Anda di halaman 1dari 18

Penderita hemofilia yang pertama dari keturunan

bangsawan adalah Leopold, anak laki-laki Rati


Victoria (1819-1901)

Penyakit yang disebabkan alel resesif yang tertaut
kromosom X. tidak adanya protein tertentu yang
digunakan untuk penggumpaln darah.

Perempuan yang homozigot resesif untuk gen ini
merupakan penderita (X
h
Xh
h
), sedangkan perempuan
yang heterozigot (X
H
X
h
) pembenkuan darahnya
normal.
Seorang laki-laki penderita hanya memiliki
satu ge resesif (X
h
Y) saja karena dia hanya
memiliki satu kromosom X.
Penderita hemofilia lebih banyak diderita
oleh laki-laki dibanding anak perempuan.


Bagian kromosom X si penderta mengalami
pelekukan di bagian ujung kanan kromosom yang
panjang.

Dari semua bentu keterbelakangan mental yang
disebabkan oleh faktor genetik, bentuk yang paling
umum adalah fragile X.

Penyebab sindrom fragile X adalah adanya gen
mutan.
Mutasi menyebabkan pengulangan urutan
nuleotida tertentu, mutasi ini disebut mutasi
ekspansi. Hasilnya alel mutan tersebut tidak
dapat berfungsi secara normal.


Kromosom penderita fragile X
Aberasi kromosom meliputi perubahan pada
jumlah dan struktur kromosom.
Kelainan dan penyakit geneik merupakan sifat yang
diturunkan dari orangtua kepada anaknya.

Beberapa jenis kelainan genetik tersebut bersifat
mematikan sedangkan sebagian besar lainnya
menyebabkan penderita perlu menjalankan terapi atau
menjadi cacat seumur hidup.

Pencegahan kelainan dan penyakit genetik dapat
dicegah dengan mencegah pernikahan dengan kerabat
dekat atau pengujian adanya kelainan dan penyakit
genetik pada janin
Konsep gen dan pewarisan membantu
manusia dalam melakukan perbaika mutu
genetik untuk memperoleh sifat unggul
tanaman dan hewan budidaya.
SELEKSI HIBRIDISASI
MUTASI BUATAN
Seleksi pada tumbuhan misalnya seleksi
terhadap berbagai varietas padi, gandum,
dan kentang yang memperlihatkan sifat
tahan terhadap hama atau menghasilkan
panen tinggi.
Seleksi pada hewan misalnya sapi hereford
karena menghasilkan kuantitas dan kualitas
daging yang lebih baik.
Hibridisasi merupakan perkawinan diantara 2
individu hewan atau tanaman yang berasal dari
spesies yang sama tetapi berbeda sifat
genetiknya.

Hibrid merupakan heterozigot dan bukan
merupakan galur murni.

Persilangan pada hewan ternak terutama
bertujuan untuk meningkatkan sumber protein
dalam waktu relatif singkat.
Persilangan pada hewan dapat dilakukan
dengan :
INBREEDING
PURE INBREEDING
CROSS INBREEDING UP INBREEDING
Atau persilangan sanak merupakan
perkawinan antara hewan jantan dan betina
yang masih satu keluarga.

Tujuannya adalah untuk menghasilkan
keturunan yang bergalur murni
Persilangan muri merupakan perkawinan
antara hewan jantan dan betia dari ras yang
sama.

Bertujuan untuk mendapatan keturunan yang
homozigot

Misalnya sapi jantan dan betina ras bali.
Persilangan luar merupakan perkawinan
hewan jantan dan betina dari dua ras yang
berbeda.

Bertujuan untuk mendapatkan keturunan
dengan sifat-sifat baru.

Misalnya sapi madura yang kuat denga sapi
Fries Holland dari Belanda.
Persilangan baur merupakan perkawinan
hewan jantan dengan kualitas unggul yang
biasanya berasal dari luar negeri dengan
hewan betina yang berasal dari daerah lokal.

Bertujuan untuk memperbaiki keturunan
hewan di daerah setempat.
Mutasi buatan merupakan perubahan
susunan atau jumlah materi genetik / DNA
atau kromosom pada sel-sel tubuh makhluk
hidup, yang dilakukan dengan sengaja oleh
manusia.

Beberapa cara muasi buatan, yaitu : radiasi
radioatif misalnya sinara X, alpha, beta,
gamma atau dengan senyawa kimia berupa
kolkisi.