Anda di halaman 1dari 11

TII.

V0
TUGAS II
Analisis Software Requirement
REKAYASA PERANGKAT LUNAK



DISUSUN OLEH :
1. IMAM FIRDAUS (09111002008)
2. MUHAMMAD SYAHRONI (09111002051)
3. NANDA E. SILVA REDHO (09021181320027)
4. IRWAN JERI SIHITE (09021181320031)
5. MOH AZMI (09021181320039)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2014
2

DAFTAR PUSTAKA
Pendahuluan...............................................................................................................................3
Tahapan Pengumpulan Kebutuhan............................................................................................3
Pengumpulan Kebutuhan Dalam Perancangan E-book Reader....................................../..........5

























3

A. Pendahuluan

Requirement Engineering adalah proses menentukan properti tertentu dari
sistem yang harus ada, dengan kata lain, menentukan komponen-komponen sistem.
Kebutuhan proses menghasilkan informasi tentang desain yang akan menjadi dasar.
Untuk ini, harus mengetahui dimana sebuah sistem akan digunakan, oleh siapa, dan
layanan apa yang harus disediakan. Juga penting untuk menentukan kompromi apa
yang dapat dilakukan jika terjadi konflik kebutuhan. Kita berasumsi bahwa setiap
sistem memiliki kumpulan fungsi yang berguna, yang penting untuk keberhasilan
[Alb-2003].
Tahapan Pengumpulan Kebutuhan Perangkat Lunak atau yang lebih dikenal
dengan pengumpulan requirement merupakan tahapan yang paling penting dalam
perancangan sebuah perangkat lunak sebelum pada akhirnya dapat diimplementasikan
kedalam bahasa pemograman untuk menjadi perangkat lunak yang utuh. Pada tahap
ini pula komunikasi intens antar stakeholder untuk sangat diperlukan. Hal ini
dikarenakan untuk mencegah ketidak konsistenan dalam perancangan perangkat lunak
yang berujung pada membengkaknya biaya produksi serta ketidaksesuaian waktu
yang telah direncanakan pada setiap tahap pengembangannya.

B. Tahapan Pengumpulan Kebutuhan
1. Inception
Tahap awal dari pengembangan perangkat lunak adalah bagaimana cara pihak
pengembang mengenal terlebih dahulu permasalahan terhadap sebab sebuah
perangkat lunak harus dibuat oleh pihak customer. Pada waktu pengenalan
proyek juga akan ditetapkan bagaimana efektifitas yang seharusnya terjadi dalam
hal komunikasi antara pihak stakeholders dan pihak pengembang
4

2. Elicitation
Setelah mengetahui inti permasalahan dalam perencanaan pengembangan
perangkat lunak dan teknikalnya, maka akan dilakukan tahap pemahaman
lanjutan. Maksudnya adalah pihak pengembang akan menjelaskan mengenai
bagaimana seharusnya perangkat lunak ini berkerja, batasan batasan masalah
secara gamblang, serta permasalahan permasalahan yang mungkin akan muncul
dan terjadi perubahan ketika perangkat lunak dikembangkan. Karena praktek di
lapangan, tidak semua stakeholder memahami secara detaik bagaimana
seharusnya perangkat lunak berkerja dan efektifitasnya. Peran pihak pengembang
disini adalah sebagai pemberi solusi berdasarkan pengalamannya dengan tidak
memaksakan kehendak yang mungkin saja tidak sesuai dengan keinginan
customer
3. Elaboration
Semua informasi yang telah didapatkan pada tahap sebelumnya akan
dirangkum yang kemudian akan diperhalus dengan mendeskripsikannya kedalam
model pengembangan perangkat lunak dimana penjelasan mengenai bagaimana
sistem berkerja atau skenario sistem, dan keberadaan lingkungan sistem yang
harus diperhatikan.
4. Negotiation
Tahap Negosiasi akan dilakukan sebagai upaya efektifitas dalam
pengembangan perangkat lunak. Banyak hal yang perlu dinegosiasikan antara
pihak stakeholders dan pihak pengembang seperti prioritas tahapan
pengembangan perangkat lunak. Sebagai lanjutan dalam perancangan, pihak
pengembang dapat memberikan masukan mengenai kebutuhan apa saja yang
5

mungkin perlu dihapus atau di modifikasi. Negosiasi dalam hal besaran biaya
dalam pengembangan perangkat lunak juga dapat dibahas pada tahap ini.
5. Spesification
Diperlukan sebuah dokument Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak
sebagai bahan dokumentasi dan alat kontrol. Semua hal yang telah dibahas pada
tahapan sebelumnya akan dirangkum menjadi sebuah dokumen.
6. Validation
Validasi pengembangan perangkat lunak dapat dilakukan dengan
melakukan pemeriksaan pada spesifikasi spefikasi untuk memastikan semua
kebutuhan perangkat lunak telah didapatkan tanpa adanya pemahaman ganda yang
membingungkan.

C. Pengumpulan Kebutuhan Dalam Perancangan E-book Reader
Pada kasus kali ini akan diberikan contoh mengenai kasus dalam
pengembangan software e-book reader. Dalam tahap pengembangannya akan
diberikan penjelasan permasalahan yang timbul atas dasar pengembangan perangkat
lunak, batasan batasan masalah, serta lingkungan sistem yang dapat dideskripsikan
kedalam berbagai macam bentuk atau model perancangan perangkat lunak.

1) Latar Belakang
Untuk tahap awal akan dilakukan inception antar stakeholders. Pihak customer
menginginkan sebuah perangkat lunak yang diharapkan dapat membantu
penggunanya membaca buku secara portable dimanapun dan kapanpun sehinggan
tidak perlu lagi membawa buku secara fisik yang tentunya akan merepotkan bila
dalam jumlah banyak. Selain itu dengan e-book reader tentunya akan membantu
6

pengurangan limbah kertas dalam pembuatan buku, serta menghemat biaya perawatan
dan tidak membutuhkan tempat khusus.
2) Lingkup Masalah
Sebagai tahapan pengenalan permasalahan lanjutan, pihak pengembang
berusahan menjelaskan beberapa hal mengenai bagaimana seharusnya e-book reader
yang akan dirancang berkerja yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh pihak
stakeholders lainnya karena perbedaan bidang ilmu yang ditekuni. Adapun usulan
kebutuhan perangkat lunak yang disampaikan oleh pihak pengembang dalam
perancangan e-book reader sebagai berikut :
Menu Registrasi
E-book reader akan memiliki menu registrasi yang memungkinkan pengguna
untuk dapat mengakses perangkat lunak.
Searching
Searching adalah menu yang dapat digunakan oleh user untuk mencari buku yang
diinginkan yang tersimpan didalam database sistem. Pencarian buku dapat
dilakukan dengan memasukan kata kunci, judul, maupun pengarang buku.
Download
User dapat men-download buku secara gratis yang kemudian dapat dibaca secara
langsung oleh e-book reader.
Upload
Bagi user yang telah terdaftar dapat ikut berkontribusi dalam meng-upload buku
dengan catatan hak cipta buku sudah di legalkan. Adapun ekstensi file umum
yang dapat berkerja pada sistem adalah PDF (Portable Document Format)
Review
7

Review adalah kolom komentar user terhadap buku yang ada, yang diharapkan
akan mampu menciptakan sugesti terhadap user lain untuk membaca buku
tersebut

Preview
Preview akan memungkinkan user untuk dapat mengintip beberapa halaman isi
buku yang akan di-download yang akan memberikan rasa ingin tahu yang lebih
bila buku yang akan di-dowload menarik untuk dibaca atau tidak.

3. Pengembangan Model Perangkat Lunak
Data Flow Diagram ( DFD )
DFD Level 0









8





DFD Level 1




9





DFD Level 2 Proses 3

DFD Level 2 Proses 4



10




USE CASE

Sistem Ebook Reader


<<extended>>

User


<<extended>>






Admin






Regisra
si
Mencari e-
book yang
ingin dibaca
Upload e-
book yang
pernah dibuat
Mendownloa
d e-book
yang telah
dicari
Preview
sebuah e-
book jika
tertarik
Mereview
ebook yang
pernah dibaca
11