Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PKM-P

PENURUNAN KONSETRASI TOTAL PETROLEUM HYDROCARBON
PADA TANAH YANG TERKONTAMINASI MINYAK BUMI
MENGGUNAKAN ACTIVATED SLUDGE DENGAN METODE
BIOREMEDIASI

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT



Oleh:
Sasqia Orina Safitri
Chandra Deasy Kusuma Wardani
Aditya Poetra Pratama
Fradita Wanda Sari






1. Target Luaran
Luaran yang dapat diharapkan pada penelitian ini adalah dapat memberikan
alternatif teknologi pengolahan limbah yang memanfaatkan activated sludge
sebagai pereduksi bahan berbahaya yang terkandung dalam minyak bumi. Selain
itu, PKM-P ini juga diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan
kepada masyarakat terutama pihak yang melakukan eksplorasi terhadap minyak
bumi agar dapat mengolah limbah minyak bumi tersebut menjadi lebih tidak
berbahaya baik untuk makhluk hidup disekitar dan lingkungannya.

1. Metode
a. Preparasi Pembuatan Slurry
Preparasi dilakukan dengan cara mencampur tanah terkontaminasi minyak
bumi dengan air (akuades) dengan perbandingan 2 : 8 kemudian diukur pH dan
densitas slurry.

b. Persiapan Reaktor Bioslurry
Reaktor yang digunakan berjumlah dua buah yaitu reaktor A dan reaktor
B. Reaktor yang digunakan berupa drum silinder dengan volume 4 liter. Masing-
masing reaktor dilengkapi dengan motor pengaduk dan sistem aerasi (aerator dan
sparger) untuk proses bioremediasi dengan sistem bioslurry.

c. Proses Bioremediasi
Slurry yang berisi campuran tanah dan air dengan perbandingan 2:8
dimasukkan ke dalam reaktor bioslurry (A dan B). Kemudian dilakukan
pengadukan dengan kecepatan agitasi 90 rpm pada suhu ruang (28-32
0
C) serta
dilakukan penambahan aerasi pada bioreaktor tersebut. Untuk bioreaktor A
kedalamnya masing-masing ditambahkan suspensi activated sludge dengan
konsentrasi 15% (v/v), sedangkan untuk bioreaktor B konsentrasi suspensi
activated sludge yang ditambahkan sebesar 20% (v/v). Secara periodik dilakukan
pengukuran temperatur, pH, DO (Dissolved Oxygen), MLSS, MLVSS dan TPH
sesuai dengan ketentuan waktu pengukuran seperti tersebut diatas. Setelah proses
bioremediasi selesai maka dilakukan pemisahan antara tanah dengan airnya untuk
selanjutnya dilakukan analisa akhir dari hasil bioremediasi.

2. Kemajuan Pekerjaan
Tabel 1. Pengamatan MLSS dan MLVSS variasi activated sludge 15%
No.
Hari
ke-
Volume
sampel
(L)
Berat
cawan
(c1)
(g)
c1 +
sampel
dari
oven
(g)
c1+sampel
dari
furnace
(g)
MLSS
(mg/L)
MLVSS
(mg/L)
1. 0 0.01 36.8 36.2 36.1242 990 2580
2. 3 0.01 30.7432 30.2753 30.1086 19900 1970
3. 6 0.01 31.7297 31.0693 31.0468 299000 2250
4. 9 0.01 31.814 31.148 31.1123 399000 3570
5 12 0.01 31.9034 31.2073 31.1708 499000 3650
6 15 0.01 31.7128 31.072 31.036 599000 3600
7 18 0.01 31.8039 31.1574 31.1207 699000 3670
8 21 0.01 31.4857 30.7949 30.7487 799000 4620
9 24 0.01 31.4715 30.6949 30.6394 899000 5550
10 27 0.01 31.6097 30.8169 30.7534 999000 6350
11 30 0.01 31.5956 30.7994 30.7562 1099000 4320
12 33 0.01 31.7512 31.0176 30.9736 1199000 4400
13 36 0.01 31.7815 30.9122 30.8671 1299000 4510

Tabel 2. Pengamatan MLSS dan MLVSS variasi activated sludge 20%
No.
Hari
ke-
Volume
sampel
(L)
Berat
cawan
(c1)
(g)
c1 +
sampel
dari
oven
(g)
c1+sampel
dari
furnace
(g)
MLSS
(mg/L)
MLVSS
(mg/L)
1. 0 0.01 31.7 31 30.8928 990 5720
2. 3 0.01 36.0159 36.6282 36.599 19900 2920
3. 6 0.01 37.0757 36.389 36.355 299000 3400
4. 9 0.01 36.9572 36.2803 36.2425 399000 3780
5 12 0.01 36.9936 36.2991 36.2497 499000 4940
6 15 0.01 37.0361 36.3422 36.2935 599000 4870
7 18 0.01 36.9897 36.2924 36.2306 699000 6180
8 21 0.01 36.9973 36.2788 36.2151 799000 6370
9 24 0.01 37.0449 36.2981 36.2341 899000 6400
10 27 0.01 36.9838 36.1921 36.1253 999000 6680
11 30 0.01 36.9142 36.2574 36.2056 1099000 5180
12 33 0.01 36.9542 36.2399 36.1787 1199000 6120
13 36 0.01 36.9868 36.2545 36.1857 1299000 6880
Minggu
ke-0
Berat
tanah (g)
Berat labu
kosong (g)
Berat kering labu
kosong+minyak (g)
TPH
(%)
TPH
(g/g)
A 10 105.1604 105.2603 0.999 9990
B 10 104.0924 104.2541 1.617 16170

Minggu
ke-1
Berat
tanah (g)
Berat labu
kosong (g)
Berat kering labu
kosong+minyak (g)
TPH
(%)
TPH
(g/g)
A 10 105.1604 105.2434 0.83 8300
B 10 104.094 104.2364 1.424 14240








Minggu
ke-2
Berat
tanah (g)
Berat labu
kosong (g)
Berat kering labu
kosong+minyak (g)
TPH
(%)
TPH
(g/g)
A 10 105.162 105.2397 0.777 7770
B 10 104.0923 104.1552 0.629 6290

Minggu
ke-3
Berat
tanah (g)
Berat labu
kosong (g)
Berat kering labu
kosong+minyak (g)
TPH
(%)
TPH
(g/g)
A 10 105.1614 105.2297 0.683 6830
B 10 106.9078 106.9579 0.501 5010

Minggu
ke-4
Berat
tanah (g)
Berat labu
kosong (g)
berat kering labu
kosong+minyak (g)
TPH
(%)
TPH
(g/g)
A 10 105.1602 105.2017 0.415 4150
B 10 106.9046 106.9507 0.461 4610

Minggu
ke-5
Berat
tanah (g)
Berat labu
kosong (g)
Berat kering labu
kosong+minyak (g)
TPH
(%)
TPH
(g/g)
A 10 105.1616 105.1945 0.329 3290
B 10 106.9085 106.9373 0.288 2880

Minggu
ke-6
Berat
tanah (g)
Berat labu
kosong (g)
Berat kering labu
kosong+minyak (g)
TPH
(%)
TPH
(g/g)
A 10 105.1626 105.1913 0.287 2870
B 10 106.901 106.9207 0.197 1970

Hubungan Waktu dengan Total Petroleum Hydrocarbon

Hubungan antara Waktu Terhadap Konsentrasi Total Petroleum Hydrocarbon
untuk Konsentrasi MLVSS dan Activated Sludge 15% (v/v)


Hubungan Waktu Terhadap Konsentrasi Total Petroleum Hydrocarbon untuk
Konsentrasi MLVSS dan Activated Sludge 20% (v/v)

3. Ketercapaian Target Luaran
No. Hari/Tanggal
Uraian
Kegiatan
Keterangan Paraf
1000
2000
3000
4000
5000
6000
7000
8000
9000
10000
11000
12000
13000
14000
15000
16000
17000
0 7 14 21 28 35
T
P
H

(

g
/
g
)

Waktu (hari)
15%
20%
ketentuan
0
1000
2000
3000
4000
5000
6000
7000
8000
9000
10000
0 3 6 9 12 15 18 21 24 27 30 33 36
T
P
H

(

g
/
g
)

Waktu (hari)
M
L
V
S
S

(
m
g
/
L
)

M
L
V
S
S

(
m
g
/
L
)

1000
2000
3000
4000
5000
6000
7000
8000
9000
10000
11000
12000
13000
14000
15000
16000
17000
0 3 6 9 12 15 18 21 24 27 30 33 36
T
P
H

(

g
/
g
)

Waktu (hari)
M
L
V
S
S

(
m
g
/
L
)

1. 25 Desember
2012
Pengurusan
perijinan
- Laboratorium OTK
dan Laboratorium
Kimia MIPA
UNLAM
- PT. Pertamina
UBEP Tanjung
- PT. Bridgestone
Kalimantan
Plantation

2. 02 Desember
2012
Pembelian bahan
3. 04 Desember
2012
Pengambilan
sampel Activated
Sludge
Di PT. Bridgestone
Kalimantan Plantation

4. 05 Desember
2012
Pengambilan
data pertama
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM

5. 08 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

6. 11 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS serta
konsentrasi TPH
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

7. 14 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

8. 17 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

7. 18 Desember
2012
Pengambilan
data konsentrasi
TPH
Di lab. OTK Teknik
Kimia UNLAM

8. 20 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

9. 25 Desember Pengambilan Di lab. OTK Teknik
2012 data konsentrasi
TPH
Kimia UNLAM
10. 23 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

11. 26 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

12. 29 Desember
2012
Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

13. 01 Januari 2013 Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS serta
konsentrasi TPH
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

14. 04 Januari 2013 Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

15. 07 Januari 2013 Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM

16.

08 Januari 2013 Pengambilan
data konsentrasi
TPH
Di lab. OTK Teknik
Kimia UNLAM

17. 10 Januari 2013 Pengambilan
data MLSS dan
MLVSS
Di lab. Kimia MIPA
UNLAM dan lab.
OTK Teknik Kimia
UNLAM


4. Permasalahan dan Penyelesaiannya
Permasalahan Penyelesaian
Administratif - -
Teknis Penggunaan alat
laboratorium yang
bergiliran dengan peneliti
Dibuat jadwal penggunaan
alat secara bergantian
lainnya
Organisasi Pelaksana Jadwal penelitian anggota
tim PKM yang terbentur
dengan jadwal kuliah
Dibuat jadwal penelitian
secara bergantian
Keuangan
Dana PKM dari DIKTI
diserahkan setelah
penelitian selesai
dilaksanakan
Pembiayaan penelitian
menggunakan dana
pribadi dan masih ada
variabel yang perlu diubah
Lain-lain - -

Biaya Bahan
No. Item yang
Diperlukan
Satuan Harga per
item (Rp)
Jumlah Total Biaya
1. KH
2
PO
4
Gram 400 300 gram 120.000
2. Urea Gram 1.300 300 gram 390.000
3. Glukosa Gram 800 300 gram 240.000
4. Na
2
SO
4
Gram 300 50 gram 15.000
5. N- Hexane Liter 50.000 2 liter 100.000
6. Aquades Liter 500 20 liter 10.000
7. Kertas Saring Kotak 900.000 1 kotak 900.000
Total 1.765.000

Biaya Peralatan
No. Komponen
Harga
(Rp)
Lama
pemakaian
Biaya (Rp)
1 Sewa laboratorium 150.000 35 hari 150.000
2 Sewa peralatan laboratorium 2.000.000 35 hari 2.000.000
3 Aerator 60.000 35 hari 60.000
4 Sparger 30.000 35 hari 30.000
Total 2.248.000
Biaya Lain-Lain
No. Komponen Harga satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp)
1 Kertas HVS 40.000 3 120.000
2 Tinta Print 40.000 2 80.000
3 Dokumentasi 95.000 - 95.000
4 Penjilidan 15.000 10 150.000
Total 445.000

Rekapitulasi Dana
Komponen Biaya
Bahan Habis Pakai Rp 1.765.00
Peralatan Rp 2.248.000
Biaya Lain-Lain Rp 445.000
Total Rp 4.458.000



Pengambilan Sampel

Proses bioremediasi yang dilakukan

Hasil setelah dioven

Hasil setelah difurnace untuk mengetahui MLSS dan MLVSS

Hasil pengamatan konsentrasi TPH

Anda mungkin juga menyukai