Anda di halaman 1dari 13

Cara Kerja Jantung

Sistm sirkulasi memiliki 3 komponen:


1. Jantung yang berfungsi sebagai
pompa yang melakukan tekanan
terhadap darah agar timbul
gradien dan darah dapat mengalir
ke seluruh tubuh
2. Pembuluh darah yang berfungsi
sebagai saluran untuk
mendistribusikan darah dari
jantung ke semua bagian tubuh
dan mengembalikannya kembali
ke jantung
3. Darah yang berfungsi sebagai
medium transportasi dimana
darah akan membawa oksigen
dan nutrisi
Darah berjalan melalui sistim sirkulasi
ke dan dari jantung melalui 2 lengkung
vaskuler (pembuluh darah yang
terpisah. Sirkulasi paru terdiri atas lengkung tertutup pembuluh darah yang mengangkut
darah antara jantung dan paru. Sirkulasi sistemik terdiri atas pembuluh darah yang
mengangkut darah antara jantung dan sistim organ.
!alaupun se"ara anatomis jantung adalah satu organ# sisi kanan dan kiri jantung
berfungsi sebagai dua pompa yang terpisah. $antung terbagi atas separuh kanan dan kiri
serta memiliki empat ruang# bilik bagian atas dan bawah di kedua belahannya. %ilik
bagian atas disebut dengan atrium yang menerima darah yang kembali ke jantung dan
memindahkannya ke bilik bawah# yaitu ventrikel yang berfungsi memompa darah dari
jantung.
&embuluh yang mengembalikan darah dari jaringan ke atrium disebut dengan vena# dan
pembuluh yang mengangkut darah menjauhi ventrikel dan menuju ke jaringan disebut
dengan arteri. 'edua belahan jantung dipisahkan oleh septum atau sekat# yaitu suatu
partisi otot kontinu yang men"egah per"ampuran darah dari kedua sisi jantung.
&emisahan ini sangat penting karena separuh jantung janan menerima dan memompa
darah beroksigen rendah sedangkan sisi jantung sebelah kiri memompa darah beroksigen
tinggi.
Perjalanan Darah dalam Sistim Sirkulasi
$antung berfungsi sebagai pompa ganda. Darah yang kembali dari sirkulasi sistemik (dari
seluruh tubuh masuk ke atrium kanan melalui vena besar yang dikenal sebagai vena
kava. Darah yang masuk ke atrium kanan berasal dari jaringan tubuh# telah diambil (2)
nya dan ditambahi dengan *(2. Darah yang miskin akan oksigen tersebut mengalir dari
atrium kanan melalui katup ke ventrikel kanan# yang memompanya keluar melalui arteri
pulmonalis ke paru. Dengan demikian# sisi kanan jantung memompa darah yang
miskin oksigen ke sirkulasi paru. Di dalam paru# darah akan kehilangan *(2)nya dan
menyerap (2 segar sebelum dikembalikan ke atrium kiri melalui vena pulmonalis.
Darah kaya oksigen yang kembali ke atrium kiri ini kemudian mengalir ke dalam
ventrikel kiri# bilik pompa yang memompa atau mendorong darah ke semus sistim tubuh
ke"uali paru. $adi# sisi kiri jantung memompa darah yang kaya akan O2 ke dalam
sirkulasi sistemik. +rteri besar yang membawa darah menjauhi ventrikel kiri adalah
aorta. +orta ber"abang menjadi arteri besar dan mendarahi berbagai jaringan tubuh.
Sirkulasi sistemik memompa darah ke berbagai organ# yaitu ginjal# otot# otak# dan
semuanya. $adi darah yang keluar dari ventrikel kiri tersebar sehingga masing)masing
bagian tubuh menerima darah segar. Darah arteri yang sama tidak mengalir dari jaringan
ke jaringan. $aringan akan mengambil (2 dari darah dan menggunakannya untuk
menghasilkan energi. Dalam prosesnya# sel)sel jaringan akan membentuk *(2 sebagai
produk buangan atau produk sisa yang ditambahkan ke dalam darah. Darah yang
sekarang kekurangan (2 dan mengandung *(2 berlebih akan kembali ke sisi kanan
jantung. Selesailah satu siklus dan terus menerus berulang siklus yang sama setiap saat.
'edua sisi jantung akan memompa darah dalam jumlah yang sama. ,olume darah yang
beroksigen rendah yang dipompa ke paru oleh sisi jantung kanan memiliki volume yang
sama dengan darah beroksigen tinggi yang dipompa ke jaringan oleh sisi kiri jantung.
Sirkulasi paru adalah sistim yang memiliki tekanan dan resistensi rendah# sedangkan
sirkulasi sistemik adalah sistim yang memiliki tekanan dan resistensi yang tinggi. (leh
karena itu# walaupun sisi kiri dan kanan jantung memompa darah dalam jumlah yang
sama# sisi kiri melakukan kerja yang lebih besar karena ia memompa volume darah yang
sama ke dalam sistim dengan resistensi tinggi. Dengan demikian otot jantung di sisi kiri
jauh lebih tebal daripada otot di sisi kanan sehingga sisi kiri adalah pompa yang lebih
kuat.
Darah mengalir melalui jantung dalam satu arah tetap yaitu dari vena ke atrium ke
ventrikel ke arteri. +danya empat katup jantung satu arah memastikan darah mengalir
satu arah. 'atup jantung terletak sedemikian rupa sehingga mereke membuka dan
menutup se"ara pasif karena perbedaan gradien tekanan. -radien tekanan ke arah depan
mendorong katup terbuka sedangkan gradien tekanan ke arah belakang mendorong katup
menutup.
Dua katup jantung yaitu katup atrioventrikel (A! terletak di antara atrim dan ventrikel
kanan dan kiri. 'atup +, kanan disebut dengan katup trikuspid karena memiliki tiga
daun katup sedangkan katup +, kiri sering disebut dengan katup bikuspid atau katup
mitral karena terdiri atas dua daun katup. 'atup)katup ini mengijinkan darah mengalir
dari atrium ke ventrikel selama pengisian ventrikel (ketika tekanan atrium lebih rendah
dari tekanan ventrikel# namun se"ara alami men"egah aliran darah kembali dari ventrikel
ke atrium ketika pengosongan ventrikel atau ventrikel sedang memompa.
Dua katup jantung lainnya yaitu katup aorta dan katup pulmonalis terletak pada
sambungan dimana tempat arteri besar keluar dari ventrikel. 'eduanya disebut dengan
katup semilunaris karena terdiri dari tiga daun katup yang masing)masing mirip dengan
kantung mirip bulan)separuh. 'atup ini akan terbuka setiap kali tekanan di ventrikel
kanan dan kiri melebihi tekanan di aorta dan arteri pulmonalis selama ventrikel
berkontraksi dan mengosongkan isinya. 'atup ini akan tertutup apabila ventrikel
melemas dan tekanan ventrikel turun di bawah tekanan aorta dan arteri pulmonalis. 'atup
yang tertutup men"egah aliran balik dari arteri ke ventrikel.
!alaupun tidak terdapat katup antara atrium dan vena namun hal ini tidak menjadi
masalah. .al ini disebabkan oleh dua hal# yaitu karena tekanan atrium biasanya tidak
jauh lebih besar dari tekanan vena serta tempat vena kava memasuki atrium biasanya
tertekan selama atrium berkontraksi.
Proses "ekanis Siklus Jantung
$antung se"ara berselang)seling berkontraksi untuk mengosongkan isi jantung dan
berelaksasi untuk mengisi darah. Siklus jantung terdiri atas periode sistol (kontraksi dan
pengosongan isi dan diastol (relaksasi dan pengisian jantung. +trium dan ventrikel
mengalami siklus sistol dan diastol terpisah. 'ontraksi terjadi akibat penyebaran eksitasi
(mekanisme listrik jantung ke seluruh jantung. Sedangkan relaksasi timbul setelah
repolarisasi atau tahapan relaksasi otot jantung.
'ontraksi sel otot jantung untuk memompa darah di"etuskan oleh potensial aksi yang
menyebar melalui membran)membran sel otot. $antung berkontraksi atau berdenyut
se"ara berirama akibat potensial aksi yang ditimbulkannya sendiri. .al ini disebabkan
karena jantung memiliki mekanisme aliran listrik yang di"etuskannya sendiri guna
berkontraksi atau memompa dan berelaksasi.
&otensial aksi ini di"etuskan oleh nodus)nodus pa"emaker yang terdapat di jantung dan
dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti '/# 0a/# dan *a//. -angguan
terhadap kadar elektrolit tersebut di dalam tubuh dapat mengganggu mekanisme aliran
listrik jantung.
+rus listrik yang dihasilkan oleh otot jantung menyebar ke jaringan di sekitar jantung dan
dihantarkan melalui "airan)"airan tubuh. Sebagian ke"il aktivitas listrik ini men"apai
permukaan tubuh dan dapat dideteksi menggunakan alat khusus. 1ekaman aliran listrik
jantung disebut dengan elektrokardiogram atau 2'-. 2'- adalah rekaman mengenai
aktivitas listrik di "airan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang men"apai
permukaan tubuh. $adi 2'- bukanlah rekaman langsung aktivitas listrik jantung yang
sebenarnya.
%erbagai komponen pada rekaman 2'- dapat dikorelasikan dengan berbagai proses
spesifik di jantung. 2'- dapat digunakan untuk mendiagnosis ke"epatan denyut jantung
yang abnormal# gangguan irama jantung# serta kerusakan otot jantung. .al ini disebabkan
karena aktivitas listrik akan memi"u aktivitas mekanis sehingga kelainan pola listrik
biasanya akan disertai dengan kelainan mekanis atau otot jantung sendiri.34
Empat Proses Pembentukan Jantung
Rupanya, pembentukan jantung pada janin harus melalui empat
proses dalam embriogenesis jantung. Yang terdiri dari:
1. Tubing, merupakan bakal jantung yang masih berwujud tabung
sederhana. Pada proses ini jantung mengalirkan darah dari plasenta.
2. Looping, suatu peristiwa kompleks berupa perputaran bagian
bagian bakal jantung dan arteri besar !aorta dan arteri pulmonalis".
#. $eptasi, pemisahan bagianbagian bakal jantung serta arteri besar
dengan pembentukan berbagai ruang jantung.
%. &igrasi, pergeseran bagianbagian jantung sebelum men'apai
bentuk akhir.
Perlu diingat, kendati keempat tahapan tersebut merupakan proses
terpisah, namun itu merupakan rangkaian proses yang saling tumpah
tindih pada trimester pertama kehamilan. (an saat memasuki usia
empat bulan, barulah jantung tersebut bisa ber)ungsi. *tulah
mengapa, ada keper'ayaan yang berkata, pada usia empat bulan,
janin sudah diberi roh.
+alaupun terbentuknya jantung pada janin sudah dimulai, tetapi
tetap jantung pada janin ini belum ber)ungsi se'ara normal. Terbukti,
peredaran darah dari jantung kiri pun bisa langsung melewati jantung
kanan dan juga sebaliknya karena tidak ada sekat yang
memisahkannya.
,ahayakah- Tidak. .arena meski darah bersihnya ber'ampur dengan
darah kotor, janin tetap menerima pasokan darah dan oksigen lewat
plasenta. Ya, plasenta memang bertugas mengantarkan darah bersih
yang masuk ke serambi kanan dan serambi kiri, tanpa masuk ke
pembuluh paruparu karena belum menutupnya saluran pembuluh
darah nadi dan pembuluh darah paru.
Lepasnya Plasenta, Bekerjanya Paru-Paru!
Lalu, kapan paruparu bisa mulai ber)ungsi- Lahirnya si ke'il setelah
beberapa jam adalah dimulainya proses tertutupnya saluran
pembuluh darah nadi dan pembuluh darah paru se'ara otomatis.
$ehingga tekanan udara yang ada di sekitar bayi, menahan pembuluh
darah paru yang mengakibatkan aliran darah meningkat hingga
paruparu pun mengembang dan mulai ber)ungsi.
Sama Seperti Orang Dewasa
&oms, sistem kerja jantung dan peredaran darah bayi tak ubahnya
dengan jantung orang dewasa. Tidak ada yang berbeda/ Yaitu dari
bilik kiri jantung, darah merah segar yang mengandung 01 persen 2at
asam dialirkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah nadi.
(an ketika kembali ke bilik kanan, kadar 2at asamnya telah berubah
menjadi sekitar 13 persen dan darah tersebut pun tidak lagi bersih.
Lalu darah kotor tersebut langsung menuju ke paruparu setelah
dipompa dari bilik kanan agar dapat diambil 2at asamnya sehingga
menjadi bersih kembali. (an, aliran itu terus berlangsung tanpa henti.
Yang n!a Perlu "a#u Peri#al $elainan Jantung!
&engapa bayi yang lahir dengan jantung sianotik tidak segera
menampakkan kelainannya-
Ya, bayi yang didiagnosa sianosis memang tidak bisa langsung terlihat
kelainannya !warna birunya" ketika ia baru lahir. *tu karena
menutupnya klep saluran pembuluh darah nadi dan pembuluh darah
paru, baru bisa terjadi setelah melalui beberapa jam setelah
dilahirkan.
(an mengapa tidak bisa terlihat kelainan itu saat masih di janin-
Pasalnya ada pembuluh darah yang masih bisa memberi darah,
sehingga bila dilihat tampak seperti normal.
&engapa bayi dengan kelainan jantung yang berat, dapat lahir
dengan berat badan normal-
+aspadalah &oms/ ,ayi yang lahir dengan berat badan normal
belum tentu tidak mengalami penyakit jantung !bawaan". ,egitu juga
sebaliknya, bayi yang dilahirkan dengan berat badan tidak normal,
belum tentu ia mengalami penyakit jantung.
4al itu terjadi karena dalam janin, jantung masih terlihat normal dan
tidak menampakkan gangguan meski ia ada kelainan karena janin
tersebut mendapat kontribusi dari plasenta.!&om5 .iddie66nsa"
.#. Si$at%si$at Struktur Jantung
(tot jantung atau miokardium terbentuk dari otot)otot bergaris seperti otot rangka. Setiap
serabut terdiri banyak sel yang saling berhubungan# sehingga apabila satu sel distimuli
atau depolarisasi# potensi aksi dengan "epat menyebar ke seluruh sel# menyebabkan
jantung bekerja sebagai kesatuan.
5ang membedakan otot jantung dengan otot rangka# otot jantung bekerja tidak
dipengaruhi oleh kehendak kita. $aringan otot jantung memiliki sifat authorhythmi"ity
yang artinya jantung berkontraksi tidak memerlukan adanya impuls dan syaraf# kontraksi
jantung disebabkan gelombang depolarisasi yang berasal dari bagian ke"il pada jaringan
khusus di atrium yan dinamakan Sino +trial (S)+ node# atau pa"emaker. Depolarisasi S)
+ node se"ara spontan dengan interval yang teratur.
$antung terdiri dari empat bilik aurikel atau atria kanan dan kiri dan ventrikel kanan dan
kiri yang berat kesemuanya krang dari satu pon. +trium kanan menerima darah dari
superior dan inferior vena "ava dan memompanya melalui arteri pulmoner ka paru. Dari
sini mengalir terus ke kapiler dan oksigen diserap# sedangkan karbondioksidadiangkut.
Darah yang mengandung oksigen dari paru masuk ke atrium kiri melalui vena pulmoner.
'emudian mengalir ke ventrikel kiri dan dipompa ke aorta# dan melalui sistem arteri
sistemik ke jaringan kapiler pada berbagai jaringan. Setelah melewati kapiler)kapiler#
darah mengalir kembali melalui vena ke atrium kanan lagi melalui dua vena besar#satu
dari bagian atas (superior vena "ava# dan yang lain dari bagian bawah (inferior vena
"ava. &embuluh darah yang dilewati darah dari jantung dinamakan pembuluh darah
arteri dan pembuluh darah yang dilewati darah ke jantung dinamakan pembuluh darah
vena.
+rteri sistemik berisi darah yang mengandung oksigen
sehingga warnanya merah jernih dan sering disebut darah
arteri# sedangkan darah vena warnanya lebih gelap berisi darah
yang mengandung oksigen. $adi ada dua sirkulai yang paralel. Sirkulasi pulmoner
memberi kesempatan pertukaran gas di dalam paru# dan sirkulai sistemik untuk
mempertahankan internal environment yang relatif konstan terhadap terhadap sel di
dalam jaringan)jaringan lain.
'arena jantung sangat membutuhkan 6at)6at gi6i# otot jantung harus "ukup dan lebih
banyak menerima suplai darah dari pada bagian tubuh lainnya. 'oefisien penggunaan
oksigen pada suatu tempt sekitar 278. Sedangkan untuk jantung sekitar 9:8# yang
berarti bahwa ekstrak oksigen untuk sirkulasi koroner # sekitar tiga kali lebih besar
daripada untuk sirkulasi sistemik. ;eningkatnya kebutuhan oksigen oleh miokardinal
(otot jantung selama latihan hanya dapat dipenuhi dengan meningkatnya aliran darah
koronerse"ara proporsional. &ada latihan yang sangat berat# aliran darah koroner mungkin
dapat meningkat antara empat sampai lima kali diatas keadaan istirahat. <ni dapat di"apai
melalui dua "ara :
1 ;eningkatnya metabolisme miokardinal selama latihan mempunyai pengaruh
langsung terhadap pembuluh darah koroner# sehingga mereka melebar.
2 Selama latihan# peningkatan tekanan aortik mendorong jumlah darah yang lebih
besar ke sirkulais koroner.
&.&. Siklus Jantung
'erena jantung berdenyut se"ara otomatis# kita dapat memahami fisologi jantung dengan
pemahaman siklus tunggal jantung# yaitu# semua peristiwa yang berkaitan dengan denyut
jantung. &ada setiap siklus jantung# perubahan tekanan darah terjadi karena atrium dan
ventrikel se"ara bergantian kontraksi dan relaksasi# dan darah mengalir dari daerah
bertekanan tinggi ke bertekanan rendah. 'arena otot dinding ruang jantung berkontraksi#
tekanan "airan di dalamnya bertambah. Dalam satu sklus normal jantung# dua atria
kontraksi sedang dua ventrikel relaksasi. 'emudian# ketika kedua ventrikel kontrksi# dua
atria relaksasi. <stilah sistole (kontraksi menga"u pada fase kontraksi# fase relaksasi
adalah diastole (dilatasi. Satu siklus jantung terdiri dari satu sistole dan diastole dari
kedua atria ditambah satu sistole dan diastole kedua ventrikel. Siklus jantung orang
dewasa yang sedang istirahat dapat dibagi menjadi tiga fase utama :
1 Perioda relaksasi. &ada akhir satu denyut jantng ketika ventrikel mulai relaksasi#
keempat ruang jantung ada dalam keadaan diastole (dilatasi. <ni adalah awal dari perioda
relaksasi. 1epolarisasi serabut)serabut otot ventrikel mulai relaksasi. 'arena ventrikel
relaksasi# tekanan di dalam ruang jatuh# darah mulai mengalir balik dari arteri pulmonalis
dan aorta ke ventrikel. +liran darah ini mendorong balik katub semilunar# sehingga katub
ini menutup. +kibat penutupannya katup semilunar menimbulkan benturan yan disebut
!i%roti% wa&e pada pangkal lengkung aorta. Dengan menutupnya katub semilunar# ada
sedikit jarak waktu ketika volume darah ventrikel tidak berubah karena kedua katub
semilunar dan atrio ventrikular menutup. &erioda ini disebut relaksasi iso&olumetri'
'arena ventrikel terus relaksasi# ruang di bagian dalam meluas# karena tekanan dengan
"epat turun. 'etika tekanan ventrikel jatuh di bawah tekanan atria# katub atrioventrikular
membuka# dan ventrikel mulai menutup kembali.
2 Pengisian ventrikel. &engisian utama ventrikel terjadi tepat setelah katup
atrioventrikular membuka. Sepertiga pengisian waktu pengisian ventrikel dikenal sebagai
periode pengisian "epat ventrikel. Sepertiga waktu kedua disebut !iastasis# volumenya
ke"il. Sistole atria terjadi pada sepertiga terakhir dari perioda pengisian ventrikel. &ada
akhir diastole ventrikel# adakira)kira 13= ml darah dalam setiap ventrikel. ,olume darah
ini disebut volume akhir diastolik (en! !iastoli% &olume ) ED*+. 'arena sistole atria
hanya menyumbang 2= > 3=8keseluruhan volume darah dalam ventrikel# kontraksi atria
bukan kebutuan mutlak aliran darah pada laju normal jantung. Selama periode pengisian#
katup atrioventrikular membuka dan katup semilunar menutup.
3 Kontraksi vebtrikel (sistole!. ;endekati akhir sistol atria# impuls dari nodus S+
masuk melalui nodus +, ke dalam vebtrikel# yang menyebabkan ventrikel depolarisasi.
'emudian kontraksi ventrikel mulai# dan darah mendorong katup atrioventrikular
menutup dengan kuat. Selama kira)kira =#=: detik# keempat katup menutup lagi. &erioda
ini disebut kkontraksi is&olumetri. Selama waktu ini serabut)serabut otot jantung
kontraksi dengan kuat# tetrapi belum memendek karena ia sangat sukar menekan setiap
"airan# termasuk darah. 'ontraksi otot ini adalah isometri (sama panjang. 'arena tidak
ada jalur aliran bagi darah# volume ventrikel dipertahankan sama (iso volumetri. 'arena
kontraksi ventrikel berlanjut# tekanan dalam ruang jantung naik tajam. ?ekanan ventrikel
ini melebihi tekanan aorta (@ A= mm.g dan tekanan ventrikel kanan naik di atas tekanan
pada arteri pulmonalis (@1: > 2= mm.g# kedua katub semilunar membuka# dan
pengeluaran darah dari jantung mulai. &eriode ini disebut pengeluaran &entrikel dan
berlangsung selama @ =#2: detik# sampai ventrikel melai relaksasi. 'emudian katup
semilunar menutup dan periode relaksasi dimulai. ,olume darah yang tetap tinggal dalam
ventrikel setelah sistol disebut dengan volume akhir sistolik (en! sistoli% &olume )
ES*+# @ 7= ml.
&.'. Cara Kerja Jantung
&ada saat berdenyut# setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol!.
Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut
sistol. 'edua serambi mengendur dan berkontraksi se"ara bersamaan# dan kedua bilik
juga mengendur dan berkontraksi se"ara bersamaan.
Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor
dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava menuju ke dalam
serambi kanan. Setelah atrium kanan terisi darah# dia akan mendorong darah ke dalam
bilik kanan.
Darah dari bilik kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis#
menuju ke paru)paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat ke"il (kapiler
yang mengelilingi kantong udara di paru)paru# menyerap oksigen dan melepaskan
karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan.
Darah yang kaya akan oksigen (darah bersih mengalir di dalam vena pulmonalis menuju
ke serambi kiri. &eredaran darah di antara bagian kanan jantung# paru)paru dan atrium
kiri disebut sirkulasi pulmoner.
Darah dalam serambi kiri akan didorong menuju bilik kiri# yang selanjutnya akan
memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar
dalam tubuh. Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh# ke"uali paru)paru.
&.(. Cadangan Jantung
*adangan jantung (%ar!ia% reser&e+ adalah perbandingan antara keluaran jantung
maksimum seseorang pada saat aktif dan keluaran jantung sewaktu istirahat. -ambaran
rata)rata adalah empat atau lima kali sewaktu istirahat. Seorang atlet hebat dapat
mempunyai "adangan jantung tujuh > delapan kali saat istirahat. (rang dengan penyakit
jantung parah bisa mempunyai sedikit atau tak punya "adangan jantung# yang membatasi
kemampuannya melakukan tugas hariannya. $antung sehat memompa keluar semua darah
yang memasuki ruang jantung selama diastol. Saat istirahat# := > 7=8 total volume yan
dikeluarkan# sebab B= > :=8 tetap tinggal dalam ventrikel setelah setiap kontrksi.
Dengan demikian volume sekun"up (volume denyutan C stroke &olume seimbang
dengan selisih volume akhir diastolik ventrikel (2D, dan volime akhir sistolik ventrikel
(2S,.
?iga faktor penting pengatur volume sekun"up pada keadaan berbeda# dan menjamin
ventrikel kiri dan kanan memompa sejumlah volume darah yang sama :
1 Preload) tingkat peregangan serabut jantung sebelum kontrksi (tingkat pengisian
ventrikel sebelum kontrksi.
2 Kontraktilitas) kekuatan dinding ventrikel berkontrksi penuh.
3 A$terload) rata)rata tekanan darah dalam aorta atau asteri pulmonalis yan melawan
tekanan darah yang dipan"arkan dari ventrikel.
&.*. +abungan ,espon Didalam -atihan
&enyesuaian bahan)bahan kimia# persyaratan dan hormonal sebelum dan selama latihan
seperti terlihat dalam tabel di bawah ini. &ada permulaan latihan (dan bahkan sebelum
latihan dimulai# perubahan kardiovaskuler dimulai dari syaraf pusat di atas bagian
medulla. &enyesuaian ini memberikan peningkatan yang berarti didalam meningkatnya
laju dan kekuatan pemompaan jantung# seperti perubahan yang dapat diramalkan aliran
darah regional yang berbanding dengan beratnya latihan.
Daktor)faktor yang mempengaruhi pembuluh darah balik juga sama pentingnya seperti
pengaturan aliran darah arteri. 'erja otot dan ventilatori dan pengerasan vena itu sendiri
(mungkin diperantarai oleh aktivitas simpatetik segera meningkatkan kembalinya darah
ke ventrikel kanan. 'enyataannya# seperti meningkatnya "urah jantung# tonus vena juga
meningkat se"ara proporsional pada otot yang bekerja maupun pada otot yang bekerja
maupun pada otot yang tidak bekerja (;"+rdle# !.D.# dkk.# 1EA7. Dengan penyesuaian
ini# keseimbangan antara "urah "urah jantung dan pembuluh darah balik tetap
dipertahankan. Daktor)faktor yang mempengaruhi aliran darah didalam sistem vena#
terutama sangat penting didalam latihan (yang dilakukan dengan berdiri atau duduk
karena berpengaruh gravitasi "enderung melawan tekanan vena pada anggota tubuh
(lengan dan tungkai.
?abel gabungan penyesuaian bahan)bahan kimia# persyaratan dan hormonal sebelum dan
sesudah latihan sebagai berikut :
'eadaan +ktivitas 1espon
1espon yang
mendahului sebelum
latihan.
+ktivitasi motor korteks dan
bagian yang lebih tinggi dari
otak menyebabkan peningkatan
aliran simpatetik dan hambatan
timbal balik dari aktivitas
parasimpatik
&er"epatan denyut nadi
meningkatnya kontraktilitas
miokardinalF vasodilatasi pada
otot rangka dan otot jantung
(serabut)serabut kolinergenikF
vasokonstriksi dibagian lain#
terutama kulit# usus# limpa dan
ginjal (serabut)serabut
andrenergenik tekanan +rteri
meningkat.
Selama +liran kolinergenik simpatetik
berlangsung terusF terjadinya
perubahan keadaanmetabolik
lokal# sehingga menyebabkan
hipoksia# &*(2 meningkat +D&
meningkat# ;g
2/
meningkat#
*(
3/
meningkat dan temperatur
meningkat
Dilatasi pembuluh darah otot
lebih jauh
Gatihan +liran adrenergenik simpatetik
berlangsung berlangsung terus#
bersama dengan epinefrin dan
non epinefrin dari medulla
oblongata
'ontraksi yang bersamaan
pada pembuluh darah jaringan
yang tidak aktifuntuk
mempertahankan perfusi
tekanan melalui sistem arteri
kekerasan pembuluh darah
vena untuk mengurangi
kapasitasnya
&... Curah Jantung Pada /aktu 0stirahat
*urah jantung adalah merupakan indikator untama dari kapasitas fungsi sirkulasi untuk
memenuhi kebutuhan darah selama melakukan kegiatan fisik. *urah jantung pada waktu
istirahat sangat berfariasi. 'arena banyak dipengaruhi oleh keadaan emosi yang sangat
merubah aliran kortikol ke syaraf yang memper"epat denyut jantung. ?etapi rata)rata
volume jantung keseluruhan yang dipompakan oleh ventrikel kiri setiap menitnya sekitar
: liter. $umlah ini sama dengan orang yang terlatih dan tidak terlatih. *urah jantung rata)
rata : liter itu biasanya di"apai apabila denyut nadi 9= kali per menit bagi orang yang
tidak terlatih. Sedangkan orang yang terlatih denyut nadi istirahatnya B: kali per menit.
'arena "urah jantung pada waktu istirahat antara orang yang terlatih dengan orang yan
tidak terlatih juga sama)sama : liter maka penurunan denyut nadi harus diimbangi oleh
meningkatnya isi sekun"up# agar "urah jantung normal.
&.1. Curah Jantung Selama -atihan
+liran "urah meningkat se"ara proporsional dengan meningkatnya intensitas latihan.
+pabila melakukan latihan pada taraf B= > 7=8 dari kapasitas maksimal# "urah jantung
pada orang yang terlatih bisa 3= liter per menit# bahkan "urah jantung maksimal dapat
di"apai B= liter per menit# sedangkan pada orang yang tidak terlatih# memiliki
kemampuan kerja dan "urah jantung maksimal yang lebih rendah (sekitar 2= > 2: liter per
menit. 'arena isi sekun"up orang yang tidak terlatih sekitar 1== ml darh per denyut#
sedangkan orang yang terlatih bisa men"apai 2== ml per denyut.
&erubahan "urah jantung seperti yang diterangkan sebelumnya untuk laki)laki dan
perempuan. ?etapi kalau dibandingkan dengan laki)laki# perempuan "enderung memiliki
"urah jantung sedikit lebih tinggi. .al ini disebabkan karena perempuan memiliki
kapasitas lebih tinggi sehingga yang diangkut oleh darah lebih ke"il dibanding laki)laki#
karena kapasitasnya lebih rendah.
&.2. 0si Sekun3up Didalam -atihan
$antung atlet dayatahan memiliki isi sekun"up jauh lebih besar daripada isi sekun"up
orang yang tidak terlatih dengan umur yang sama # baik pada waktu istirahat maupun
pada waktu latihan. %agi orang yang terlatih maupun yang tidak terlatih# peningkatan isi
sekun"up paling besar terjadi pada masa transis# dari waktu istirahat kelatihan yang
moderat pada posisi tegak (berdiri ataupun duduk. Dengan semakin meningkatnya
intensitas latihan# tidak banyak mempengaruhi peningkatan isi sekun"up. <si kun"up
menjadi maksimal apabila beban kerja atau intensitas latihan pada tingkat B= > :=8 dari
konsumsi oksigen maksimal. <ni biasanya denyut nadi maksimal 11= > 12= denyut per
menit. <si sekun"up tidak akan menurun dengan semakin meningkatnya intensitas latihan.
!alaupun denyut nadi menjadi "epat pada saat latihan semakin intensif# namun masih
"ukup waktu bagi ventrikel untuk diisi selama diastole# sehingga isi sekun"up tidak
berkurang. &ada orang yang tidak terlatih# hanya sedkit terjadi peningkatan isi sekun"up
pada masa transisi dari waktu istirahat kewaktu latihan. %agi orang)orang yang tidak
terlatih# peningkatan trbesar adalah pada "urah jantung yang disebabkan oleh per"epatan
atau pertambahan "epatnya denyut nadi. Sedangkan bagi atlet daya tahan# peningkatan
denyut nadi dan isi sekun"up untuk memperbesar "urah jantung.
&.4. Penyebaran Aliran Darah
Di dalam tabel dibawah ini menunjukkan kira)kira presentase dari total "urah jantung
yang disebarkan ke otot rangka dan organ)organ lain# pada saat istirahat dan selama
latihan. &ada waktu istirahat# kira)kira 2=8 dari aliran darah total sistemik disebarkan ke
otot# sebagian besar ke organ)organ dalam (alat)alat pen"ernaan# hati# limpa dan ginjal#
jantung dan otak. Selama latihan# penyebaran kembali aliran darah#otot)otot yang aktif
menerima bagian yang terbesar dari "urah jantung. ?etapi# selama latihan yan maksimal
otot yan bekerja paling banya hanya menerima A: > E=8 dari aliran darah total. <ni
berarti bahwa dengan "urah jantung 2: liter per menit# lebih dari 33 liter darah mengalir
ke otot.
'alau berlatih di tempat yang panas dan apabila temperatur rektal men"apai level kritis#
aliran darah ke kulit meningkat dengan hebat dan jumlah darah yang tersedia untuk otot
yang sedang bekerja semakin berkurang.
5abel
Penyebaran Alirab Darah ke 6erbagai Organ 5ubuh
Pada /aktu 0stirahat dan Selama -atihan
Dalam mililiter dan persentase dari 5otal Aliran Darah
'eadaan (tak $antung (tot 'ulit -injal +lat
&en"ernaan
(rgan
lain
?otal
<stirahat 9:= 2:= 12== :== 11== 1B== 7== :A==
(138 (B8 (218 (A#:8 (1E8 (2B8 (1=#:8 (1==8
Gatihan
ringan
9:=
(A8
3:=
(3#:8
B:==
(B98
1:==
(178
E==
(E#:8
11==
(11#:8
B==
(=#:8
E:==
(1==8
Gatihan
berat
9:=
(B8
9:=
(B8
12:==
(928
1E==
(118
7==
(3#:8
7==
(3#:8
B==
(28
19:==
(1==8
Gatihan
maksimal
9:=
(38
1===
(B8
22===
(AA8
7==
(2#:8
2:=
(18
3==
(H18
1==
(I18
2:===
(1==8
&.#7. Aliran Darah ke Otot Jantung
Darah yang mengalir ke otot rangka pada wktu melakukan latihan fisik bisa meningkat
sampai 22 liter atau lebih# sedangkan padawaktu istirahat 1 > 2 liter pe menit. 1espon ini
mendukung kebutuhan akan oksigen yang sangat besar pada otot yang sedang bekerja.
%egitu juga dengan otot jantung# darah yang mengalir pada waktu istirahat hanya 2:= ml
dan menjadi 1=== ml selama kerja maksimal. (tot jantung menkonsumsi atau menyerap
oksigen sekitar 9= > 9:8 dari oksigen yang tersedia pada waktu istirahat# sedangkan otot
rangka menyerap sekitar 2:8 dari oksigen yang tersedia.
$adi tidak hanya aliran darah yang meningkat se"ara dramatis di dalam otot rangka
selama malakukan latihan# tetapi daya serap oksigen mengalami peningkatan yang sangat
besar.
&.##. Aliran Darah ke Organ%organ 5ubuh lainnya
Sesuai dengan tabel# beberapa organ tubuh lainnya yang mendapat pembagian darah
selama latihan :
1. aliran darah ke otak tetap konstan# baik pada waktu istirahat maupun pada
berbagai tingkat latihan
2. aliran darah ke ginjal berkurang# tetapi tidak berhenti
3. aliran darah ke kulit meningkat dengan semakin meningkatnya intensitas latihan#
tetapi pada latian maksimal aliran darah ke kulit menurun.

Anda mungkin juga menyukai