Anda di halaman 1dari 3

Kalimat Simpleks Dan Kompleks Beserta Contohnya

1. Kalimat Simpleks
Kalimat simpleks adalah kalimat yang hanya terdiri atas satu verba utama yang
menggambarkan aksi, peristiwa, atau keadaan. Kalimat simpleks yang sesungguhnya
sama dengan kalimat tunggal (hanya mengandung satu struktur: S-P-O-Ket-Pel).
Unsur yang diletakan di dalam kurung belum tentu ada dalam kalimat. Pada contoh
berikut ini yang dimaksud verba utama adalah membaca. Verba tinggal pada unsur
subjek dianggap bukan verba utama. Kalimat tersebut mempunyai satu struktur, yaitu
S-P-Ket tempat. Contoh kalimat simpeks:

1. Tumbuh-tumbuhan tidak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
2. Tumbuh-tumbuhan tidak dapat menghasilkan makanan sendiri.
3. Namun, tidak semua tumbuh-tumbuhan mempunyai bunga.


2. Kalimat Kompleks
Kalimat kompleks adalah ;kalimat yang terdiri atas lebih dari satu aksi, peristiwa,
atau keadaan sehingga mempunyai lebih dari satu verba utama dalam lebih dari satu
struktur. Struktur yang satu dan struktur yang lain biasanya dihubungkan oleh
konjungsi, tetapi sering pula hubungan itu hanya ditunjukkan oleh tanda koma atau
titik koma, bahkan tidak ditunjukkan oleh tanda baca apa pun. Kalimat kompleks
dibagi menjadi dua jenis, yaitu kelimat kompleks parataktik dan kalimat kompleks
hipotaktik
Contoh kalimat:
1. Benda di dunia dapat dikelompokan atas persamaan dan perbedaanya.
2. Semua benda didunia ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu benda
hidup dan benda mati.
3. Yang pertama sering disebut makhluk hidup dan yang kedua disebut makhluk
mati.
4. Benda hidup mempunyai ciri-ciri umum, seperti bergerak,bernafas, tumbuh, dan
mempunyai keturunan.
5. Benda mati dibedakan dari benda hidup karena benda mati tidak mempunyai ciri-
ciri umum tersebut.
6. Benda hidup dapat dikelompokan lagi menjadi binatang dan tumbuh- tumbuhan.
7. Selain itu, tumbuh-tumbuhan dapat melakukan sesuatu yang sangat penting yang
tidak dapat dilakukan oleh binatang.
8. Tumbuh-tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri, sedangkan binatang
tidak.
9. Oleh karena itu, tumbuh-tumbuhan dapat dikelompokan menjadi tumbuh-
tumbuhan berbunga dan tumbuh-tumbuhan tidak berbunga.
10. Selnjutnya, binatang dapat dibagi menjadi vertebrata dan invertebrata
11. Vertebrata bertulang belakang meliputi manusia,burung,anjing, katak, dan lain-
lain, sedangkan invertebrata tidak bertulang belakang meliputi ubur-ubur, kupuk-
kupu, dan laba-laba.

Konjungsi, konjungtor, atau kata sambung adalah kata atau ungkapan yang
menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa,
klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat. Contoh: dan, atau, serta, tetapi,
sementara itu, sedangkan, dan selanjutnya.
Contoh :
1) Yang pertama sering disebut mahkluk hidup dan yang kedua disebut mahkluk mati.
2) Tumbuh-tumbuhan tidak mempunyai otak, jantung, paru-paru, dan
darah, tetapi tumbuh-tumbuhan hidup.

Keberadaan konjungsi pada sebuah kalimat dapat menyebabkan kalimat tersebut
menjadi kompleks. Berdasarkan kompleksitasnya, kalimat dibedakan menjadi kalimat
simpleks dan kalimat kompleks.
Kalimat simpleks adalah kalimat yang hanya terdiri atas satu struktur dengan satu verba
utama.
Contoh :
1) Tumbuh-tumbuhan tergolong ke dalam mahkluk hidup.
2) Tumbuh-tumbuhan [[yang ditanam di kebun itu]] tergolong ke dalam mahkluk hidup.
Seperti yang terlihat pada contoh (1) dan (2), verba utama itu ialah
tergolong. verba ditanam, yang terletak pada bagian yang diletakkan di dalam tanda [[ ... ]],
bukan verba utama. Pada dasarnya, bagian yang diletakkan di dalam tanda [[ ... ]] dapat
dibuang dan hanya merupakan penjelas nomina yang ada didepannya.

Kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri atas dua struktur atau lebih dengan dua verba
atau lebih.
Contoh :
1) Yang pertama sering disebut mahkluk hidup dan yang kedua disebut mahkluk mati.
2) Tanaman kacang itu akan tumbuh subur apabila petaninya rajin menyiramnya.

Amatilah dengan cermat. Ternyata kalimat kompleks merupakan rangkaian dua
kalimat atau lebih dengan konjungsi sebagai alat perangkainnya. Pada contoh (a), konjungsi
yang digunakan adalah dan, sedangkan pada contoh (b), konjungsi yang digunakan
adalah apabila.