Anda di halaman 1dari 59

MODUL

PELATIHAN DASAR ANIMASI 3D


DENGAN BLENDER 2.49b
Rack Spira
Rack Edan Rack Spira
MODUL
PELATIHAN DASAR ANIMASI 3D
DENGAN BLENDER 2.49b
Rack Spira
Rack Edan Rack Spira
MODUL
PELATIHAN DASAR ANIMASI 3D
DENGAN BLENDER 2.49b
Rack Spira
Rack Edan Rack Spira
Pengenalan dan Permodelan 3D Pengenalan dan Permodelan 3D Pengenalan dan Permodelan 3D
PENGENALAN BLENDER
User Interface Blender
Blender merupakan sebuah aplikasi yang menggunakan klik kanan untuk memilih objek
sedangkan klik kiri di gunakan untuk menentukan center (pusat tampilan dari jendela yang kita
inginkan). Secara default, tampilan awal dari blender adalah sebagai berikut ini.
Sebelum kita melangkah lebih jauh untuk melakukan permodelan dengan blender, alangkah
baiknya kita mengetahui tampilan apa saja yang ada pada blender serta tool-tool dan button-button apa
sajakah yang dapat kita gunakan. Pada saat awal menggunakan blender, alangkah baiknya kita
mencoba-coba terlebih dahulu interface yang ada pada blender. Jika kita ingin mengembalikan ke
tampilan semula maka kita tinggal mengklik tombol file+new atau ctrl+n.
Secara default, tampilan blender dapat kita bagi menjadi beberapa bagian, antara lain sebagai berikut ini
3D View : Merupakan tempat setiap objek 3D di tampilkan. Jendela paling utama dan paling
penting saat kita melakukan permodelan. Dari jendela ini, kita bisa melihat objek yang kita buat
dari berbagai sisi. Untuk mempermudah penggunanya, blender telah mempersiapkan template
untuk melihat sudut pandang yang dapat kita akses dengan menggunakan mouse maupun
keyboard (dalam hal ini numpad)
3D View
Header
Button Windows
MENU
3D View
Button Windows
Header
PENGENALAN BLENDER
User Interface Blender
Blender merupakan sebuah aplikasi yang menggunakan klik kanan untuk memilih objek
sedangkan klik kiri di gunakan untuk menentukan center (pusat tampilan dari jendela yang kita
inginkan). Secara default, tampilan awal dari blender adalah sebagai berikut ini.
Sebelum kita melangkah lebih jauh untuk melakukan permodelan dengan blender, alangkah
baiknya kita mengetahui tampilan apa saja yang ada pada blender serta tool-tool dan button-button apa
sajakah yang dapat kita gunakan. Pada saat awal menggunakan blender, alangkah baiknya kita
mencoba-coba terlebih dahulu interface yang ada pada blender. Jika kita ingin mengembalikan ke
tampilan semula maka kita tinggal mengklik tombol file+new atau ctrl+n.
Secara default, tampilan blender dapat kita bagi menjadi beberapa bagian, antara lain sebagai berikut ini
3D View : Merupakan tempat setiap objek 3D di tampilkan. Jendela paling utama dan paling
penting saat kita melakukan permodelan. Dari jendela ini, kita bisa melihat objek yang kita buat
dari berbagai sisi. Untuk mempermudah penggunanya, blender telah mempersiapkan template
untuk melihat sudut pandang yang dapat kita akses dengan menggunakan mouse maupun
keyboard (dalam hal ini numpad)
3D View
Header
Button Windows
MENU
3D View
Button Windows
Header
PENGENALAN BLENDER
User Interface Blender
Blender merupakan sebuah aplikasi yang menggunakan klik kanan untuk memilih objek
sedangkan klik kiri di gunakan untuk menentukan center (pusat tampilan dari jendela yang kita
inginkan). Secara default, tampilan awal dari blender adalah sebagai berikut ini.
Sebelum kita melangkah lebih jauh untuk melakukan permodelan dengan blender, alangkah
baiknya kita mengetahui tampilan apa saja yang ada pada blender serta tool-tool dan button-button apa
sajakah yang dapat kita gunakan. Pada saat awal menggunakan blender, alangkah baiknya kita
mencoba-coba terlebih dahulu interface yang ada pada blender. Jika kita ingin mengembalikan ke
tampilan semula maka kita tinggal mengklik tombol file+new atau ctrl+n.
Secara default, tampilan blender dapat kita bagi menjadi beberapa bagian, antara lain sebagai berikut ini
3D View : Merupakan tempat setiap objek 3D di tampilkan. Jendela paling utama dan paling
penting saat kita melakukan permodelan. Dari jendela ini, kita bisa melihat objek yang kita buat
dari berbagai sisi. Untuk mempermudah penggunanya, blender telah mempersiapkan template
untuk melihat sudut pandang yang dapat kita akses dengan menggunakan mouse maupun
keyboard (dalam hal ini numpad)
3D View
Header
Button Windows
MENU
3D View
Button Windows
Header
Numpad :
Untuk yang menggunakan laptop, fungsi di atas dapat di lihat pada menu view yang terletak pada
header
Mouse:
Zoom in dan Zoom out dengan memutar Scroll yang ada.
Memutar tampilan dilakukan dengan menekan Scroll mouse.
Menggeser tampilan dengan cara menekan Scroll mouse dan shift
Numpad :
Untuk yang menggunakan laptop, fungsi di atas dapat di lihat pada menu view yang terletak pada
header
Mouse:
Zoom in dan Zoom out dengan memutar Scroll yang ada.
Memutar tampilan dilakukan dengan menekan Scroll mouse.
Menggeser tampilan dengan cara menekan Scroll mouse dan shift
Numpad :
Untuk yang menggunakan laptop, fungsi di atas dapat di lihat pada menu view yang terletak pada
header
Mouse:
Zoom in dan Zoom out dengan memutar Scroll yang ada.
Memutar tampilan dilakukan dengan menekan Scroll mouse.
Menggeser tampilan dengan cara menekan Scroll mouse dan shift
Button windows : Di sini, kita akan menemukan hampir semua fungsi yang dapat kita gunakan
untuk melakukan pengeditan pada objek yang kita buat serta hasil yang akan kita tampilkan. Baik
itu tentang pewarnaan, pengaturan lampu, serta pengaturan latar dan hasil akhir yang ingin kita
capai.
Header : Semua jendela yang terdapat di blender pasti mempunyai header. Isi dari header dapat
berubah ubah sesuai dengan isi dari jendela yang kita tampilkan, misalnya saja pada jendela 3D
view, kita dapat menemukan pilihan-pilihan yang berkaitan dengan visualisasi, manipulasi objek
serta seleksi.
Menu : Memiliki fungsi selayaknya aplikasi-aplikasi lain, yaitu fungsi yang meliputi penyimpanan
file, export dan import file, render, serta terdapat juga menu help jika kita mengalami kesulitan.
Windows dan Menu
Selain 3D View dan Button Windows, sebenarnya blender masih memiliki banyak sekali jendela lain yang
dapat kita manfaatkan, meskipun pemakaiannya tidak sesering 3D view maupun button windows.
Beberapa jendela lain yang sering di gunakan adalah file browser, text editor dan timeline. Untuk
mengganti windows yang sedang kita lihat dapat kita lihat pada bagian kiri bawah seperti Nampak pada
gambar berikut ini
Button windows : Di sini, kita akan menemukan hampir semua fungsi yang dapat kita gunakan
untuk melakukan pengeditan pada objek yang kita buat serta hasil yang akan kita tampilkan. Baik
itu tentang pewarnaan, pengaturan lampu, serta pengaturan latar dan hasil akhir yang ingin kita
capai.
Header : Semua jendela yang terdapat di blender pasti mempunyai header. Isi dari header dapat
berubah ubah sesuai dengan isi dari jendela yang kita tampilkan, misalnya saja pada jendela 3D
view, kita dapat menemukan pilihan-pilihan yang berkaitan dengan visualisasi, manipulasi objek
serta seleksi.
Menu : Memiliki fungsi selayaknya aplikasi-aplikasi lain, yaitu fungsi yang meliputi penyimpanan
file, export dan import file, render, serta terdapat juga menu help jika kita mengalami kesulitan.
Windows dan Menu
Selain 3D View dan Button Windows, sebenarnya blender masih memiliki banyak sekali jendela lain yang
dapat kita manfaatkan, meskipun pemakaiannya tidak sesering 3D view maupun button windows.
Beberapa jendela lain yang sering di gunakan adalah file browser, text editor dan timeline. Untuk
mengganti windows yang sedang kita lihat dapat kita lihat pada bagian kiri bawah seperti Nampak pada
gambar berikut ini
Button windows : Di sini, kita akan menemukan hampir semua fungsi yang dapat kita gunakan
untuk melakukan pengeditan pada objek yang kita buat serta hasil yang akan kita tampilkan. Baik
itu tentang pewarnaan, pengaturan lampu, serta pengaturan latar dan hasil akhir yang ingin kita
capai.
Header : Semua jendela yang terdapat di blender pasti mempunyai header. Isi dari header dapat
berubah ubah sesuai dengan isi dari jendela yang kita tampilkan, misalnya saja pada jendela 3D
view, kita dapat menemukan pilihan-pilihan yang berkaitan dengan visualisasi, manipulasi objek
serta seleksi.
Menu : Memiliki fungsi selayaknya aplikasi-aplikasi lain, yaitu fungsi yang meliputi penyimpanan
file, export dan import file, render, serta terdapat juga menu help jika kita mengalami kesulitan.
Windows dan Menu
Selain 3D View dan Button Windows, sebenarnya blender masih memiliki banyak sekali jendela lain yang
dapat kita manfaatkan, meskipun pemakaiannya tidak sesering 3D view maupun button windows.
Beberapa jendela lain yang sering di gunakan adalah file browser, text editor dan timeline. Untuk
mengganti windows yang sedang kita lihat dapat kita lihat pada bagian kiri bawah seperti Nampak pada
gambar berikut ini
MODELING
Sekarang kita telah mengetahui dasar-dasar penggunaan blender. Selanjutnya kita akan mulai
bekerja untuk membuat atau membentuk objek 3D dengan menggunakan blender. Sebelum kita mulai
melakukan modeling 3D, alangkah baiknya kita mengetahui hal-hal berikut ini.
Macam-macam objek
Ada berbagai macam objek yang disediakan oleh blender yang dapat di buat dengan Toolbox. Ini adalah
sebuah menu khusus yang telah di sediakan oleh blender untuk membuat hampir semua objek yang
ada. Untuk dapat memanggil Toolbox, kita cukup menekan tombol spasi atau dapat juga di akses dengan
menekan tombol shift + A sehingga akan muncul tampilan berikut ini pada 3DView
Dengan Toolbox ini kita dapat membuat Meshes, Curves, Permukaan, Teks, dan segala macam benda-
benda lain di Blender. Di antara semua jenis objek yang ada, pada prakteknya yang sering kita gunakan
adalah Mesh yang menyediakan bentuk-bentuk primitive seperti berikut
MODELING
Sekarang kita telah mengetahui dasar-dasar penggunaan blender. Selanjutnya kita akan mulai
bekerja untuk membuat atau membentuk objek 3D dengan menggunakan blender. Sebelum kita mulai
melakukan modeling 3D, alangkah baiknya kita mengetahui hal-hal berikut ini.
Macam-macam objek
Ada berbagai macam objek yang disediakan oleh blender yang dapat di buat dengan Toolbox. Ini adalah
sebuah menu khusus yang telah di sediakan oleh blender untuk membuat hampir semua objek yang
ada. Untuk dapat memanggil Toolbox, kita cukup menekan tombol spasi atau dapat juga di akses dengan
menekan tombol shift + A sehingga akan muncul tampilan berikut ini pada 3DView
Dengan Toolbox ini kita dapat membuat Meshes, Curves, Permukaan, Teks, dan segala macam benda-
benda lain di Blender. Di antara semua jenis objek yang ada, pada prakteknya yang sering kita gunakan
adalah Mesh yang menyediakan bentuk-bentuk primitive seperti berikut
MODELING
Sekarang kita telah mengetahui dasar-dasar penggunaan blender. Selanjutnya kita akan mulai
bekerja untuk membuat atau membentuk objek 3D dengan menggunakan blender. Sebelum kita mulai
melakukan modeling 3D, alangkah baiknya kita mengetahui hal-hal berikut ini.
Macam-macam objek
Ada berbagai macam objek yang disediakan oleh blender yang dapat di buat dengan Toolbox. Ini adalah
sebuah menu khusus yang telah di sediakan oleh blender untuk membuat hampir semua objek yang
ada. Untuk dapat memanggil Toolbox, kita cukup menekan tombol spasi atau dapat juga di akses dengan
menekan tombol shift + A sehingga akan muncul tampilan berikut ini pada 3DView
Dengan Toolbox ini kita dapat membuat Meshes, Curves, Permukaan, Teks, dan segala macam benda-
benda lain di Blender. Di antara semua jenis objek yang ada, pada prakteknya yang sering kita gunakan
adalah Mesh yang menyediakan bentuk-bentuk primitive seperti berikut
Dari bentuk-bentuk itulah kita akan dapat membuat berbagai macam bentuk lain, mulai dari bentuk
sederhana seperti meja, kursi, vas bunga sampai bentuk-bentuk yang lebih kompleks seperti
pembentukan gedung dan pembuatan karakter.
Memulai Pemodelan ( Modeling )
Setelah kita mengetahui fungsi-fungsi dan dasar-dasar dari blender, maka sekarang saatnya kita mulai
berkreasi dengan menggunakan blender. Sebagai contoh, kami akan menunjukan proses pembuatan
sebuah meja sederhana dengan menggunakan blender.
Langkahpembuatan nya adalah sebagai berikut
1. Buka software blender sehingga muncul tampilan awalnya
Dari bentuk-bentuk itulah kita akan dapat membuat berbagai macam bentuk lain, mulai dari bentuk
sederhana seperti meja, kursi, vas bunga sampai bentuk-bentuk yang lebih kompleks seperti
pembentukan gedung dan pembuatan karakter.
Memulai Pemodelan ( Modeling )
Setelah kita mengetahui fungsi-fungsi dan dasar-dasar dari blender, maka sekarang saatnya kita mulai
berkreasi dengan menggunakan blender. Sebagai contoh, kami akan menunjukan proses pembuatan
sebuah meja sederhana dengan menggunakan blender.
Langkahpembuatan nya adalah sebagai berikut
1. Buka software blender sehingga muncul tampilan awalnya
Dari bentuk-bentuk itulah kita akan dapat membuat berbagai macam bentuk lain, mulai dari bentuk
sederhana seperti meja, kursi, vas bunga sampai bentuk-bentuk yang lebih kompleks seperti
pembentukan gedung dan pembuatan karakter.
Memulai Pemodelan ( Modeling )
Setelah kita mengetahui fungsi-fungsi dan dasar-dasar dari blender, maka sekarang saatnya kita mulai
berkreasi dengan menggunakan blender. Sebagai contoh, kami akan menunjukan proses pembuatan
sebuah meja sederhana dengan menggunakan blender.
Langkahpembuatan nya adalah sebagai berikut
1. Buka software blender sehingga muncul tampilan awalnya
2. Secara default, blender memiliki tampilan view dari arah atas. Oleh sebab itu untuk
mempermudah proses pembuatan, alangkah baiknya kalau kita rubah view menjadi tampak
depan dengan cara klik numlock 1 atau kita klik view+font sehingga tampilannya akan berubah
menjadi seperti berikut ini
3. Proses awal pembentukan meja adalah dengan membentuk bagian atasnya dulu yang pada
umumnya berbentuk balok tipis memanjang. Caranya adalah, pada objek mode
Kita klik kanan pada objek (mess). Untuk merubah skala atau ukuran dari balok tersebut, maka
perangkat pemodelan yang pertama yang perlu kita ketahui adalah scale atau skala. Skala ini
berlaku untuk semua sumbu yang ada ( X, Y, Z ). Untuk menggunakan skala kita dapat menekan
tombol S dan memadukan dengan arah mana akan kita rubah ukurannya. Untuk objek meja
yang perlu kita rubah adalah ukuran yang mengikuti sumbu Z yaitu tebal dari meja. Maka yang
perlu kita lakukan adalah menekan tombol S+Z sehingga akan muncul tampilan berikut
2. Secara default, blender memiliki tampilan view dari arah atas. Oleh sebab itu untuk
mempermudah proses pembuatan, alangkah baiknya kalau kita rubah view menjadi tampak
depan dengan cara klik numlock 1 atau kita klik view+font sehingga tampilannya akan berubah
menjadi seperti berikut ini
3. Proses awal pembentukan meja adalah dengan membentuk bagian atasnya dulu yang pada
umumnya berbentuk balok tipis memanjang. Caranya adalah, pada objek mode
Kita klik kanan pada objek (mess). Untuk merubah skala atau ukuran dari balok tersebut, maka
perangkat pemodelan yang pertama yang perlu kita ketahui adalah scale atau skala. Skala ini
berlaku untuk semua sumbu yang ada ( X, Y, Z ). Untuk menggunakan skala kita dapat menekan
tombol S dan memadukan dengan arah mana akan kita rubah ukurannya. Untuk objek meja
yang perlu kita rubah adalah ukuran yang mengikuti sumbu Z yaitu tebal dari meja. Maka yang
perlu kita lakukan adalah menekan tombol S+Z sehingga akan muncul tampilan berikut
2. Secara default, blender memiliki tampilan view dari arah atas. Oleh sebab itu untuk
mempermudah proses pembuatan, alangkah baiknya kalau kita rubah view menjadi tampak
depan dengan cara klik numlock 1 atau kita klik view+font sehingga tampilannya akan berubah
menjadi seperti berikut ini
3. Proses awal pembentukan meja adalah dengan membentuk bagian atasnya dulu yang pada
umumnya berbentuk balok tipis memanjang. Caranya adalah, pada objek mode
Kita klik kanan pada objek (mess). Untuk merubah skala atau ukuran dari balok tersebut, maka
perangkat pemodelan yang pertama yang perlu kita ketahui adalah scale atau skala. Skala ini
berlaku untuk semua sumbu yang ada ( X, Y, Z ). Untuk menggunakan skala kita dapat menekan
tombol S dan memadukan dengan arah mana akan kita rubah ukurannya. Untuk objek meja
yang perlu kita rubah adalah ukuran yang mengikuti sumbu Z yaitu tebal dari meja. Maka yang
perlu kita lakukan adalah menekan tombol S+Z sehingga akan muncul tampilan berikut
Arahkan kursor menuju ke pusat bangun yang ada sehingga hasilnya seperti yang dapat kita lihat
pada gambar berikut ini
Jika tampilannya terlalu kecil, kita dapat melakukan zoom in dengan memutar scroll pada mouse
ke arah atas.
4. Selanjutnya kita perpanjang objek tersebut ke arah sumbu X dengan menggunakan S+X (Scale ke
arah sumbu X), Kita perpanjang ukurannya menjadi 4 kotak sehingga akan muncul hasil sebagai
berikut
Untuk memutar 3Dview kita dapat mengklik scroll yang ada pada mouse kemudian kita gerakan
mouse tersebut. Untuk mengembalikan ke view semula, kita dapat menekan numlock sesuai
dengan arah pandangan yang kita inginkan.
Arahkan kursor menuju ke pusat bangun yang ada sehingga hasilnya seperti yang dapat kita lihat
pada gambar berikut ini
Jika tampilannya terlalu kecil, kita dapat melakukan zoom in dengan memutar scroll pada mouse
ke arah atas.
4. Selanjutnya kita perpanjang objek tersebut ke arah sumbu X dengan menggunakan S+X (Scale ke
arah sumbu X), Kita perpanjang ukurannya menjadi 4 kotak sehingga akan muncul hasil sebagai
berikut
Untuk memutar 3Dview kita dapat mengklik scroll yang ada pada mouse kemudian kita gerakan
mouse tersebut. Untuk mengembalikan ke view semula, kita dapat menekan numlock sesuai
dengan arah pandangan yang kita inginkan.
Arahkan kursor menuju ke pusat bangun yang ada sehingga hasilnya seperti yang dapat kita lihat
pada gambar berikut ini
Jika tampilannya terlalu kecil, kita dapat melakukan zoom in dengan memutar scroll pada mouse
ke arah atas.
4. Selanjutnya kita perpanjang objek tersebut ke arah sumbu X dengan menggunakan S+X (Scale ke
arah sumbu X), Kita perpanjang ukurannya menjadi 4 kotak sehingga akan muncul hasil sebagai
berikut
Untuk memutar 3Dview kita dapat mengklik scroll yang ada pada mouse kemudian kita gerakan
mouse tersebut. Untuk mengembalikan ke view semula, kita dapat menekan numlock sesuai
dengan arah pandangan yang kita inginkan.
5. Setelah proses pembuatan untuk bagian atas meja selesai, sekarang saatnya untuk membuat
kaki-kaki mejanya. Untuk membuat kaki-kaki meja, kita harus merubah tampilan menu
Menjadi
Atau dapat kita lakukan dengan menekan tombol tab pada saat objek aktif ( terseleksi )
Sehingga tampilan objeknya akan menjadi seperti berikut ini
Di sini semua titik terseleksi. Untuk menghilangkan seleksi yang ada kita klik tombol A pada
keyboard. Dan jika akan melakukan seleksi maka kita klik tombol B kemudian mengarahkan
kursor pada titik yang mau di seleksi seperti contoh berikut ini.
5. Setelah proses pembuatan untuk bagian atas meja selesai, sekarang saatnya untuk membuat
kaki-kaki mejanya. Untuk membuat kaki-kaki meja, kita harus merubah tampilan menu
Menjadi
Atau dapat kita lakukan dengan menekan tombol tab pada saat objek aktif ( terseleksi )
Sehingga tampilan objeknya akan menjadi seperti berikut ini
Di sini semua titik terseleksi. Untuk menghilangkan seleksi yang ada kita klik tombol A pada
keyboard. Dan jika akan melakukan seleksi maka kita klik tombol B kemudian mengarahkan
kursor pada titik yang mau di seleksi seperti contoh berikut ini.
5. Setelah proses pembuatan untuk bagian atas meja selesai, sekarang saatnya untuk membuat
kaki-kaki mejanya. Untuk membuat kaki-kaki meja, kita harus merubah tampilan menu
Menjadi
Atau dapat kita lakukan dengan menekan tombol tab pada saat objek aktif ( terseleksi )
Sehingga tampilan objeknya akan menjadi seperti berikut ini
Di sini semua titik terseleksi. Untuk menghilangkan seleksi yang ada kita klik tombol A pada
keyboard. Dan jika akan melakukan seleksi maka kita klik tombol B kemudian mengarahkan
kursor pada titik yang mau di seleksi seperti contoh berikut ini.
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Dan untuk menyeleksi semua titik maka kita tekan A lagi.
6. Perangkat permodelan selanjutnya yang perlu kita ketahui untuk membentuk sebuah objek
berbasis mesh adalah Loop Cut and Slide atau biasa disebut dengan loop cut yang berfungsi
untuk serangkaian bidang ( berapapun panjangnya ). Loop cut dapat di akses dengan shortcut
Ctrl+R. Untuk memisahkan antara tepi meja dengan kaki meja maka kita perlu menambahkan
loop cut pada masing-masing sisi dengan jarak 2 kotak. Langkah pertama yang harus kita
lakukan adalah klik Shortcut Ctrl+R hingga muncul tampilan berikut
Kemudian kita klik kiri hingga tampilan loop cut nya berubah menjadi seperti berikut ini
Dimana selanjutnya akan dapat kita geser sesuai dengan ukuran yang di inginkan. Untuk hal ini
kita ukur dengan ukuran kurang lebih dua kotak kecil dari tepi sehingga hasilnya adalah sebagai
berikut
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Dan untuk menyeleksi semua titik maka kita tekan A lagi.
6. Perangkat permodelan selanjutnya yang perlu kita ketahui untuk membentuk sebuah objek
berbasis mesh adalah Loop Cut and Slide atau biasa disebut dengan loop cut yang berfungsi
untuk serangkaian bidang ( berapapun panjangnya ). Loop cut dapat di akses dengan shortcut
Ctrl+R. Untuk memisahkan antara tepi meja dengan kaki meja maka kita perlu menambahkan
loop cut pada masing-masing sisi dengan jarak 2 kotak. Langkah pertama yang harus kita
lakukan adalah klik Shortcut Ctrl+R hingga muncul tampilan berikut
Kemudian kita klik kiri hingga tampilan loop cut nya berubah menjadi seperti berikut ini
Dimana selanjutnya akan dapat kita geser sesuai dengan ukuran yang di inginkan. Untuk hal ini
kita ukur dengan ukuran kurang lebih dua kotak kecil dari tepi sehingga hasilnya adalah sebagai
berikut
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Dan untuk menyeleksi semua titik maka kita tekan A lagi.
6. Perangkat permodelan selanjutnya yang perlu kita ketahui untuk membentuk sebuah objek
berbasis mesh adalah Loop Cut and Slide atau biasa disebut dengan loop cut yang berfungsi
untuk serangkaian bidang ( berapapun panjangnya ). Loop cut dapat di akses dengan shortcut
Ctrl+R. Untuk memisahkan antara tepi meja dengan kaki meja maka kita perlu menambahkan
loop cut pada masing-masing sisi dengan jarak 2 kotak. Langkah pertama yang harus kita
lakukan adalah klik Shortcut Ctrl+R hingga muncul tampilan berikut
Kemudian kita klik kiri hingga tampilan loop cut nya berubah menjadi seperti berikut ini
Dimana selanjutnya akan dapat kita geser sesuai dengan ukuran yang di inginkan. Untuk hal ini
kita ukur dengan ukuran kurang lebih dua kotak kecil dari tepi sehingga hasilnya adalah sebagai
berikut
Untuk lebih memeper mudah dalam melihat ukurannya, kita dapat mengubah sudut
pandangannya menjadi sudut pandang dari atas. Kemudian lakukan langkah tersebut hingga
terbentuk loop cut sebagai berikut
Tambahkan juga untuk membuat kaki mejanya menjadi seperti gambar berikut ini
Untuk lebih memeper mudah dalam melihat ukurannya, kita dapat mengubah sudut
pandangannya menjadi sudut pandang dari atas. Kemudian lakukan langkah tersebut hingga
terbentuk loop cut sebagai berikut
Tambahkan juga untuk membuat kaki mejanya menjadi seperti gambar berikut ini
Untuk lebih memeper mudah dalam melihat ukurannya, kita dapat mengubah sudut
pandangannya menjadi sudut pandang dari atas. Kemudian lakukan langkah tersebut hingga
terbentuk loop cut sebagai berikut
Tambahkan juga untuk membuat kaki mejanya menjadi seperti gambar berikut ini
Atau jika di lihat dari sudut lain maka tampilannya adalah sebagai berikut
7. Selanjutnya saatnya kita membuat kaki-kaki mejanya. Untuk mempermudah pembuatan kaki
meja, kita rubah select mode yang ada dengan menggunakan Shortcut Ctrl+tab hingga muncul
tampilan berikut.
Kemudian kita pilih faces sehingga tampilan objeknya menjadi seperti berikut ini
Selanjutnya pilih salah satu titik yang akan kita jadikan kaki dengan cara klik kanan pada titik
yang akan kita pilih. Karena kita akan membuat kaki meja pada bagian bawah. Maka sebaiknya
kita rubah objek tersebut menjadi transparan dengan Shortcut Z sehingga titik faces yang ada
berada pada bagian bawah permukaan akan dapat terlihat. Seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut ini
Atau jika di lihat dari sudut lain maka tampilannya adalah sebagai berikut
7. Selanjutnya saatnya kita membuat kaki-kaki mejanya. Untuk mempermudah pembuatan kaki
meja, kita rubah select mode yang ada dengan menggunakan Shortcut Ctrl+tab hingga muncul
tampilan berikut.
Kemudian kita pilih faces sehingga tampilan objeknya menjadi seperti berikut ini
Selanjutnya pilih salah satu titik yang akan kita jadikan kaki dengan cara klik kanan pada titik
yang akan kita pilih. Karena kita akan membuat kaki meja pada bagian bawah. Maka sebaiknya
kita rubah objek tersebut menjadi transparan dengan Shortcut Z sehingga titik faces yang ada
berada pada bagian bawah permukaan akan dapat terlihat. Seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut ini
Atau jika di lihat dari sudut lain maka tampilannya adalah sebagai berikut
7. Selanjutnya saatnya kita membuat kaki-kaki mejanya. Untuk mempermudah pembuatan kaki
meja, kita rubah select mode yang ada dengan menggunakan Shortcut Ctrl+tab hingga muncul
tampilan berikut.
Kemudian kita pilih faces sehingga tampilan objeknya menjadi seperti berikut ini
Selanjutnya pilih salah satu titik yang akan kita jadikan kaki dengan cara klik kanan pada titik
yang akan kita pilih. Karena kita akan membuat kaki meja pada bagian bawah. Maka sebaiknya
kita rubah objek tersebut menjadi transparan dengan Shortcut Z sehingga titik faces yang ada
berada pada bagian bawah permukaan akan dapat terlihat. Seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut ini
8. Perangkat yang kita gunakan selanjutnya untuk membuat kaki-kaki meja adalah Extrude Region
yang berfungsi untuk menambah titik, garis maupun bidang. Extrude dapat di akses dengan
menggunakan shortcut E. Cara penerapanya adalah pilih salah satu bidang yang ingin kita
perpanjang untuk kita jadikan sebagai kaki meja, seperti dapat kita lihat pada contoh berikut.
Kemudian eksekusi extrude ke bawah sehingga menjadi seperti berikut ini
Selanjutnya ulangi langkah tersebut untuk ke empat kaki yang lain. Usahakan ukurannya sama
dan ingat setelah melakukan extrude pada bagian yang lain, hilangkan seleksi pada objek yang
sebelumnya dengan shortcut A. sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
8. Perangkat yang kita gunakan selanjutnya untuk membuat kaki-kaki meja adalah Extrude Region
yang berfungsi untuk menambah titik, garis maupun bidang. Extrude dapat di akses dengan
menggunakan shortcut E. Cara penerapanya adalah pilih salah satu bidang yang ingin kita
perpanjang untuk kita jadikan sebagai kaki meja, seperti dapat kita lihat pada contoh berikut.
Kemudian eksekusi extrude ke bawah sehingga menjadi seperti berikut ini
Selanjutnya ulangi langkah tersebut untuk ke empat kaki yang lain. Usahakan ukurannya sama
dan ingat setelah melakukan extrude pada bagian yang lain, hilangkan seleksi pada objek yang
sebelumnya dengan shortcut A. sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
8. Perangkat yang kita gunakan selanjutnya untuk membuat kaki-kaki meja adalah Extrude Region
yang berfungsi untuk menambah titik, garis maupun bidang. Extrude dapat di akses dengan
menggunakan shortcut E. Cara penerapanya adalah pilih salah satu bidang yang ingin kita
perpanjang untuk kita jadikan sebagai kaki meja, seperti dapat kita lihat pada contoh berikut.
Kemudian eksekusi extrude ke bawah sehingga menjadi seperti berikut ini
Selanjutnya ulangi langkah tersebut untuk ke empat kaki yang lain. Usahakan ukurannya sama
dan ingat setelah melakukan extrude pada bagian yang lain, hilangkan seleksi pada objek yang
sebelumnya dengan shortcut A. sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Setelah selesai kita dapat melihat hasilnya dengan memunculkan objek kembali agar tidak
transparan dengan Shortcut Z. Seta mengembalikan Select mode ke Verticles dengan shortcut
Ctrl + tab dan mengembalikan ke objek mode dengan shortcut tombol tab. Sehingga hasil
tampilannya dapat kita lihat seperti berikut ini
Untuk melihat hasilnya dalam bentuk JPG maka kita dapat melakukan rendering dengan
menekan tombol f12 sehingga hasil akhirnya adalah sebagai berikut
Setelah selesai kita dapat melihat hasilnya dengan memunculkan objek kembali agar tidak
transparan dengan Shortcut Z. Seta mengembalikan Select mode ke Verticles dengan shortcut
Ctrl + tab dan mengembalikan ke objek mode dengan shortcut tombol tab. Sehingga hasil
tampilannya dapat kita lihat seperti berikut ini
Untuk melihat hasilnya dalam bentuk JPG maka kita dapat melakukan rendering dengan
menekan tombol f12 sehingga hasil akhirnya adalah sebagai berikut
Setelah selesai kita dapat melihat hasilnya dengan memunculkan objek kembali agar tidak
transparan dengan Shortcut Z. Seta mengembalikan Select mode ke Verticles dengan shortcut
Ctrl + tab dan mengembalikan ke objek mode dengan shortcut tombol tab. Sehingga hasil
tampilannya dapat kita lihat seperti berikut ini
Untuk melihat hasilnya dalam bentuk JPG maka kita dapat melakukan rendering dengan
menekan tombol f12 sehingga hasil akhirnya adalah sebagai berikut
Dari hasil render tersebut dapat kita lihat bahwa objek terlihat mengambang. Untuk
membuatnya tampak lebih nyata, maka kita dapat menambahkan objek plane pada bagian
bawah meja kemudian melakukan Extrude pada bagian belakangnya sehingga akan tampak
seperti sebuah tembok seperti berikut ini
Kemudian kita atur pula posisi kamera serta cahayanya sesuai dengan keinginan kita
Lampu
Kamera
Dari hasil render tersebut dapat kita lihat bahwa objek terlihat mengambang. Untuk
membuatnya tampak lebih nyata, maka kita dapat menambahkan objek plane pada bagian
bawah meja kemudian melakukan Extrude pada bagian belakangnya sehingga akan tampak
seperti sebuah tembok seperti berikut ini
Kemudian kita atur pula posisi kamera serta cahayanya sesuai dengan keinginan kita
Lampu
Kamera
Dari hasil render tersebut dapat kita lihat bahwa objek terlihat mengambang. Untuk
membuatnya tampak lebih nyata, maka kita dapat menambahkan objek plane pada bagian
bawah meja kemudian melakukan Extrude pada bagian belakangnya sehingga akan tampak
seperti sebuah tembok seperti berikut ini
Kemudian kita atur pula posisi kamera serta cahayanya sesuai dengan keinginan kita
Lampu
Kamera
Sehingga ketika kita render maka hasilnya adalah sebagai berikut Sehingga ketika kita render maka hasilnya adalah sebagai berikut Sehingga ketika kita render maka hasilnya adalah sebagai berikut
PEWARNAAN
Setelah bentuk meja beserta dengan tembok serta lantai jadi, Sekarang saatnya kita melakukan
pewarnaan terhadap objek meja yang telah kita buat. Cara melakukan pewarnaanya adalah pada Objek
mode, kita klik objek mana yang akan kita warnai dengan menggunakan klik kanan pada objek. Seperti
contoh berikut ini
Kemudian pada button windows kita klik menu shading atau shortcut f5 sehingga tampilannya adalah
sebagai berikut
Selanjutnya klik add new sehingga tampilannya berubah sebagai berikut
PEWARNAAN
Setelah bentuk meja beserta dengan tembok serta lantai jadi, Sekarang saatnya kita melakukan
pewarnaan terhadap objek meja yang telah kita buat. Cara melakukan pewarnaanya adalah pada Objek
mode, kita klik objek mana yang akan kita warnai dengan menggunakan klik kanan pada objek. Seperti
contoh berikut ini
Kemudian pada button windows kita klik menu shading atau shortcut f5 sehingga tampilannya adalah
sebagai berikut
Selanjutnya klik add new sehingga tampilannya berubah sebagai berikut
PEWARNAAN
Setelah bentuk meja beserta dengan tembok serta lantai jadi, Sekarang saatnya kita melakukan
pewarnaan terhadap objek meja yang telah kita buat. Cara melakukan pewarnaanya adalah pada Objek
mode, kita klik objek mana yang akan kita warnai dengan menggunakan klik kanan pada objek. Seperti
contoh berikut ini
Kemudian pada button windows kita klik menu shading atau shortcut f5 sehingga tampilannya adalah
sebagai berikut
Selanjutnya klik add new sehingga tampilannya berubah sebagai berikut
Kemudian kita rubah warna objeknya sesuai dengan keinginan kita missal
Sehingga objek akan berubah warna menjadi seperti berikut ini
Selain warna yang sama pada satu objek, kita juga dapat memberikan warna yang berbeda pada objek
tersebut. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah masuk ke objek mode. Kemudian seleksi bagian
mana yang mau kita beri warna misalkan seperti contoh pada gambar berikut
Kemudian kita rubah warna objeknya sesuai dengan keinginan kita missal
Sehingga objek akan berubah warna menjadi seperti berikut ini
Selain warna yang sama pada satu objek, kita juga dapat memberikan warna yang berbeda pada objek
tersebut. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah masuk ke objek mode. Kemudian seleksi bagian
mana yang mau kita beri warna misalkan seperti contoh pada gambar berikut
Kemudian kita rubah warna objeknya sesuai dengan keinginan kita missal
Sehingga objek akan berubah warna menjadi seperti berikut ini
Selain warna yang sama pada satu objek, kita juga dapat memberikan warna yang berbeda pada objek
tersebut. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah masuk ke objek mode. Kemudian seleksi bagian
mana yang mau kita beri warna misalkan seperti contoh pada gambar berikut
Selanjutnya pada button windows kita pilih menu edit sehingga tampilannya adalah sebagai berikut
Kemudian kita klik tombol new di bawah gambar warna seperti terlihat pada gambar berikut
Kemudian pilih warna material yang baru seperti berikut ini
Setelah selesai memilih kemudian kita klik tombol assign sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya pada button windows kita pilih menu edit sehingga tampilannya adalah sebagai berikut
Kemudian kita klik tombol new di bawah gambar warna seperti terlihat pada gambar berikut
Kemudian pilih warna material yang baru seperti berikut ini
Setelah selesai memilih kemudian kita klik tombol assign sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya pada button windows kita pilih menu edit sehingga tampilannya adalah sebagai berikut
Kemudian kita klik tombol new di bawah gambar warna seperti terlihat pada gambar berikut
Kemudian pilih warna material yang baru seperti berikut ini
Setelah selesai memilih kemudian kita klik tombol assign sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya kita juga dapat melakukan hal yang sama pada dinding serta lantai yang kita buat. Dan
dengan sedikit permainan cahaya dan pewarnaan. Maka hasil akhirnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya kita juga dapat melakukan hal yang sama pada dinding serta lantai yang kita buat. Dan
dengan sedikit permainan cahaya dan pewarnaan. Maka hasil akhirnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya kita juga dapat melakukan hal yang sama pada dinding serta lantai yang kita buat. Dan
dengan sedikit permainan cahaya dan pewarnaan. Maka hasil akhirnya adalah sebagai berikut
Architecture dan Buildings 3D Architecture dan Buildings 3D Architecture dan Buildings 3D
Architecture dan Buildings
Dari modul perkenalan, kita telah mengetahui cara membentuk sebuah objek dasar dengan
menggunakan blender 2.49b. Untuk membuat sebuah animasi, tentu tidak cukup hanya dengan
membuat objek-objek dasar seperti meja dan properti lainnya. Akan tetapi kita juga perlu membuat
bangunan baik itu rumah, pos ronda atau bangunan lain yang nantinya akan menjadi scene atau latar
belakang dari animasi yang kita buat. Dalam membuat atau membangun objek berupa bangunan, kita
tidak hanya memerlukan sebuah ketelitian akan tetapi kita juga memerlukan imajinasi yang kuat agar
nilai seni dari bangunan yang kita buat dapat di munculkan sesuai dengan keinginan kita. Untuk contoh
dalam modul ini, kita akan membuat atau membangun sebuah rumah sederhana ( rumah di pedesaan )
lengkap dengan pintu, atap, dan pagarnya.
Adapun proses permodelan yang akan kita lakukan sebetulnya hampir sama ketika kita membuat rumah
yang sebenarnya, yaitu mulai dari pembuatan pondasi, dan membentuk dinding, pemasangan pintu,
serta pembuatan atap dan lantainya. Adapun langkah pembuatan bangunan sederhana tersebut adalah
sebagai berikut
1. Langkah pertama yang perlu kita lakukan setelah kita membuka blender adalah menggunakan
objek cube
2. Kemudian kita lakukan extrude (e) untuk menarik objek dengan tujuan membentuk pondasi
yang kita inginkan
Sehingga akan kita perloleh bentuk seperti berikut ini
Extrude ( e )
Architecture dan Buildings
Dari modul perkenalan, kita telah mengetahui cara membentuk sebuah objek dasar dengan
menggunakan blender 2.49b. Untuk membuat sebuah animasi, tentu tidak cukup hanya dengan
membuat objek-objek dasar seperti meja dan properti lainnya. Akan tetapi kita juga perlu membuat
bangunan baik itu rumah, pos ronda atau bangunan lain yang nantinya akan menjadi scene atau latar
belakang dari animasi yang kita buat. Dalam membuat atau membangun objek berupa bangunan, kita
tidak hanya memerlukan sebuah ketelitian akan tetapi kita juga memerlukan imajinasi yang kuat agar
nilai seni dari bangunan yang kita buat dapat di munculkan sesuai dengan keinginan kita. Untuk contoh
dalam modul ini, kita akan membuat atau membangun sebuah rumah sederhana ( rumah di pedesaan )
lengkap dengan pintu, atap, dan pagarnya.
Adapun proses permodelan yang akan kita lakukan sebetulnya hampir sama ketika kita membuat rumah
yang sebenarnya, yaitu mulai dari pembuatan pondasi, dan membentuk dinding, pemasangan pintu,
serta pembuatan atap dan lantainya. Adapun langkah pembuatan bangunan sederhana tersebut adalah
sebagai berikut
1. Langkah pertama yang perlu kita lakukan setelah kita membuka blender adalah menggunakan
objek cube
2. Kemudian kita lakukan extrude (e) untuk menarik objek dengan tujuan membentuk pondasi
yang kita inginkan
Sehingga akan kita perloleh bentuk seperti berikut ini
Extrude ( e )
Architecture dan Buildings
Dari modul perkenalan, kita telah mengetahui cara membentuk sebuah objek dasar dengan
menggunakan blender 2.49b. Untuk membuat sebuah animasi, tentu tidak cukup hanya dengan
membuat objek-objek dasar seperti meja dan properti lainnya. Akan tetapi kita juga perlu membuat
bangunan baik itu rumah, pos ronda atau bangunan lain yang nantinya akan menjadi scene atau latar
belakang dari animasi yang kita buat. Dalam membuat atau membangun objek berupa bangunan, kita
tidak hanya memerlukan sebuah ketelitian akan tetapi kita juga memerlukan imajinasi yang kuat agar
nilai seni dari bangunan yang kita buat dapat di munculkan sesuai dengan keinginan kita. Untuk contoh
dalam modul ini, kita akan membuat atau membangun sebuah rumah sederhana ( rumah di pedesaan )
lengkap dengan pintu, atap, dan pagarnya.
Adapun proses permodelan yang akan kita lakukan sebetulnya hampir sama ketika kita membuat rumah
yang sebenarnya, yaitu mulai dari pembuatan pondasi, dan membentuk dinding, pemasangan pintu,
serta pembuatan atap dan lantainya. Adapun langkah pembuatan bangunan sederhana tersebut adalah
sebagai berikut
1. Langkah pertama yang perlu kita lakukan setelah kita membuka blender adalah menggunakan
objek cube
2. Kemudian kita lakukan extrude (e) untuk menarik objek dengan tujuan membentuk pondasi
yang kita inginkan
Sehingga akan kita perloleh bentuk seperti berikut ini
Extrude ( e )
Pondasi tersebut sengaja tidak di satukan dengan tujuan untuk pembuatan pintu
3. Setelah pondasi terbentuk, langkah selanjutnya adalah membentuk dinding dari bangunan yang
akan kita buat. Untuk melakukannya, kita perlu menyeleksi permukaan bagian atas dari pondasi
yang kita buat seperti berikut ini
Untuk kemudian kita extrude (e) sehingga berukuran kira-kira setinggi letak jendela
Kemudian lakukan langkah yang sama untuk membuat agar tembok lebih tinggi dengan
melakukan extrude(e) akan tetapi pada bagian tengah yang berdekatan dengan pintu kita
hilangkan dulu seleksinya dengan menekan tombol b dua kali kemudian kita klik pada bagian
yang akan kita hilangkan seleksinya
Pondasi tersebut sengaja tidak di satukan dengan tujuan untuk pembuatan pintu
3. Setelah pondasi terbentuk, langkah selanjutnya adalah membentuk dinding dari bangunan yang
akan kita buat. Untuk melakukannya, kita perlu menyeleksi permukaan bagian atas dari pondasi
yang kita buat seperti berikut ini
Untuk kemudian kita extrude (e) sehingga berukuran kira-kira setinggi letak jendela
Kemudian lakukan langkah yang sama untuk membuat agar tembok lebih tinggi dengan
melakukan extrude(e) akan tetapi pada bagian tengah yang berdekatan dengan pintu kita
hilangkan dulu seleksinya dengan menekan tombol b dua kali kemudian kita klik pada bagian
yang akan kita hilangkan seleksinya
Pondasi tersebut sengaja tidak di satukan dengan tujuan untuk pembuatan pintu
3. Setelah pondasi terbentuk, langkah selanjutnya adalah membentuk dinding dari bangunan yang
akan kita buat. Untuk melakukannya, kita perlu menyeleksi permukaan bagian atas dari pondasi
yang kita buat seperti berikut ini
Untuk kemudian kita extrude (e) sehingga berukuran kira-kira setinggi letak jendela
Kemudian lakukan langkah yang sama untuk membuat agar tembok lebih tinggi dengan
melakukan extrude(e) akan tetapi pada bagian tengah yang berdekatan dengan pintu kita
hilangkan dulu seleksinya dengan menekan tombol b dua kali kemudian kita klik pada bagian
yang akan kita hilangkan seleksinya
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya baru kita lakukan extrude lagi sehingga akan di peroleh bentuk seperti berikut
4. Sebelum menyelesaikan pembuatan dinding hingga ke bagian atasnya, kita perlu menyatukan
dulu bagian atas jendela dan pintu. Cara menyatukan mesh tersebut adalah dengan menyeleksi
bagian tepi yang akan kita satukan
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya baru kita lakukan extrude lagi sehingga akan di peroleh bentuk seperti berikut
4. Sebelum menyelesaikan pembuatan dinding hingga ke bagian atasnya, kita perlu menyatukan
dulu bagian atas jendela dan pintu. Cara menyatukan mesh tersebut adalah dengan menyeleksi
bagian tepi yang akan kita satukan
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Selanjutnya baru kita lakukan extrude lagi sehingga akan di peroleh bentuk seperti berikut
4. Sebelum menyelesaikan pembuatan dinding hingga ke bagian atasnya, kita perlu menyatukan
dulu bagian atas jendela dan pintu. Cara menyatukan mesh tersebut adalah dengan menyeleksi
bagian tepi yang akan kita satukan
Kemudian kita tekan f sehingga akan muncul mesh baru seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut ini
Setelah itu barulah kita melakukan extrude lagi untuk bagian atas bangunan sehingga akan
diperoleh bentuk seperti berikut ini
Kemudian kita tekan f sehingga akan muncul mesh baru seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut ini
Setelah itu barulah kita melakukan extrude lagi untuk bagian atas bangunan sehingga akan
diperoleh bentuk seperti berikut ini
Kemudian kita tekan f sehingga akan muncul mesh baru seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut ini
Setelah itu barulah kita melakukan extrude lagi untuk bagian atas bangunan sehingga akan
diperoleh bentuk seperti berikut ini
5. Seperti yang kita ketahui, bentuk rumah tentunya tidak hanya berbentuk balok, akan tetapi akan
ada bentuk segitiga pada atapnya. Maka untuk membentuk segitiga tersebut, kita perlu
melakukan loop cut (ctrl + r) pada bagian tengah dari bangunan tersebut seperti dapat kita lihat
pada gambar berikut
Lakukan hal yang sama pada bagian belakang bangunan kemudian selanjutnya di tarik ke atas
sehingga akan menjadi seperti berikut ini
5. Seperti yang kita ketahui, bentuk rumah tentunya tidak hanya berbentuk balok, akan tetapi akan
ada bentuk segitiga pada atapnya. Maka untuk membentuk segitiga tersebut, kita perlu
melakukan loop cut (ctrl + r) pada bagian tengah dari bangunan tersebut seperti dapat kita lihat
pada gambar berikut
Lakukan hal yang sama pada bagian belakang bangunan kemudian selanjutnya di tarik ke atas
sehingga akan menjadi seperti berikut ini
5. Seperti yang kita ketahui, bentuk rumah tentunya tidak hanya berbentuk balok, akan tetapi akan
ada bentuk segitiga pada atapnya. Maka untuk membentuk segitiga tersebut, kita perlu
melakukan loop cut (ctrl + r) pada bagian tengah dari bangunan tersebut seperti dapat kita lihat
pada gambar berikut
Lakukan hal yang sama pada bagian belakang bangunan kemudian selanjutnya di tarik ke atas
sehingga akan menjadi seperti berikut ini
6. Setelah bentuk dasar dari tembok sudah terbentuk, sekarang saatnya kita memasang pintu.
Dalam pemasangan pintu untuk animasi, tentunya kita tidak sembarangan dalam membuatnya.
Perlu ada perhitungan agar pintu dan jendela dapat di buka dan di tutup dengan mudah. Untuk
pembuatan pintu dan jendela, yang pertama perlu kita buat tentunya adalah kusennya terlebih
dahulu. Pembentukan kusen ini dapat kita lakukan dari objek dasar cube yang di letakkan pada
bagian bawah lobang pintu yang telah di sediakan.
Selanjutnya lakukan extrude seperti langkah pada saat membuat pondasi sehingga akan
diperoleh bentuk berikut ini
6. Setelah bentuk dasar dari tembok sudah terbentuk, sekarang saatnya kita memasang pintu.
Dalam pemasangan pintu untuk animasi, tentunya kita tidak sembarangan dalam membuatnya.
Perlu ada perhitungan agar pintu dan jendela dapat di buka dan di tutup dengan mudah. Untuk
pembuatan pintu dan jendela, yang pertama perlu kita buat tentunya adalah kusennya terlebih
dahulu. Pembentukan kusen ini dapat kita lakukan dari objek dasar cube yang di letakkan pada
bagian bawah lobang pintu yang telah di sediakan.
Selanjutnya lakukan extrude seperti langkah pada saat membuat pondasi sehingga akan
diperoleh bentuk berikut ini
6. Setelah bentuk dasar dari tembok sudah terbentuk, sekarang saatnya kita memasang pintu.
Dalam pemasangan pintu untuk animasi, tentunya kita tidak sembarangan dalam membuatnya.
Perlu ada perhitungan agar pintu dan jendela dapat di buka dan di tutup dengan mudah. Untuk
pembuatan pintu dan jendela, yang pertama perlu kita buat tentunya adalah kusennya terlebih
dahulu. Pembentukan kusen ini dapat kita lakukan dari objek dasar cube yang di letakkan pada
bagian bawah lobang pintu yang telah di sediakan.
Selanjutnya lakukan extrude seperti langkah pada saat membuat pondasi sehingga akan
diperoleh bentuk berikut ini
Lakukan hal yang sama pada jendelanya sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
7. Setelah kusen terbentuk, langkah selanjutnya adalah membuat daun pintu serta daun
jendelanya. Kali ini kita akan membuat daun pintu dan daun jendela yang sederhana saja yaitu
hanya berbentuk balok yang di tempatkan di kusen yang telah kita buat. Meski hanya simple
tapi yang harus di perhatikan adalah kita perlu menempatkan center dari objek yang kita buat di
tempat yang tepat, yaitu sudut dari daun pintu bagian luar seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut
Penempatan center ini bertujuan untuk memudahkan pada saat kita akan membuat animasi
seperti membuka dan menutup pintu seperti dapat kita lihat pada gambar berikut
Center
Lakukan hal yang sama pada jendelanya sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
7. Setelah kusen terbentuk, langkah selanjutnya adalah membuat daun pintu serta daun
jendelanya. Kali ini kita akan membuat daun pintu dan daun jendela yang sederhana saja yaitu
hanya berbentuk balok yang di tempatkan di kusen yang telah kita buat. Meski hanya simple
tapi yang harus di perhatikan adalah kita perlu menempatkan center dari objek yang kita buat di
tempat yang tepat, yaitu sudut dari daun pintu bagian luar seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut
Penempatan center ini bertujuan untuk memudahkan pada saat kita akan membuat animasi
seperti membuka dan menutup pintu seperti dapat kita lihat pada gambar berikut
Center
Lakukan hal yang sama pada jendelanya sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
7. Setelah kusen terbentuk, langkah selanjutnya adalah membuat daun pintu serta daun
jendelanya. Kali ini kita akan membuat daun pintu dan daun jendela yang sederhana saja yaitu
hanya berbentuk balok yang di tempatkan di kusen yang telah kita buat. Meski hanya simple
tapi yang harus di perhatikan adalah kita perlu menempatkan center dari objek yang kita buat di
tempat yang tepat, yaitu sudut dari daun pintu bagian luar seperti dapat kita lihat pada gambar
berikut
Penempatan center ini bertujuan untuk memudahkan pada saat kita akan membuat animasi
seperti membuka dan menutup pintu seperti dapat kita lihat pada gambar berikut
Center
Lakukan hal yang sama untuk jendela nya sehingga hasilnya adalah seperti tampilan berikut
8. Setelah pintu dan jendela terpasang. Saatnya kita membuat atap. Untuk atap dari rumah ini
cukup menggunakan cube saja yang di bagi menjadi 2 dengan loop cut (ctrl+r) kemudian di tarik
ke atas sesuai dengan ukuran segitiga dari rumah yang di buat. Seperti dapat kita lihat pada
gambar berikut
Lakukan hal yang sama untuk jendela nya sehingga hasilnya adalah seperti tampilan berikut
8. Setelah pintu dan jendela terpasang. Saatnya kita membuat atap. Untuk atap dari rumah ini
cukup menggunakan cube saja yang di bagi menjadi 2 dengan loop cut (ctrl+r) kemudian di tarik
ke atas sesuai dengan ukuran segitiga dari rumah yang di buat. Seperti dapat kita lihat pada
gambar berikut
Lakukan hal yang sama untuk jendela nya sehingga hasilnya adalah seperti tampilan berikut
8. Setelah pintu dan jendela terpasang. Saatnya kita membuat atap. Untuk atap dari rumah ini
cukup menggunakan cube saja yang di bagi menjadi 2 dengan loop cut (ctrl+r) kemudian di tarik
ke atas sesuai dengan ukuran segitiga dari rumah yang di buat. Seperti dapat kita lihat pada
gambar berikut
Selanjutnya rubah size nya dengan menekan s
Kemudian tambahkan loop cut dengan menekan (ctrl+r)
Selanjutnya seleksi bagian atap sebelah kiri dan kanan bangunan
Tarik ke bawah sehingga terbentuk atap seperti berikut
Selanjutnya rubah size nya dengan menekan s
Kemudian tambahkan loop cut dengan menekan (ctrl+r)
Selanjutnya seleksi bagian atap sebelah kiri dan kanan bangunan
Tarik ke bawah sehingga terbentuk atap seperti berikut
Selanjutnya rubah size nya dengan menekan s
Kemudian tambahkan loop cut dengan menekan (ctrl+r)
Selanjutnya seleksi bagian atap sebelah kiri dan kanan bangunan
Tarik ke bawah sehingga terbentuk atap seperti berikut
Tambahkan lantai dengan menggunakan cube sehingga hasilnya akan menjadi seperti berikut ini
Setelah selesai membuat rumah, sekarang kita buat pagar yang mengelilingi rumah tersebut. Untuk
membuat pagar kita cukup menggunakan cube dan cylinder yang nantinya akan di join dengan
menggunakan ctrl+j . Untuk langkah pembuatannya adalah sebagai berikut
1. Buat sebuah objek baru berbentuk cylinder
2. Kemudian rubah ukuran cylinder agar menjadi bentuk yang memanjang seperti tiang penyangga
pada pagar (Sesuaikan dengan ukuran rumah).
Tambahkan lantai dengan menggunakan cube sehingga hasilnya akan menjadi seperti berikut ini
Setelah selesai membuat rumah, sekarang kita buat pagar yang mengelilingi rumah tersebut. Untuk
membuat pagar kita cukup menggunakan cube dan cylinder yang nantinya akan di join dengan
menggunakan ctrl+j . Untuk langkah pembuatannya adalah sebagai berikut
1. Buat sebuah objek baru berbentuk cylinder
2. Kemudian rubah ukuran cylinder agar menjadi bentuk yang memanjang seperti tiang penyangga
pada pagar (Sesuaikan dengan ukuran rumah).
Tambahkan lantai dengan menggunakan cube sehingga hasilnya akan menjadi seperti berikut ini
Setelah selesai membuat rumah, sekarang kita buat pagar yang mengelilingi rumah tersebut. Untuk
membuat pagar kita cukup menggunakan cube dan cylinder yang nantinya akan di join dengan
menggunakan ctrl+j . Untuk langkah pembuatannya adalah sebagai berikut
1. Buat sebuah objek baru berbentuk cylinder
2. Kemudian rubah ukuran cylinder agar menjadi bentuk yang memanjang seperti tiang penyangga
pada pagar (Sesuaikan dengan ukuran rumah).
3. Langkah selanjutnya buat objek baru lagi berbentuk cube kemudian rubah ukurannya dan
sesuaikan dengan ukuran tiang penyangga nya sehingga akan menjadi seperti berikut ini
Kemudian duplikat objek cube tersebut dengan menekan shift + d dan letakkan satu lagi di
bawahnya
Kemudian seleksi ketiga objek tersebut untuk selanjutnya di join (ctrl + j)
4. Setelah selesai, sekarang saatnya kita menggunakan fungsi yang telah di sediakan oleh blender
yaitu fungsi modifiers yang ada di button windows. Untuk modifier kali ini yang akan kita
gunakan adalah array.
3. Langkah selanjutnya buat objek baru lagi berbentuk cube kemudian rubah ukurannya dan
sesuaikan dengan ukuran tiang penyangga nya sehingga akan menjadi seperti berikut ini
Kemudian duplikat objek cube tersebut dengan menekan shift + d dan letakkan satu lagi di
bawahnya
Kemudian seleksi ketiga objek tersebut untuk selanjutnya di join (ctrl + j)
4. Setelah selesai, sekarang saatnya kita menggunakan fungsi yang telah di sediakan oleh blender
yaitu fungsi modifiers yang ada di button windows. Untuk modifier kali ini yang akan kita
gunakan adalah array.
3. Langkah selanjutnya buat objek baru lagi berbentuk cube kemudian rubah ukurannya dan
sesuaikan dengan ukuran tiang penyangga nya sehingga akan menjadi seperti berikut ini
Kemudian duplikat objek cube tersebut dengan menekan shift + d dan letakkan satu lagi di
bawahnya
Kemudian seleksi ketiga objek tersebut untuk selanjutnya di join (ctrl + j)
4. Setelah selesai, sekarang saatnya kita menggunakan fungsi yang telah di sediakan oleh blender
yaitu fungsi modifiers yang ada di button windows. Untuk modifier kali ini yang akan kita
gunakan adalah array.
Masukan settingan berikut ini
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Setelah selesai tekan apply
Sesuaikan dengan panjang yang di inginkan
Digunakan untuk menentukan arah array
nya
Masukan settingan berikut ini
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Setelah selesai tekan apply
Sesuaikan dengan panjang yang di inginkan
Digunakan untuk menentukan arah array
nya
Masukan settingan berikut ini
Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Setelah selesai tekan apply
Sesuaikan dengan panjang yang di inginkan
Digunakan untuk menentukan arah array
nya
Duplicate pagar tersebut (shift + d) dan letakkan mengelilingi bangunan rumah yang di buat
5. Untuk pagar rumah, tentunya tidak hanya berupa kotakan yang mengelilingi rumah, tapi perlu
dibuat pintu pagar agar terlihat lebih nyata. Untuk membuat pintu pagar tersebut kita seleksi
bagian depan dari pagar kemudian kita masuk ke edit mode dan kita hapus sebagian dari pagar
tersebut
Kemudian kita delete faces dari bagian yang kita tandai dengan menekan tombol x
Sehingga akan menghasilkan bentuk seperti berikut
Duplicate pagar tersebut (shift + d) dan letakkan mengelilingi bangunan rumah yang di buat
5. Untuk pagar rumah, tentunya tidak hanya berupa kotakan yang mengelilingi rumah, tapi perlu
dibuat pintu pagar agar terlihat lebih nyata. Untuk membuat pintu pagar tersebut kita seleksi
bagian depan dari pagar kemudian kita masuk ke edit mode dan kita hapus sebagian dari pagar
tersebut
Kemudian kita delete faces dari bagian yang kita tandai dengan menekan tombol x
Sehingga akan menghasilkan bentuk seperti berikut
Duplicate pagar tersebut (shift + d) dan letakkan mengelilingi bangunan rumah yang di buat
5. Untuk pagar rumah, tentunya tidak hanya berupa kotakan yang mengelilingi rumah, tapi perlu
dibuat pintu pagar agar terlihat lebih nyata. Untuk membuat pintu pagar tersebut kita seleksi
bagian depan dari pagar kemudian kita masuk ke edit mode dan kita hapus sebagian dari pagar
tersebut
Kemudian kita delete faces dari bagian yang kita tandai dengan menekan tombol x
Sehingga akan menghasilkan bentuk seperti berikut
Tambahkan pintu pagar seperti saat pembuatan pintu dan berikan sedikit sentuhan untuk
detailingnya. Sehingga nantinya akan menjadi seperti berikut
Tambahkan pintu pagar seperti saat pembuatan pintu dan berikan sedikit sentuhan untuk
detailingnya. Sehingga nantinya akan menjadi seperti berikut
Tambahkan pintu pagar seperti saat pembuatan pintu dan berikan sedikit sentuhan untuk
detailingnya. Sehingga nantinya akan menjadi seperti berikut
Setelah objek selesai di bangun, lakukan pewarnaan sesuai dengan keinginan kita seperti pada saat
pembuatan meja. Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Setelah objek selesai di bangun, lakukan pewarnaan sesuai dengan keinginan kita seperti pada saat
pembuatan meja. Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Setelah objek selesai di bangun, lakukan pewarnaan sesuai dengan keinginan kita seperti pada saat
pembuatan meja. Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut
Dan setelah di atur pencahayaan dan di beri sedikit teksturing maka hasil akhirnya adalah sebagai
berikut
Contoh lainnya
Dan setelah di atur pencahayaan dan di beri sedikit teksturing maka hasil akhirnya adalah sebagai
berikut
Contoh lainnya
Dan setelah di atur pencahayaan dan di beri sedikit teksturing maka hasil akhirnya adalah sebagai
berikut
Contoh lainnya
Animasi Dan Pembuatan Karakter Animasi Dan Pembuatan Karakter Animasi Dan Pembuatan Karakter
Animasi Karakter Sederhana Animasi Karakter Sederhana Animasi Karakter Sederhana
MEMBUAT KARAKTER
Tampilan awal blender lalu pilih tampilan view Front
Tab lalu A
Ctrl +R lalu A
B lalu Seleksi 2 titik sebelah kiri, lalu X pilih Vertices
MEMBUAT KARAKTER
Tampilan awal blender lalu pilih tampilan view Front
Tab lalu A
Ctrl +R lalu A
B lalu Seleksi 2 titik sebelah kiri, lalu X pilih Vertices
MEMBUAT KARAKTER
Tampilan awal blender lalu pilih tampilan view Front
Tab lalu A
Ctrl +R lalu A
B lalu Seleksi 2 titik sebelah kiri, lalu X pilih Vertices
Klik Add Modifier pilih Mirror klik Do Clipping
Membuat 3 kotak baru yang dengan menggunakan faces,
Ctrl+tab pilih faces.
E lalu tarik
Tambahkan satu garis didekat potongan tengah
Ctrl+R
Klik Add Modifier pilih Mirror klik Do Clipping
Membuat 3 kotak baru yang dengan menggunakan faces,
Ctrl+tab pilih faces.
E lalu tarik
Tambahkan satu garis didekat potongan tengah
Ctrl+R
Klik Add Modifier pilih Mirror klik Do Clipping
Membuat 3 kotak baru yang dengan menggunakan faces,
Ctrl+tab pilih faces.
E lalu tarik
Tambahkan satu garis didekat potongan tengah
Ctrl+R
Lalu buat kaki bagian bawah dengan menggunakan faces
Add Modifier pilih subsurf
Pilih titik paling ujung lalu S dan tarik,
Dengan ini makan ujung dari bentuknya aku lebih meruncing.
Lalu buat kaki bagian bawah dengan menggunakan faces
Add Modifier pilih subsurf
Pilih titik paling ujung lalu S dan tarik,
Dengan ini makan ujung dari bentuknya aku lebih meruncing.
Lalu buat kaki bagian bawah dengan menggunakan faces
Add Modifier pilih subsurf
Pilih titik paling ujung lalu S dan tarik,
Dengan ini makan ujung dari bentuknya aku lebih meruncing.
Lalu berikan satu kotak lagi dengan menggunakan faces.
Lalu buat satu garis mendatar dengan Ctrl+R pada bagian leher dan bagian atas kepala
Lalu pilih bagian tengah bagian muka lalu E dan tarik kedalam
Klik kanan bagian bawah mata lalu tarik ke atas
Lalu berikan satu kotak lagi dengan menggunakan faces.
Lalu buat satu garis mendatar dengan Ctrl+R pada bagian leher dan bagian atas kepala
Lalu pilih bagian tengah bagian muka lalu E dan tarik kedalam
Klik kanan bagian bawah mata lalu tarik ke atas
Lalu berikan satu kotak lagi dengan menggunakan faces.
Lalu buat satu garis mendatar dengan Ctrl+R pada bagian leher dan bagian atas kepala
Lalu pilih bagian tengah bagian muka lalu E dan tarik kedalam
Klik kanan bagian bawah mata lalu tarik ke atas
Tab lalu klik Spasi
Buat dua buah lingkaran untuk membentuk mata
Tab lalu buat mulut dengan mengunakan faces
Tab lalu klik Spasi
Buat dua buah lingkaran untuk membentuk mata
Tab lalu buat mulut dengan mengunakan faces
Tab lalu klik Spasi
Buat dua buah lingkaran untuk membentuk mata
Tab lalu buat mulut dengan mengunakan faces
Klik Set Smoot untuk memperhalus karakter Klik Set Smoot untuk memperhalus karakter Klik Set Smoot untuk memperhalus karakter
DASAR-DASAR MEWARNAI KARAKTER
Caranya dengan klik New pada Material
Lalu pilih warna dasar
Untuk membuat vareasi kita dapat dengan
Tab lalu B 2x sampai ada tanda lingkaran.
Pilih bagian yang akan diwarnai lainnya
DASAR-DASAR MEWARNAI KARAKTER
Caranya dengan klik New pada Material
Lalu pilih warna dasar
Untuk membuat vareasi kita dapat dengan
Tab lalu B 2x sampai ada tanda lingkaran.
Pilih bagian yang akan diwarnai lainnya
DASAR-DASAR MEWARNAI KARAKTER
Caranya dengan klik New pada Material
Lalu pilih warna dasar
Untuk membuat vareasi kita dapat dengan
Tab lalu B 2x sampai ada tanda lingkaran.
Pilih bagian yang akan diwarnai lainnya
Lalu dengan klik New pada Material
Pilih warna yang akan dipakai lalu Assign
terus atur dan kresikan sesuai keinginan anda .
contoh :
Lalu dengan klik New pada Material
Pilih warna yang akan dipakai lalu Assign
terus atur dan kresikan sesuai keinginan anda .
contoh :
Lalu dengan klik New pada Material
Pilih warna yang akan dipakai lalu Assign
terus atur dan kresikan sesuai keinginan anda .
contoh :
MEMBUAT MIMIK WAJAH
Dari karakter yang kita miliki , kita bias membuat bermacam macam bentuk mimik wajah karakter,
Caranya :
Klik Shapes lalu Add Shape Key
Itu menunjukkan bahwa mimik basic awal dari karakter adalah seperti :
Untuk membuat macam macam mimik kita bias membuat dengan cara :
Tab lalu klik Add Shape Key
Muncul tulisan Key 1 tulisan itu bias kita ganti dengan jenis mimic seperti Buka mulut .
Nah pada bagian tengah mulut bias kita klik kanan lalu S dan tarik sehingga karakter akan membentuk
mimik wajah lainnya.
MEMBUAT MIMIK WAJAH
Dari karakter yang kita miliki , kita bias membuat bermacam macam bentuk mimik wajah karakter,
Caranya :
Klik Shapes lalu Add Shape Key
Itu menunjukkan bahwa mimik basic awal dari karakter adalah seperti :
Untuk membuat macam macam mimik kita bias membuat dengan cara :
Tab lalu klik Add Shape Key
Muncul tulisan Key 1 tulisan itu bias kita ganti dengan jenis mimic seperti Buka mulut .
Nah pada bagian tengah mulut bias kita klik kanan lalu S dan tarik sehingga karakter akan membentuk
mimik wajah lainnya.
MEMBUAT MIMIK WAJAH
Dari karakter yang kita miliki , kita bias membuat bermacam macam bentuk mimik wajah karakter,
Caranya :
Klik Shapes lalu Add Shape Key
Itu menunjukkan bahwa mimik basic awal dari karakter adalah seperti :
Untuk membuat macam macam mimik kita bias membuat dengan cara :
Tab lalu klik Add Shape Key
Muncul tulisan Key 1 tulisan itu bias kita ganti dengan jenis mimic seperti Buka mulut .
Nah pada bagian tengah mulut bias kita klik kanan lalu S dan tarik sehingga karakter akan membentuk
mimik wajah lainnya.
Pada gambar tersebut kita melihat mulut karakter lebih besar dan lebar. Dan kita bias membuat mimic
wajah lainnya dengan mudah dengan cara yang sama , dan kita dapat membuat bermacam macam
bentuk wajah karakter,
Contoh contoh mimik wajah :
Pada gambar tersebut kita melihat mulut karakter lebih besar dan lebar. Dan kita bias membuat mimic
wajah lainnya dengan mudah dengan cara yang sama , dan kita dapat membuat bermacam macam
bentuk wajah karakter,
Contoh contoh mimik wajah :
Pada gambar tersebut kita melihat mulut karakter lebih besar dan lebar. Dan kita bias membuat mimic
wajah lainnya dengan mudah dengan cara yang sama , dan kita dapat membuat bermacam macam
bentuk wajah karakter,
Contoh contoh mimik wajah :
MEMBERIKAN TULANG PADA KARAKTER
Sebelum kita membuat tulang dalam sebuah karakter sebaiknya kita tau dulu bagian-bagian dari
karakter kita.
Untuk melihat bentuk dalam karakter klik Z
Setelah terlihat sebaiknya kita hilangkan dulu Subsurf , sehingga karater terlihat
Spasi lalu Add lalu Armature
MEMBERIKAN TULANG PADA KARAKTER
Sebelum kita membuat tulang dalam sebuah karakter sebaiknya kita tau dulu bagian-bagian dari
karakter kita.
Untuk melihat bentuk dalam karakter klik Z
Setelah terlihat sebaiknya kita hilangkan dulu Subsurf , sehingga karater terlihat
Spasi lalu Add lalu Armature
MEMBERIKAN TULANG PADA KARAKTER
Sebelum kita membuat tulang dalam sebuah karakter sebaiknya kita tau dulu bagian-bagian dari
karakter kita.
Untuk melihat bentuk dalam karakter klik Z
Setelah terlihat sebaiknya kita hilangkan dulu Subsurf , sehingga karater terlihat
Spasi lalu Add lalu Armature
Maka akan terlihat
Tab lalu E tarik keatas, kesamping dan kebawah sehingga menjadi tulang pada karakter kita.
Note : usahakan tulang tepat pada garis.
Masukkan tulang tepat didalam karakter.
Lalu Mirror pada karakter kita Apply.
Maka akan terlihat
Tab lalu E tarik keatas, kesamping dan kebawah sehingga menjadi tulang pada karakter kita.
Note : usahakan tulang tepat pada garis.
Masukkan tulang tepat didalam karakter.
Lalu Mirror pada karakter kita Apply.
Maka akan terlihat
Tab lalu E tarik keatas, kesamping dan kebawah sehingga menjadi tulang pada karakter kita.
Note : usahakan tulang tepat pada garis.
Masukkan tulang tepat didalam karakter.
Lalu Mirror pada karakter kita Apply.
Setelah itu klik kanan pada karakter lalu tekan Shift+klik kanan tulang.
Lalu Ctrl+P pilih Armature
Pilih Create From Bone Heat
nah kita sudah bias menganimasikan karakter kita, tapi sebelum itu kita Add Modifier lalu Subsurf.
Untuk mencoba gerakan dari karakter kita bias dengan memilih pada tulang kita pada editor Pose Mode
Kita dapat memilih untuk mebuat berbagai macam gerakan pada karakter dan dapat dijalankan sebagiai
gerakan animasi sederhana.
Setelah itu klik kanan pada karakter lalu tekan Shift+klik kanan tulang.
Lalu Ctrl+P pilih Armature
Pilih Create From Bone Heat
nah kita sudah bias menganimasikan karakter kita, tapi sebelum itu kita Add Modifier lalu Subsurf.
Untuk mencoba gerakan dari karakter kita bias dengan memilih pada tulang kita pada editor Pose Mode
Kita dapat memilih untuk mebuat berbagai macam gerakan pada karakter dan dapat dijalankan sebagiai
gerakan animasi sederhana.
Setelah itu klik kanan pada karakter lalu tekan Shift+klik kanan tulang.
Lalu Ctrl+P pilih Armature
Pilih Create From Bone Heat
nah kita sudah bias menganimasikan karakter kita, tapi sebelum itu kita Add Modifier lalu Subsurf.
Untuk mencoba gerakan dari karakter kita bias dengan memilih pada tulang kita pada editor Pose Mode
Kita dapat memilih untuk mebuat berbagai macam gerakan pada karakter dan dapat dijalankan sebagiai
gerakan animasi sederhana.
Klik kanan pada tulang yang akan digerakkan. Lalu klik R , dan kreasikan animasi karaktermu.
Sekarang coba di render dan hasilnya :
SIMPLE ANIMASI
Klik kanan pada tulang yang akan digerakkan. Lalu klik R , dan kreasikan animasi karaktermu.
Sekarang coba di render dan hasilnya :
SIMPLE ANIMASI
Klik kanan pada tulang yang akan digerakkan. Lalu klik R , dan kreasikan animasi karaktermu.
Sekarang coba di render dan hasilnya :
SIMPLE ANIMASI
Buat Split baru pada layar lalu pilih Timeline
Nah dengan begitu kita bias menganimasikannya dengan cara buat pergerakan pada setiap Framenya.
Caranya missal pada frame 1 kita buat sandar yaitu dengan cara klik gambar seperti kunci yang
berwarna kuning.
.
Pilih LocRot
Lalu pada frame 20 kita buat angkat tangan . klik frame 20, lalu pada tulang buat pose gerakan animasi
karakternya dan di LocRot lagi.
Buat Split baru pada layar lalu pilih Timeline
Nah dengan begitu kita bias menganimasikannya dengan cara buat pergerakan pada setiap Framenya.
Caranya missal pada frame 1 kita buat sandar yaitu dengan cara klik gambar seperti kunci yang
berwarna kuning.
.
Pilih LocRot
Lalu pada frame 20 kita buat angkat tangan . klik frame 20, lalu pada tulang buat pose gerakan animasi
karakternya dan di LocRot lagi.
Buat Split baru pada layar lalu pilih Timeline
Nah dengan begitu kita bias menganimasikannya dengan cara buat pergerakan pada setiap Framenya.
Caranya missal pada frame 1 kita buat sandar yaitu dengan cara klik gambar seperti kunci yang
berwarna kuning.
.
Pilih LocRot
Lalu pada frame 20 kita buat angkat tangan . klik frame 20, lalu pada tulang buat pose gerakan animasi
karakternya dan di LocRot lagi.
Sekarang coba di Play Timeline
Nah jadi sudah animasi kita , kita tinggal mengeksplorasi lebih lanjut untuk membuat animasi kita.
Lalu setelah itu jika kita ingin melakukan render
Klik seperti gambar lalu rubah settingannya seperti
Pada format kita menyeting menjadi setingan video yang dapatdilahat seperti berikut
Sekarang coba di Play Timeline
Nah jadi sudah animasi kita , kita tinggal mengeksplorasi lebih lanjut untuk membuat animasi kita.
Lalu setelah itu jika kita ingin melakukan render
Klik seperti gambar lalu rubah settingannya seperti
Pada format kita menyeting menjadi setingan video yang dapatdilahat seperti berikut
Sekarang coba di Play Timeline
Nah jadi sudah animasi kita , kita tinggal mengeksplorasi lebih lanjut untuk membuat animasi kita.
Lalu setelah itu jika kita ingin melakukan render
Klik seperti gambar lalu rubah settingannya seperti
Pada format kita menyeting menjadi setingan video yang dapatdilahat seperti berikut
Lalu klik ANIM
Selesai sudah animasi karakter buatan kita.
Lalu klik ANIM
Selesai sudah animasi karakter buatan kita.
Lalu klik ANIM
Selesai sudah animasi karakter buatan kita.
Tugas
1. Buatlah minimal 3 bangunan sesuai keinginan teman teman , lalu upload di blog RACK SPIRA dan
deskripsikan tentang karya teman-teman!
2. Butalah minimal 3 karakter sesuai keinginan teman-teman , lalu upload di blog RACK SPIRA dan
deskripsikan tentang karya teman-teman !
3. Jadikan semua karya teman teman dalam film Animasi karya teman teman , upload di Youtube
dan Submit ke Website Rack Spira !
Tugas
1. Buatlah minimal 3 bangunan sesuai keinginan teman teman , lalu upload di blog RACK SPIRA dan
deskripsikan tentang karya teman-teman!
2. Butalah minimal 3 karakter sesuai keinginan teman-teman , lalu upload di blog RACK SPIRA dan
deskripsikan tentang karya teman-teman !
3. Jadikan semua karya teman teman dalam film Animasi karya teman teman , upload di Youtube
dan Submit ke Website Rack Spira !
Tugas
1. Buatlah minimal 3 bangunan sesuai keinginan teman teman , lalu upload di blog RACK SPIRA dan
deskripsikan tentang karya teman-teman!
2. Butalah minimal 3 karakter sesuai keinginan teman-teman , lalu upload di blog RACK SPIRA dan
deskripsikan tentang karya teman-teman !
3. Jadikan semua karya teman teman dalam film Animasi karya teman teman , upload di Youtube
dan Submit ke Website Rack Spira !