Anda di halaman 1dari 1

Mengatasi paper jamp printer Canon IP 2700

Kemarin saya mendapat sms dari rekan kantor yang mengeluhkan kalo printernya yang IP 2700
tidak bisa untuk mencetak. Tanpa menunggu waktu lama saya segera menuju lokasi (kalo
kelamaan ntar dikomplain, karena memang bagian saya sebagai teknisi di kantornya).
Sesampainya dilokasi saya langsung ditunjukan printer yang rusak tadi. Saya nyalakan
printernya, lampu hijau - oranye menyala bergantian, saya mencoba untuk mencetak sendiri
untuk melihat apa komentarnya. Segera buka menu printer dan langusng test printer, treteeeeett...
dilayar komputer ada pesan kalo terjadi "Paper Jamp" ( kertas macet di dalam printer). Saya buka
cover printer tersebut, tidak ada kertas yang macet, bersih semua (karena memang masih baru
beli 3 bulan). Saya cek di bagian sensor kertas tidak ada kertas yang terselip di sensor.
selanjutnya saya coba gerakan sensor naik turun juga normal.
Berpikir sesaat..........
Saya coba googling mencari solusi, karena katanya untuk printer jenis ini memang agak rewel
sekali. Saya coba berbagai petunjuk mengenai cara mengatasi dengan reset printer. tetap saja
tidak berhasil.
Lihat jam suda hampir jam 2, sebentar lagi pulang saya lanjutkan besok lagi.

Hari berikutnya saya terpaksa membongkar printernya, ternyata cukup mudah dibandingkan
dengan printer seri sebelumnya seperti IP1980, IP 1880. Saya cek sensornya masih bagus, tidak
ada tanda-tanda patah. saya perhatikan lebih seksama lagi ke tuas sensor kertasnya. Disitu
terlihat kalau tusa sensornya tidak menutup sensor kertas, padahal tuas saya perhatikan masih
bagus. Saya tanya kepada teman saya asal mula troublenya printer ini. Ternyata katanya habis
dipakai untuk mencetak dengan kertas folio yang disambung tetapi belum selesai printer macet.
Kemudian kertas ditarik dari atas (berlawanan dengan arah pencetakan), selanjunya saya
memberi pesan kalo terjadi hal seperti ini seharusnya kertas ditarik dari bawah (cover dibuka
dulu).
Kembali ke sensor kertas tadi, saya mengakali tuas sensor itu sedemikian rupa sampai sensor itu
tertutup tuas saat kertas belum masuk.
Saya coba lagi untuk mencetak, ............. treteteeeeeeeeett... Alhamdulillah berhasil juga
akhirnya. Selanjunya printer saya tutup kembali seperti semula dan siap untuk digunakan
kembali.
Sekian tips dari saya, semoga bisa berbagi pengalaman.