Anda di halaman 1dari 12

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN


SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA
YOGYAKARTA


RENCANA LAPORAN PRAKTIK DAN STUDI LAPANGAN

TATA CARA PEMERIKSAAN TERHADAP TEMPAT
PENJUALAN ECERAN BARANG KENA CUKAI BERUPA
MINUMAN MENGANDUNG ETIL ALKOHOL DI KPPBC TIPE
MADYA PABEAN YOGYAKARTA

Diajukan oleh:
Nur Alif Trisnawan
NPM : 131040500327




Agustus 2014
ii

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN
SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA
BALAI DIKLAT KEUANGAN YOGYAKARTA

PERSETUJUAN
RENCANA LAPORAN PRAKTIK DAN STUDI LAPANGAN


NAMA : Nur Alif Trisnawan
NOMOR POKOK MAHASISWA : 131040500327
DIPLOMA 1 KEUANGAN
SPESIALISASI : Kepabeanan dan Cukai
BIDANG LAPORAN PKL : Pengawasan dan Penindakan
Kepabeanan dan Cukai
JUDUL LAPORAN PKL : Tata Cara Pemeriksaan Terhadap
Tempat Penjualan Eceran Barang Kena Cukai Berupa Minuman
Mengandung Etil Alkohol Di KPPBC Tipe Madya Pabean Yogyakarta




Mengetahui Menyetujui
Kepala Bidang Akademis Dosen Pembimbing






Gunawan Sugeng Hariadi, S.E Basit Sugiyanto, S.E
NIP. 197011261997031001 NIP. 197502101995021001
iii

Daftar Isi

Bagian I PENDAHULUAN Halaman
Halaman Judul ...........................................................................................................i
Tanda Persetujuan ......................................................................................................ii
Daftar Isi ....................................................................................................................iii
Bagian II ISI
A. Tujuan Penyusunan ............................................................................................01
B. Metode Penelitian ...............................................................................................01
C. Rencana Daftar Isi ..............................................................................................02
D. Sinopsis ..............................................................................................................04
E. Ringkasan Isi Tiap Bab ......................................................................................06
F. Rencana Daftar Pustaka ......................................................................................07
Bagian III PENUTUP
A. Rencana Kegiatan dan Jadwal Pelaksanaan .........................................................09
B. Kontijensi .............................................................................................................09






1


Bagian II
ISI

A. Tujuan Penyusunan Laporan PSL
Laporan Praktik Kerja Lapangan ini disusun dengan tujuan sebagai berikut :
1. Untuk memenuhi sebagian dari syarat-syarat dinyatakan lulus Program Diploma I
Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai,
2. Untuk mengetahui tata cara pemeriksaan terhadap tempat penjualan eceran barang
kena cukai berupa minuman mengandung etil alkohol di KPPBC TMP
Yogyakarta
3. Untuk membandingkan antara teori yang diperoleh selama kuliah dengan fakta-
fakta yang terjadi di Kantor Pelayanan, serta melakukan analisis yang dikaitkan
dengan ketentuan-ketentuan cukai yang berlaku, khususnya dalam ruang lingkup
KPPBC Tipe Madya Pabean Yogyakarta

B. Metode Penelitian
Penulis menggunakan beberapa metode untuk mengumpulkan data, yaitu metode
kepustakaan, observasi, dan wawancara.
2


1. Metode Kepustakaan
Metode kepustakaan dilakukan dengan membaca teori pada peraturan atau
Undang-Undang, modul, artikel, atau melihat dokumen yang berkaitan. Metode
ini digunakan untuk membandingkan antara teori dan realita.

2. Metode Observasi
Metode ini digunakan untuk mencari fakta atau bukti dari kegiatan pemeriksaan
terhadap tempat penjualan eceran barang kena cukai berupa minuman
mengandung etil alkohol di KPPBC TMP Yogyakarta. Penulis akan melaporkan
prosedur, tata cara, dan tindak lanjut hampir keseluruhan dengan melihat
kenyataan.

3. Metode Wawancara
Penulis akan melakukan wawancara kepada narasumber, baik kepada Pejabat Bea
dan Cukai, pengusaha tempat penjualan eceran, atau orang yang terkait untuk
memperoleh fakta yang terdapat di lapangan.

C. Rencana Daftar Isi
Halaman Judul..........................................................................................................
Halaman Persetujuan................................................................................................
Kata Pengantar.........................................................................................................
3

Daftar Isi..................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang....................................................................................................
B. Tujuan Penulisan.................................................................................................
C. Metode Penelitian...............................................................................................
D. Ruang Lingkup Penulisan...................................................................................
E. Sistematika Penulisan.........................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum KPPBC TMP Yogyakarta....................................................
B. Dasar Hukum......................................................................................................
C. Dasar Teori
1. Pengertian-pengertian umum..............................................................................
2. Gambaran umum kewenangan umum pejabat bea cukai...................................
3.Tata Cara Pemeriksaan........................................................................................
D. Kenyataan di Lapangan..................................................................................
E. Perbandingan antara Teori dengan Praktik di Lapangan...............................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan.....................................................................................................
B. Kritik dan Saran.............................................................................................
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................
LAMPIRAN..........................................................................................................
4


D. Sinopsis
Globalisasi memiliki dampak yang sangat berpengaruh terhadap aspek
kehidupan bangsa. Salah satunya adalah merebaknya penggunaan Minuman
Mengandung Etil Alkohol yang saat ini dapat dengan mudah didapatkan di tempat-
tempat tertentu seperti tempat karaoke, diskotek, bahkan toko waralaba. Penggunaan
Minuman Mengandung Etil Alkohol sebenarnya memiliki efek yang merusak bagi
tubuh serta berdampak negatif pada lingkungan atau masyarakat karena efeknya yang
memabukkan. Efek negatif ini dapat meresahkan masyarakat yang berada di dekat
orang yang menggunakan minuman ini. Oleh karena itu dalam pengawasan terhadap
barang ini, Pemerintah menetapkan pembebanan berupa cukai agar peredarannya
dapat terawasi dan penggunaannya dapat dibatasi, yang mandatnya diserahkan kepada
Direktorat Jenderal Kepabeanan dan Cukai.
Keputusan Pemerintah yang menetapkan adanya pembebanan cukai terhadap
Minuman Mengandung Etil Alkohol mengakibatkan harga minuman ini menjadi
mahal. Selain itu, tarif cukai untuk barang ini setiap tahunnya mengalami kenaikan.
Rincian tarif cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol tahun 2014 diatur dalam
Peraturan Menteri Keuangan No 207/PMK.011/2013 adalah sebagai berikut :
Golongan
Kadar Etil
Alkohol
Tarif Cukai (Per Liter)
Produksi Dalam
Negeri
Impor
A
Sampai dengan
5%
Rp. 13.000,00 Rp. 13.000,00
5

B
Lebih dari 5%
sampai dengan
20%
Rp. 33.000,00 Rp. 44.000,00
C Lebih dari 20% Rp. 80.000,00 Rp. 139.000,00

Beberapa alasan tersebut mendasari sebagian oknum untuk melakukan
penyelewengan cukai seperti melakukan pemalsuan pita cukai, menjual Minuman
Mengandung Etil Alkohol tanpa ijin, dan pelanggaran lain yang mengakibatkan
barang ini beredar secara ilegal. Pelanggaran-pelanggaran terhadap perundang-
undangan cukai tersebut diantisipasi oleh Pemerintah dengan memberikan
kewenangan-kewenangan kepada Dirjen Kepabeanan dan Cukai untuk melakukan
berbagai kegiatan yang diharapkan dapat menekan peredaran Minuman Mengandung
Etil Alkohol ilegal.
Pejabat Bea Cukai dalam melaksanakan tugasnya memiliki kewenangan
umum yang diatur dalam pasal 33 Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang
Cukai sebagaimana telah diubah dengaan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007.
Salah satu kewenangan Pejabat Bea Cukai adalah melakukan pemeriksaan yang diatur
dalam pasal 35 Undang-Undang Cukai tersebut. Pemeriksaan terhadap pabrik, tempat
penyimpanan, atau tempat lain dan bangunan dilakukan berdasarkan:
1. Informasi adanya dugaan pelanggaran dibidang cukai; dan/atau
2. Dalam rangka pelaksanaan tugas rutin.
Untuk mencari bukti atas dugaan pelanggaran tersebut, Pejabat Bea Cukai dapat
meminta:
6


1. Catatan sediaan barang, dokumen cukai, dan/atau dokumen pelengkap cukai yang
wajib diselenggarakan berdasarkan peraturan perundang-undangan di bidang
cukai ; dan
2. Meminta keterangan yang diperlukan baik kepada pengusaha maupun karyawan,
atau orang yang menguasai tempat usaha penyalur, tempat penjualan eceran, atau
tempat lain yang bukan rumah tinggal dan barang kena cukai dan/atau barang lain
yang terkait dengan barang kena cukai.
Dalam mencari bukti tersebut dimungkinkan terdapat banyak kendala yang
ditemui di lapangan, sehingga tidak berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan.
Terlebih lagi ketika melakukan pemeriksaan di tempat penjualan eceran Minuman
Mengandung Etil Alkohol, yang secara langsung menyentuh konsumen akhir.
Berdasar dasar pemikiran ini, penulis bermaksud untuk melakukan tinjauan secara
langsung dan menganalisis permasalahan terkait dengan pemeriksaan tempat
penjualan eceran. Untuk selanjutnya, penulis akan menuangkan hasil tinjauan
lapangan dengan laporan Praktek Studi Lapangan yang berjudul Tata Cara
Pemeriksaan Terhadap Tempat Penjualan Eceran Barang Kena Cukai Berupa
Minuman Mengandung Etil Alkohol di KPPBC Tipe Madya Pabean Yogyakarta.

E. Ringkasan Isi Tiap Bab
BAB I PENDAHULUAN
7

Penulis menguraikan secara singkat latar belakang dan alasan tema yang
dipilih, tujuan dan metode pengumpulan data dari penulisan laporan PSL, kemudian
memaparkan ruang lingkup yang akan dibahas dan sistematika pembahasan.
BAB II PEMBAHASAN
Bab ini menjelaskan tentang dasar hukum dan dasar pemikiran yang
digunakan, pengertian yang berkaitan dengan penulisan laporan, gambaran umum
tentang KPPBC Tipe Madya Pabean Yogyakarta, serta data dan fakta yang ditemukan
di lapangan yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas.
BAB III PENUTUP
Penulis mengambil kesimpulan dari pembahasan yang telah diuraikan untuk
mempermudah pembaca memahami isi laporan dan memberikan sedikit kritik dan
saran atas hal tersebut.

F. Rencana Daftar Pustaka
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-
Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 238/PMK.04/2009 tentang Tata Cara
Penghentian, Pemeriksaan, Penegahan, Penyegelan, Tindakan Berupa Tidak
Melayani Pemesanan Pita Cukai atau Tanda Pelunasan Cukai Lainnya, dan
Bentuk Surat Perintah Penindakan
8

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 207/PMK.011/2013 tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62/PMK.011/2010 tentang Tarif Cukai
Etil Alkohol, Minuman yang Mengandung Etil Alkohol, dan Konsentrat yang
Mengandung Etil Alkohol
Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-53/BC/2010 tentang
Tatalaksana Pengawasan
Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-01/BC/2014 tentang Tata Cara
Pemungutan Cukai Etil Alkohol, Minuman Mengandung Etil Alkohol, dan
Konsentrat yang Mengandung Etil Alkohol






9

Bagian III
Penutup

A. Rencana Kegiatan dan Jadwal Pelaksanaan
Uraian Kegiatan Tanggal Pelaksanaan
Pengarahan Penyusunan Outline
Laporan
28 Agustus 2014
Penyusunan dan Penyerahan Outline
PKL
26 Agustus 29 Agustus 2014
Pengarahan Teknis Pelaksanaan PKL 28 Agustus 2014
Pelaksanaan PKL 1 September 19 September 2014
Penyerahan Laporan PKL 22 September 26 September
Penilaian Laporan PKL 28 September 3 Oktober 2014

B. Kontijensi
Dalam mengumpulkan data untuk bahan laporan, penulis akan bergantung
pada waktu, kesempatan dan lokasi praktik dan studi lapangan, sehingga dalam hal ini
akan mempengaruhi kelengkapan data. Untuk itu penulis menyampaikan bahwa
laporan yang dibuat dapat terjadi adanya perubahan, baik perubahan data, isi atau
judul laporan sesuai praktik yang didapatkan. Namun penulis akan tetap berusaha
fokus pada rencana yang telah ada.