Anda di halaman 1dari 8

SIKLUS ASAM SITRAT

Oleh:
La Ode Sumarlin
Program Studi Kimia
Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta
Dalam proses respirasi sel ini akan terlihat 3
tahap utama yaitu :
(1)Pemecahan bahan-bahan organik menjadi
asetil KoA (karbon2) asetil KoA (karbon2)
(2)Siklus asamsitrat
(3)Transport elektrondan fosforilasi oksidatif.
FOKUS PERHATIAN :
1. Perubahan gugus Asetil
2. Perjalanan Gugus
Oksaloasetat
3. Perubahan jumlah Karbon
4. Enzim yang mengkatalisis
5. Pelepasan CO
2
dan H
2
O
6. Fosforilasi oksidatif dan 6. Fosforilasi oksidatif dan
substrat
7. J enis reaksi yang ada
8. Reaksi Ireversibel sebagai
pengatur
9. ATP yang dihasilkan
Regulasi Siklus Asam Sitrat
1. Sitrat sintase dihambat oleh sitrat dan ATP (Km untuk asetil KoA naik saat
konsentrasi ATP tinggi naik)
2. Isositrat dehidrogenase dihambat oleh NADH dan ATP tetapi diaktifkan oleh
ADP.
3. a-ketoglutarat dehidrogenase dihambat oleh NADH dan suksinil KoA
4. Piruvat dehidrogenase dihambat oleh NADH dan asetil KoA (contoh
penghambatan oleh produknya). Tetapi, pada eukariota enzimjuga dikontrol oleh
fosforilasi / defosforilasi melalui piruvat dehidrogenase kinase dan fosfatase.
Kinase mengkatalisis fosforilasi residu serin dalam piruvat dehidrogenase,
menggunakan ATP sebagai donor fosfat dan menginativasi enzim. Penghilangan
gugus fosfat oleh fosfatase mengatifkan enzim kembali. Dalam beberapa waktu
aktivitas piruvat dehidrogenase ditentukan oleh keseimbangan relatif antara reaksi
gugus fosfat oleh fosfatase mengatifkan enzim kembali. Dalam beberapa waktu
aktivitas piruvat dehidrogenase ditentukan oleh keseimbangan relatif antara reaksi
kinase dan fosfatase. Peningkatan rasio NADH/NAD+, asetil KoA/KoA atau
ATP/ADP menstimulasi fosforilasi dan menginaktivasi piruvat dehidrogenase.
Piruvat yang berlebihan, menghambat kinase dan diikuti fosfatase untuk
mereaktifkan piruvat dehidrogenase, menstimulasi perubahan piruvat menjadi
asetil KoA.
Secara keseluruhan, siklus akan bergerak cepat ketika konsentrasi energi sel
rendah (Konsentrasi ADP tinggi, ATP dan NADH rendah) dan melambat
ketika ATP (kemudian NADH, suksinil KoA dan sitrat) terakumulasi.
Asetil KoA
Sitrat
Isositrat
Oksaloasetat
Komplek piruvat
dehidrogenase
Malat dehidrogenase
Sitrat
sintase
ATP, Asetil KoA, NADH, asam lemak
AMP, KoA, NAD
+
, Ca
2+
Isositrat
dehidrogenase
NADH, suksinil KoA, sitrat, ATP
ADP
ATP
Ca
2+
, ADP
Piruvat
a-ketoglutarat 5
Suksinil KoA
Suksinat
dehidrogenase
a-ketoglutarat
dehidrogenase
Suksinil KoA, NADH
Ca
2+
Malat
Piruvat 3 Asetil KoA 2
Sitrat 6
Isositrat 6 Oksaloasetat 4
CO
2
a-ketoglutarat 5
Suksinil KoA 4
Suksinat 4
Fumarat 4
Malat 4
Fosforilasi Oksidatif
Asam
amino
Asam
lemak glukosa
Tahap I
Produksi
Asetil
KoA
Kompleks
piruvat
dehidrogenase
Asetil KoA
piruvat
Glikolisis
Asetil KoA Tahap II
Oksidasi
Asetil
KoA
1. Apa fungsi oksigen
dalam proses
fosforilasi oksidatif
2. Jelaskan bagaimana
NADH dan FADH dapat
Asetil KoA
Tahap III
Transfer elektron dan
Fosforilasi oksidatif
(Rantai transfer elektron)
NADH dan FADH
2
dapat
menghasilkan ATP
melalui proses ini
3. Mengapa dinamakan
fosforilasi oksidatif
Berapa Total energi kimia yang dihasilkan bila glukosa
dioksidasi sempurna menjadi CO
2
dan H
2
O?
1. Glikolisis molekul glukosa pada keadaan aerobik yang
menghasilkan 2 molekul asampiruvat, 2 molekul ATP dan 2
NADH
2. Fosforilasi oksidatif dari molekul NADH yang dihasilkan
selama glikolisis diubah menjadi 6 ATP dalam fosforilasi
oksidatif oksidatif
3. Dehidrogenasi 2 molekul asam piruvat menghasilkan 2
molekul asetil Ko-A, 2 CO
2
dan 2 NADH yang terjadi dalam
mitokondria
4. Oksidasi 2 molekul asetil KoA menjadi 4CO
2
dan 26H
2
O
yang dihasilkan melalui siklus asam sitrat dan fosforilasi
oksidatif