Anda di halaman 1dari 33

OBAT-OBAT PADA SUSUNAN

SYARAF OTONOM
Nurul Hiedayati

OBAT-OBAT PADA SYARAF


OTONOM

1.
2.
3.
4.
5.

PENGGOLONGAN OBAT OTONOM


Parasimpatomimetik/kolinergik
Simpatomimetik/adrenergik
Parasimpatolitik/penghambat kolinergik
Simpatolitik/penghambat adrenergik
Obat ganglion

1. KOLINERGIK
Penggolongan obat kolinergik
1. Ester kolin (asetilkolin, metakolin,
karbakol, betanekol)
2. Antikolinesterase (eserin, prostigmin,
diisopropil-fluorofosfat, insektisida
organofosfat)
3. Alkaloid tumbuhan (muskarin,
pilokarpin, arekolin)

1.1 ESTER KOLIN


Acetilkolin

sbg prototip
Efek farmakodinamik Ach dibagi 2
golongan:
- Efek muskarinik atropin
- Efek nikotinik nikotin thd
ganglion
kurare thd otot rangka

cont ACh
Sistem

CV
- Bekerja pd reseptor kolinergik pelepasan
EDRFvasodilatasi
- bekerja pd ganglion simpatis penglepasan
NE vasokonstriksi
- Merangsang sel medula anak ginjal melepas
katekolamin vasokonstriksi
- Merangsang reseptor muskarinik presinaps
saraf adrenergik pelepasan NE

Cont
Saluran

cerna:merangsang peristaltis dan


sekresi lambung, usus
Asetilkolin dan metakolinhipotensi &
takikardi kompensatoar
- Kelenjar eksokrin:kljr keringat,airmata,ludah &
pankreas
- Bronkus:KI pada asma bronkial
- Sal.kemih:kapasitas VU,peristaltis ureter

Sediaan
Asetilkolin

klorida/bromida: bubuk kering


dlm ampul,isi 200mg.Dosis 10-100mg iv
Metakolin klorida:tablet 200mg, peroral
tdk dianjurkan. SK 2.5-40mg
Karbakol klorida:tablet 2mg/ampul
0.25mgmg/ml.Dosis 2x0.2-0.8mg, SK
0.2-0.4mg
Betanekol klorida:tablet 5,10mg,ampul
5mg/ml.Dosis oral 10-30mg, SK 2.5-5mg

ESO
KI

pemberian iv
KI asma bronkial, ulkus peptikum
Serangan iskemia pd angina pektoris
Hipertiroid: fibrilasi atrium

INDIKASI
Metakolin:peny

Raynaud/trombophlebitis,
tes peny feokromositoma
Prostigmin,betanekol,karbakol:meteoris
mus,ileus pasca bedah,atonia VU dan
retensi urin

1.2 ANTIKOLINESTERASE
Menghambat kerja kolinesterase dan
mengakibatkan perangsangan saraf
kolinergik
Ada 2 golongan:
1. Reversibel
(fisostigmin,prostigmin,piridostigmin,ed
rofonium)
2. Ireversibel (gas perang, sarin,
insektisida organofosfat)

FARMAKODINAMIK
Mata:fisostigmin

diteteskan pd konj
bulbi=miosis,hilangnya daya akomodasi,
hiperemia konjungtiva
miosissal schlemm terbuka, pengalian
cairran airmataTIO
- Sal cerna:tx meteorismus
- Sambungan saraf-otot:efek nikotinik pd
otot rangka terangsang
tremor,fibrilasi otot,kejang-kejang

Cont
Tempat-tempat
-

lain:
Sekresi kelenjar
Otot polos bronkus:konstriksi
Ureter:peristaltis
PD perifer:melebar
PD koroner & paru-paru:menyempit
Jantung:bradikardi & inotropik
negatifcurah jantung

INDIKASI
Atoni

otot polos (prostigmin)


Miotikum (fisostigmin,DFP)
Diagnosis & Tx Miastenia gravis
(prostigmin)
Peny Alzheimer

1.3 ALKALOID TUMBUHAN


Muskarin

(Amanita muscaria)
Pilokarpin (Pilocarpus jaborandi)
- efek muskarinik & nikotinik
- rangsang klj keringat,airmata,ludah
Arekolin (Areca catechu)

INDIKASI
Pilocarpin

HCl/nitrat sbg obat tetes


mata, diaforetik dan utk menimbulkan
salivasi
Arekolin utk peny cacing gelang pd
ked.hewan
Aseklidin utk TIOglaukoma yg tdk
tahan pilokarpin

OBAT KOLINERGIK LAINNYA


1.

METOKLOPERAMID
- Potensiasi efek kolinergik
- Efek langsung pd otot polos
- Penghambatan dopaminergik sentral
- Efek antiemetikambang rangsang muntah
(CTZ)
perifer:kepekaan saraf viseral yg
menghantarkan impuls aferen dr sal cernapusat muntah

Cont
SSP:antagonisme

dopamin sentral

Indikasi:

Px radiologik lambung & duodenum


- Mencegah/mengurangi muntah akibat
radiasi dan pasca bedah
- Intubasi sal cerna
- Gejala mual,muntah,rasa terbakar di ulu
hati
-

ANTIMUSKARINIK

1.
2.
3.
4.
5.

Penggunaan obat antimuskarinik:


Mendapatkan efek perifer tanpa efek
sentral (antispasmodik)
Midriatikum
Efek sentral (peny parkinson)
Efek bronkodilator
Efek hambatan sekresi lambung dan
gerakan sal.cerna

2.1 ALKALOID BELLADONA


FARMAKODINAMIK
-

SSP:atropin merangsang MO
Perangsangan respirasi akibat dilatasi
bronkus. Dosis besardepresi
nafas,eksitasi,disorientasi,delirium,halusinasi
depresi dan paralisis MO
Mata:midriasis fotofobia & sikloplegia
hilangnya daya melihat jarak dekat
Sal.nafas:medikasi preanastetik

ADRENERGIK

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kerja obat adrenergik dibagi:


Perangsangan perifer thd otot polos PD kulit dan
mukosa, klj liur & keringat
Penghambatan perifer thd otot polos usus, bronkus
& PD otot rangka
Perangsangan jantungdenyut jantung dan
kekuatan kontraksi
Perangsangan SSP
Efek metabolik
Efek endokrin
Efek prasinaptik

FARMAKODINAMIK EPINEFRIN
kulit, mukosa, ginjalaktivasi
reseptor vasokonstriksi PD koroner
memperlama waktu diastolik,tek drh
aorta, vasodilatasi &aliran darah
koroner
Jantung:aktivasi reseptor1

CV:PD

Cont
darah:pemberian SK/IVtek
drh sistolik yg sedang dandiastolik
Sal cernareseptor ,2:relaksasi otot
polos,tonus&motilitas lambung
Uterus:respons tgt fase kehamilan dan
dosis yg diberikan
VU:relaksasi otot detrusor mell
reseptor2,kontraksi otot trigon&sfingter
mell reseptor
Tekanan

Pernafasan:relaksasi

otot bronskus mell

reseptor
pd asma:menghambat pelepasan
mediator inflamasi,mengurangi sekresi
bronkus,dan kongesti mukosa

FARMAKOLOGI SUSUNAN
SYARAF PUSAT

1.
2.
3.
4.

SSP dibagi dalam beberapa bagian


farmakologis penting, yaitu:
Cerebrum
Cerebellum
Medulla oblongata
Medulla spinalis

Pengaruh

obat yang mengenai SSP


sebagian besar berupa:
- Stimulasi (pemacuan)
- Inhibisi (penekanan, penghambatan)

PEMACUAN
Di

SSP pd dasarnya sama dgn perifer


pelepasan neurotransmitter
presinaptik membran postsinaptik
neuron depolarisasi, bila cukup kuat
stimulasi neuron berikutnya

PENEKANAN
Ada 2 tipe, yaitu:
1. Penekanan presinaptik
menekan ujung syaraf presinaptik
pembuatan & pelepasan neurotransmitter
2. Penekanan postsinaptik
depolarisasi tidak terjadi

PENGARUH NEUROHUMORAL
PADA SSP
Acetylcholine

(ACh) berperan sbg


neurotransmitter pada SSP
Ach dpt menyebabkan pelepasan
neurotransmitter lain, spt: NE, 5HT, dll

OBAT-OBAT YANG
BERPENGARUH PADA SSP
PENEKAN UMUM SSP
2. PEMACU UMUM SSP
3. PEMACU DAN PENEKAN SELEKTIF
SSP
1.

1. PENEKAN UMUM SSP


Anestesi

umum
Sedative-hipnotik
Alkohol alifatis
perubahan pada membran postsinaptik
shg tdk terjadi depolarisasi
menekan struktur presinaptik shg
pembuatan dan pelepasan
neurotransmitter berkurang

2. PEMACU UMUM SSP


Nikethamide

memacu langsung neuron


dgn cara:depolarisasi membran,penambahan
pelepasan neurotransmitter, memperpanjang
pengaruh transmitter, membran neuron dibuat
lebih aktif
Caffein
Strychnine menghambat penekanan neuron
Pentylentetrazole

PEMACU DAN PENEKAN


SELEKTIF SSP
Cara

kerja obat ini kadang sebagai pemacu


sekaligus penekan, hanya bekerjanya pada
bagian SSP yang berbeda,kadang tak dapat
memacu SSP pada dosis terapeutik
a. antikonvulsan
b. relaksan otot skelet
c. analgesik narkotik
d. analgesik antipiretik
e. psychofarmaka

3. PEMACU DAN PENEKAN


SELEKTIF SSP
Cara

kerja obat ini kadang sebagai pemacu


sekaligus penekan, hanya bekerjanya pada
bagian SSP yang berbeda,kadang tak dapat
memacu SSP pada dosis terapeutik
a. antikonvulsan
b. relaksan otot skelet
c. analgesik narkotik
d. analgesik antipiretik
e. psychofarmaka