Anda di halaman 1dari 16

Contoh pembidaian yang salah...

Pembidaian yang benar...


Apa yg harus kita lakukan terhadap pasien yg menderita trauma akibat kecelakaan seperti ini??, begitu tanya
beliau.., dalam hati sya cuma menjawab..Ya berdoa saja dok, ternyata selain berdoa ada hal lain yg bisa
dilakukan sebagai tindakan pertama yg bisa kita lakukan sebagai mahasiswa kedokteran, yaitu initial assessment yaitu
penilaian awal yg harus dilakukan secara cepat, holistik berdasarkan prinsip primary survey dan secondary survey.
ntuk menghilangkan kegawatan yang mengancam pasien, hal!hal yang potensial mengancam kematian dan
perkiraan langkah selanjutnya.Adapun primary survey adalah hal!hal yang dapat mengancam kematian pasien dengan
segera seperti Airway!"reathing!#irculation. $an untuk melakukan primary survey, hendaknya kita menggunakan
proteksi diri seperti sarung tangan, kaca mata, sepatu dll. %rimary survey ini dikerjakan berurutan atau
simultan.ntuk menilai airway, maka hal yg bisa dilakukan ialah bertanya, seperti Apakah anda baik& saja..?, klo
bisa menjawab, berarti airway nya bagus, klo gk menjawab maka ditepuk!tepuk ringan, bila tidak berespon juga dapat
dengan rangsang nyeri. 'A()!'A() dengan cedera cervical, karena itu pada pasien dengan cedera diatas clavicula,
gangguan kesadaran, dan trauma kepala, harus dipasang collar neck untuk immobilisasi. ntuk menilai secara pasti
keadaan pasien maka dapat dilakukan penilaian secara objekti* yaitu dengan pola +,,- . +)/(01 . 200+. +,,-,
melihat kondisi pasien, apakah ada sianosis pada bibir atau akral 3menandakan oksigenisasi jaringan yang berkurang4,
%enggunaan otot na*as tambahan, 5etraksi dinding dada, Adanya pergerakan na*as yang cepat.+)/(01,
mendengarkan suara na*as tambahan 3whee6ing, ronkhi4, suara na*as di thoraks 3vesikuler4, dan sumbatan parsial bisa
diketahui dari suara na*as yg dihasilkan, suara seperti orang yang kumur!kumur 3gurgling4 menandakan adanya
sumbatan berupa cairan, contohnya bila pasien tersebut muntah, 7endengkur 3snorring4 yang menandakan adanya
sumbatan oleh jaringan lunak seperti lidah, dan bersiul 3crowing4.200+, apakah terasa hembusan na*as di pipi?dan
trakea berada di tengah?/mua proses, look, listen, dan *eel dilakukan secara bersamaan.
Look, Listen, and Feel
Selain airway, primary survey yang lain ialah breathing. Proses bernafas seperti yang telah kita ktahui bersama
adalah proses untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan carbondioksida. Dengan jalan nafas yang baik dan
paten belum tentu oksigen dapat masuk dan karbondioksida dapat keluar. Adapun komponen proses nafas
adalah dada, paru-paru, dan diafragma. ntuk menilai breathing bisa dilakukan dengan pemeriksaan fisik, yaitu
dengan !"SP#$S! %memperhatikan gerak nafasnya, simetris ato gak, dan menilai apakah ada jejas dan
trauma&, PA'PAS! %meraba adanya kelainan dinding dada&, P#($S! %Sonor, menandakan normal, redup
menandakan ada darah, hipersonor menandakan adanya udara&, AS$')AS! %*enilai vesikuler dan suara
tambahan nafas&.ntuk pengelolaan Airway dan +reathing, hal yang dilakukan ialah pentingnya menjaga
kesegarisan %in line immobilitation& dengan menggunakan collar neck atau tidak mengerjakan ekstensi leher,
berikan suplementasi oksigen baik dengan kanul nasal atau dengan mask,buka jalan nafas dengan
memasukkan jari ke dalam mulut satu kali sapu, ,aw thrust dan chin lift, -rofaringeal atau nasofaringeal
airway, dan untuk airway definitif maka dilakukan krikotiroidotomi dan endotracheal.orotracheal tube .
Cara membuka jalan nafas
Selanjutnya ialah menilai circulation dan bleeding control, bila kurang baik maka dilakukan resusitasi cairan, Hentikan
perdarahan external, Pasang infus dengan jarum besar .Dan terakhir ialah menilai disability, dengan memeriksa AVP! Alert,
respon thdp Verbal, respon thdp Pain, nresponsi"enessAdapun secondary sur"ey adalah pemeriksaan yang dilakukan lebih
teliti untuk menghilangkan gangguan#gangguan yang potensial dapat menyebabkan kematian. Pemeriksaan dilakukan
berdasarkan anamnesis, baru kemudian pemeriksaan fisik. Dilakukan dari ujung rambut ke ujung kaki, disertai pemeriksaan
setiap lubang dari tubuh pasien, lalu dilakukan re#e"aluasi.Primary and secondary sur"ey harus dikerjakan karena semua
kega$atan dan potensi kega$atan akan dapat diidentifikasi dan ditangani dengan cepat.
Disini kita juga diajarakan tentang %riase, yaitu pemilahan pasien berdasarkan kega$atan secara efisien
dan sistematis untuk penanganan pasien yang baik. Dibagi kedalam beberapa $arna &berdasarkan
prioritas' , yakni merah &ga$at dan mendesak', kuning &ga$at tapi tidak mendesak', hijau &korban masih
bisa jalan', hitam &korban meninggal'.(ntinya dari materi ini ialah, ketika kita temukan korban dengan
kondisi apapun, maka hal yg harus dilakukan pertama kali sebelum melakukan tindakan yg lain ialah initial
assessment, yg langkah) nya telah dijelaskan diatas. Setelah initial assessment, kita diajarkan tentang
*raktur, Dislokasi, dan (mmobilisasi oleh dr.+ismi &klo gk salah namanya itu..'. ,egini ulasan nya...%rauma
muskuloskletal sering sekali terjadi pada keadaan ga$at darurat dan yang paling sering terjadi adalah
patah tulang atau fraktur. Patah tulang ini akan terlihat sangat dramatis, tetapi sebenarnya jarang yang
mengancam nya$a tetapi justru sering mengancam anggota gerak. Definisi fraktur itu sendiri ialah
terputusnya kontinuitas dari korteks tulang, tulang ra$an dan epifisis, sedangkan dislokasi adalah
keluarnya atau bergesernya bonggol sendi dari kapsul sendi. -ejala klinis nya ialah deformitas, bengkak,
nyeri, luka. *raktur dapat dibedakan sebagai fraktur tertutup dan fraktur terbuka. *raktur tertutup adalah
terjadinya diskontinuitas korteks tulang tanpa disertai adanya hubungan dengan dunia luar, sedangkan
fraktur terbuka adalah terjadinya diskontinuitas korteks dengan hubungan dengan dunia luar.
Contoh fraktur terbuka...
Adapun untuk mendiagnosis fraktur &klo tadi untuk menilai air$ay ialah look, listen, feel' maka untuk fraktur ialah .//+, *00.,
and 1/V0...//+, melihat adanya Deformitas &angulasi, pemendekan, rotasi', .uka, dan $arna kulit &pucat, kebiruan'.*00.,
meraba dengan diberi sedikit penekanan pada tulang#tulang yang kemungkinan patah, meraba permukaan kulit, rasakan dingin
ato hangat. Pulsasi nadi juga harus diperiksa, hitung frekuensi dan isinya. S0.A., bandingkan kiri dan kanan, proksimal
&dekat' dan distal &jauh' bagian yang cedera. .akukan pemeriksaan pengisian kapiler dengan menekan kuku distal dari daerah
yang cedera, $aktu normal pengisian kapiler adalah 23
Pada fraktur panggul biasanya tidak terjadi perdarahan yang tampak dari luar tetapi justru pasien akan jatuh pada keadaan
syok karena terjadi internal bleeding. +eadaan ini sangat potensial dalam menyebabkan kematian.Selain diberi penjelasan
mengenai fraktur, dislokasi, dan (mmobilisasi, dr. +ismi juga mengajarkan kita tentang pembidaian, yang memiliki fungsi
immobilisasi &untuk mencegah pergerakan tulang yang patah agar tidak terjadi kerusakan jaringan lebih lanjut, mengurangi rasa
sakit atau nyeri pada tulang', mencegah infeksi, dan menghentikan pendarahan.Prinsip immobilisasi dengan bidai ialah!
membuka semua pakaian yang mengganggudalam penegakan diagnostik tetapi jangan lupa untuk melakukan pencegahan
terhadap hipotermi, memeriksa keadaan neuro"askular sebelum memasang bidai, menutup luka dengan kassa steril, memilih
ukuran bidai yang akan digunakan yg disesuaikan dengan trauma yang terjadi pada ekstremitas. ,idai HA4S 1056A+P )
S05D(, sendi distal dan proksimal cedera, dilakukan PADA P/S(S( A5A%/1(S. ,ila ditemukan dalam posisi belum lurus dapat
dilakukan pelurusan deformitas, tidak boleh terlalu kencang7ketat mengikat karena akan merusak jaringan tubuh, bila pulsasi
tidak ditemukan coba lakukan pelurusan ekstremitas, tahan secara hati#hati hingga bidai terpasang, pelurusan ekstremitas
jangan dilakukan secara paksa, bila kesulitan atau tidak mampu meluruskan biarkan saja, pasang bidai pada keadaan
ditemukan.
Contoh pembidaian yang salah...
Pembidaian yang benar...
Pada penderita dengan trauma multipel dan dicurigai adanya trauma spinal dan fraktur cer"ikal segera lakukan pemasangan
long spine board dan collar neck. 6ollar neck harus segera dipasang pada pasien dengan cedera diatas cla"ikula, trauma
kepala dengan penurunan kesadaran dan multiple trauma. 6ollar neck tidak akan menyebabkan kematian karena itu jangan
ragu untuk memasangnya.Pada pemasangan long spine board hati#hati kemungkinan terjadinya dekubitus &busuk jaringan
tubuh akibat kurang lancarnya peredaran darah' pada beberapa tempat seperti belakang kepala, bokong dan tumit karena itu
perlu adanya bantalan atau tempat yang lebih lembut dengan scoop strecher. +emudian lakukan log rolling per dua jam.
membusuknya jaringan tubuh....
1ateri berikutnya ialah mengenai luka 8 shock yang disampaikan oleh sorang residen spesialis bedah *+ -1 &yg sya lupa
namanya.., he..'..., materi ini diberikan karena kasus#kasus trauma menyebabkan terjadinya perlukaan dan perlukaan yang
terjadi dapat menimbulkan 0skoriasi ringan hingga kematian akibat shock &hilangnya cairan tubuh'..uka dan perdarahan itu
sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, sperti ada yang dinamakan perdarahan luar &perdarahan arteri, perdarahan
"ena, perdarahan kapiler', perdarahan dalam &perut7dada, panggul, paha', luka pada kulit dan jaringan &a"ulsi! jaringan tubuh
robek7terkoyak, luka tusuk! kecil tetapi dalam, abrasi! luka seret 7 terkikis dan mudah terkena infeksi, .aserasi ! luka terkena
benda tajam'.Dan untuk penanganan luka tersebut, hal yang perlu dilakukan ialah menghentikan perdarahan, menjaga luka
agar tetap bersih, mengenali penyebabnya, mencegah infeksi dan menutup luka. ntuk mengontrol perdarahan bisa dilakukan
dengan segera menekan perdarahan dan atau meninggikan luka. 9
Untuk mengontrol perdarahan...
ntuk mempertahankan keadaan asepsis dan sebagai penekan untuk menghentikan perdarahan, maka
dapat dilakukan pembalutan. Prinsip balutan itu sendiri ialah harus rapih, menutup luka, dipasang tidak
terlalu longgar7erat, ,agian distal anggota tubuh hendaknya terbuka, mengunakan simpul yang rata dan
tidak atas bagian yang sakit. Dan untuk prinsip balut tekan &ntuk melakukan penekanan lokal terhadap
pembuluh darah yang cedera' ialah dengan menggunakan kassa yang digumpalkan sehingga menjadi
padat &bulky', dan menekan selama :#; menit berdasarkan bleeding time dan clothing time. ,iasanya
pembalutan luka terdiri dari : lapis, lapisan ( yang kontak dengan luka, lapisan (( sebagai penyerap luka,
dan lapisan : sebagai lapisan luar, dan hindari penggunaan kapas.Semua luka dalam atau yang dicurigai
luka dalam tidak boleh dianggap ringan, perlu diperhatikan tanda 8 gejalanya &ada perdarahan atau cairan
dari telinga, hidung, anus atau muntahan darah segar atau ber$arna gelap, .uka memar &biru#hitam'
tanda pada kulit khususnya pada dinding perut atau dada, Perut keras dan sulit bernapas', dan diberikan
pera$atan dengan membaringkan korban, melonggarkan pakaian yang ketat, <A5-A5 memberikan
apapun melalui mulut apabila terjadi penurunan kesadaran, menjaga agar korban tetap hangat,
menenangkan korban, melakukan pera$atan untuk SH/6+, dan meminta ,A5%A5. Dan untuk
menghentikan perdarahan dalam di bagian %oraks7abdomen ! mungkin operasi, Pel"is !pel"ic sling, %ulang
panjang ! bidai, traksi ringan.ntuk menangani luka yang diakibatkan oleh tertancapnya benda tajam pada
bagian tubuh, misalkan dada, hal yg harus dilakukan ialah mengontrol pendarahan dan menstabilisasikan
benda tajam yang tertancap, <A5-A5 D(6A,%= Penanganan seperti gambar berikut!
Untuk menghentikan perdarahan dalam di bagian Toraks/abdomen...
ntuk benda tajam yang tertancap pada mata, maka yang harus dilakukan ialah memotong ditengah balutan dengan hati#hati
mele$ati benda dengan teliti, memasang cangkir yang dapat dibuang &disposible cup'7kertas kerucut&paper cone' mele$ati
benda tajam dan istirahatkan pada bantalan balutan. <A5-A5 perbolehkan untuk menyentuh benda. 1elilitkan pembalut pada
gelas yang menutupi tempat yang luka. 1embalut mata yang tidak luka untuk mengurangi pergerakan mata. 1enenangkan
korban. +urang lebih seperti gambar berikut!
benda tajam yang tertancap pada mata...
Dan untuk menangani luka pada perut, maka gunakan penutup luka yang menyumbat perdarahan, dan lindungi penutup luka
yang menyumbat untuk mempertahankan kehangatan, seperti gambar berikut!
untuk menangani luka pada perut......
Setelah mempelajari luka, kita pun diberi penjelasan mengenai shock, dimulai dari definisi shock yakni +egagalan fungsi
+ardio"askuler , sehingga mengakibatkan gangguan perfusi organ 8 oksigenasi jaringan. Dan untuk prinsip penanganan shock,
kita harus tahu akan : hal, mengenali shock, mengetahui sebab shock, dan terapi.Shock bisa dikenali dengan ciri#ciri seperti
%akikardia, 3 >?? bpm, Akral dingin, pucat, basah, +esadaran menurun, gelisah, coma, %akipnea 7 nafas cepat, %ensi menurun,
Produksi urin.
,egitu mungkin kurang lebih hal yang disampaikan mengenai luka 8 shock,dan belum berhenti sampai
disitu ternyata, masih ada materi lain yang disampaikan oleh dr... &yg sya lupa namanya..', yaitu tentang
transportasi 8 e"akuasi... &banyak bgt ya materi $orkshopnya..., tapi gk apa) lah.., alhamdulillah.., jadinya
saya bisa banyak belajar.., dengan demikian sya bisa banyak berbagi juga dengan yang lain..., iya kan@@
he...'
Hal yang pertama ditanyakan ialah apa perbedaan antara e"akuasi dan transportasi@@ 1enurut saya,
e"akuasi berarti proses memindahkan seseorang dari tempat bahaya ke tempat yg lebih aman, dan
proses berikutnya setelah e"akuasi adalah transportasi, yaitu proses memba$a pasien dari suatu tempat
ke tempat lain untuk dilakukan tindakan tambahan atau definiti"e. Prinsip) utama dalam transportasi ialah
Do no further harm, Don9t mo"e casualty unless absolutely necessary, Don9t endanger yourself, 0xplain
clearly, 5e"er mo"e alone, and /ne commands.
do not further harm!!..
Dan disini kita pun diberi penjelasan mengenai beberapa teknik dalam transportasi pasien, yaitu Human
crutch, Pick a bag, Drag method, 6radle method, %$o handed seat, *ore and aft carry, 6arry chair..
&mungkin gk kan saya jelasin satu).., ntar aja sya praktekin di pelatihan P:+ yg bakal diadain sama P+1
*+, /k..@@'
Selain penjelasan mengenai transportasi korban, dijelaskan pula mengenai transport bagian tubuh yang putus, yaitu dengan
memasukkan potongan tubuh dalam plastik dan meletakkan nya bersama es batu, <angan menggunakan dry ice, <angan
memasukkan potongan tubuh langsung ke dalam es, <angan dibungkus dengan kain lembab. Dan jika tidak ada es batu, tutup
plastik agar kelembaban alami tidak hilang karena penguapan
+ita pun diberi penjelasan mengenai e"akuasi dengan helicopter, dan ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti area
pendaratan yg harus dikosongkan A? m jari#jari dengan titik pusat tempat pendaratan, Semua rokok harus dimatikan, <angan
mendekat atau bergerak mendekati heli, tunggu sampai cre$ man mendekat. ,erkumpul dengan berjongkok pada posisi jam
dua dari hidung heli, jangan sekali#kali dibelakang heli. <ika diperintahkan mendekat maka berjalanlah dengan perlahan,
rendahkan kepala dan bergerak mendekati dari arah samping. 1engapa ini harus dilakukan secara hati), karena Heli bergerak
tidak dalam keadaan tegak lurus tapi sedikit mendengak. &dari sini saya jadi tau sedikit tentang anatomi helicopter.., he..'
daerah bahaya helikopter...
Dan materi terakhir yang disampaikan di $orkshop ini &yang dengan setengah sadar saya ikuti.., cB
ngantuk bgt.., kecapean kali..' ialah tentang system koordinasi terpadu antara tim tanggap bencana yang
disampaikan oleh ,pk 4usdiyanto &+epala ,idang .inmas Dinas %rantib Pro"insi D(C', dibuka dengan
sebuah gambar kuda dan katak sebagai bahan ice breaking tetap tdak menghilangkan kantuk sayaD
siklus penanganan bencana...
,eliau menjelaskan mulai dari bencana.., tapi yg sya coba fokus perhatikan ialah dari penjelasan konsep penanggulangan
bencana sampai selesai.. Dimulai dari 1anajemen Penanggulangan ,encana, yang merupakan segala upaya atau kegiatan
yang dilaksanakan dalam rangka pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat dan pemulihan berkaitan dengan
bencana yang dilakukan sebelum, pada saat dan setelah bencana. Pra ,encana &before' bertujuan supaya 1ASCA4A+A%
A-A4 S(AP S(A-A & %/ P40PA40D' Dengan cara ! Dilatih, Diberi Pemahaman, Disiapkan Alat Dan Sarana, Saat ,encana
&during' bertujuan supaya 1ASCA4A+A% DAPA% 105/./5- D(4( S05D(4( & %/ H0.P %H01 S0.* ' Dengan cara !
1enetapkan Pola %indakan, 1enentukan Prioritas +ebutuhan, dan pasca bencana &after' bertujuan supaya 1ASCA4A+A%
101P04,A(+( S05D(4( & %/ (1P4/V0 ' Dengan cara !1empercepat proses pemulihan. Sehingga dari orientasi inter"ensi
pada saat before, during, dan after bencana tadi menghasilakn community based disaster management. +onsep
penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan pendekatan integratif, multi haBards, dan komprehensif.
langkah-langkah tanggap darurat...
Sebelum kita berbicara dari konsep ke operasionalisasi, sebaiknya kita tahu hakikat penanggulangan bencana sebagai paya
melindungi masyarakat, %anggung ja$ab bersama Pemerintah dan masyarakat, %itik berat pada pencegahan, dan
Penanggulangan bencana bagian dari pembangunan, sehingga harus ada korelasi yg komprehensif antara pemerintah,
stakeholder, perencana 8 pelaksana pengembangan daerah, dan masyarakat, dalam tahap operasionalisasinya.
prinsip pemberian bantuan kesehatan dalam bencana...
elief distribusi !kti"itas Pelayanan #esuai encana $perasional % #&'(T' / P')!*PU)+!), -!T' #!).T!#.
(ogistik
'"akuasi
brainstorming...
Selain mendapatkan materi berupa teori, kita pun diajarkan proses aplikatifnya dalam bentuk simulasi, mulai dari initial
assessment sampai transportasi dan e"akuasi, mulai dari menggunakan manneEuin hingga menggunakan manusia sebagai
probandus7korban sebagai ajang simulasi, dengan perlengkapan yg sudah disediakan &mulai dari perban sampai ambulance,
dan itu semua benar) dioperasikan, sayang aja gak ada helikopter.., he...' dan kasus yang telah dibuat untuk menguji
kompetensi kita.., cukup merepotkan memang, tapi seru lah.., aplikatif..., setidaknya ketika nanti sya liat kecelakaan di jalan,
sya gak cuma diam dan berdoa saja.., tapi ada sesuatu hal yg bisa saya lakukan dari ilmu yg sya dapat disini..., terakhir dari
$orkshop ini adalah kompetisi dari kompetensi yg kita miliki dalam simulasi tanggap bencana..
!nak U. yang ditumbalkan jadi kelinci percobaan..., padahal emang dasar dia nya aja pengen tidur..
Tenda yang digunakan simulasi sebagai rumah sakit sementara /darurat0...
Selain disuguhi dengan materi) yang sangat leBat, kita pun diberi hidangan penutup berupa film tg bencana, yang isinya terdiri
dari semua genre film, mulai dari yg romantis, politik, perpisahan, kepemimpinan, pengorbanan, tanggung ja$ab, pengabdian
pokoknya lengkap dah.., dan film ini yg membuat kita cukup membendung air mata jadinya...&padahal saya termasuk orang yg
gak suka nonton loh..', dan disuguhi pula oleh film dokumenter penanggulangan bencana F penanganan medis di suatu daerah
&lupa sya namanya...' yg pada saat itu sedang terjadi bencana.., benar) hidup filmnya, unsensored == dan disini saya melihat
tangan orang digergaji untuk amputasi karena sudah busuk, dengan peralatan dan kondisi seadanya..., banyak cerita lain
sebenarnya di film itu.., cukup ngeri ngeliatnya, tapi luar biasa lah..====
6ukup kenyang saya selama : hari berturut#turut mengikuti $orkshop ini, disuguhi dengan hal#hal bergiBi, selain dapet ilmu
baru, saya pun dapat keluarga baru disini, kini saatnya mengalirkan apa yg sy dapat ke lingkungan saya.., bagaimana
caranya@@ Salah satunya ialah sya tuangkan ke dalam tulisan yg sangat begitu panjang ini sebagai konsumsi publik melalui
blog ini, selanjutnya apa yg sudah saya dapat di $orkshop ini menjadi bekal dalam mengadakan platihan P:+ untuk $arga *+
kedepannya..., dan tentunya menginisiasi pembentukan crisis center di fakultas saya &karena kebetulan di kampus sya gk ada
badan yg bergerak secara khusus di bidang penanggulangan bencana..' jadi bersiap#siaplah untuk teman) A1P, %im 1edis Asy
Syifaa9 dan S6/4P dan teman) *+ lainnya untuk bersinergis ke dalam > $adah untuk memba$a nama *+ 5PAD kelak di
setiap kontribusinya 8 lebih terkoordinasi..., semoga itu dapat ter$ujud...,mungkin di beberapa uni"ersitas lain sudah ada yg
dinamakan %,11 &tim bantuan medis mahasis$a yg bergerak di bidang penanggulangan bencana..', seperti %,11 *+ -1
yg dengan senang hati menerima kunjungan studi komparasi kami yg mendadak..&terima kasih juga data yg diberikannya...',
dan yg tak kalah pentingnya ialah saya siap mengaplikasikan ilmu yg sy dapat ini kelak jika ada kondisi yg
membutuhkan...,he....
Akhirnya $orkshop badan kelengkapan (S1+( ditutup dengan penampilan akustik *+ -1 ?G, tarian... &apa namanya sya
lupa..., tari bebek ato apa gitu..., lupa.., he...', $ejangan 8 kata) dari ktua pelaksana $orkshop, ada kata) lebay yg sya inget
sampai saat ini, bunyinya kurang lebih seperti ini H<ika bisa saya berikan nya$a ini sebagai ucapan terima kasih.., maka akan
saya berikan untuk kalian...,I ada) saja..., dan masih inget tentang kompetisi simulasi penanggulangan bencana@@ %anpa
diindikasikan sebelumnya, kelompok saya jadi juaranya.., lumayan dapet mug munas 8 mukernas, tapi sayang pecah gara) tas
saya jatuh $aktu mo"ing pas mau balik ke bandung dulu.., takdir)....
%A(A' (+A18
#edera ,tot 5angka
Alat gerak yang terdiri dari tulang, sendi, jaringan ikat dan otot pada manusia sangat penting. /etiap cedera atau
gangguan yang terjadi pada sistem ini akan mengakibatkan terganggunya pergerakan seseorang untuk sementara atau
selamanya.
8angguan yang paling sering dialami pada cedera otot rangka adalah %atah tulang. %engertian patah tulang ialah
terputusnya jaringan tulang, baik seluruhnya atau hanya sebagian saja.
Penyebab
%ada dasarnya tulang itu merupakan benda padat, namun masih sedikit memiliki kelenturan. "ila teregang melampau
batas kelenturannya maka tulang tersebut akan patah.
#edera dapat terjadi sebagai akibat 9
Gaya langsung.
(ulang langsung menerima gaya yang besar sehingga patah.
Gaya tidak langsung.
8aya yang terjadi pada satu bagian tubuh diteruskan ke bagian tubuh lainnya yang relati* lemah, sehingga
akhirnya bagian lain inilah yang patah. "agian yang menerima benturan langsung tidak mengalami cedera berarti
Gaya puntir.
/elain gaya langsung, juga tulang dapat menerima puntiran atau terputar sampai patah. )ni sering terjadi pada
lengan.
7ekanisme terjadinya cedera harus diperhatikan pada kasus!kasus yang berhubungan dengan patah tulang. )ni dapat
memberikan gambaran kasar kepada kita seberapa berat cedera yang kita hadapi.
Gejala dan tanda patah tulang
7engingat besarnya gaya yang diterima maka kadang kasus patah tulang gejalanya dapat tidak jelas. "eberapa gejala
dan tanda yang mungkin dijumpai pada patah tulang 9
(erjadi perubahan bentuk pada anggota badan yang patah. /eing merupakan satu!satunya tanda yang
terlihat. #ara yang paling baik untuk menentukannya adalah dengan membandingkannya dengan sisi yang
sehat.
Nyeri di daerah yang patah dan kaku pada saat ditekan atau bila digerakkan.
Bengkak, disertai memar : perubahan warna di daerah yang cedera.
(erdengar suara berderak pada daerah yang patah 3suara ini tidak perlu dibuktikan dengan menggerakkan
bagian cedera tersebut4.
7ungkin terlihat bagian tulang yang patah pada luka.
%embagian %atah (ulang
"erdasarkan kedaruratannya patah tulang dibagi menjadi & yaitu 9
;. %atah tulang terbuka
&. %atah tulang tertutup
Yang membedakannya adalah lapisan kulit di atas bagian yang patah. %ada patah tulang terbuka, kulit di permukaan
daerah yang patah terluka. %ada kasus yang berat bagian tulang yang patah terlihat dari luar. %erbedaannya adalah
jika ada luka maka kuman akan dengan mudah sampai ke tulang, sehingga dapat terjadi in*eksi tulang. %atah tulang
terbuka termasuk kedaruratan segera.
Contoh Kasus Patah Tulang
%embidaian
%enanganan patah tulang yang paling utama adalah dengan melakukan pembidaian. %embidaian adalah berbagai
tindakan dan upaya untuk mengistirahatkan bagian yang patah.
Tujuan pembidaian
;. 7encegah pergerakan:pergeseran dari ujung tulang yang patah.
&. 7engurangi terjadinya cedera baru disekitar bagian tulang yang patah.
<. 7emberi istirahat pada anggota badan yang patah.
=. 7engurangi rasa nyeri.
>. 7empercepat penyembuhan
Beberapa macam jenis bidai :
;. Bidai keras.
mumnya terbuat dari kayu, alumunium, karton, plastik atau bahan lain yang kuat dan ringan. %ada dasarnya
merupakan bidai yang paling baik dan sempurna dalam keadaan darurat. -esulitannya adalah mendapatkan
bahan yang memenuhi syarat di lapangan.
Contoh 9 bidai kayu, bidai udara, bidai vakum.
;. Bidai traksi.
"idai bentuk jadi dan bervariasi tergantung dari pembuatannya, hanya dipergunakan oleh tenaga yang terlatih
khusus, umumnya dipakai pada patah tulang paha.
Contoh 9 bidai traksi tulang paha
;. Bidai improvisasi.
"idai yang dibuat dengan bahan yang cukup kuat dan ringan untuk penopang. %embuatannya sangat
tergantung dari bahan yang tersedia dan kemampuan improvisasi si penolong.
Contoh 9 majalah, koran, karton dan lain!lain.
;. Gendongan/Belat dan bebat.
%embidaian dengan menggunakan pembalut, umumnya dipakai mitela 3kain segitiga4 dan meman*aatkan
tubuh penderita sebagai sarana untuk menghentikan pergerakan daerah cedera.
Contoh 9 gendongan lengan.
Pedoman umum pembidaian
7embidai dengan bidai jadi ataupun improvisasi, haruslah tetap mengikuti pedoman umum.
/edapat mungkin beritahukan rencana tindakan kepada penderita.
/ebelum membidai paparkan seluruh bagian yang cedera dan rawat perdarahan bila ada.
/elalu buka atau bebaskan pakaian pada daerah sendi sebelum membidai, buka perhiasan di daerah patah atau
di bagian distalnya.
?angan berupaya merubah posisi bagian yang cedera. payakan membidai dalam posisi ketika ditemukan.
?angan berusaha memasukkan bagian tulang yang patah.
"idai harus meliputi dua sendi dari tulang yang patah. /ebelum dipasang diukur lebih dulu pada anggota
badan penderita yang sehat.
"ila cedera terjadi pada sendi, bidai kedua tulang yang mengapit sendi tersebut.
+apisi bidai dengan bahan yang lunak, bila memungkinkan.
)katan jangan terlalu keras dan jangan longgar. 3 #ara mengechecknya dengan kemampuan pengisian kapiler
dan meraba denyut nadi 4
contoh 9
3 $engan cara menekan sebagian kuku hingga putih, kemudian lepaskan. -alo ;!& detik berubah menjadi merah,
berarti balutan bagus. -alau lebih dari ;!& detik tidak berubah warna menjadi merah, maka longgarkan lagi
balutan, itu artinya terlalu keras 4
3 7eraba denyut arteri @dorsalis pedisA pada kaki B untuk kasus di kaki C. 8ambaran tanda hitam itu adalah tempat
kita meraba arteri dorsalis pedis. "ila tidak teraba, maka balutan kita buka dan longgarkan 4
3 7eraba denyut arteri @radialisA pada tangan B untuk kasus di tangan C. 8ambaran tanda hitam itu adalah tempat
kita meraba arteri redialis. "ila tidak teraba, maka balutan kita buka dan longgarkan 4
)katan harus cukup jumlahnya, dimulai dari sendi yang banyak bergerak, kemudian sendi atas dari tulang yang
patah. 3 artinya balutan dilakukan dari bagian bawah ke atas 4
?angan membidai berlebihan
-urangi rasa sakit.
)stirahatkan bagian yang cedera.
. -ompres es bagian yang cedera 3khususnya pada patah tulang tertutup4
. "aringkan penderita pada posisi yang nyaman.