Anda di halaman 1dari 1

1.

Manfaat Farmakogenetik untuk dunia Farmasi :


Tujuan dari farmakogenetik adalah penggunaan informasi genetik untuk menentukan
jenis obat, dosis obat dan durasi pengobatan sehingga didapatkan efek terapi yang
optimal dengan sedikit efek samping. Dengan adanya riset tentang farmakogenetik akan
memungkinkan seorang klinisi menggunakan hasil test genetik dalam meramalkan
respon individu terhadap pengobatan dan menseleksi obat pada pasien berdasar profil
DNA-nya
2. 3 Jenis Gen yang sering mengalami polimorfisme
a. Polimorfisme gena pada enzim pemetabolisme obat : CYP
b. Polimorfisme dalam drug target genes : reseptor, enzim dan protein signalling
intraseluler
c. Polimorfisme pada drug transporter genes : P-glikoprotein yang dikode oleh
multidrug-resistance-1(MDR-1) gene

3. Pengaruh polimorfisme dari ketiga jenis gen tersebut
a. Polimorfisme CYP2A6 akan menghambat metabolisme Nikotin sehingga
menyebabkan peningkatan toleransi nikotin dan peningkatan adverse effect
b. P-glycoprotein dikenal karena kemampuannya mengeluarkan agen antikanker dari sel
kanker dan menyebabkan resistensi obat-obat kanker. P-
glycoprotein juga berpengaruh pada distribusi obat-obat lain seperti
digoksin,siklosporin dan tracrolimus dan ARV protease inhibitor. Peningkatan di
intestinal dari ekspresi P-glikoprotein akan menurunkan absorbsi P-
glikoprotein substrat dan menurunkan bioavailabilitasnya
c.

4. Efek SNPs terhadap farmakogenetik dan Farmakogenomik pada :
1. Wafarin : Wafarin akan dimetabolisme di enzim CYP3A. Jika Enzim CYP3A
mengalami gangguan maka metabolisme wafarin akan terganggu sehingga efek
farmakogenetik dan farmakogenomik dari obat tersebut tidak akan tercapai.
2. Klopidogrel : Klopidogrel akan dimetabolisme di enzim CYP2C19 menjadi
metabolite aktif nya
3. Kodein : Kodein akan dimetabolisme menjadi morfin di hati, khususnya di enzim
CYP2D6.
4. carbamazepin