Anda di halaman 1dari 3

CRITICAL THINKING SKILLS

Melakukan tindakan beretika sering bertentangan dengan kepentingan jangka pendek pribadi
seseorang. Dalam suatu dilemma sering orang berada dalam pilihan-pilihan yang tidak ideal. Untuk itu
kita perlu menimbang alternatif terbaik diantara berbagai pilihan.

Kemampuan berfikir secara kritis yang kuat akan bisa membantu kita menghindari kesalahan dalam
mengambil keputusan diantara berbagai alternatif pilihan yang ada maupun ketika kita berada dalam
suatu situasi yang sulit. Dan juga kemampuan berfikir secara kritis juga akan membantu kita untuk bisa
berkomunikasi dengan jelas dan efisien.

Kemampuan berfikir secara kritis merupakan suatu syarat dalam rangka bertindak secara beretika.

Menurut Deamer :
Critical thinking adalah proses mengevaluasi suatu masalah (claim) dengan tujuan untuk menentukan
apakah menerima, menolak atau menunda untuk mengambil suatu keputusan.

Menurut Brown dan Keeley :
Berfikir secara kritis adalah kemampuan dan keinginan untuk menanyakan pertanyaan yang tepat dalam
menganalisa suatu situasi

Mereka menyarankan suatu daftar pertanyaan kritis yang harus kita ajukan pada diri kita ketika berada
dalam suatu dilemma (masalah) :
1. Apa permasalahan nya (issue) dan apa kesimpulan dari masalah tersebut
2. Apa alasannya
3. Mana kata-kata atau bagian kalimat yang mendua maksudnya
4. Apa nilai dari konflik tersebut dan apa asumsinya
5. Bagaimana gambaran asumsinya
6. Mana buktinya
7. Apakah sample nya dapat mewakili seluruh populasi dan pengukuran sample nya valid/sah
8. Bagaimana hipotesanya
9. Apakah ada cacat/kekurangan dalam hal pertimbangan yang diambil
10. Apakah ada kesalahan dalam hal pertimbangan yang diambil
11. Apa informasi penting yang dihilangkan
12. Apa kepentingan pribadi saya dalam hal permasalahan ini
13. Seberapa besar analogi/perumpamaan yang digunakan relevan dengan permasalahan yang
dihadapi

Tidak seluruh pernyataan tersebut perlu diaplikasikan dalam seluruh situasi. Tetapi ini adalah
pertanyaan-pertanyaan yang harus ada dalam pikiran kita bila kita berada pada situasi yang memerlukan
pengambilan keputusan

Dalam kehidupn sehari-hari, ada kata-kata/argument-argument yang berarti ketidaksetujuan terhadap
sesuatu, dimana suatu argument sering disampaikan dengan emosi yang tinggi dan situasi yang panas

Tetapi dalam Critical Thinking, argument merupakan sebaris pertimbangan yang disajikan dalam rangka
pengambilan suatu keputusan

Suatu argument selalu disajikan (ditulis) dengan menggunakan satu atau lebih premises dan kemudian
diikuti oleh suatu kesimpulan

Suatu premises adalah suatu pernyataan yang menjadi dasar suatu pertimbangan (a line of reasoning).
Jika berhadapan dengan suatu argument, kita seharusnya selalu menulisnya kembali dalam bentuk
sebagai berikut :

Jika Premise 1, and Since Premise 1, and
Premise 2, .. Premise 2, ..
maka Kesimpulan Therefore conclusions

Jika berhadapan dengan hal yang membingungkan, akan sangat membantu jika kita menyatakannya
kembali kedalam bentuk form tadi karena argument menggunakan since .. therefore tadi membuat
suatu masalah menjadi lebih bersih (clear) dan juga menimbulkan disargument (ketidaksetujuan)

Suatu argument yang benar mengandung 3 unsur :
1. Setiap premise haruslah benar
2. Setiap premise haruslah relevan dengan hal yang dibahas
3. Premises-premises haruslah cukup untuk pengambilan suatu keputusan yang benar

Jika suatu argument tidak memiliki 3 hal diatas, maka argument tersebut memiliki kesalahan yang
disebut engan Logical Gallacy

Beberapa Logical Gallacy :
1. Menggunakan asumsi yang tidak benar
2. Ketiadaan Bukti
3. Pengidentifikasian sebab akibat yang tidak benar
4. Premises tidak relevant dengan conclusion
5. Mengemukakan emosi/otoritas/loyalitas/dll
6. Lari dari point utama

Contoh suatu argument
Jika Mr. A ahli dibidang program
Mr. B ahli dibidang database
Mr. C ahli dibidang design
Maka mereka akan menjadi sebuah tim IS/IT yan g solid

Hal yang perlu diingat :
1. Keahlian berfikir secara kritis yang baik merupakan suatu syarat dalam rangka bertindak secara
beretika
2. Keahlian berfikir secara kritis yang lebih baik membuat kita bisa berfikir secara jernih,mengambil
keputusan yang lebih baik dan berkomunikasi dengan orang lain lebih baik
3. Bila berhadapan dengan suatu permasalahan, akan sangat membantu menggunakan argument :
Jika Premise 1, and
Premise 2, ..
Maka kesimpulan