan ini tidak dapat
diperuntukkan untuk makanan dan sering dipakai untuk keperluan bangunan dan infra struktur
lainnya. etapi sebaliknya bahan alam yang berasal dari tumbuhan dan he!an banyak
mengandung bahan yang diperlukan tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak sehingga sering
dikomsumsi sebagai sumber energi bagi pertumbuhan manusia.
Dalam makalah ini hanya akan membahas mengenai Kearifan Dalam Pemanfaatan
Sumber Daya Alam
B. RUMUSAN MASALAH
". Seperti apa kegiatan pari!isata berkelanjutan#
". seperti apa pemanfaatan Sumber Daya $lam dengan prinsip ekofisiensi#
%. apa itu $MD$&#
'. apa itu ekolabel#
C. TUJUAN
Dalam penyusunan makalah yang bertema kearifan pemanfaatan SD$ i yang,
memiliki beberapa tujuan. Diantaranya (
". )ntuk menegetahui tentang kegiatan pari!isata berkelanjutan.
%. )ntuk mengetahui cara pemanfaatan sumber daya alam dengan prinsip ekofisiensi
'. )ntuk mengetahui apa itu $MD$&.
*. )ntuk mengetahui apa itu ekolabel.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Kegatan Par!"ata Yang Berkelan#$tan
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pari!isata +masal, seringkali dituding sebagai
memberikan dampak negatif. -al ini dikarenakan dalam pari!isata masal, interaksi dengan
lingkungan cenderung bersifat destruktif karena pari!isata mengeksploitasi sumber daya alam
dan kebudayaan lokal. Sebagai salah satu industri terbesar di dunia, pari!isata dituntut untuk
dapat memberikan interaksi yang lebih positif dan mereduksi dampak yang disebabkannya, dan
bahkan juga memberikan kontribusi pada pelestarian lingkungan alam dan budaya. Menurut
)N./, 0ari!isata Berkelanjutan mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan
lingkungan yang ditimbulkannya baik saat ini maupun di masa mendatang1 selain itu juga
menja!ab kebutuhan !isata!an, industri, lingkungan, dan populasi setempat. -al ini berlaku
sama untuk pari!isata di semua ekosistem, baik ka!asan perkotaan, pesisir, pedesaan,
pegunungan, dan sebagainya1 dengan penekanan yang berbeda di masing-masing ekosistem atau
konteks masyarakat. erdapat dua pendekatan dalam hal ini, yaitu(
". Mereduksi dampak pari!isata pada lingkungan
2enis-jenis pari!isata berkelanjutan dengan pendekatan ini adalah(
0ari!isata 3amah &ingkungan
4ko!isata
0ari!isata yang Bertanggung 2a!ab
%. Mereduksi dampak pari!isata pada sosial budaya
2enis-jenis pari!isata berkelanjutan dengan pendekatan ini adalah(
0ari!isata berbasis masyarakat atau pari!isata inti rakyat
0ari!isata sukarela!an
0ari!isata solidaritas
2.2. Pe%an&aatan S$%'er Da(a Ala% Dengan Prn") Ek*&"en"
0ada a!alnya, proses energi yang terdapat di alam berjalan seimbang karena alam berperan
sebagai penyeimbang. $pabila ada populasi tertentu yang berkembang sangat cepat, populasi
tersebut akan terkena !abah dan kembali pada kondisi semula. Setiap proses energi tidak ada
yang sempurna sehingga selalu menghasilkan entr*) +limbah,. /leh karena itu, setiap ada
peningkatan kegiatan industri maka akan terjadi peningkatan limbah yang dikeluarkan dan
dilepas ke alam. -al tersebut memunculkan pandangan tentang pemanfaatan SD$ berdasarkan
prinsip ek*e&"en".
-al yang paling pokok dalam pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan prinsip ekoefisiensi
adalah sebagai berikut.
". Menghemat sumber daya alam yang digunakan.
%. Menggunakan semua sumber daya alam yang dihasilkan dalam proses energi +industri,.
'. 0roses penambangan sumber daya alam tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
*. Sumber daya alam yang ditambang dapat digunakan dalam jangka !aktu yang lama.
5. 0roses penggunaan sumber daya alam tidak menimbulkan entropi atau limbah.
Berikut ini adalah beberapa contoh pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan prinsip
ekoefisiensi.
1. Pengg$naan Ar Ber"+
$ir yang dikelola oleh perusahaan air minum diambil dari sebagian mata air tanpa mengurangi
fungsi mata air untuk mengairi sungai. Saluran air yang digunakan betul-betul saluran yang tidak
mencemari air dan tidak menimbulkan kebocoran. Kelebihan air ditampung sebagai cadangan
untuk kebutuhan di musim kemarau untuk perluasan layanan. Saluran air yang digunakan untuk
mendistribusi ke pelanggan menggunakan saluran yang bersih dan tidak mudah bocor.
0enggunaan air pada konsumen betul-betul disesuaikan dengan kebutuhan. $ir limbah rumah
tangga disalurkan ke tempat pembuangan +petak-petak penampungan air, yang telah disedia kan.
Kemudian air tersebut kotorannya diendapkan dan airnya dapat digunakan untuk pengairan
taman atau tanaman. Sebagian hasil retribusi air bersih digunakan untuk reboisasi di daerah
sekitar mata air yang digunakan sebagai sumber air bersih.
2. In,$"tr Kerta"
Bahan baku yang digunakan berasal dari hutan produksi tebang pilih secara selektif sehingga
kayu yang diambil betul-betul akan diguna kan. Dalam proses penebangan kayu tidak merusak
tanaman dan sat!a lainnya sehingga hutan produksi masih terus berproduksi secara lestari.
Mesin pengolahan yang digunakan adalah mesin yang hemat bahan baku dan bahan bakar
sehingga limbah yang dihasilkan tidak terlalu banyak dan tidak menimbulkan terjadinya
pencemaran lingkungan. Debu dan gas buangan dalam proses industri disaring melalui filter atau
disertai dengan penanaman pepohonan sehingga polutan dapat diserap oleh beraneka ragam
pepohonan. 0epohonan yang ditanam adalah bukan tanaman buah-buahan melainkan tanaman
yang diusahakan kayunya agar tidak mencemari manusia.
$ir yang digunakan dalam proses industri tidak mengurangi kebutuhan air masyarakat sekitar,
misalnya diambil dari sungai. $ir buangannya kemudian ditampung dan diolah kembali sehingga
air yang dibuang ke sungai kualitasnya sama dengan air sebelumnya yang digunakan. &imbah
bubur kayu +pulp, dan debu kertas ditampung untuk kemudian digunakan sebagai bio gas dan
pupuk pertanian. Berdasarkan contoh di atas, pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan
prinsip ekoefisiensi berdampak pada penghematan sumber daya dengan hasil yang setinggi-
tingginya, tidak mencemari lingkungan, dan dapat dilakukan secara berkelanjutan. -al tersebut
dapat memberikan mutu kehidupan yang jauh lebih layak dan proses energi yang berlangsung di
alam mencapai keseimbangan.
2.-. AMDAL
$MD$& merupakan suatu alat atau cara yang digunakan dalam mengendalikan perubahan
lingkungan sebelum suatu tindakan kegiatan pembangunan dilaksanakan. -al ini dilakukan
karena setiap kegiatan pembangunan selalu menggunakan pemanfaatan sumberdaya alam dan
lingkungan hidupnya, sehingga secara langsung+otomatis, akan terjadi perubahan lingkungan.
Dengan demikian perlu pengaturan pengelolaan pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan
hidup, serta cara mengeliminer dampak, supaya pembangunan-pembangunan yang lainnya dan
berikutnya dapat tetap dilakukan. -asil utama $MD$& antara lain adalah memperkirakan
dampak yang diakibatkannya, pengelolaan dampak dan pemantauan dampak.
Menga)a AMDAL ,)erl$kan.
$MD$& diperlukan dengan tugas menjaga kualitas lingkungan supaya tidak rusak karena
adanya kegiatan-kegiatan pembangunan seperti dijelaskan sebelumnya. Soeratmo, 6, +"775,,
menjelaskan bah!a manusia dalam memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan nya melakukan
berbagai akti8itas dari yang sederhana sampai yang sangat canggih, mulai dari yang hanya
sedikit saja merubah sumberdaya alam dan lingkungan sampai yang menimbulkan perubahan
besar. 0ada a!al kebudayaan manusia perubahan lingkungan oleh akti8itas manusia masih
dalam kemampuan alam untuk memulihkan diri sendiri secara alamiah, tetapi akti8itas manusia
makin lama makin menimbulkan perubahan sumberdaya alam dan lingkungannya. 0erubahan-
perubahan lingkungan makin lama makin menimbulkan kerugian bagi manusia sendiri dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya, kesejahteraannya, bahkan keselamatan dirinya, yaitu dalam
bentuk dampak kegiatan pembangunan atau akibatakibat sampingan dengan adanya kegiatan
pemabngunan. /leh karena itu untuk menghindari akibat-akibat atau dampak-dampak tersebut,
perlu dipersiapkan rencana pengendalian dampak negatif yang akan terjadi. )ntuk itu perlu
memperkirakan dampak-dampak apa saja yang akan terjadi, langkah ini disebut dengan
prakiraan dampak atau pendugaan dampak atau 4n8ironmental 9mpact $ssessment dan langkah-
langkah tersebut merupakan proses dalam $MD$&. Dengan demikian $MD$& dilakukan untuk
mengendalikan setiap kegiatan pembangunan supaya mengacu pada pendekatan ansipasi
terhadap perubahan lingkungan dan ekosistem dan dapat mempunyai Kegunaan dan Manfaat
bagi masyarakat.
Perke%'angan AMDAL , In,*ne"a
Di 9ndonesia $MD$& diatur dalam pasal ": )ndang-undang No.* tahun "7;% tentang
ketentuan-ketentuan 0okok 0engelolaan &ingkungan -idup, yang kemudian diperbaharui dengan
)ndang-undang nomor %' tahun "77< tentang 0engelolaan &ingkungan -idup.
0elaksanaannya diatur dengan 0eraturan 0emerintah No.%7 tahun "7;: yang mulai berlaku 5
2uni "7;<, yang kemudian diperbaharui dan diganti dengan 0eraturan 0emerintah nomor 5"
tahun "77'. ujuan dari )ndang-undang tersebut adalah melindungi lingkungan terhadap
pembangunan yang tidak bijaksana sehingga dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan
pembangunan tersebut dapat diperkecil.
Keg$naan ,an Man&aat AMDAL
$MD$& merupakan bagian dari suatu sistem pembangunan secara keseluruhan, maka $MD$&
tidak berdiri sendiri. Kegunaan dan manfaat $MD$& dapat dilihat dari beberapa pendekatan ,
yaitu(
Kegunaan dan manfaat bagi masyarakat1
$MD$& dapat mempunyai kegunaan dan manfaat bagi masyarakat, karena $MD$&
merupakan kajian yang juga melibatkan masyarakat dalam memberikan masukan atau informasi
pada kajian $MD$&. Sehingga perencanaan adanya pembangunan di !ilayahnya dapat
terinformasikan dari aspek postif dan negatifnya. Misalnya aspek positifnya, yaitu dapat
membantu !ilayah disekitar perencanaan pembangunan dalam penyerapan tenaga kerja sehingga
dapat membuka lapangan pekerjaan, adanya sarana dan prasarana jalan dan listrik sehingga
membantu dalam adanya sarana transportasipada !ilayah tersebut dan lainnya.
Kegunaan dan manfaat $MD$& bagi pengambil keputusan1
$mdal bermanfaat bagi pengambil keputusan sebagai bahan masukan dalam pengarahan dan
penga!asan pembangunan sehingga dapat terhindar dari akibat sampingan yang tidak diinginkan
dan merugikan. Selain tiu pengambil keputusan dapat mengetahui dampak yang melampui batas
toleransi, dampak terhadap masyarakat, dampak terhadap kegiatan pembangunan lainnya,
pengaruh terhadap lingkungan yang lebih luas. Kegunaan bagi hal lainnya adalah sebagai acuan
dalam penelitian bidang keilmuan dan pemanfaatan teknologi 1 sebagai pembanding pelaksanaan
$MD$& lainnya dan sebagai prasyarat dalam pendaan proyek dan peri=inan.
Kegunaan dan manfaat $MD$& dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan1
-asil studi $mdal dinyatakan dalam bentuk 3encana 0engelolaan &ingkungan +3K&, dan
3encana 0emantauan &ingkungan +30&,. Dengan adanya 3K& dan 30& ini maka pelaksanaan
kegiatan pembangunan akan terikat secara hukum untuk melaksanakan pengelolaan dan
pemantauan lingkungannya, karena dalam 3K& dan 30& terdapat prosedur pengembangan
dampak positif dan penanggulangan dampak negatif, serta prosedur pemantauan lingkungannya.
Peranan AMDAL ,ala% Pe%'ang$nan
Sumberdaya alam dibutuhkan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, baik primer,
sekunder maupun tersier. 0ada a!alnya jumlah manusia belum sebanyak pada saat ini, sehingga
kebutuhannya masih terbatas dan masih sederhana. Saat ini kebutuhannya makin besar karena
jumlah manusianyapun di dunia semakin meningkat, ditambah lagi manusia makin pandai,
sehingga terjadi peningkatan teknologi, termasuk teknologi dalam pemanfaatan dan pengelolaan
sumberdaya alam.
$lam pada a!alnya masih mampu untuk memulihkan diri secara alamiah, tetapi pada saat ini
selain kebutuhannya semakin besar, juga ditambah lagi dengan penggunaan teknologi yang
semakin tinggi, maka pemanfaatannya sudah melebihi daya dukung lingkungan atau alam untuk
menopangnya, sehingga sudah tidak dapat mentoleransinya dan memulihkannya sendiri. /leh
karena itu diperlukan cara mengelola +me-manage) sumberdaya alam dan lingkungan dalam
memanfaatkannya dengan berasaskan pelestarian lingkungan, yaitu dengan memperhatikan
kemampuan lingkungan yang serasi dan seimbang sehingga dapat meningkatkan kualitas dan
kesejahteraan masyarakat. Serta dapat menunjang pembangunan nasional yang terus menerus
atau berkesinambungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dari generasi ke generasi.
Dengan demikian kebutuhan masyarakat menuntut adanya pembangunan disegala
sector. Pembangunan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup tersebut, perlu
ditelaah dahulu apakah suatu rencana kegiatan pembangunan akan merugikan manusia dan
lingkungannya atau tidak, +0ar!oto, "77:,. Salah satu cara mengelola sumberdaya alam dan
lingkungannya dalam pembangunan, yaitu melalui $MD$& atau dapat dikatakan $MD$&
dapat membantu pelaksanaan pembangunan dengan pendekatan lingkungan, sehingga dampak-
dampak negatif yang ditimbulkan dapat diminimasi atau dihilangkan dengan mencarikan teknik
penyelesaian dampaknya. 0erubahan-perubahan lingkungan hidup yang diakibatkan oleh
kegiatan pembangunan dapat diperkirakan sebelum pelaksanaan kegiatan, sehingga dapat diduga
atau diperkirakan akibat-akibat atau dampak-dampak yang akan terjadi. Dengan demikian dapat
dicarikan teknik penyelesaian dalam mengantasisipasi dampak yang timbul dan meminimasi
dampak. etapi apabila dampak yang akan timbul diperkirakan akan merusak lingkungan hidup
dan masyarakat luas dan pengantisipasian dampaknya memakan !aktu yang sangat lama dan
sulit dalam pembiayayaannya, maka rencana kegiatan tersebut dapat dianggap tidak layak untuk
dilakukan.
Diharapkan dengan adanya $nalisis Mengenai Dampak &ingkungan untuk setiap rencana
kegiatan pembangunan dapat membantu tercapainya tujuan yang maksimal dari pembangunan
dan dapat menjaga kelestarian lingkungan, sehingga pembangunan-pembangunan yang
berikutnya dapat dilaksanakan dan di!ujudkan, karena keadaan lingkungan hidup yang terjaga
sehingga dapat dilaksanakannya lagi pembangunan yang lainnya atau disebut juga
dengan pembangunan yang berkelanjutan.
2./. EK0LABEL
4kolabel adalah &abel, tanda atau sertifikasi pada suatu produk yang memberikan
keterangan kepada konsumen bah!a produk tersebut dalam daur hidupnya menimbulkan
dampak lingkungan negatif yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan produk lainnya yang
sejenis dengan tanpa bertanda ekolabel. Daur hidup produk mencakup perolehan bahan baku,
proses pembuatan, perindustrian, pemanfaatan, pembuangan serta pendaur ulangan. 9nformasi
ekolabel ini digunakan oleh pembeli atau calon pembeli dalam memilih produk yang diinginkan
berdasarkan pertimbangan aspek lingkungan dan aspek lainnya. Di lain pihak, penyedia produk
mengharapkan penerapan label lingkungan dasar mempengaruhi konsumen dalam pengambilan
keputusan pembelian produk.
4kolabel 9ndonesia &ahir dengan latar belakang bah!a tuntutan konsumen pada perdagangan
internasional semakin meningkat, pola konsumsi dunia juga cenderung mengarah pada 6reen
>onsumeriam misalnya di 2epang dikenal dengan sistem 6reen 0urchase &o! +6reen Keo Nyu
-a, yang diberlakukan mulai april %??:, dimana setiap produk yang berbasis pada kayu, baik
domestic maupun impor harus dilengkapi dokumen asal usul kayu dan untuk saat ini pengecekan
dilakukan pada 5 jenis barang yang bahan dasarnya menggunakan kayu yaitu kertas, alat tulis,
bahan interior dan furniture.
Man&aat Men,a)atkan Sert&kat Ek*la'el
Manfaat bagi 0rodusen adalah perbaikan pada produk secara berkesinambungan dengan
mempertimbangkan aspek lingkungan mulai bahan baku sampai habis masa pakai +life cycle
consideration, dan antisipasi pencemaran menuju lingkungan yang lebih baik. Manfaat bagi
konsumen mendapat produk yang ramah mulai dari bahan baku, proses produksinya,
pendistribusiannya, penggunaannya, pembuangan@limbah setelah digunakan memberi dampak
lingkungan yang relatif lebih kecil dibanding produk lain yang sejenis.
Menga)a Me%l+ M$t$ Cert&1at*n Interna"*nal
". elah terakreditasi K$N untuk ruang lingkup
- Kertas cetak tanpa salut +sertifikasi berdasarkan SN9 "7-<";;.".'-%??:,.
- ekstil dan produk tekstil +sertifikasi berdasarkan SN9 "7-<";;.*-%??:,.
- Kertas tissue untuk kebersihan +sertifikasi berdasarkan SN9 "7-<";;.".%-%??:,.
%. Berpengalaman melakukan sertifikasi 4kolabel sejak 2uni %??:
'. enaga Kompeten dan 0rofesional.
BAB III
PENUTUP
Kearifan lokal berkaitan erat dengan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan.
Namun seiring perkembangan !aktu kedudukan kearifan lokal semakin terpinggirkan. De!asa
ini, kearifan lokal mengalami tantangan-tantangan, diantaranya perkembangan teknologi yang
semakin pesat diikuti dengan adopsi teknologi berlebihan tanpa mempertahankan pengetahuan
lokal. 0enggunaan teknologi yang berlebihan dapat merusak keseimbangan alam dan lingkungan.
Banyak diantara masyarakat yang tidak menyadari esensi sesungguhnya dari kearifan lokal dan
meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang telah dibangun sejak lama oleh nenek moyang mereka.
Kegiatan menurunkan kearifan-kearifan lokal kepada generasi penerus untuk mengelola
sumberdaya alam dan lingkungan telah memudar bahkan ditinggalkan.
Selain perkembangan teknologi, tantangan yang dihadapi oleh kearifan lokal adalah
meningkatnya pertambahan penduduk. $danya kebutuhan pangan yang tinggi menuntut orang
untuk meningkatkan produksinya guna mencukupi kebutuhan tersebut, sehingga melakukan
modernisasi pertanian. -al ini menuntut masyarakat meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki
yang dirasakan tidak lagi mampu mendukung kehidupan masyarakat dan berganti dengan pola
pikir untuk mengeksploitasi alam. /leh sebab itu dibutuhkan berbagai upaya untuk melestarikan
kearifan lokal guna mengelola sumberdaya alam dan lingkungan.
)paya-upaya yang dapat dilakukan adalah melalui meningkatkan kemampuan
masyarakat dalam menyaring berbagai teknologi yang masuk yang menjaga keseimbangan alam
dan lingkungan dan disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat. Kemudian dapat dilakukan
dengan mengubah pola pikir masyarakat dari pola pikir mekanik ke pola pikir holistik untuk
tidak mengekploitasi alam. Kemudian dengan menyadarkan masyarakat akan pentingnya
mengelola sumberdaya alam dan lingkungan yang dimiliki masing-masing daerah dan
melestarikan kearifan lokal yang sebenarnya memliki keunikan tersendiri dan mengandung nilai-
nilai kepercayaan dan norma yang diyakini oleh suatu masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
$ulia /S. %?"?. Kearifan lokal dalam pengelolaan sumberdaya air di Kampung Kuta +Desa
Karangpaningal, Kecamatan ambaksari, Kabupaten >iamis, 2a!a Barat,. AskripsiB. Bogor A9DB(
9nstitut 0ertanian Bogor.
Badan 0usat Statistik AB0SB Kabupaten emanggung. %??*. emanggung dalam angka %??*.
B0S Kabupaten emanggung.
3id!an N$. %??< 2anuari-2uni. Keilmuan kearifan lokal. Dalam( 2urnal Studi 9slam dan Budaya.
A9nternetB. Adikutip "" No8ember %?""B1 5+",( %<-';. http(@@!!!.search-
document.com@pdf@"@keilmuan-kearifan-lokal.html
Sartini. %??*. Menggali kearifan lokal nusantara sebuah kajian filsafati. Dalam( 2urnal Cilsafat.
A9nternetB. Adikutip "" No8ember %?""B1 '<+%,( """-"%?. Dapat diunduh dari( http(@@!!!.search-
document.com@pdf@"@"@Menggali-Kearifan-&okal-Nusantara-Sebuah-Kajian-Cilsafati.html
Suhartini. %??7. 0rosiding Seminar Nasional 0enelitian, 0endidikan dan penerapan M90$ A":
Mei %??7B. Dogyakarta. A9nternetB. Adiunduh ?7 No8ember %?""B. Dapat diunduh dari(
http(@@!!!.search-document.com@pdf@"@Kajian-Kearifan-&okal-Masyarakat-dalam-0engelolaan-
Sumberdaya-$lam-dan-&ingkungan.html
.oga .4. %??7. Misi, misiologi E e8alingesasi di 9ndonesia. A9nternetB. Adikutip "" No8ember
%?""B. Dapat diunduh dari( http(@@books.google.co.id@books#
idFNS8??9umG$>EprintsecFfrontco8erEdHFedmundI!ogaEhlFidJ8FonepageEHFedmund
K%?!ogaEfFfalse
KATA PEN2ANTAR
0uji syukur penulis ucapkan kehadirat uhan Dang Maha 4sa karena berkat rahmat-Nya
makalah ini dapat penulis selesaikan sesuai dengan !aktu yang telah ditentukan. Dalam makalah
ini, penulis membahas mengenai LKearifan Dalam Pemanfaatan Sumber Daya AlamM.
Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai Kearifan Dalam
Pemanfaatan Sumber Daya Alam. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas penulis dalam mata
pelajaran 6eografi.
0enulis menyadari bah!a sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan
kekurangan sehingga hanya yang demikian saja yang dapat penulis berikan. 0enulis juga sangat
mengaharapkan kritikan dan saran dari para pembaca sehingga penulis dapat memperbaiki
kesalahan-kesalahan dalam penyusunan makalah selanjutnya.
Surantih, $gustus %?"*
0enulis
DAFTAR ISI
KATA PEN2ANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
".". &atar Belakang
".%. 3umusan Masalah
".'. ujuan 0enulisan
BAB II PEMBAHASAN
%." Kegiatan 0ari!isata Dang Berkelanjutan
%.% 0emanfaatan Sumber Daya $lam Dengan 0rinsip 4kofisiensi
%.' $MD$&
%.* 4K/&$B4&
BAB III PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA

Anda mungkin juga menyukai