Anda di halaman 1dari 9

No.

Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Identitas
Nama Sekolah : SMK Negeri 1 Probolinggo
Program Studi Keahlian : Tata Niaga
Kompetensi Keahlian : Pemasaran
Mata Pelajaran : Pemasaran Online
Kelas / Semester : X /
Pertemuan ke :
Alokasi Waktu : jp @ 45 Menit
Kompetensi Inti : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama
yang dianutnya
2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku
tanggung jawab, kerjasama, responsif dan
proaktif dan menunjukan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis
pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penggunaan internet di
bidang pemasaran untuk kegiatan
pemasaran online
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah
konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.
Kompetensi Dasar dan
Indikator Pembelajaran
: Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu;
bertanggung jawab; kreatif; dalam aktivitas
pembelajaran sehari-hari
Menerapkan cara pembuatan Website
Mengetahui pengertian Website.
Mengetahui Jenis-jenis website
berdasarkan fungsinya.
Membedakan website statis dan dinamis.
Merancang Website
Membuat perencanaan website.
PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO
DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1
Jl. Mastrip No. 357 Telp. (0335) 421121, Probolinggo - 67239
e-mail : smkn1_probolinggo@yahoo.co.id
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
Membuat website

I. Tujuan Pembelajaran
Setelah melaksanakan kegiatan belajar siswa dapat:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
II. Materi Pembelajaran (Pokok-pokok materi)
1. Pengertian Website
2. Jenis-jenis website
3. Merencanakan website
4. Membuat website
11 Komponen Penting untuk Blog Jualan Online
Tempat untuk berjualan online cukup mudah ditemukan di dunia maya. Salah
satunya adalah blogging site seperti blogspot dan wordpress. Agar produk
mudah ditemukan oleh calon pembeli, penjual perlu mencantumkan
komponen berikut pada blogging site yang didedikasikan khusus untuk
berjualan online.
Tampilan blogging site yang minimalis tapi informatif akan membuat calon
pembeli betah mengeksplorasi produk-produk yang disediakan oleh penjual.
Templates blog untuk berjualan online kini mudah didapatkan. Cukup banyak
blogger yang berbagi template secara gratis berikut tutorialnya. Walaupun
begitu, penjual tetap perlu memperhatikan hal-hal apa saja yang wajib hadir
di blog jualannya.
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
1. Nama, Logo, dan Tagline Toko
Nama toko online berfungsi sebagai identitas. Oleh karena itu, penjual
perlu mencari nama toko yang mencerminkan barang-barang apa saja
yang ia jual. Penjual juga bisa menjadikan nama tersebut sebagai
alamat blog jualannya agar calon pembeli lebih mudah menemukan
dan mengingat toko online tersebut.
Nama toko sebaiknya diletakkan di bagian paling atas setiap halaman
blog jualan. Supaya pengunjung selalu mengetahui di toko mana yang
sedang ia kunjungi. Penjual juga sebaiknya memilih ukuran font yang
besar untuk nama toko. Setidaknya, lebih besar dibandingkan ukuran
font untuk general text pada blog tersebut.
Agar bagian header ini tidak hambar, penjual bisa menambahkan
visualisasi dari toko online-nya berupa logo. Selain itu, ia bisa
menambahkan tagline dari tokonya supaya terlihat lebih menarik.
2. Selamat datang!
Pada halaman utama atau landing page blog jualan, penjual juga
sebaiknya mencantumkan pesan yang berfungsi untuk menyambut
pengunjung di toko online. Misalnya, kalimat sapaan seperti Selamat
datang di Toko 123!.
Selain kalimat tersebut, penjual juga bisa menambahkan beberapa
kalimat yang berfungsi untuk memperkenalkan tokonya kepada
pengunjung. Di kalimat ini, penjual bisa menuliskan hal-hal apa atau
barang apa yang bisa ditemukan oleh pengunjung di blog jualan
tersebut.
3. Produk yang Ada
Supaya pengunjung lebih mengenal tokonya, penjual perlu
memamerkan produk-produk yang dijual dalam bentuk foto. Foto
produk ini perlu ditemani dengan nama produk dan juga harganya. Jika
pengunjung ingin mengetahui informasi yang lebih rinci, ia bisa meng-
click foto tersebut.
Selain itu, penjual sebaiknya menampilkan produk-produk yang paling
baru di bagian ini.
4. Kategori Produk
Penjual juga perlu membuat beberapa kategori produk agar calon
pembeli tidak tersesat di blog jualan. Tidak ada batasan jumlah
kategori produk yang sahih untuk sebuah blog jualan. Jumlah kategori
tergantung kebutuhan penjual. Namun, semakin banyak kategori
produk yang dimiliki oleh penjual, calon pembeli juga akan semakin
percaya.
5. Produk Terpopuler dan Rekomendasi
Pengunjung terkadang ingin mengetahui barang apa yang menjadi
keunggulan dari toko online tersebut. Oleh karena itu, penjual perlu
memperlihatkan kepada pengunjung barang-barang yang paling
diminati oleh pembeli-pembeli sebelumnya.
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
Rekomendasi atau kolom testimoni juga perlu ditampilkan supaya
pengunjung merasa ia mengunjungi toko yang tepat. Testimoni ini bisa
didapatkan dari pembeli-pembeli terdahulu yang pernah melakukan
transaksi dengan penjual.
6. Pilihan Pembayaran
Informasi mengenai tata cara pemesanan dan alternatif atau jenis
pembayaran merupakan hal yang cukup krusial. Oleh karena itu,
informasi ini harus selalu ada di setiap halaman blog jualan. Penjual
bisa mencantumkan logo alat pembayaran maupun bank yang
menerima pembayaran dari transaksi pembelian.
7. Pilihan Pengiriman Barang
Informasi mengenai jenis jasa pengiriman apa yang dimiliki oleh
penjual juga perlu disampaikan kepada calon pembeli. Hal ini dilakukan
supaya calon pembeli mengerti dan memahami sistem jasa kurir yang
dipilih oleh penjual.
8. Tempat Berinteraksi
Segala informasi yang ada di toko online tentu bersifat satu arah.
Artinya, informasi tersebut hanya diberikan melalui satu corong, yakni
penjual. Untuk memfasilitasi pertanyaan dari calon pembeli, penjual
perlu menyediakan sarana interaksi. Mulai dari layanan chat hingga
informasi kontak penjual yang bisa diakses oleh calon pembeli.
Misalnya, nomor telepon, alamat email, username Twitter, akun
Facebook, sampai pin Blackberry Messenger.
9. Kolom Pencarian
Penjual juga perlu menyediakan kolom pencarian di blog jualan untuk
mengakomodasi para calon pembeli yang ingin cepat menemukan
barang yang dicari.
10.Alamat Toko
Jika penjual memiliki toko offline, sebaiknya ia menuliskan alamat toko
tersebut di bagian informasi kontak. Banyak calon pembeli yang ingin
membuktikan dan melihat secara langsung barang yang akan ia beli.
11.Konten Berkualitas
Salah satu cara supaya seorang penjual dianggap sebagai penjual
kredibel adalah memproduksi konten-konten yang berkualitas. Konten-
konten seperti ini memiliki daya pikat yang sangat tinggi. Sehingga
bisa berguna sebagai alat pemancing pelanggan loyal. Contoh-contoh
konten yang bisa diproduksi oleh penjual di blog jualannya adalah
tulisan, foto, dan juga video yang memuat informasi terkait produk
yang dijual. Misalnya, penjual baju batik memproduksi tulisan atau
video tentang cara membuat motif batik yang sederhana.
(sumber: http://netpreneur.co.id/11-komponen-penting-untuk-blog-jualan-
online - 18 agustus 2014)
5. Membedakan website statis dan dinamis
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
III. Metode Pembelajaran
Pendekatan :
1. Konstruktif
Model :
1.
2.
Metode :
1. Ceramah
2. Question Asking
3. Penugasan
4. Demonstrasi
IV. Langkah Pembelajaran
Kegiatan 1 (3 @ 45 minute)
a. Kegiatan awal 15 menit
1. Doa dan Salam
2. Guru melakukan Presensi
3. Ice breaking
Guru mendeskripsikan aktivitas seseorang dalam mencari informasi/
meteri media di internet. Apa yang dilakukan Ketika memerlukan file
dokumen? Ketika mencari file multi-media? Ketika perlu
bertanya/Berdiskusi? Ketika ingin membaca berita? dll
b. Kegiatan inti menit
Mengamati
1. Guru menunjukkan beberapa website dari berbagai jenis fungsinya.
A.L.: Search Engine (Google Search, Yahoo Search, dll), Web Portal
(Yahoo, MSN), Wiki (Wikipedia), Archieve Sites (Scrib), Social
networking/socmed (Fb, Twitter), Forum (kaskus, detik forum,
serayamotor), Portal berita( detik, kompas), Media sharing (Youtube,
4shared), cloud (sound cloud, Google drive), web site toko online. dll
Siswa diminta guru untuk mengamati informasi apa saja yang bisa
diambil dari website tersebut.
Mengeksplorasi (Menanya dan mengumpulkan data)
1. Siswa membentuk kelompok terdiri dari 4-5 orang
Masing-masing kelompok membuka satu jenis website (berbeda setiap
kelompok)
Setiap kelompok mengeksplorasi website tersebut. Bagaimana
tampilannya?, apa fungsi/tujuan utamanya?, Bagaimana website tersebut
berinteraksi dengan pengunjungnya?, apa saja fitur-fitur dalam website
tersebut? Dll.
Siswa membuat catatan dari kegiatan eksplorasi website tersebut.
Mengasosiasi
1. Dari catatan yang sudah dibuat, masing-masing kelompok membuat bahan
presentasi tentang bagaimana sebuah situs ( ex:cloud) Yang sudah
dieksplorasi bekerja.
Mengkomunikasikan
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
1. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil temuannya di depan
kelas.
c. Kegiatan penutup 20 menit
1. Guru bersama siswa membuat kesimpulan. Dan menambahkan beberapa
informasi terkait denga Web site Statis dan Dinamis
2. Guru menerangkan bahwa sebuah website hendaknya digunakan untuk
kegiatan positip. Bukan difungsikan untuk kegiatan negatif seperti,
attacking, phissing, gambling, dll.
Kegiatan 2 ( @ 45 minute)
a. Kegiatan awal 15 menit
1. Doa dan Salam
2. Guru melakukan Presensi
3. Ice breaking
Guru mengajak siswa berbagi pengalaman berbelanja online. Bercerita
bagaimana proses berbelanja online. Kemudahan-kemudahan yang
diberikan serta kendalanya. Terutama dalam pembuatannya.
b. Kegiatan inti menit
Mengamati
1. Guru menunjukkan berbagai cara mendapatkan website Toko Online baik
melalui jasa pembuatan toko online (jejualan.com) maupun membuat
sendiri.
Guru menunjukkan software pembuat toko online Opencart. Serta
Kelebihan dan kekurangannya.
Guru meminta siswa mengamati tahap demi tahap pembuatan toko
online dengan menggunakan opencart.
Mengeksplorasi (Menanya dan mengumpulkan data)
1. Siswa mengikuti guru membuat toko online menggunakan opencart,
setahap demi setahap.
Mengasosiasi
1. Siswa menentukan tema/ barang dagangan untuk toko online-nya masing-
masing
Melakukan pengaturan toko onlinenya sesuai tema/ barang dagangan
yang ditentukan.
Mengkomunikasikan
1. Siswa mempresentasikan hasil kerjanya.
Siswa memberi masukan untuk hasil kerja yang dipresentasikan
c. Kegiatan penutup 20 menit
1. Guru bersama siswa menyimpulkan hal-hal yang perlu dilakukan dalam
membuat toko online
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
V. Alat/ Bahan/Sumber Belajar
1. Alat
a. Komputer
b. Jaringan Internet
2. Sumber belajar
a. Situs Web Toko Online.
b. Buku-buku pemasaran online.
Riantono Astono, 2012, Cerdas mengelola Toko Online, Elek media
Computindo
c. Tutorial Opencart : Membuat Toko Online Dengan Perangkat Lunak E-
Commerce OPENCART
d. Google search
VI. Penilaian
Penilaian 1 . Lembar Pengamatan Sikap.
Format Lembar Pengamatan Sikap Peserta didik
No
Indikator Sikap
Nama Peserta didik
K
e
r
j
a

s
a
m
a
M
e
n
g
h
a
r
g
a
i
p
e
n
d
a
p
a
t
K
o
m
u
n
i
k
a
s
i

/
t
a
n
y
a

j
a
w
a
b
M
a
n
d
i
r
i
R
a
s
a

i
n
g
i
n

t
a
h
u
P
e
r
c
a
y
a

d
i
r
i
Pedoman penilaian:
Rentang skor yang diberikan 1 4 (kurang, cukup, baik, sangat baik)
Penilaian 2. Soal Tes Tertulis
Jawablah Pertanyaan-pertanyaan berikut dengan baik dan benar!
Penilaian 3 . Lembar Penilaian Portopolio
- Hasil kerja kelompok/ individu
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
No. Formulir :
Revisi/ Tgl berlaku :
SOAL TEST TULIS
1.
2.
3.
7.
8.
9.
12
13
15
19