Anda di halaman 1dari 12

Diabetes Mellitus dan Hipertensi sebagai Faktor Risiko pada Kanker Endometrium

Chresni F. Wijaya, Djamhoer Martaadisoebrata


Department o !bstetri"s and #yne"ology
Fa"ulty o Medi"ine $ni%ersity o &adjadjaran'
Dr. Hasan (adikin Hospital
)andung
ABSTRAK
TUJUAN
Mengetahui apakah diabetes mellitus atau hipertensi berhubungan dengan kanker
endometrium dan meningkatkan stadium dari kanker.
METODE PENELITIAN
&enelitian retrospekti deskripti analitik dengan metode potong silang. Data diperoleh
dari rekam medik pasien yang dira*at dengan diagnosis kanker endometrium di Departemen
!bstetri dan #inekologi Fakultas Kedokteran$ni%ersitas &adjadjaran'Rumah (akit Dr. Hasan
(adikin tanggal + ,anuari -../ 0 1+ Desember -.++. Data dianalisis se"ara deskripti. Hasil
didapatkan sebanyak +-2 kasus kanker endometrium. &re%alensi -,23 4. Kejadian meningkat
pada umur 5 6. tahun 78- 49 dan mempunyai penyakit diabetes mellitus dan'atau hipertensi
733,6 49. :amun diabetes mellitus dan'atau hipertensi tidak terbukti meningkatkan stadium dari
kanker endometrium.

1
KESIMPULAN
Diabetes mellitus dan'atau hipertensi berhubungan dengan aktor risiko dari kanker
endometrium tetapi tidak terbukti meningkatkan stadium dari kanker
PENDAHULUAN
2
Karsinoma endometrium adalah kanker yang paling umum dari saluran kelamin *anita,
akuntansi selama hampir satu setengah dari semua kanker ginekologi di ;merika (erikat. &ada
tahun -..3, diperkirakan bah*a ada 6+.-.. kasus baru dan /.12. kanker terkait
kematian. Karsinoma endometrium adalah kanker yang paling umum keempat, peringkat di
belakang payudara, paru0paru, dan kanker usus, dan penyebab utama kematian kedelapan dari
keganasan pada *anita. (e"ara keseluruhan, sekitar -4 sampai 14 dari *anita mengalami
kanker endometrium selama masa hidup mereka. Kanker endometrium adalah penyakit yang
terjadi terutama pada *anita menopause dan kejadian ini meningkat seiring dengan
bertambahnya usia. &eran estrogen dalam pengembangan kanker endometrium jelas telah
ditetapkan. (etiap aktor yang meningkatkan paparan estrogen meningkatkan risiko kanker
endometrium.
)eberapa penelitian telah mengidentiikasi aktor risiko kanker endometrium pada
*anita usia lanjut, seperti status kelebihan berat badan, terapi penggantian estrogen, paritas nol,
inertilitas, diabetes mellitus, dan hipertensi .
(ebagian besar aktor risiko ini terkait dengan berkepanjangan, stimulasi estrogen dari
endometrium. Wanita nulipara memiliki - sampai 1 kali resiko *anita multipara. inertilitas dan
ri*ayat menstruasi tidak teratur sebagai akibat dari siklus ano%ulasi 7kontak yang terlalu lama
estrogen tanpa progesteron yang memadai9 meningkatkan risiko. Menopause alami terjadi
setelah usia 2- tahun meningkatkan risiko kanker endometrium sebanyak -,6 kali lipat
dibandingkan dengan *anita yang memiliki menopause sebelum 68 tahun, mungkin sebagai
akibat dari kontak yang terlalu lama dari rahim siklus menstruasi kekurangan progesteron.
3
Diabetes dikaitkan dengan hipertensi yang pada gilirannya telah terkait dengan risiko kanker
endometrium. !leh karena itu kami menyelidiki apakah diabetesmellitus dan hipertensi yang
berhubungan dengan kanker endometrium dan meningkatkan pementasan kanker.
METODE PENELITIAN
&enelitian ini merupakan penelitian deskripti retrospekti analitik dengan desain "ross
se"tional. Data diambil dari rekam medis pasien yang dira*at dengan didiagnosis kanker
endometrium di !bstetri dan #inekologi ;nalisa deskripti Departemen Rumah sakit Dr Hasan
(adikin dari + ,anuari -../ 0 1+ Desember -.++
HASIL PENELITIAN
;da +-2 kasus kanker endometrium dari 6.</- kanker ginekologi yang dira*at di
!bstetri dan #inekologi Departemen Dr Rumah (akit Hasan (adikin dari +st,anuary -../ 0 1+
Desember -.++ dengan pre%alensi -,234
Tabel 1.
&E:=E);R;: K;($( K;:KER E:D!ME>R?$M )ERD;(;RK;: $(?;
$M$R 7M$D;'>$;9 K;($( &ER(E:>;(E 749
@ 6. +. <..
6.02. 13 -<.<
52. /8 3-.-
>!>;A +-2 +..
>abel + menunjukkan bah*a pre%alensi kanker endometrium berdasarkan usia, di mana 8-4 dari
pasien yang di atas 6. tahun. (edangkan pasien mengenai penyebaran kasus kanker
endometrium berkisar antara umur 11 tahun sampai dengan /8 tahun.
4
Table 2
&enyebaran kasus endometrium berdasarkan penyakit yang mendasarinya
&enyakit Dasar K;($( &ER(E:>;(E 749
Diabetes +2 +-
Darah >inggi 12 -<
Diabetes B Darah >inggi 11 -3.6
:one 6- 11.3
>otal +-2 +..
>abel - menunjukkan bah*a 33.64 dari pasien kanker endometrium telah memiliki diabetes
mellitus dan hipertensi sebagai penyakit yang mendasarinya.
Tabel 3
Korelasi antara penyakit yang mendasari dan stadium kanker endometrium
&enyakit Dasar (tadium >otal
? ?? ??? ?C
Diabetes 2 6 3 . +2
Darah >inggi < < +6 2 12
Diabetes B Darah
>inggi
3 / +6 3 11
5
:one +1 +1 +- 6 6-
>otal 1- 1- 63 +2 +-2
>abel 1 menunjukkan bah*a penyakit yang mendasari baik diabetes mellitus dan hipertensi tidak
dapat dibuktikan untuk meningkatkan stadium kanker endometrium.
PEMBAHASAN
$mumnya, etiologi kanker endometrium adalah multi0aktorial. &atogenesis ini dapat
dijelaskan dengan teori estrogen. &eningkatan ketersediaan estrogen pada endometrium estrogen
sensiti meningkatkan risiko kanker endometrium. ,adi eek terpisah dan bersama mereka pada
konsentrasi estrogen plasma menjelaskan kontribusi aktor0aktor risiko yang berbeda. (umber
utama estrogen plasma pada *anita premenopause adalah o%arium. Dalam posting *anita
menopause, sumber utama estrogen adalah kon%ersi kelenjar tambahan androstenedion menjadi
estron dan estradiol.
;romatisasi 7proses perubahan testosteron menjadi estrogen terjadi alami didalam tubuh9
ini terjadi di jaringan adiposa, yang sangat kaya akan enDim memasilitasi proses ini. Dalam
posting menopause perempuan konsentrasi estrogen plasma berkurang /.4 sampai <.4 dari
tingkat pra0menopause.
Dalam penelitian ini, hubungan antara diabetes mellitus dan hipertensi dengan kanker
endometrium telah menunjukkan pada 33.64 pasien. )eberapa studi telah menemukan diabetes
menjadi aktor risiko untuk kanker endometrium di kalangan *anita premenopause, sedangkan
penelitian lain belum bisa mengkonirmasi hubungan ini. &engaruh ini telah dijelaskan oleh
tingkat yang lebih tinggi dari estrone dan lipid dalam plasma *anita dengan diabetes.
6
Hipertensi dalam beberapa studi telah melaporkan rasio odds sebagai besar sebagai -,+
pada *anita postmenopause, mungkin sebagai akibat dari hubungan antara hipertensi dan berat
badan.
&enelitian lain, *anita dengan diabetes mellitus dan hipertensi adalah pada peningkatan
risiko untuk kanker endometrium. Faktor penyerta, terutama obesitas, menghitung banyak risiko
ini, namun beberapa studi telah menemukan eek independen, juga.
Risiko mengembangkan kanker endometrium lebih tinggi pada tipe - daripada penderita
diabetes tipe +. Diet tinggi karbohidrat dan hiperinsulinemia terkait, resistensi insulin, dan
peningkatan kadar aktor pertumbuhan insulin seperti mungkin memainkan peran dalam
prolierasi endometrium dan perkembangan kanker endometriumE ini adalah daerah penyelidikan
akti belum mampu menunjukkan hubungan ini.
Dalam studi ini, kita dapat melihat bah*a diabetes mellitus dan hipertensi tampaknya
tidak terkait dengan peningkatan stadium kanker endometrium.
&enelitian prospekti lainnya harus diselenggarakan dengan menggunakan metode lain
untuk meningkatkan kualitas penelitian ini.
KESIMPULAN
Diabetes mellitus dan hipertensi dikaitkan dengan aktor risiko kanker endometrium
tetapi tidak terbukti meningkatkan stadium kanker.
7

DAFTAR PUSTAKA
+. ,emal ;, (iegel R, Ward E, et al. Can"er (tatisti"s. C; Can"er
, Clin -..3E 23F+.301..
-. Aurain ,R. $terine Can"er. ?nF )erek ,(, EdF )erek B :o%akGs
#yne"ologyF #yne"ologi" !n"ology. +6th ed. Aippin"ott Williams
B Wilkins, Caliornia, -../E +16106.+
1. E*ertD M, ("hou #, )oi"e ,D ,r. >he joint ee"t o risk a"tors
on endometrial "an"er. Eur , Can"er Clin !n"ol. +8<<E
-6F+<8086.
6. )rinton A;, )erman MA, Mortel R, >*iggs A), )arrett R,,
Wilbanks #D, et al. Reprodu"ti%e, menstrual, and medi"al
risk a"tors or endometrial "an"erF results rom a "ase0"ontrol
study. ;m , !bstet #yne"ol +88-E +3/F+1+/0-2.
2. Ae%i F, Aa%e""hia C, :egri E, &araDDini F, Fran"e""hi (. )ody
mass at dierent ages and subseHuent endometrial "an"er
risk. ?nt , Can"er +88-E 2.F23/0/+.
3. ,i"k ((, Walker ;M, ,i"k H. !ral "ontra"epti%es and endometrial
"an"er. !bstet #yne"ol +881E <-F81+02.
/. )rinton A;, Hoo%er R:. Estrogen repla"ement therapy and
endometrial "an"er riskF unresol%ed issues. >he Endometrial
Can"er Collaborati%e #roup. !bstet #yne"ol +881E
8
<+F-320/+.
<. Combination oral "ontra"epti%e use and the risk o endometrial
"an"er. >he Can"er and (teroid Hormone (tudy
o the Centers or Disease Control and the :ational ?nstitute
o Child Health and Human De%elopment. ,;M; +8</E
-2/F/830<..
8. &araDDini F, Aa Ce""hia C, :egri E, Fedele A, )alotta F. Reprodu"ti%e
a"tors and risk o endometrial "an"er. ;m , !bstet
#yne"ol +88+E +36F2--0/.
+.. Aa Ce""hia C, Fran"es"hi (, De"arli ;, #allus #, >ognoni #.
Risk a"tors or endometrial "an"er at dierent ages. , :atl
Can"er ?nst +8<6E /1F33/0/+.
++. Ma"Mahon ). Risk a"tors or endometrial "an"er. #yne"ol
!n"ol +8/6E -F+--08.
+-. &araDDini F, AaCe""hia C, )o""iolone A, et al. >he epidemiology
o endometrial "an"er. #yne"ol !n"ol +88+E 6+F+0+3.
+1. #rady D, #ebretsadik >, Kerliko*ske K, et al. Hormone repla"ement
therapy and "an"er riskF a meta analysis. !bstet
#yne"ol +882E <2F1.60+1.
+6. Fisher ), Constantino ,&, Redmond CK, et al. Endometrial
"an"er in tamoIien0treated breast "an"er patientsF indings
rom the :ational (urgi"al ;dju%ant )reast and )o*el &roje"t
)0+6. , :atl Can"er ?nst +886E <3F2-/01/.
+2. &araDDini F, Aa Ce""hia C, :egri E, et al. Diabetes and endometrial
"an"erF an ?talian "ase0"ontrol study. ?nt , Can"er.
+888E <+F21806-.
+3. Cust ;E, ;rmstrong )K, Friedenrei"h CM, et al. &hysi"al a"ti%ity
and endometrial "an"er riskF a re%ie* o the "urrent
e%iden"e, biologi" me"hanisms and the Huality o physi"al
a"ti%ity assessment methods. Can"er Causes Control. -../E
+<F-610-2<.
+/. Coskuil DW, Monninkho EM, Elias (#, et al. &hysi"al a"ti%ity
and endometrial "an"er risk, a systemati" re%ie* o "urrent
e%iden"e. Can"er Epidemiol )iomarkers &re%. -../E +3F
31806<.
+<. &arslo% M, Aidegaard !, Klintorp (, et al. Risk a"tors among
young *omen *ith endometrial "an"erF ; Danish "ase0"ontrol
study. ;m , !bstet #yne"ol -...E +<-F-108.
+8. #eisler HE, Huber C&, Roger (. Car"inoma o the endometrium
in premenopausal *omen. ;m , !bstet #yne"ol
+838E +.6F32/031.
-.. #its"h #, HanDal E, ,ensen D, Ha"ker :F. Endometrial "an"er
in premenopausal *omen 62 years and younger. !bstet
#yne"ol +882E <2F2.60<.
-+. #allup D#, (to"k R,.
9
KATA PENGANTAR
10
&uji syukur saya panjatkan kehadirat ;llah s*t atas rahmat dan karunianya,
sehingga pada akhirnya saya dapat menyelesaikan tugas jurnal ini,dengan judul
JDiabetes Mellitus dan Hipertensi sebagai Faktor Risiko pada Kanker EndometriumK
>ujuan penulisan jurnal ini adalah sebagai salah satu syarat dalam kegiatan kepaniteraan
klinik senior R($D. RM. DR. D,!EAH;M )?:,;? saya menyadari bah*a penulisan saya
belum sempurna. (aya sangat mengharapkan bantuan dan partisipasi teman seja*at untuk
memberikan masukan dansaran guna menyempurnakan tugas ini di masa mendatang
>idak lupa saya juga berterimakasih kepada pembimbing saya dr,Eka Handayani (p.!#
dan semua pihak yang membantu dalam menyelesaikan tugas ini sehingga selesainya tugas ini
;khir kata saya mengu"apkan terimakasih atas dukungan dan perhatiannya. (emoga
jurnal ini bermanaat bagi kita semua.
Binjai, Agustus 2013
Penulis
D;F>;R ?(?
11
i. K;>; &E:#;:>;R.............................................................i
ii. D;F>;R ?(?.........................................................................ii
?. ;)(>R;K.............................................................................+
??. &E:D;H$A$;:...................................................................1
???. ME>!DE &E:EA?>?;:.........................................................6
?C. H;(?A &E:EA?>?;:.............................................................6
C. &EM);H;(;:.....................................................................3
C?. KE(?M&$A;:.......................................................................<
C??. A;M&?R;:..........................................................................
C???. D;F>;R &$(>;K;.............................................................
12