Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

KONSEP SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN


Ditujukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Sistem Petanian
Bekelanjutan II
Disusun Oleh !
Ana Matia " #$%$#%##%%&'
"e(ianti Hutami #$%$#%##%%&$
Ria )ulansai #$%$#%##%%&*
Agnia Na(ila #$%$#%##%%+&
Ag,tekn,l,gi - E
PRO.RAM STUDI A.ROTEKNOLO.I
"AKULTAS PERTANIAN
UNI/ERSITAS PADJADJARAN
BANDUN.
0
BAB I
PENDAHULUAN
#0# Lata Belakang
Kegiatan pertanian merupakan suatu usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup
manusia, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan yang semakin hari semakin
meningkat. Kebutuhan pangan yang semakin meningkat mengakibatkan
perkembangan pesat di bidang agroindustri dan adanya konsep green revolution
menyebabkan manusia lupa pada perhatiannya terhadap lingkungan.
Adanya peningkatan kebutuhan pangan tersebut menuntut produktivitas lahan
yang tinggi dan cederung merusak lahan dan lingkungan yang ada karena penggunaan
pupuk dan pestisida sintetik yang umumnya digunakan secara terus menerus. Hal
tersebut berdampak pada penurunan produksi dan produktivitas suatu komoditas yang
ditanam sehingga penggunaan lahan tidak optimal dan kebutuhan pangan tidak
terpenuhi. Oleh karena itu, masyarakat dunia mulai memperhatikan input-input yang
digunakan dalam kegiatan pertanian yang bersifat ramah lingkungan namun
menunjang produksi dan produktivitas yang tinggi.
Seiring dengan berjalannya aktu, perhatian masyarakat dunia terhadap
lingkungan semakin hari semakin meningkat. !idak luput pula di bidang pertanian
yang banyak melibatkan sektor agroindustri dalam perkembangannya.
Seiring dengan perkembangan perhatian dunia terhadap lingkungan, maka
dicanangkanlah sistem pertanian berkelanjutan yang pada hakikatnya merupakan
sistem pertanian yang kembali kepada alam, yaitu sistem pertanian yang tidak
merusak, tidak mengubah, serasi, selaras dan seimbang dengan lingkungan atau
pertanian yang patuh dan tunduk pada kaidah-kaidah alamiah. Konsep pembangunan
berkelanjutan berorientasi pada tiga dimensi keberlanjutan, yaitu" keberlanjutan usaha
ekonomi #profit$, keberlanjutan kehidupan sosial manusia #people$, keberlanjutan
ekologi alam #planet$, atau pilar !riple-%.
Apabila dilakukan secara terus menerus, sistem pertanian berkelanjutan tentunya
akan berpengaruh pada keberlanjutan usaha, ekologi, dan keberlanjutan kehidupan
manusia.
#01 Tujuan
%enulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana
konsep pertanian berkelanjutan.
1
BAB II
ISI
10#0 Sejaah Petanian Bekelanjutan
&evolusi industri telah melahirkan beragam teknologi modern yang membuat
hampir semua yang bisa dilakukan manusia menjadi lebih cepat. 'erkembangnya
teknologi industri juga merambah ke bidang pertanian dengan ditemukannya beragam
pupuk anorganik, pestisida, dan mesin-mesin untuk mekanisasi pertanian. (ilihat dari
satu sudut pandang dan dari satu dimensi aktu, penemuan teknologi di bidang
pertanian tersebut telah mampu meningkatkan produktivitas lahan secara signifikan.
Secara agroindustri, kenaikan produksi pertanian per satuan aktu juga memberikan
keuntungan yang lebih besar. Akan tetapi, ketika dilihat dari sisi dan dimensi aktu
yang lain, penggunaan teknologi pertanian yang dikatakan modern tersebut telah
membaa dampak negatif yang tidak sedikit tingkat kerugian yang ditimbulkannya.
'erdasarkan alasan, kemudian mulai muncul konsep pertanian lingkungan.
%ada tahun )*+,, istilah pertanian berkelanjutan digunakan untuk menggambarkan
suatu sistem pertanian alternatif berdasarkan pada konservasi sumberdaya dan kualitas
kehidupan di pedesaan. Sistem pertanian berkelanjutan ditujukan untuk mengurangi
kerusakan lingkungan, mempertahankan produktivitas pertanian, meningkatkan
pendapatan petani dan meningkatkan stabilitas dan kualitas kehidupan masyarakat di
pedesaan.
%ertanian berkelanjutan dipakai pertama kali oleh pakar -AO sebagai sinonim dari
agroekosistem. Agroekosistem merupakan modifikasi ekosistem alamiah dengan
campur tangan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, serat, dan kayu untuk
memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan manusia. Agroekosistem didefinisikan
sebagai upaya untuk memadukan produktivitas, stabilitas, dan pemerataan.
1010 De2inisi Sistem Petanian Bekelanjutan
(i kalangan pakar ilmu tanah atau agronomi, istilah sistem pertanian berkelanjutan
lebih dikenal dengan istilah ./0SA #Low External Input Sustainable Agriculture$ yaitu
sistem pertanian yang berupaya meminimalkan penggunaan input #benih, pupuk
kimia, pestisida dan bahan bakar$ dari luar ekosistem yang dalam jangka panjang
dapat membahayakan kelangsungan hidup sistem pertanian #Salikin, 1,,2$.
Kata sustainable mengandung dua makna, yaitu maintenance dan prolong. Artinya,
pertanian berkelanjutan harus mampu meraat atau menjaga untuk jangka aktu yang
panjang.
!erdapat beberapa definisi sistem pertanian berkalanjutan, diantaranya yaitu"
2
). %ertanian berkelanjutan #sustainable agriculture$ adalah pemanfaatan sumber daya
yang dapat diperbaharui #renewable resources$ dan sumberdaya tidak dapat
diperbaharui #unrenewable resources$ untuk proses produksi pertanian dengan
menekan dampak negatif terhadap lingkungan seminimal mungkin. Keberlanjutan
yang dimaksud meliputi" penggunaan sumberdaya, kualitas dan kuantitas
produksi, serta lingkungannya. %roses produksi pertanian yang berkelanjutan akan
lebih mengarah pada penggunaan produk hayati yang ramah terhadap lingkungan
#Kasumbogo 3ntung, )**4$.
1. 5enurut 6asution #)**7$, pertanian berkelanjutan merupakan kegiatan pertanian
yang berupaya untuk memaksimalkan manfaat sosial dari pengelolaan sumber
daya biologis dengan syarat memelihara produktivitas dan efisiensi produksi
komoditas pertanian, memelihara kualitas lingkungan hidup dan produktivitas
sumber daya sepanjang masa.
5enurut Salikin yang menyitir dari 6asution #)**7$, terdapat beberapa hal-hal yang
harus diperhatikan dalam pertanian berkelanjutan, antara lain sebagai berikut"
1. Sumber daya biologis harus dimanfaatkan atau dikelola sesuai dengan kemampuan
dan kodrat alaminya. 8ika suatu sumber daya biologis terpaksa dimanfaatkan
melampaui batas kemampuan alamiahnya, dapat dilakukan introduksi teknologi
untuk mengompensasikan kekurangan tersebut asalkan tidak menimbulkan
masalah-masalah baru yang lebih serius.
2. Kualitas lingkungan hidup dan produktivitas sumber daya alam yang diariskan
dari satu generasi ke generasi berikutnya sekurang-kurangnya harus sama dengan
kualitas lingkungan hidup dan produktivitas sumber daya alam dari generasi
sebelumnya.
3. !eknologi dan manajemen pertanian yang diterapkan tidak mengurangi keragaman
alamiah #biodiversity yang ada.
!. %engelolaan usaha tani diarahkan pada integrated and multiple use of natural
resources.
". 3saha tani tidak menimbulkan limbah ataupun jika menimbulkan limbah, limbah
tersebut masih dapat dikendalikan.
#. Kuantitas dan kualitas komoditas pertanian yang dihasilkan harus dapat memenuhi
kebutuhan minimal manusia yang jumlah permintaannya meningkat.
10'0 Tujuan Petanian Bekelanjutan
3
Secara umum, pertanian berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan kualitas
kehidupan. 3ntuk mencapai hal tersebut perlu adanya kegiatan meningkatkan
pembangunan ekonomi, memprioritaskan kecukupan pangan, meningkatkan
pengembanga sumber daya manusia, menjaga stabilitas lingkungan, memberdayakan
dan memerdekakan petani dan memfokuskan tujuan produktivitas untuk jangka
panjang. 3ntuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan suatu pendekatan pertanian
berkelanjutan yang bersifat proaktif #pro$active% berdasarkan pengalaman
#experiential dan partisipatif #Salikin, 1,,2$.
%ara petani harus secara aktif mencari atau mengakses sumber-sumber informasi
yang berkaitan dengan pertanian yang mampu mendukung usaha tani yang dilakukan.
5isalnya" informasi teknologi baru. %etani juga harus mau belajar dari pengalaman
nyata baik melalui para petugas lapangan, studi banding atau mengikuti pendidikan
non-formal pada pelaku sistem pertanian berkelanjutan yang sudah berhasil. 'entuk
partisispatif aktif inilah yang menjadi dasar kemandirian petani dalam melakukan
usaha tani.
1030 K,nse4 Sistem Petanian Bekelanjutan
(alam mengembangangkan suatu sistem pertanian, kita harus mengedepankan
konsep keberlanjutan. %emanfaatan teknologi pengelolaan lahan serta konservasi
sumberdaya air sangat penting untuk diterapkan dalam suatu sistem pertanian yang
berkelanjutan. Karena konsep sistem pertanian yang berkelanjutan tergantung pada
seluruh kemajuan dari sisi kesehatan manusia serta kesehatan lahan.
Saat ini dikenal sebuah konsep Low E&sternal Input Sustainable Agriculture
#./0SA$ yang merupakan penyangga dari konsep pertanian terpadu dan pertanian
yang berkelanjutan. Konsep ini mengedepankan pemanfaatan sumber daya lokal
sebagai bahan baku pola pertanian terpadu, sehingga nantinya akan menjaga
kelestarian usaha pertanian agar tetap eksis dan memiliki nilai efektifitas, efisiensi
serta produktifitas yang tinggi. (alam konsep ini dikedepankan dua hal" yang pertama
adalah memanfaatkan limbah pertanian terutama sisa budidaya menjadi pakan ternak
dan yang kedua adalah mengubah limbah peternakan menjadi pupuk organik yang
dapat dimanfaatkan kembali dalam proses budidaya tanaman. Konsep ./0SA
merupakan penggabungan dua prinsip yaitu agro-ekologi serta pengetahuan dan
praktek pertanian masyarakat setempat9tradisional. Agro-ekologi merupakan studi
holistik tentang ekosistem pertanian termasuk semua unsur lingkungan dan manusia.
(engan pemahaman akan hubungan dan proses ekologi, agroekosistem dapat
4
dimanipulasi guna peningkatan produksi agar dapat menghasilkan secara
berkelanjutan, dengan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan bagi lingkungan
maupun sosial serta meminimalkan input eksternal. Konsep ini menjadi salah satu
dasar bagi pengembangan pertanian yang berkelanjutan #%utri, 1,)1$.
5enurut Sihotang tahun 1,,*, sistem pertanian berkelanjutan harus dievaluasi
berdasarkan pertimbangan beberapa kriteria, antara lain"
). Aman menurut aasan lingkungan, berarti kualitas sumberdaya alam dan vitalitas
keseluruhan agroekosistem dipertahankan mulai dari kehidupan manusia, tanaman
dan hean sampai organisme tanah dapat ditingkatkan. Hal ini dapat dicapai
apabila tanah terkelola dengan baik, kesehatan tanah dan tanaman ditingkatkan,
demikian juga kehidupan manusia maupun hean ditingkatkan melalui proses
biologi. Sumberdaya lokal dimanfaatkan sedemikian rupa sehingga dapat menekan
kemungkinan terjadinya kehilangan hara, biomassa dan energi, dan menghindarkan
terjadinya polusi. 5enitikberatkan pada pemanfaatan sumberdaya terbarukan.
1. 5enguntungkan secara ekonomi, berarti petani dapat menghasilkan sesuatu yang
cukup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, dan cukup memperoleh pendapatan
untuk membayar buruh dan biaya produksi lainnya. Keuntungan menurut ukuran
ekonomi tidak hanya diukur langsung berdasarkan hasil usaha taninya, tetapi juga
berdasarkan fungsi kelestarian sumberdaya dan menekan kemungkinan resiko yang
terjadi terhadap lingkungan.
2. Adil menurut pertimbangan sosial, berarti sumberdaya dan tenaga tersebar
sedemikian rupa sehingga kebutuhan dasar semua anggota masyarakat dapat
terpenuhi, demikian juga setiap petani mempunyai kesempatan yang sama dalam
memanfaatkan lahan, memperoleh modal cukup, bantuan teknik dan memasarkan
hasil. Semua orang mempunyai kesempatan yang sama berpartisipasi dalam
menentukan kebijkan, baik di lapangan maupun dalam lingkungan masyarakat itu
sendiri.
:. 5anusiai terhadap semua bentuk kehidupan, berarti tanggap terhadap semua
bentuk kehidupan #tanaman, hean dan manusia$ prinsip dasar semua bentuk
kehidupan adalah saling mengenal dan hubungan kerja sama antar makhluk hidup
adalah kebenaran, kejujuran, percaya diri, kerja sama dan saling membantu.
0ntegritas budaya dan agama dari suatu masyarakat perlu dipertahankan dan
dilestarikan.
7. (apat dengan mudah diadaptasi, berarti masyarakat pedesaan9petani mampu dalam
menyesuaikan dengan perubahan kondisi usahatani" pertambahan penduduk,
5
kebijakan dan permintaan pasar. Hal ini tidak hanya berhubungan dengan masalah
perkembangan teknologi yang sepadan, tetapi termasuk juga inovasi sosial dan
budaya.
Adapun beberapa kegiatan yang dapat menunjang dalam pelaksanaan sistem
pertanian berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan keuntungan produktivitas
pertanian dalam jangka panjang, meningkatkan kualitas lingkungan, serta
meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan adalah sebagai berikut"
#0 Pengen5alian Hama Te4a5u
%engendalian Hama !erpadu merupakan suatu pendekatan untuk mengendalikan
hama yang dikombinasikan dengan metode-metode biologi, budaya, fisik dan
kimia, dalam upaya untuk meminimalkan; biaya, kesehatan dan resiko-resiko
lingkungan. Adapun caranya dapat melalui"
- %enggunaan insek, reptil atau binatang-binatang yang diseleksi untuk
mengendalikan hama atau dikenal musuh alami hama, seperti 'ricogama
sp.,sebagai musuh alami dari parasit telur dan parasit larva hama tanaman.
- 5enggunakan tanaman-tanaman <penangkap= hama, yang berfungsi sebagai
pemikat #atraktan$, yang menjauhkan hama dari tanaman utama.
- 5enggunakan drainase dan mulsa sebagai metode alami untuk menurunkan
infeksi jamur, dalam upaya menurunkan kebutuhan terhadap fungsidasintetis.
- 5elakukan rotasi tanaman untuk memutus populasi pertumbuhan hama setiap
tahun.
10 Sistem R,tasi 5an Bu5i5a6a Rum4ut
Sistem pengelolaan budidaya rumput intensif yang baru adalah dengan
memberikan tempat bagi binatang ternak di luar areal pertanian pokok yang
ditanami rumput berkualitas tinggi, dan secara tidak langsung dapat menurunkan
biaya pemberian pakan. Selain itu, rotasi dimaksudkan pula untuk memberikan
aktu bagi pematangan pupuk organik. Areal peternakan yang dipadukan dengan
rumput atau kebun buah-buahan dapat memiliki keuntungan ganda, antara lain
ternak dapat menghasilkan pupuk kandang yang merupakan pupuk untuk areal
pertanian.
'0 K,nse7asi Lahan
'eberapa metode konservasi lahan termasuk penanaman alur, mengurangi atau
tidak melakukan pembajakan lahan, dan pencegahan tanah hilang baik oleh erosi
angin maupun erosi air. Kegiatan konservasi lahan dapat meliputi"
- 5enciptakan jalur-jalur konservasi.
6
- 5enggunakan dam penahan erosi.
- 5elakukan penterasan.
- 5enggunakan pohon-pohon dan semak untuk menstabilkan tanah.
30 Menjaga Kualitas Ai8Lahan Basah
Konservasi dan perlindungan sumberdaya air telah menjadi bagian penting dalam
pertanian. 'anyak diantara kegiatan-kegiatan pertanian yang telah dilaksanakan
tanpa memperhatikan kualitas air. 'iasanya lahan basah berperan penting dalam
melakukan penyaringan nutrisi #pupuk anoraganik$ dan pestisida. Adapun langkah-
langkah yang ditujukan untuk menjaga kualitas air, antara lain"
- 5engurangi tambahan senyaa kimia sintetis ke dalam lapisan tanah bagian
atas #top soil$ yang dapat mencuci hingga muka air tanah #water table$.
- 5enggunakan irigasi tetes #drip irrigation$.
- 5enggunakan jalur-jalur konservasi sepanjang tepi saluran air.
- 5elakukan penanaman rumput bagi binatang ternak untuk mencegah
peningkatan racun akibat aliran air limbah pertanian yang terdapat pada
peternakan intensif.
$0 Tanaman Pelin5ung
%enanaman tanaman-tanaman seperti gandum dan semanggi pada akhir musim
panen tanaman sayuran atau sereal, dapat menyediakan beberapa manfaat termasuk
menekan pertumbuhan gulma #weed$, pengendalian erosi, dan meningkatkan
nutrisi dan kualitas tanah.
*0 Di7esi2ikasi Lahan 5an Tanaman
'ertanam dengan memiliki varietas yang cukup banyak di lahan pertanian dapat
mengurangi kondisi ekstrim dari cuaca, hama pengganggu tanaman, dan harga
pasar. %eningkatan diversifikasi tanaman dan jenis tanaman lain seperti pohon-
pohon dan rumput-rumputan, juga dapat memberikan kontribusi terhadap
konservasi lahan, habitat binatang, dan meningkatkan populasi serangga yang
bermanfaat. 'eberapa langkah kegiatan yang dilakukan"
- 5enciptakan sarana penyediaan air, yang menciptakan lingkungan bagi katak,
burung dan binatang-binatang lainnya yang memakan serangga dan insek.
- 5enanam tanaman-tanaman yang berbeda untuk meningkatkan pendapatan
sepanjang tahun dan meminimalkan pengaruh dari kegagalan menanam sejenis
tanaman saja.
&0 Pengel,laan Nutisi Tanaman
%engelolaan nutrisi tanaman dengan baik dapat meningkatkan kondisi tanah dan
melindungi lingkungan tanah. %eningkatan penggunaan sumberdaya nutrisi di
lahan pertanian, seperti pupuk kandang dan tanaman kacang-kacangan
7
#leguminosa$ sebagai penutup tanah dapat mengurangi biaya pupuk anorganik yang
harus dikeluarkan. 'eberapa jenis pupuk organik yang bisa digunakan antara lain"
- %engomposan
- %enggunaan kascing
- %enggunaan %upuk Hijauan #dedaunan$
- %enambahan nutrisi pada tanah dengan emulsi ikan dan rumput laut.
90 Pemasaan
%etani dan peternak mengakui baha meningkatkan pemasaran merupakan suatu
langkah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih baik. Adapun cara yang dapat
dikembangkan antara lain"
- %emasaran langsung melalui surat permintaan, pasar petani, restoran lokal,
supermarket, dan kios-kios pasar tradisional.
- 5enggunakan bisnis usaha kecil produk lokal sebagai bahan mentahmakanan
olahan.
10$0 :,nt,h Sistem Petanian Bekelanjutan
#0 Petanian Bekelanjutan Be(asis Petanian Oganik
%ertanian ramah lingkungan salah satunya adalah dengan menerapkan
pertanian organik. %ertanian organik adalah sistem manajemen produksi terpadu
yang menghindari penggunaan pupuk buatan, pestisida dan hasil rekayasa genetik,
menekan pencemaran udara, tanah, dan air. (i sisi lain, pertanian organik
meningkatkan kesehatan dan produktivitas di antara flora, fauna dan manusia.
%enggunaan masukan di luar pertanian yang menyebabkan degradasi sumber daya
alam tidak dapat dikategorikan sebagai pertanian organik. Sebaliknya, sistem
pertanian yang tidak menggunakan masukan dari luar, namun mengikuti aturan
pertanian organik dapat masuk dalam kelompok pertanian organik, meskipun agro-
ekosistemnya tidak mendapat sertifikasi organik.
%engelolaan pertanian yang beraasan lingkungan dilakukan melalui
pemanfaatan sumberdaya alam secara optimal, lestari dan menguntungkan,
sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kepentingan generasi
sekarang dan generasi mendatang. %emilihan komoditas dan areal usaha yang
cocok merupakan kunci dalam pelaksanaan pembangunan pertanian berkelanjutan,
komoditas harus yang menguntungkan secara ekonomis dan masyarakat sudah
terbiasa membudidayakannya.
'eberapa perinsip dasar yang perlu diperhatikan adalah" #)$ pemanfaatan
sumberdaya alam secara lestari sesuai dengan kemampuan dan daya dukung alam,
#1$ proses produksi atau kegiatan usahatani itu sendiri dilakukan secara akrab
8
lingkungan, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif dan eksternalitas pada
masyarakat, #2$ penanganan dan pengolahan hasil, distribusi dan pemasaran, serta
pemanfaatan produk tidak menimbulkan masalah pada lingkungan #limbah dan
sampah$, #:$ produk yang dihasilkan harus menguntungkan secara bisnis,
memenuhi preferensi konsumen dan aman konsumsi #Sihotang, 1,,*$.
10 Petanian Bekelanjutan 5engan Ag,2,est6
Secara sederhana agroforestry adalah kegiatan pengkombinasian antara
tanaman pertanian dengan tumbuhan berkayu #pohon$. Agroforest merupakan
salah satu model pertanian berkelanjutan yang tepat-guna, sesuai dengan keadaan
petani. Keuntungan Agroforestry yaitu" agroforestry mengurangi konversi habitat
alami, upaya pengayaan species pertanian, sebagai sumber pendapatan dan upaya
konservasi.
5enurut (e -oresta dan 5ichon #)**4$, agroforestri dapat dikelompokkan
menjadi dua sistem, yaitu sistem agroforestri seder(ana dan sistem agroforestri
&omple&s.
a0 Sistem Ag,2,est6 Se5ehana
Sistem agroforestri seder(ana adalah suatu sistem pertanian di mana
pepohonan ditanam secara tumpangsari dengan satu atau lebih jenis tanaman
semusim. %epohonan bisa ditanam sebagai pagar mengelilingi petak lahan
tanaman pangan, secara acak dalam petak lahan, atau dengan pola lain
misalnya berbaris dalam larikan sehingga membentuk lorong9pagar. 8enis-jenis
pohon yang ditanam juga sangat beragam, bisa yang bernilai ekonomi tinggi
misalnya kelapa, karet, cengkeh, kopi, kakao #coklat$, nangka, belinjo, petai,
jati dan mahoni atau yang bernilai ekonomi rendah seperti lamtoro. 8enis
tanaman semusim biasanya berkisar pada tanaman pangan yaitu jagung,
kedelai, kacang-kacangan, ubi kayu, sayur-mayur atau jenis-jenis tanaman
lainnya.
'entuk agroforestri sederhana yang paling banyak dibahas di 8aa adalah
tumpangsari. Sistem ini dilakukan di areal hutan jati di 8aa dan
dikembangkan dalam rangka program perhutanan sosial dari %erum %erhutani.
%ada lahan tersebut petani diijinkan untuk menanam tanaman semusim di
antara pohon-pohon jati muda. Hasil tanaman semusim diambil oleh petani,
namun petani tidak diperbolehkan menebang atau merusak pohon jati.
(alam perkembangannya, sistem agroforestri sederhana ini juga merupakan
campuran dari beberapa jenis pepohonan tanpa adanya tanaman semusim.
9
Sebagai contoh, kebun kopi biasanya disisipi dengan tanaman dadap
)Eryt(rina atau kelorono disebut juga gamal )*liricidia sebagai tanaman
naungan dan penyubur tanah. >ontoh tumpangsari lain yang umum dijumpai di
daerah 6gantang, 5alang adalah menanam kopi pada hutan pinus #Hairiah,
1,,*$.
?ambar ). Sistem
agroforestri
sederhana di
6gantang, 5alang 8aa !imur. Kopi dan pisang ditanam oleh petani di antara
pohon pinus milik %erum %erhutani #?ambar kiri$. *liricidia dan pisang ditanam
sebagai naungan pohon kopi #?ambar kanan$
#Sumber " http"99.orldagroforestry.org$
'entuk agroforestri sederhana ini juga bisa dijumpai pada sistem pertanian
tradisional. %ada daerah yang kurang padat penduduknya, bentuk ini timbul
sebagai salah satu upaya petani dalam mengintensifkan penggunaan lahan
karena adanya kendala alam, misalnya tanah raa. Sebagai contoh, kelapa
ditanam secara tumpangsari dengan padi saah di tanah raa di pantai
Sumatera. %erpaduan pohon dengan tanaman semusim ini juga banyak ditemui
di daerah berpenduduk padat, seperti pohon-pohon randu yang ditanam pada
pematang-pematang saah di daerah %andaan #%asuruan, 8aa !imur$, kelapa
atau sialan dengan tembakau di Sumenep@5adura #?ambar )$. >ontoh lain,
tanah-tanah yang dangkal dan berbatu seperti di 5alang Selatan ditanami
jagung dan ubi kayu di antara gamal atau kelorono )*liricidia sepium.
10
?ambar 1. Agroforestri Sederhana"
!embakau ditanam di antara barisan pohon sialan di
Sumenep, 5adura.
#Sumber " http"99.orldagroforestry.org$
(0 Sistem Ag,2,est6 K,m4leks! Hutan 5an Ke(un
Sistem agroforestri kompleks adalah suatu sistem pertanian menetap yang
melibatkan banyak jenis tanaman pohon )berbasis po(on baik sengaja
ditanam maupun yang tumbuh secara alami pada sebidang lahan dan dikelola
petani mengikuti pola tanam dan ekosistem menyerupai hutan. (i dalam sistem
ini, selain terdapat beraneka jenis pohon, juga tanaman perdu, tanaman
memanjat #liana$, tanaman musiman dan rerumputan dalam jumlah banyak.
%enciri utama dari sistem agroforestri kompleks ini adalah kenampakan fisik
dan dinamika di dalamnya yang mirip dengan ekosistem hutan alam #Hairiah,
1,,*$.
'erdasarkan jaraknya terhadap tempat tinggal, sistim agroforestri kompleks
ini dibedakan menjadi dua, yaitu &ebun atau pe&arangan berbasis po(on
)(ome garden dan +agroforest,.
Kebun yang umum dijumpai di 8aa 'arat adalah sistem pekarangan
letaknya di dekat dengan tempat tinggal dan diaali dengan menanam dengan
tanaman semusim selama beberapa tahun )fase &ebun. %ada fase ke dua pohon
buah-buahan #durian, rambutan, pepaya, pisang$ ditanam secara tumpang sari
dengan tanaman semusim )fase &ebun campuran. %ada fase ketiga beberapa
tanaman asal hutan yang bermanfaat dibiarkan tumbuh sehingga terbentuk pola
kombinasi tanaman asli setempat misalnya bambu, pepohonan penghasil kayu
lainnya dengan pohon buah-buahan #fase talun$. %ada fase ini tanaman
semusim yang tumbuh di baahnya amat terbatas karena banyaknya naungan.
-ase perpaduan berbagai jenis pohon ini sering disebut dengan fase AtalunB.
(engan demikian pembentukan talun memiliki tiga fase yaitu kebun, kebun
11
campuran dan talun #?ambar 2$. Sedangkan agroforest% yang biasanya disebut
+(utan, letaknya jauh dari tempat tinggal #(e -oresta, 1,,,$. >ontohnya Ahutan
damarB di daerah Krui, .ampung 'arat atau Ahutan karetB di 8ambi.
Kebun Kebun >ampuran !alun
?ambar 2. %erkembangan sistem kebun ke talun
#Sumber " http"99.orldagroforestry.org$
12
BAB III
KESIMPULAN
Sistem pertanian berkelanjutan didasari atas penggunaan teknologi pertanian yang
berlebihan. Sistem pertanian berkelanjutan ditujukan untuk mengurangi kerusakan
lingkungan, mempertahankan produktivitas pertanian, meningkatkan pendapatan petani
dan meningkatkan stabilitas dan kualitas kehidupan masyarakat.
(ari berbagai pengertian sistem pertanian berkelanjutan, dapat ditarik kesimpulan
baha sistem pertanian berkelanjutan merupakan suatu system pertanian yang
mengedepankan pemberian input seminimal mungkin dengan memperhatikan lingkungan
agar dapat menjaga keberlangsungan system pertanian jangka panjang atau berkelanjutan.
0stilah lain yang lebih dikenal adalah ./0SA #Low External Input Sustainable Agriculture$.
Adapun konsep ./0SA ini adalah suatu konsep yang merupakan penggabungan dua
prinsip yaitu agro-ekologi serta pengetahuan dan praktek pertanian masyarakat
setempat9tradisional. 5enurut Sihotang tahun 1,,*, sistem pertanian berkelanjutan harus
dievaluasi berdasarkan pertimbangan beberapa kriteria, antara lain" aman menurut
aasan lingkungan, menguntungkan secara ekonomi, adil menurut pertimbangan sosial,
manusiai terhadap semua bentuk kehidupan, dan dapat dengan mudah diadaptasi.
'eberapa kegiatan yang dapat menunjang dalam pelaksanaan sistem pertanian
berkelanjutan"
- %engendalian hama terpadu
- Sistem rotasi dan budidaya rumput
- Konservasi lahan
- 5enjaga kualitas air9lahan basah
- !anaman pelindung
- (iversifikasi lahan dan tanaman
- %engelolaan nutrisi tanaman
- %emasaran.
13
DA"TAR PUSTAKA
(e -oresta H and 5ichon ?, )**4. !he agroforest alternative to 0mperata grasslands"
hen smallholder agriculture and forestry reach sustainability. Agroforestry
Systems 2C"),7-)1,. (iakses pada Selasa, 1C Agustus 1,):.
Hairiah, Kurniatun., Didianto dan Sunaryo. 1,,*. Sistem Agroforestri di 0ndonesia. Dorld
Agroforestry. (iakses melalui
http"99.orldagroforestry.org9sea9publications9files9lecturenote9ln,,2:-
,:9ln,,2:-,:-1.pdf. %ada Selasa, 1C Agustus 1,):.
Kasumbogo, 3ntung. )**4. %eranan %ertanian Organik (alam %embangunan yang
'eraasan .ingkungan. 5akalah yang (ibaakan (alam Seminar 6asional
%ertanian Organik. (iakses pada Selasa, 1C Agustus 1,):.
6asution, ..0. )**7. %ertanian 'erkelanjutan dalam Kaitannya dengan Kegiatan
%endidikan !inggi %ertanian. ?ramedia %ustaka, 8akarta. (iakses pada Selasa, 1C
Agustus 1,):.
%utri, -iadini. 1,)1. %ertanian yang 'erkelanjutan. ''%%-.embang. (iakses melalui
http"99bbpp-lembang.info9indeE.php9en9arsip9artikel9artikel-pertanian9C,*-
pertanian-yang-berkelanjutan. %ada Selasa, 1C Agustus 1,):.
Salikin, Karan A. 1,,2. Sistem %ertanian 'erkelanjutan. Fogyakarta" Kanisius. (iakses
melalui http"99books.google.co.id9booksG
idHIf?jt&/C*yJ>KpgH%A)1KlpgH%A)1KdLHsumberMdayaMsepanjangMmasaM
#6asution,M)**7$KsourceHblKotsHg1hdd-
8kENKsigH1I(,'5Ob-8ps-Jf8-,ic2E4dP6cKhlHenKsaHIKeiH:3(+3O.n%
6K-uA!O1:KF'KvedH,>'sJCA/AAQvHonepageKLHsumberR1,daya
R1,sepanjangR1,masaR1,#6asutionR1>R1,)**7$KfHfalse. %ada Selasa, 1C
Agustus 1,,):.
Sihotang, 'enediktus. 1,,*. %embangunan %ertanian 'erkelanjutan dengan %ertanian
Organik. (iakses melalui
http"99diperta.jabarprov.go.id9indeE.php9sub5enu9informasi9berita9detailberita9)),
. %ada Selasa, 1C Agustus 1,):.
14