Anda di halaman 1dari 12

# BAHAN AJAR

## DISEMINASI DAN SOSIALISASI KETEKNIKAN

BIDANG PLP SEKTOR DRAINASE

MODUL 09
ANALISA STRUKTUR BANGUNAN AIR

halaman kosong

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI................................................................................................................................. i
DAFTAR TABEL....................................................................................................................... iii
DAFTAR ISI............................................................................................................................... iv
ANALISA STRUKTUR BANGUNAN AIR ......................................................................... 443
1

1.1

1.2

1.3

1.4

2.1

2.2

2.3

2.4

## ASPEK PRAKTIS DARI DISAIN DRAINASE ............................................................. 451

3.1

Umum........................................................................................................................ 451

3.1.1

3.1.2

3.1.3

3.1.4

3.2

3.3

3.4

4.1

4.2

4.3

4.4

4.5

4.6

4.7

4.8

DAFTAR TABEL

Tabel 1-1.

Tabel 4-1.

Tabel 4-1.

Tabel 4-2.

Tabel 4-3.

iii

DAFTAR GAMBAR

## Gambar 1.1. Nomogram n-Manning....................................................................................... 445

Gambar 2.1. Gorong-goronjg penguras .................................................................................. 451
Gambar 3.1. Hidrograf aliran masuk dan aliran keluar waduk. .............................................. 454
Gambar 3.2. Diagram skematis dari suatu cekungan penahan yang umum yang
memperlihatkan hal-hal yang penting. ............................................................... 454
Gambar 3.3. Hidrograf aliran keluar dari cekungan penahan ................................................. 456
Gambar 3.4. Tipe-tipe saluran ................................................................................................ 459
Gambar 3.5. Saluran tepi jalanan yang tidak efektif untuk daerah di dekatnya...................... 461
Gambar 3.6. Pengaruh lereng dan kedalaman untuk keandalan ............................................. 462
Gambar 4.1. Grafik Hubungan antara Debt, Q dan kedalaman air,h ...................................... 472
Gambar 4.2. Interpretasi sola pada Contoh * ke dalam bentuk Gambar Sketsa yang
menggambrakan ukuran struktur maupun lapisan tanahnya. ............................. 478
Gambar 4.3. Gaya-gaya yang Bekerja pada Dinding Penahan pada Contoh 8. ...................... 479

iii

## ANALISA STRUKTUR BANGUNAN AIR

PERENCANAAN SALURAN

## Bentuk tipe saluran terdiri atas 2 (dua) jenis, yaitu:

1)

Saluran terbuka

2)

Saluran tertutup

1.1

Saluran terbuka

Saluran terbuka adalah bentuk saluran yang sisi bagian atasnya terbuka ke atmosfer. Pergerakan
pada saluran terbuka disebabkan oleh gaya gravitasi dan umumnya mempunyai daya hidrostatis
yang terdistribusi dan selalu turbulen.

1.2

Saluran tertutup

langsung dengan tekanan atmosfer tetapi hanya dengan tekanan hidraulik.
Sedangkan berdasarkan material konstruksinya, saluran drainase dapat dibedakan atas beberapa
macam, yaitu:
1)

Saluran tanah

2)

3)

Saluran beton

4)

## Saluran dengan perkuatan kayu

Sesi berikut memperkenalkan konsep dasar dari saluran terbuka dengan aliran dalam saluran
tertutup. Pembahasan tentang rumus-rumus berikut dipergunakan untuk menggambarkan

444

kondisi aliran stasioner (tetap atau seragam) dan instasioner (tidak tetap atau tidak seragam),
energi aliran dan efek back-water dalam saluran terbuka (Chow, 1959).
1.3

## Persamaan Aliran Dalam Saluran Terbuka

Kecepatan aliran dalam saluran terbuka dalam praktek sehari-harinya, dilakukan dengan
menggunakan persamaan-persamaan empiris hasil percobaan. Persamaan-persamaan yang
penting bagi saluran terbuka ini yaitu:
1)

Persamaan Chezy
Oleh seorang insinyur Perancis Antoine Chezy pada tahun 1769 yang dikenal dengan
persamaan persamaan Chezy

V C R.S
dimana :
C

Sf

## = kemiringan dari garis energi gradien (m/m)

Dengan catatan bahwa aliran harus uniform, Sf harus sama dengan kemiringan dasar
saluran.

2)

Persamaan Strickler

Sehingga C k .R 1 / 6
str
dimana:
R = jari-jari hidrolis (A/P)
A = luas penampang basah saluran (m2)
P = keliling basah saluran (m)
S = kemiringan dasar saluran
k = koefisien Strickler

445

3)

Persamaan Manning
Persamaan berikut oleh Robert Manning, seorang insinyur Inggris tahun 1889:

1
V .R 2 / 3 .S 1 / 2
n
dimana:
C

## kstr = koefisien dari Strickler = 1/n

Persamaan Manning ini dapat dipecahkan dengan menggunakan nomogram yang dikenal
dengan Manning Nomogram (Gambar 1.1)

446

445

## Persamaan Manning adalah dalam formula metrik, bandingkan persamaan Manning

dengan Chezy sehingga didapat :

1
C .R1 / 6
n
Untuk menghitung kapasitas aliran kalikan persamaan Manning dengan luas penampang
saluran sehingga diperoleh:

1
Q A .R 2 / 3 .S 1 / 2
n
dimana:
Q

## = koefisien kekasaran manning.

Kecepatan aliran ditentukan oleh radius hidraulik dan tidak tergantung oleh bentuk dari
profil saluran.

1.4

dimana :

446

## = diameter pipa (m)

= koefisien kecepatan

## = panjang pipa (m)

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.