Anda di halaman 1dari 26

RESUME

PRO JUSTITIA
Visum et Repertum No. 04/VR/1999
Surat permintaan isum
Surat permintaan visum et repertum dari Polri Kota Besar Ujung Pandang sektor kota
Tamalate yang ditandatangani oleh Drs.S.M..Mahendra Jaya Kapten Polisi
NP.!!"#"$"$.
Tim !e"o!teran #orensi!
Dipimpin oleh dokter %u&ia Suryani'DSP( dengan di)antu oleh )e)erapa dokter residen
dan dokter muda lainnya
$a!tu "an tempat pemeri!saan %e"a& ma'at (otopsi)
Tanggal empat Mei seri)u sem)ilan ratus sem)ilan puluh sem)ilan mulai dari jam
Sem)ilan sampai jam dua )elas siang *aktu +ndonesia Tengah di kamar mayat umah
Sakit Bhayangkara Ujung Pandang.
I"entitas !or%an
Berdasarkan keterangan polisi' mayat laki,laki yang ditunjuk oleh polisi dimana mayat
tanpa segel terse)ut )ernama Sahir Dg. Tutu (i -ai' umur ./ tahun' alamat jalan Jl. Dg.
Tata %ama No.01 T B2 +' Kel. Mangasa' agama +slam' pekerjaan tidak di&antumkan'
ditemukan meninggal di jalan Dg. Tata %ama' pada hari Minggu' tanggal dua Mei seri)u
sem)ilan ratus sem)ilan puluh sem)ilan' jam sem)ilan 2+T(.
*eteran+an temuan !or%an
Pemeri!saan ,uar
Pada pemeriksaan luar kaku mayat seluruh )adan' sukar dila*an' le)am mayat
pada muka' leher' punggung. tidak hilang dengan penekanan' sudah mulai ada tanda,
tanda pem)usukan pada perut )agian )a*ah.
3idung keluar &airan darah *arna &oklat dari lu)ang hidung kanan'
)i)ir ke)iruan' keluar &airan darah *arna &oklat dari mulut. %u)ang pelepasan 4anus5
terdapat kotoran 46eses5.
Pada ekstremitas kuku,kuku pada kaki dan tangan )iru 4sianosis5. %uka pada
kulit leher7 luka memar se)esar kepala jarum pentul pada )ahu kiri dua sentimeter dari
pangkal leher. Kulit pinggang7 luka memar ukuran dua kali dua sentimeter pada
pinggang se)elah kiri *arna ungu kehitaman lokasi tujuh )elas sentimeter dise)elah kiri
)a*ah pusat. %uka pada ekstremitas7 tampak luka listrik pada jari ketiga' keempat' dan
kelima tangan kiri' ketiganya pada ruas jari tengah 4kulit terkelupas *arna putih' dengan
)intik hitam di tengahnya dan sekitar luka mem)engkak5' ukuran luka 7 pada jari ketiga
nol koma lima kali nol koma lima sentimeter' jari keempat satu kali nol koma lima
sentimeter' dan jari kelima nol koma lima kali nol koma lima sentimeter.
Pemeri!saan "a,am
Mikroskopis jantung7 pada )ilik kiri dan kanan tampak sel,sel otot jantung yang
patah,patah 4reksis5.Pada paru,paru kiri dan kanan terdapat )intik,)intik antrakosis.
Mikroskopis kedua paru,paru7 diantara alveoli,alveoli tampak pem)uluh darah mele)ar
)erisi eritrosit'alveoli juga tampak mele)ar' dan terdapat pula )intik,)intik antrakosis.
3ati7 ukuran tiga puluh satu kali tujuh )elas kali sem)ilan sentimeter' *arna
merahke&oklatan' permukaan +i&in. Mikroskopis hati 7 tampak vena sentralis mele)ar
)erisi eritrosit' sinusoid juga )erisieritrosit' dan terdapat degenerasi lemak. %impa 7
ukuran dua )elas kali enam koma lima kali dua setengah sentimeter' *arna merah
kehitaman' pera)aan kenyal' tepi tajam. Mikroskopis limpa 7 diantara stroma terisi
eritrosit. Usus 7 usus dua )elas jari' usus halus' dan usus )esar )erisi gas pem)usukan.
Mikroskopis ginjal kanan dan kiri7 tampak pem)uluh darah,pem)uluh darah mele)ar
)erisi eritrosit.
Kulit kepala dalam 7 terdapat hematoma pada )agian depan kanan ukuran tiga kali
dua setengah sentimeter' )agian )elakang kiri tiga koma lima kali empat sentimeter'
dan )agian kepala kanan )erukuran empat kali empat sentimeter' dan terdapat )intik,
)intik perdarahan diseluruh kulit kepala dalam. Selaput otak keras 7 ada )er&ak,)er&ak
perdarahan' )ekuan darah di )a*ah selaput otak keras seluas tiga )elas kali enam
sentimeter dan perlengketan sepanjang enam sentimeter pada otak )agian kiri dan
delapan sentimeter pada tepi atas otak kanan. 8tak 7 pada mikroskopis diantara sel,sel
otak )esar tampak perdarahan,perdarahan' terdapat )agian yang nekrose' dan tampak
se)agian pem)uluh darah mele)ar )erisi eritrosit.
TINJAUAN PUSTA*A
PEN-A.U/UAN
Traumatologi adalah ilmu yang mempelajari tentang luka dan &edera serta
hu)ungannya dengan )er)agai kekerasan 4rudapaksa5' sedangkan yang dimaksudkan
dengan luka adalah suatu keadan ketidaksinam)ungan jaringan tu)uh aki)at
kekerasan. Berdasarkan si6at serta penye)a)nya' kekerasan dapat di)edakan atas
kekerasan yang )ersi6at7
495
Mekanik7
Kekerasan oleh )enda tajam
Kekerasan oleh )enda tumpul
Tem)akan senjata api
:isika7
Suhu
/istri! "an petir
Peru)ahan tekanan udara
(kustik
adiasi
Kimia7
(sam atau )asa kuat
%istrik merupakan suatu )entuk energi yang pada keadan tertentu dapat melukai
tu)uh )ahkan dapat menye)a)kan kematian.
TRAUMA /ISTRI*
-e#inisi
Trauma listrik adalah kekerasan atas jaringan tu)uh yang masih hidup yang dise)a)kan
oleh adanya aliran arus listrik yang mele*ati tu)uh manusia dan mem)akar jaringan
ataupun menye)a)kan terganggunya 6ungsi organ dalam dan jaringan lunak' aritmia
jantung' gagal na6as' )ahkan kematian.
0a!tor 1 #a!tor 'an+ mempen+aru&i Trauma /istri!
Terjadinya luka aki)at segatan listrik dipengaruhi oleh 6aktaor , 6aktor'antara lain7
9. Jenis sirkuit
Berdasarkan tipe sirkuit dapat di)agi menjadi arus listrik searah 4D-5 dan arus listrik
)olak,)alik 4(-5. (rus searah 4D-5 kurang )er)ahaya di)anding arus )olak,)alik 4(-5;
arus dari $",1" m( (- dapat mematikan dalam hitungan detik' sedangkan .$" m( D-
dalam *aktu yang sama sering dapat selamat se)a) pada tegangan yang sama arus
(- empat sampai enam kali le)ih )er)ahaya di)andingkan arus D-. 3al ini terjadi
karena pada arus D- menye)a)kan kontraksi tunggal pada otot sehingga kor)an
mudah melepaskan diri dari sum)er listrik sedangkan (- menim)ulkan kontraksi otot
yang )erulang,ulang dan tetani yang menye)a)kan kor)an kesulitan melepaskan diri
dari sum)er listrik.9'$ 3al terse)ut dapat tim)ul pada aliran 0",99" siklus per detik.
Selain itu arus )olak,)alik le)ih dapat menye)a)kan aritmia jantung di)anding arus
searah. (rus dari (- pada 9"" m( dalam seperlima detik dapat menye)a)kan 6i)rilasi
ventrikel dan henti jantung. (mpere tinggi D- 4di atas 0 (5 dapat menye)a)kan jantung
aritmia kem)ali pada sinus ritmik seperti pada de6i)rilasi medis.9'.9
.. (rus 4+5
Derajat kerusakan jaringan se)anding dengan jumlah listrik yang mengalir melaluinya.
Jumlah ini terlihat pada jumlah elektron per unit *aktu dan diukur dalam <-oulom)s='
yang mana merupakan hasil dari ampere dan detik' meski ampere )iasanya diterima
se)agai indeks dari aliran arus. Menurut 3ukum 8hm' arus tergantung pada tegangan'
tahanan jaringan dan untuk
kerusakan jaringan diperlukan *aktu untuk arus mengalir. Dalam patologi 6orensik'
ke)anyakan kematian adalah hasil dari disritmia jantung' pengukuran paling penting
dari arus adalah yang mengaki)atkan gagal jantung akut. (rus $",1" m( yang mele*ati
jantung le)ih dari )e)erapa
detik dapat menye)a)kan kematian. >ang masih dapat ditoleransi adalah ?" m( pada
tangan menye)a)kan kontraksi otot yang menyakitkan. Kehilangan kesadaran pada 0"
m( dan arus yang terus menerus untuk )e)erapa detik le)ih )esar dari $",1" m(
menye)a)kan risiko kematian.9 Dampak arus listrik yang mengalir pada tu)uh menurut
-ooper antara lain 7
a. 9 @ . m( sensasi geli A tingling A
). ? @ $ m( (rus A%et BoC untuk anak @ anak
&. ! @ 1 m( (rus A%et BoC untuk *anita
d. # @ / m( (rus A%et BoC untuk laki @ laki
e. 9" ,." m( Tetani otot skelet
6. ." @ $" m( paralysis otot respirasi 4 respiratory arrest 5
g. $" @ 9"" m( :i)rilasi Dentrikel
?. Tegangan atau voltase 4D5
Kerusakan jaringan aki)at sengatan listrik se&ara konvensional )erdasar tegangan
di)agi menjadi voltase rendah 4 tegangan rumah tangga 5 dan voltase tinggi yang
menggunakan 9""" D se)agai )atas pem)agian yang paling umum.Tegangan tinggi
mengaki)atkan arus listrik yang le)ih )esar' oleh karena itu potensinya le)ih )esar
menye)a)kan kerusakan jaringan.$'..
Kematian orang yang terkena arus listrik )ertegangan rendah )er)eda dengan yang
)ertegangan tinggi' dimana pada yang pertama kematian dise)a)kan oleh 6i)rilasi
ventrikel' sedangkan yang kedua )iasanya karena luka )akar E panas.." Tegangan
yang sangat tinggi' dapat se&ara paradoks le)ih aman pada )e)erapa situasi. Karena
syok dapat mementalkan su)yek dari konduktor' sehingga mengurangi *aktu kontak di
)a*ah am)ang kerusakan Jantung.
0. Tahanan 45
Tahanan 4 resistensi 5 listrik merupakan kemampuan untuk menghalangi arus listrik.
Tu)uh mempunyai tahanan terhadap arus listrik yang melaluinya dan tahanan ini
)er)eda @ )eda pada tiap )agian tu)uh. Berdasarkan )esarnya resistensinya terhadap
listrik tu)uh di)agi menjadi tiga
)agian 7 95 Tahanan rendah 7 sara6' darah' mem)ran mukosa' otot ; .5 Tahanan
menengah 7 kulit kering' jaringan lemak' tendon ; ?5 Tahanan tinggi 7 tulang. Berdasar
)esarnya tahanan kulit mempunyai tahanan menengah tetapi kulit merupakan tahanan
utama tu)uh terhadap sengatan listrik karena se)elum memasuki organ yang le)ih
dalam arus listrik harus melalui kulit terle)ih dahulu. Tahanan kulit )ervariasi'
tergantung dari te)alnya lapisan keratin pada epidermis' dimana pada telapak kaki dan
ujung jari le)ih te)al dari kulit tipis dimanapun. Tahanan rata,rata adalah antara $"",
9"."" ohm selain tangan dan telapak kaki yang memiliki tahanan 9 juta ohm ketika
kering.
:aktor yang le)ih potensial adalah kekeringan atau kelem)a)an kulit' yang )ere6ek
sangat )esar terhadap tahanan. Ketika kulit telapak tangan kering' memiliki tahanan 9
juta ohm' ketika )asah akan turun menjadi hanya 9."" ohm. Jellinek menemukan kulit
te)al dari pekerja memiliki tahanan 9 sampai . juta ohm' Ja66e menyatakan )ah*a
)erkeringat dapat menurunkan tahanan kulit dari ?""" sampai .$"" ohm.
esistensi Jaringan 4ohmsE&m.5
Mem)ran mukosa 9""
%engan volar' paha )agian dalam ?"" @ 9"'"""
Kulit kering $'"""
Kulit Basah
a. kamar mandi 9'."" @ 9'$""
). Berkeringat .'$""
&. Kulit lain 9"'""" @ 0"'"""
d. Telapak kaki 9""'""" @ .""'"""
e. Heavily calloused palm 9'"""'""" @ .'"""'"""
Makin tinggi resistensi dapat menye)a)kan jumlah energi yang dikeluarkan pada
permukaan kulit se)agai arus )akar yang menye)a)kan luka termal pada kulit tetapi
kerusakan organ internal yang minimal.
$. :rekuensi
Kematian tertinggi aki)at trauma listrik terjadi pada aliran ?/,9$" siklus per detik?
Berdasarkan hasil penelitian DalFiel menye)utkan )ah*a 6rekuensi $" @ !" 3F
merupakan arus let go minimum. (rus (- dengan 6rekuensi $" 3F' mampu 7
95 Merangsang sara6 sensoris ;
.5 Merangsang sara6 motoris;
?5Bere6ek kontraksi otot.
:rekuensi listrik di )a*ah 9" 3F menye)a)kan arus let go akan meningkat dan otot @
otot akan terjadi relaksasi se)agian' sedangkan di atas 9"" 3F arus let go akan
meningkat juga' dan otot@ otot mengalami strenght duration trade off serta re6rakter
jaringan yang telah mengalami eksitasi.
!. Durasi atau *aktu kontak
Nilai am)ang 6i)rilasi semakin menurun )ila *aktu semakin )esar. 2aktu lamanya
seseorang kontak dengan )enda yang )eraliran listrik menentukan ke&epatan
datangnya kematian. Semakin tinggi arus listrik maka *aktu kematian pun semakin
&epat. Semakin lama terkena listrik semakin )anyak jaringan yang mengalami
kerusakan.9
#. Jalur arus listrik
Jalur arus listrik menentukan resiko jaringan' jenis luka yang terlihat dan derajat
konversi energi listrik ke panas. Jika arus listrik melalui jantung atau thoraG maka dapat
menye)a)kan disritmia jantung dan kerusakan miokardium se&ara langsung. (rus yang
melalui otak dapat menye)a)kan
respiratory arrest' kejang dan paralisis. (rus yang melalui mata )isa menye)a)kan
katarak. (rus yang melalui )adan )isa menye)a)kan kerusakan yang minimal jika
hanya melalui satu jari.99'."
Densitas arus listrik meningkat' ke&enderungan untuk mengalir melalui jaringan dengan
resistensi rendah menjadi lemah. (khirnya' arus listrik akan mengalir melalui jaringan
dengan tidak teratur' seolah,olah tu)uh merupakan konduktor' dengan potensi untuk
menghan&urkan seluruh jaringan pada jalur arus listrik. Karena arus listrik )iasanya
terpusat pada sum)er dan
lantai titik kontak' derajat kerusakan ter)esar selalu dio)servasi di sini. (kan tetapi'
destruksi ekstensi6 ke jaringan dalam mungkin ada antara lokasi luka tegangan tinggi
dan dengan permukaan dan selalu merupakan 6enomena Apun&ak gunung esC.
Kerusakan organ internal )isa )erupa titik,titik' dengan area jaringan normal
)erse)elahan dengan jaringan ter)akar dan kerusakan terhadap struktur pada tmpat
jauh dari titik kontak yang jelas.99'..
Me!anisme *erusa!an *u,it A!i%at Sen+atan /istri!
Kerusakan kulit yang utama karena sengatan listrik adalah luka )akar. (da empat
mekanisme yang menye)a)kan tim)ulnya luka )akar pada kulit aki)at listrik yaitu 95
pemanasan electrothermal 4electrothermal burn5 merupakan pola klasik aki)at kontak
langsung dengan konduktor' luka )akar terlihat pada titik masuk dan titik keluar arus
listrik' .5 %engkung elektrik adalah suatu per&ikan arus listrik yang tim)ul diantara dua
permukaan o)jek yang tidak )ersentuhan memiliki )eda potensial yang sangat )esar'
)iasanya pada sum)er arus tegangan tinggi dengan ground. Karena )esarnya
per)edaan potensial ini' dapat tim)ul panas sampai
temperatur .$""H-. Panas ini dapat menim)ulkan luka )akar yang sangat he)at pada
titik kontak dengan kulit' ?5 Nyala api karena per&ikan api yang dihasilkan oleh listrik
mengenai pakaian' dan 05 (rus listrk aki)at Petir... Dari keempat mekanisme diatas
dapat dilihat )ah*a penye)a) kerusakan kulit adalah peru)ahan energi listrik menjadi
panas. Inergi listrik ini )eru)ah menjadi panas karena kulit mempunyai tahanan yang
&ukup tinggi. Peru)ahan energi listrik menjadi energi panas ini menye)a)kan luka )akar
4electrical burn5 yang ditandai dengan kerusakan jaringan yang )erat dan nekrosis
koagulasi. %apisan kulit yang terkena panas akan mengalami pemisahan lapisan
epidermis dengan lapisan dermis yang akhirnya tim)ul luka lepuh. Sel kulit yang
terkena panas akan mengalami kerusakan. Parahnya kerusakan tergantung pada
)esarnya energi panas. Jika energi panas ke&il maka sel kulit hanya mengalami
kerusakan sel yang reversi)el. Se&ara potensial peru)ahan,peru)ahan su)lethal ini
yang dikenal se)agai peru)ahan degenerati6. Dua gam)aran peru)ahan seluler
su)lethal yang umum terlihat ialah peru)ahan hidro6ik dan peru)ahan lemak.
Sedangkan )ila energi panas denaturasi protein termasuk protein enFim yang akhirnya
sel mengalami nekrosis koagulati6a..? 2alaupun peru)ahan,peru)ahan lisis
yang terjadi dalam jaringan nekrotik dapat meli)atkan sitoplasma sel' intilah yang paling
jelas menunjukkan peru)ahan@peru)ahan kematian sel. Biasanya inti sel yang mati
akan melisut' )atasnya tidak teratur' dan )er*arna gelap dengan Fat *arna yang )iasa
digunakan ahli patologi. Proses ini dinamakan piknosis' dan inti sel dise)ut piknotik.
Kemungkinan lain' inti dapat han&ur' dan meninggalkan pe&ahan,pe&ahan Fat kromatin
yang terse)ar di dalam sel. Proses ini dise)ut karioreksis. (khirnya' pada )e)erapa
keadaan' inti sel yang mati kehilangan kemampuan untuk di*arnai dan menghilang
)egitu saja' proses ini dise)ut kariolisis.
2am%aran Ma!ros!opis *erusa!an *u,it
Kulit merupakan resistor primer terhadap aliran arus listrik dalam tu)uh. esistensi kulit
yang pertama adalah stratum korneum yang )erperan se)agai isolator arus $" volt
selama !,# detik mengaki)atkan tim)ulnya lepuh pada area yang resistensinya
terganggu. Bam)aran makroskopis kerusakan kulit aki)at sengatan listrik tergantung
pada )e)erapa hal antara lain 7
9. Kelem)a)an dan luas permukaan kulit yang kontak dengan konduktor
Kelem)a)an kulit )erkaitan dengan tahanan kulit seperti dijelaskan di atas. Semakin
lem)a) kulit maka tahanannya menjadi semakin ke&il. Makin tinggi tahanan dapat
menye)a)kan jumlah energi yang dikeluarkan pada permukaan kulit se)agai panas
yang menye)a)kan luka )akar pada kulit tetapi kerusakan organ internal yang minimal.
Tetapi kerusakan organ internal akan le)ih parah jika konduktor kontak langsung
dengan kulit yang lem)a). Jadi gam)aran luka )akar le)ih jelas terlihat jika konduktor
kontak langsung pada kulit dalam keadaan kering 4tahanan tinggi5 daripada kulit dalam
keadaan lem)a) 4tahanan rendah5. %uas Permukaan )er)anding lurus dengan tahanan
konduktor. Sehingga semakin luas 4 tahanan tinggi 5 daerah kulit yang kontak langsung
dengan konduktor kerusakan le)ih ringan dari pada luas kontak yang sempit. Di Maio
mengatakan jika arus listrik masuk melalui area yang luas di permukaan tu)uh maka
luka )akar yang khas dan )isa di)edakan satu sama lain tidak akan kita temukan.
.. Kete)alan kulit
Berma&am @ ma&am histomor6ologi alami kulit dengan per)edaan kete)alan lapisan
tanduk 4stratum korneum5 pada lapisan epidermis dan kandungan 6i)ro)las 4pem)entuk
sera)ut kolagen5 pada lapisan dermis mempengaruhi gam)aran kerusakan kulit.
Bam)aran kerusakan kulit
tampak jelas pada telapak tangan dan telapak kaki karena mempunyai lapisan tanduk
yang te)al dan kandungan 6i)ro)las yang tinggi..$ Selain itu kete)alan kulit juga
)erhu)ungan dengan )esar tahanan listrik' sedangkan tahanan listrik juga )erpengaruh
pada gam)aran kerusakan kulit.9'?'$
?. Tegangan konduktor listrik
Sengatan oleh )enda )ermuatan listrik dapat menim)ulkan luka )akar aki)at
)eru)ahnya energi listrik menjadi panas. Sesuai dengan hukum 8hm yang
menye)utkan )ah*a energi panas yang dihasilkan dari listrik sama dengan +..
Dengan demikian maka produksi panas )er)anding langsung dengan kuadrat intensitas
listrik dan resistensi listrik. Sehingga e6ek luka
)akar yang paling )esar terjadi pada )agian tu)uh yang paling )esar resistensinya
4 kulit 5. Selain itu yang mempengaruhi )erat ringanya luka adalah )esarnya tegangan.
%uka yang dise)a)kan dari listrik )ertegangan rendah 4 J9""" agakKLagakL
aki)atKLaki)atL areaKLareaL atauKLatauL )agianKL)agianL )erupaKL)erupaL
daerahKLdaerahL danKLdanL dapatKLdapatL darahKLdarahL denganKLdenganL diKLdiL
dise)utKLdise)utL eritemaKLeritemaL hiperemisKLhiperemisL iKLiL inilahKLinilahL
jugaKLjugaL ka*ahKLka*ahL menonjolKLmenonjolL pele)aranKLpele)aranL
pem)uluhKLpem)uluhL pu&atKLpu&atL reaksiKLreaksiL sekitarnyaKLsekitarnyaL
sepertiKLsepertiL tengahnyaKLtengahnyaL tepiKLtepiL terdapatKLterdapatL vKLvL
yangKLyangLMele&tri&al mark
yang biasanya ditemukan pada tempat arus listrik masuk. Hal ini terjadi karena kulit kontak erat
dengan konduktor listrik, maka aliran listrik yang melaluinya memanaskan cairan jaringan dan
menghasilkan uap. Uap tersebut dapat memisahkan lapisan epidermis atau
demo,epidermal jun&tion dan ter)entuk lepuh yang menonjol ke permukaan kulit. Bila
lepuh menjadi dingin dan kolaps maka ter)entuk gam)aran seperti &in&in )er*arna
kela)u atau putih yang tepinya meninggi dan tengahnya &ekung. Di sekeliling lepuh
dikelilingi oleh daerah hiperemis' kemudian di se)elah luar dikelilingi oleh )erturut,turut
daerah pu&at aki)at spasme arteriol dan daerah hiperemis lagi.
%istrik dengan tegangan tinggi 4 M9""" D 5 akan menye)a)kan luka )akar yang le)ih
)erat 4 derajat ? @ 0 5. %uka aki)at tegangan listrik tinggi ini dise)ut exogenous burn
dimana selain arus listriknya juga karena energi panas yang dikandungnya' misalnya
pada listrik tegangan ??" Dolt. Tu)uh kor)an akan hangus ter)akar' tak jarang disertai
dengan patah tulang.
Klasi6ikasi luka )akar menurut 6orensik7
a5 Derajat + 7 Iritema
%uka )akar hanya mengenai lapisan epidermis' kulit hiperemik 4eritema5.
)5 Derajat ++ 7 Desikel atau )ulla
Partial thi&kness )urn 4luka )akar parsial5. (rtinya luka )akar mengenai se)agian dari
kete)alan kulit 4epidermis dan se)agian dermis5.Terjadi reaksi eksudasi dengan
ter)entuknya vesikel atau
)ulla.
&5 Derajat +++ 7 Nekrosis koagulati6
:ull thi&kness )urn. %uka )akar mengenai seluruh kete)alan kulit4 epidermis dan
dermis5
d5 Derajat +D 7 Kar)onisasi
Selain itu pada listrik tegangan tinggi terjadi lon&atan listrik hingga )e)erapa sentimeter
yang dapat menye)a)kan spark lesion yang multipel sehingga terlihat seperti kulit
)uaya yang dise)ut Crocodile skin effect. Spark lesion 4 lesi yang )er)entuk luka api 5
merupakan gam)aran nodu
)er*arna ke&oklatan yang keras. 3al ini dise)a)kan karena proses pendinginan luka
lepuh yang permukaanya dilapisi keratin aki)at lon&atan listrik.
0. %ama Kontak dengan konduktor listrik
Bila kontak dengan sum)er listrik dalam *aktu &ukup lama akan terjadi Joule burn atau
endogenous burn' sehingga daerah yang tadinya pu&at pada electrical mark menjadi
hitam hangus ter)akar.
2am%aran Mi!ros!opis *erusa!an *u,it
Bam)aran pada kulit )erupa rongga,rongga pada lapisan epidermis' dan kadang pada
dermis. 3al ini dise)a)kan karena adanya ruang udara yang )erasal dari pemisahan
jaringan panas dari sel,sel terse)ut. Bagian terluar epidermis dapat terlepas. Pada
)e)erapa luka trauma listrik ditemukan vakola @ vakuola ke&il pada stratum
korneum.Dakuola )erasal dari kelenjar keringat di tempat masuk dan keluarnya arus
listrik' se)agai aki)at produksi uap panas )erle)ih yang
mengaki)atkan pele)aran kelenjar keringat terse)ut' dikenal se)agai Choney&om) atau
S*iss &heese,like apparan&eC.
Bohm 49/!#5 dan Sellier 49/#$5 melaporkan )ah*a pada )agian tengah epidermis yang
kontak dengan konduktor tampak kulit tertekan' tipis' mem)entuk saluran terputus,
putus disertai pengarangan dan ro)ekan pada pinggir luka terse)ut. Selain itu
terkadang tim)ul luka lepuh )erisi &airan kaya protein dan leukosit. Pada tahun 9/19
Thomsen mengamati luka sengatan listrik dengan mikroskop elektron' tampak
gam)aran peru)ahan partikel inti sel. Partikel inti sel )eru)ah )entuk' )erisi gumpalan
kromatin' homogen' dan )ergranuler halus. Ditemukan pula perpanjangan inti sel
menjadi piknotik.
Semakin )esar energi panas yang dihasilkan oleh arus listrik maka semakin luas
kerusakan pada epidermis yang kontak dengan konduktor. Ipidermis dapat terlepas
dari ikatannya dengan dermis. Sedangkan pada tepi luka' epidermis mengalami
pene)alan' homogen' dan tampak vakuola,vakuola di dalamnya.
Bam)aran ini tampak nyata jika konduktor kontak dengan telapak tangan dan telapak
kaki. Pada sel,sel )asal epidermis tepi luka ditemukan pemanjangan inti sel yang
piknotik. Ilongasi tiap,tiap sel terse)ut dapat tersusun spiral, loop, whorls, palisade satu
sama lain. Bam)aran yang sama juga ditemukan pada organ,organ kulit asesoris
misalnya pada 6olikel ram)ut..$
Seharusnya perhatian perlu ditujukan kepada distri)usi nekrosis' pem)engkakan dan
perdarahan yang tidak merata di dermis di )a*ah epidermis yang kontak dengan
konduktor. Bam)aran nekrosis akan le)ih jelas terlihat di sel )asal epidermis kulit.
Pemeriksaan hendaknya juga dilakukan terhadap daerah,daerah yang )erada di sekitar
luka.
Bam)aran mikroskopis sengatan listrik pada kulit )elum pernah ada yang meneliti
tetapi diduga gam)aran kerusakan sel dengan paparan listrik yang &ukup akan tim)ul
karena sengatan listrik dapat menghasilkan panas. Kerusakan yang tim)ul diperkirakan
hampir sama dengan kerusakan sel karena panas pada umumnya yaitu tim)ul
denaturasi protein yang akhirnya menim)ulkan nekrosis sel. 3al ini di)uktikan oleh
%estari 4.""15 yang menunjukan kerusakan sel otot pada sengatan listrik di
air.Bam)aran kerusakan otot yang hampir sama dengan kerusakan aki)at
panas.
ETIO/O2I
(34546)
Seperti yang telah dijelaskan se)elumnya' trauma listrik terjadi saat seseorang
menjadi )agian dari se)uah perputaran aliran listrik atau )isa dise)a)kan pada saat
)erada dekat dengan sum)er listrik. Klasi6ikasi yang paling sering untuk mem)agi
trauma karena listrik adalah karena petir' aliran listrik tegangan rendah arus )olak )alik
4(-5' aliran listrik tegangan tinggi arus )olak )alik 4(-5 dan arus searah.
1. Petir
(345)
Petir yang diketahui se&ara umum adalah pelepasan energi potensial atmos6ir
diantara a*an dan a*an. Sedangkan serangan petir 4lightning stroke5 adalah
pelepasan energi potensial antara a*an dan )enda )umi. %edakan petir dihasilkan jika
permukaan )a*ah a*an petir melepaskan muatannya menuju tanah' karena
permukaan )a*ah dari a*an )iasanya )ermuatan negati6' maka muatan listrik yang
dilepaskan umumnya negati6. Sekitar $ N dari sam)aran petir adalah muatan positi6.
3al ini sering terjadi di daerah pegunungan. Jika orang disam)ar langsung oleh petir'
kematian tidak )isa dihindarkan yang dise)a)kan karena luka )akar atau &edera yang
pada pada pusat perna6asan di otak. Kuat arus dalam hal ini men&apai )ilangan
kiloampere. Petir dapat menim)ulkan kejutan listrik dengan )e)erapa &ara 7
I6ek langsung7 apa)ila kor)an terkena petir se&ara langsung maka kor)an tak dapat
dielakkan meninggal.
I6ek tidak langsung 7 apa)ila kor)an )erada ditempat dimana aliran listrik petir telah
terpen&ar' kor)an dapat meninggal.
:aktor,6aktor yg mempengaruhi gam)aran serangan petir pada kor)an 7
a5. I6ek langsung dari pelepasan energi listrik
Pada kor)an yang terkena petir akan ditemukan tanda kor)an meninggal aki)at
listrik. Tegangan dan intensitas yang tinggi sekali dapat menim)ulkan panas
mengaki)atkan luka )akar. Pada kulit kor)an didapatkan gam)aran pohon gundul yang
dise)ut Aar)ores&ent markingC se)agai aki)at vasodilatasi pem)uluh darah peri6er.
)5. I6ek mekanik
Terjadi oleh karena dorongan udara yang terdesak sekitar &ahaya petir aki)at
panas.
&5. I6ek kompresi
Perpindahan udara menye)a)kan terjadinya suara ledakan. Kor)an dapat
terlempar' pakaian menjadi koyak dan kotor' mirip gelandangan. %uka yang terjadi
aki)at persentuhan dengan )enda tumpul seperti a)rasio' &ontusio' la&erasio dan
avulsio' )ahkan 6raktur ekstremitas. Pada kepala dapat terjadi 6raktur tengkorak'
epidural bleeding' subdural bleeding' &ontusio dan la&erasio otak.
-iri,&iri yang ditemukan yang terlihat setelah kematian7
O A :ern patterC 4 )entuk paku 5. Mungkin ini akan pudar se&ara &epat dalam )e)erapa jam
dan harus di&ari se&ara hati, hati pada )agian )adan yang terkena.
O A(r)ore&ent markA artinya menyerupai pohon' karena adanya peredaran vasodilatasi
atau jejas jaringan oleh hemoglo)in dari sel darah merah yang polanya ditentukan oleh
aliran arus listriknya.
Salah satu lesi yang dianggap se)agai tanda khas dari luka karena petir ialah
luka AmenjalarC atau seperti gam)aran pakis pada kulit. %esi ini )erupa daerah yang
ditandai eritema sementara yang mun&ul satu jam setelah tersam)ar petir' dan
)erlangsung,angsur )erkurang dalam .0 jam. Ten Duiset al )erpendapat )ah*a lesi ini
dise)a)kan muatan positi6 yang menye)ar di kulit mereka mem)uat hipotesa )ah*a
lesi terjadi jika seseorang disam)ar petir yang )ermuatan negati6. %alu kemudian
dihantam lagi oleh petir yang )ermuatan positi6 yang )ersum)er dari o)jek di sekitar
tanah. Kemungkinan lain menunjukkan titikEtempat masuk petir )ermuatan positi6.
kekuatan ledakan akan segera &epat meluas dalam )entuk memanasnya udara
sehingga )isa mero)ek pakaian. Benda,)enda dari )aja seperti anting,anting' kalung'
dan kan&ing mungkin )isa mele)ur' hal ini mengindikasikan )ah*a suhu le)urnya
men&apai titik yang le)ih yang tinggi daripada titik le)ur )aja. Pada kasus lain )enda,
)enda )aja seperti pisau dan lain,lain' yang )erada dalam kantong )isa )eru)ah )entuk
dan hal itu )isa menjadi kun&i dari kejadian terse)ut' dimana kadang,kadang tidak
ditemukan adanya saksi dari ditemukannya seseorang yang mati karena sengatan kilat.
4$5
3. /istri! te+an+an Tin++i A7
Pada kasus ini tegangan listrik le)ih dari !"" volt. %uka listrik karena tegangan
tinggi sering terjadi pada saat terdapat o)jek yang )ersi6at kondukti6 disentuh yang
tersam)ung dengan sum)er listrik )ertegangan tinggi.
8. /istri! te+an+an ren"a& A7
Tegangan rendah adalah !"" volt atau kurang dari !"" volt. Se&ara umum' ada .
tipe luka listrik tegangan rendah dengan arus )olak,)alik yang memungkinkan 7 (nak
yang menggigit ka*at listrik yang )isa menye)a)kan luka )erat pada )i)ir' *ajah' dan
lidah' kemudian anak,anak atau orang de*asa yang terjatuh saat menyentuh o)jek
yang dialiri energi listrik.
4. Arus seara& (-7)
%uka listrik karena arus searah )iasanya terjadi saat laki,laki usia muda se&ara
tidak sengaja menyentuh rel kereta dari se)uah kereta listrik yang sedang )erjalan.
(rus searah 4D-5 kurang )er)ahaya di)anding arus )olak,)alik 4(-5; arus dari $",1"
m( (- dapat mematikan dalam hitungan detik' dimana .$" m( D- dalam *aktu yang
sama sering dapat selamat. (rus )olak,)alik adalah 0,! kali menye)a)kan kematian'
se)agian karena e6ek )ertahan' yang merupakan hasill dari spasme otot tetanoid dan
men&egah kor)an lepas dari konduktor hidup.
PATO0ISIO/O2I.
(84446)
Se&ara umum' energi listrik mem)utuhkan aliran energi 4elektron,elektron5 dalam
perjalanannya ke o)jek. Semua o)jek )isa )ersi6at konduktor 4menghantarkan listrik5
atau resistor 4mengham)at arus listrik5. Kulit )erperan se)agai pengham)at arus listrik
yang alami dari se)uah aliran listrik. Kulit yang kering memiliki resistensi se)esar
0".""",9"".""" ohm. Kulit yang )asah memiliki resistensi sekitar 9""" ohm' dan kulit
yang te)al kira,kira se)esar ..""".""" ohm. (nak dengan kulit yang tipis dan kadar air
tinggi akan menurunkun resistensi' di)andingkan orang de*asa. Tahanan dari alat,alat
tu)uh )agian dalam diperkirakan sekitar $"",9""" ohm' termasuk tulang' tendon' dan
lemak memproduksi tahanan dari arus listrik. Pem)uluh darah' sel sara6' mem)ran
mukosa' dan otot adalah penghantar listrik yang )aik. Dengan adanya luka listrik ' pada
sayatan melintang akan memperlihatkan kerusakan jaringan.
4?'05
Ilektron akan mengalir se&ara a)normal mele*ati tu)uh yang menye)a)kan
perlukaan ataupun kematian dengan &ara depolarisasi otot dan sara6' menginisiasi
aliran listrik a)normal yang dapat menggangu irama jantung dan otak' atau produksi
energi listrik menye)a)kan luka listrik dengan &ara pemanasan yang menye)a)kan
nekrosis dan mem)entuk porasi 4mem)entuk lu)ang di mem)ran sel5.
4!5
(liran sel yang mele*ati otak' )aik tegangan tinggi atau tegangan rendah' dapat
menye)a)kan penurunan kesadaran dan se&ara langsung menye)a)kan depolarisasi
sel,sel sara6 otak. (rus )olak )alik dapat menye)a)kan 6i)rilasi ventrikel jika aliran listrik
mele*ati daerah dada. 3al ini dapat terjadi saat aliran listrik mengalir dari tangan ke
tangan' tangan ke kaki' atau dari kepala ke tanganEkaki.
4?5
ME*ANISME TRAUMA
(5)
Pada trauma listrik umumnya menye)a)kan luka )akar. %uka tumpul sekunder
juga dapat terjadi jika kor)an terjatuh dari ketinggian setelah tersengat arus listrik.
Se&ara umum' luka )akar listrik dapat diklasi6ikasikan menjadi . tipe yaitu7
a. *onta! ,an+sun+ (direct contact)
Trauma tipe ini' jika terjadi pada tegangan yang tinggi 4Doltase di atas 9""" D5
dapat menye)a)kan kerusakan jaringan yang parah' nekrosis jaringan lunak dan
tulang' kerusakan otot' dan gagal ginjal.
%esi yang mun&ul pada tu)uh )erupa %esi Kontak' terjadi pada kulit yang kontak
atau )ersentuhan dengan konduktor arus listrik. Kulit yang melepuh' )iasanya pada
ujung,ujung jemari atau telapak tangan. Kadang,kadang daerah yang melepuh ini
dipenuhi dengan &airan atau gas dan setelah kematian' )aik se)agian ataupun
keseluruhan akan mengempis. Terdapat sedikit atau tidak ada reaksi in6lamasi dan
gam)arannya menyerupai lepuh post mortem. Kesemua e6ek ini dise)a)kan karena
pengaruh panas oleh arus listrik terhadap keratin dengan si6at resisten tinggi.
%. *onta! ti"a! ,an+sun+ (indirect contact)
-ontohnya seperti karena kilasan 46lash5' lidahEnyala api 46lame5 dan )unga api
listrik 4ar&5.Trauma tipe ini hanya menye)a)kan luka )akar super6isial pada kulit' *ajah'
dan tangan. Kontak yang se)entar atau sedikit akan menye)a)kan per&ikan atau
lon&atan antara ka)el dengan kulit. Menye)a)kan suatu lesi )erupa nodul,nodul ke&il
diatasnya terdapat keratin yang kaku dan )er*arna kekuningan. Karena mele)urnya
lapisan paling luar dari stratum korneum' yang kemudian mengeras. Sekitar lesi7 kulit
yang mengeras karena kontraksi dari kapiler. Pada semua kasus kematian karena listrik
tegangan tinggi mendapat luka )akar di tu)uhnya. Pada listrik tegangan rendah' luka
)akar umumnya terjadi pada titik masuk' titik keluar listrik atau pada jarak tertentu
antara keduanya jika arus memasuki areal yang luas dengan ham)atan minimal'
mungkin tidak akan ditemukan luka )akar. -ontoh ter)aik dalam hal ini ialah )unuh diri
di )ak mandi. Jika hanya terjadi kontak yang singkat dengan ka*at )eratus' mungkin
tidak terjadi suatu luka )akar. 8rang dapat pingsan karena 6i)riliasi ventrikel dan
terlempar dari ka)el. Jika kontak tetap )erlangsung' akan tim)ul luka )akar yang )erat.
%uka )akar dise)a)kan oleh panas yang dihasilkan oleh listrik.
2AM9ARAN */INIS
(84446)
Banyaknya penye)a) dari kasus luka listrik' sehingga anamnesa yang
menunjang sangat diperlukan )aik ri*ayat penyakit se)elumnya maupun hal,hal
spesi6ik yang )erhu)ungan dengan kejadian saat seseorang terkena aliran listrik. (rah
aliran listrik penting untuk mengetahui mun&ulnya luka listrik' arah vertikal dapat
menjadi le)ih )er)ahaya daripada arah horiFontal.
4?5
(da ? derajat dari )eratnya luka )akar pada luka aki)at listrik
4?'!5
7
9. %uka Bakar Derajat +
, Kerusakan ter)atas pada lapisan epidermis 4super6i&ial5
, Kulit kering' hiperemis )erupa eritem
, Tidak dijumpai )ulla
, Nyeri karena ujung,ujung sara6 sensoris teriritasi
, Sem)uh spontan dalam $,9" hari
.. %uka )akar derajat ++
, Kerusakan meliputi epidermis dan se)agian dermis' )erupa reaksi in6lamasi disertai
proses eksudasi
, Dijumpai )ulla
, Nyeri karena ujung,ujung sara6 sensorik teriritasi
, Dasar luka )er*arna merah atau pu&at sering terletak le)ih tinggi di atas kulit normal.
, Di)edakan menjadi dua 7
a. Derajat dua ( 4Super6i&ial5
, Kerusakan mengenai )agian super6i&ial dari dermis.
, 8rgan,organ kulit seperti 6olikel ram)ut' kelenjar keringat dan kelenjar se)asea masih
utuh.
, Penyem)uhan se&ara spontan dalam 9",90 hari.
). Derajat dua B 4Deep5
, Kerusakan hampir seluruh )agian dermis
, 8rgan,organ kulit seperti 6olikel ram)ut' kelenjar keringat' kelenjar se)asea masih
ada.
, Penyem)uhan terjadi le)ih lama' tergantung dari )iji epitel yang tersisa. 4)iasanya le)ih
satu )ulan5
?. %uka Bakar Derajat +++
, Kerusakan seluruh te)al dermis dan lapisan yang le)ih dalam.
, 8rgan,organ kulit seperti 6olikel ram)ut' kelenjar keringat' kelenjar se)asea rusak.
, Tidak dijumpai )ulla
, Kulit yang ter)akar )er*arna a)u,a)u dan pu&at karena kering letaknya le)ih rendah
di)anding kulit sekitar.
, Terjadi koagulasi protein pada epidermis dan dermis.
Selain luka )akar' penemuan khas yang sering ditemukan aki)at trauma listrik se)agai
)erikut7
405
1. lectric mark
lectric mark adalah kelainan yang dapat dijumpai pada tempat di mana arus
listrik masuk ke dalam tu)uh' dengan tegangan listriknya rendah sampai sedang.
Ile&tri& mark )er)entuk )undar atau oval' dengan )agian yang datar dan rendah
ditengah' yang dikelilingi oleh kulit yang menim)ul. Bagian tengahnya terse)ut )iasanya
pu&at dan kulit di luar ele&tri& mark akan menunjukkan pele)aran pem)uluh
darahEhiperemis. Bentuk serta ukuran ele&tri& mark tergantung dari )entuk dan ukuran
dari )enda yang )erarus listrik yang mengenai tu)uh.
!. Joule burn
Joule burn atau endogenous burn dapat terjadi )ilamana kontak antara tu)uh
dengan )enda yang mengandung arus listrik &ukup lama' dengan demikian )agian
tengah yang dangkal dan pu&at pada ele&tri& mark dapat menjadi hitam hangus
ter)akar.
". xogenous #urn
%uka aki)at arus listrik yang dise)ut exogenous burn' dapat terjadi )ila tu)uh
manusia terkena )enda yang )erarus listrik dengan tegangan tinggi' yang memang
sudah mengandung panas; misalnya pada tegangan ??" volt. Tu)uh kor)an akan
hangus ter)akar dengan kerusakan yang sangat )erat' yang tidak jarang disertai
dengan patahnya tulang,tulang.
Dengan demikian dapat di)edakan apakah luka )akar pada kor)an yang terkena
arus listrik itu termasuk $oule burn atau luka )akar terse)ut terjadi karen panas dari luar
seperti pada exogenous burn.
Bam)ar 9. 4dikutip dari kepustakaan !5
%esi pada kaki aki)at trauma listrik tegangan rendah 4lo* voltage5
Bam)ar .. 4dikutip dari kepustakaan !5
lectrical #urn pada tangan
Bam)ar ?. 4dikutip dari kepustakaan !5
lectrical burn pada tegangan 9." D arus listrik (-
2AM9ARAN MA*ROS*OPIS
(1)
Bam)aran makroskopis jejas listrik pada daerah kontak )erupa kerusakan
lapisan tanduk kulit se)agia luka )akar dengan tepi yang menonjol' di sekitarnya
terdapat daerah yang pu&at dikelilingi oleh kulit yang hiperemi. Bentuknya sering sesuai
dengan )enda penye)a)nya. Metalisasi dapat juga ditemukan pada jejas listrik. Sesuai
dengan mekanisme terjadinya' gam)aran serupa jejas listrik se&ara makroskopik juga
)isa tim)ul aki)at persentuhan kulit dengan )endaElogam panas 4mem)ara5. 2alaupun
demikian keduanya dapat di)edakan dengan pemeriksaan mikroskopis. Jejas listrik
)ukanlah tanda intravital karena dapat juga ditim)ulkan pada kulit mayatEpas&a mati
4namun tanpa daerah hiperemi5. Kematian dapat terjadi karena 6i)rilasi ventrikel'
kelumpuhan otot pernapasan dan kelumpuhan pusat pernapasan.
495
2AM9ARAN MI*ROS*OPIS
(4)
Untuk pemeriksaan mikroskopis pada luka aki)at listrik' perangai histologik dari
luka )akar aki)at listrik tidaklah spesi6ik; dan keadan yang sama dapat ditim)ulkan
dengan meletakkan o)jek yang panas pada kulit. Kulit didaerah terse)ut dapat
mengkerut epidermisnya' dan seringkali disertai pem)entukan vakuolisasi pada lapisan
yang le)ih dalam aki)at panas dan dapat tampak hangus. Metalisasi dapat terjadi dan
partikel dari konduktor yang menempel pada tu)uh kor)an dapat masuk ke dalam kulit'
hal ini dapat diindeti6isir dengan pe*arnaan khusus. Pasertti dan Diter)o 49/!$5
menunjukkan adanya peru)ahan pada otot skelet tikus yang dialiri listrik. Peru)ahan
terse)ut tidak ter)atas pada otot akan tetapi sampai nukleus' yang hanya tampak
dengan mirkoskop elektron.
405
PEN:E9A9 *EMATIAN *ARENA /ISTRI*
(4454;)
(rus listrik dapat menye)a)kan kematian melalui tiga mekanisme pokok7
405
1. 0i%ri,asi entri!e, "an +a+a, <antun+ (cardiact arrest)
:i)rilasi Dentrikel adalah irama yang sangat ka&au. Bentuk dan ukuran
gelom)angnya sangat )ervariasi' dan tidak terlihat gelom)angP' PS maupun T. Tidak
ada depolarisasi ventrikel yang terorganisasi sehingga ventrikel tidak mampu
)erkontraksi se)agai suatu kesatuan. Kenyataanya' ventrikel kelihatan seperti )ergetar
tanpa menghasilkan &urah jantung. :i)rilasi ventrikel merupakan penye)a) henti
jantung yang paling sering dan )iasanya dise)a)kan oleh iskemia akut atau in6ark
miokard. Bentuknya ada yang kasar 4&oarse5 dan halus 46ine5 tergantung )esarnya
amplitude gelom)ang 6i)rilasi. Pengo)atan adalah dengan kardioversi 4D- Sho&k5.
Mula,mula di)erikan ."" joules. :i)rilasi yang kasar )iasanya )aru terjadi dan responsi6
terhadap kardioversi. Pada 6i)rilasi ventrikel yang halus perlu di)erikan o)at,o)at
4adrenalin5 se)elum dilakukan kardioversi. Selama tidak ada irama jantung yang e6ekti6
4pulsasi di pem)uluh nadi )esar tidak tera)a5 terus menerus dilakukan resusitasi
jantung paru' sam)il mengulangi kardioversi dengan dosis listrik yang le)ih )esar 4?!",
0"" joules5. Juga di)erikan lidokain )olus intravena 9 mgEkgBB dan diikuti rumat .,0
mgEkgBBEmenit.
4#5
:i)rilasi ventrikel akan tim)ul aki)at trauma listrik pada arus antara #$,9"" M(.
(rus listrik yang sangat tinggi 4.( atau le)ih5 tidak menye)a)kan 6i)rilasi ventrikel'
tetapi &enderung henti ventrikel. Ketika arus listrik memasuki tu)uh manusia' arus akan
mengalir dari titik kontak menuju permukaan tanah' mengikuti jalur terpendek. 3ampir
selalu jalurnya dari tangan menuju kaki. %ama arus mengalir dalam tu)uh menentukan
kematian' tergantung dari mekanisme kematian dan kuat arus. Kuat arus yang sangat
lemah kematian dise)a)kan oleh paralysis otot,otot pernapasan dengan as6iksia
sekunder. Pada listrik rumah tangga' dimana kematian terjadi karena 6i)rilasi ventrikel'
lama kontak sangat penting dalam menim)ulkan 6i)riliasi yang ter)ilang dalam hitungan
detik atau sepersepuluh detik' tergantung pada kuat arus. 3al ini tentu saja ditentukan
oleh ham)atan listrik. -ontohnya pada tegangan 99" D' dianggap ham)atan 9""" Q'
arus yang masuk ke tu)uh 99" M(. Pada kasus ini kontak selama $ detik akan
menghasilkan 6i)rilasi ventrikel. Jika titik kontak listrik adalah kulit yang lem)a) dan
tipis' ham)atannya mungkin hanya 9"" Q. Dalam hal ini harus yang memasuki tu)uh
se)esar 99"" M( dan 6i)rilasi ventrikel dapat terjadi dalam "'9 detik. Pada tegangan
tinggi henti jantung dapat terjadi seketika. Pada tegangan tinggi' dapat terjadi luka
panas listrik yang )eratEireversi)el. Ketika jantung mulai kem)ali )erdenyut setelah
)erhenti' perna6asan mungkin )elum kem)ali karena paralysis pusat perna6asan. 3al ini
kemungkinan karena kelumpuhan pusat pernapasan pada )atang otak karena e6ek
panas yang )erle)ihan 4hipertemik5 dari arus listrik. I6ekti6 hipertemik listrik tegangan
tinggi dapat dilihat pada hukuman mati dengan listrik dimana luka )akar derajat tiga
tim)ul pada tempat kontak elektroda dan kulit' seperti halnya pengamatan 2erner
)ah*a setelah eksekusi' suhu otak dapat men&apai !?H-.
4$5
Keadan post mortem7 tu)uh yang pu&at tanpa gam)aran kongesti6 pada kulit atau
organ.
4$5
.. Paralisis Pernapasan 4%espiratory &aralysis5
3al ini dapat terjadi )ila aliran arus listrik di atas Alet goC thres hold' akan tetapi
tetap di )a*ah ke)utuhan yang dapat menim)ulkan 6i)rilasi ventrikel. Pada eksperimen
kematian kor)an yang murni karena as6iksia oleh adanya spasme otot. Jantung akan
tetap )erdenyut sampai terjadi kematian. Mekanisme terse)ut agaknya )erkaitan
dengan as6iksia traumati&' dan menim)ulkan sianosis yang he)at' pete&hial
hemorrages sedikit tidak terlampau di66usa tau prominen' akan tetapi masih dapat dilihat
pada konjungtiva' palpe)rae dan muka.
405
8rgan yang kongesti6' juga pada kulit dan *ajah' pete&hi pada pleura dan perikardium.
Juga dapat kegagalan pernapasan sentral7 paralisis )atang otak karena jalur arus listrik
melalui kepala. Keadan ini terlihat jika kepala kontak dengan ka)el listrik pada saat
ke&elakaan.
4$5
8. Para,isis Pusat Pernapasan
Paralisis atau kelumpuhan pada pusat pernapasan dapat terjadi )ila arus listrik
mele*ati otak' dan paralisis ini akan menetap setelah arus listrik terse)ut melemah atau
hilang. Jantung akan tetap )erdenyut' sedangkan pernapasan arti6isial yang dilakukan
dalam *aktu yang &ukup lama 4sampai )e)erapa jam5' dapat menolong ji*a kor)an.
Bentuk yang )erla*anan dalam aki)at yang ditim)ulkan )ila seseorang terkena arus
listrik yang melintas kepala' dapat dilihat pada para penderita penyakit ji*a yang untuk
mengatasi keluhan sering dilakukan Aelectro convulsive therapyC' dimana si penderita
akan tetap hidup. 405
(rus )olak )alik le)ih )er)ahaya daripada arus searah. Selain itu tu)uh manusia
0,! kali le)ih peka terhadap arus )olak,)alik di)anding arus searah. (rus )olak,)alik
dengan 6rekuensi ?/,9$" putaran perdetik adalah yang paling mematikan' karena
)erhu)ungan dengan 6rekuensi 6i)rilasi otot jantung. Ketika se)uah tangan memegang
se)uah konduktor hidup' maka e6ek pegangan pada aliran arus listrik menye)a)kan
otot tangan menjadi kejang' kemudian tangan terus menggenggam konduktor terse)ut
sehingga tidak )isa dilepaskan. (rus listrik )erjalan terus menerus dalam satu jangka
*aktu tertentu meskipun dalam arus yang rendah )eraki)at 6atal. :rekuansi $"
putaran E detik sangat )eresiko tinggi sedangkan ! @ 9" m( &ukup untuk menim)ulkan
e6ek gangguan 4 tangan melekat pada )enda yang dialiri arus listrik 5.
4$5
PEMERI*SAAN *OR9AN
(3)
1. Pemeri!saan "i Tempat *e<a"ian Per!ara (T*P)
Pada pemeriksaan kor)an di TKP. %angka pertama kali adalah mematikan aliran
listrik atau menjauhkan ka*at listrik dari dengan kayu kering. Pastikan kor)an apakah
masih hidup atau sudah meninggal. Bila le)am mayat 4,5' maka mungkin mati suri dan
perlu pertolongan segera sampai tim)ul tanda kematian pasti.
3. Pemeri!saan Jena=a&
Ter)agi ? yaitu7
a. Pemeriksaan %uar
O Penting sekali karena justru kelainan yang menyolok adalah pada kulit kor)an.
O -ari tanda,tanda listrik atau current mark 4electric mark ' stroomerk van $ellinek '
$oule burn5. Current mark adalah tanda untuk luka aki)at listrik dan merupakan tempat
masuknya aliran listrik.
Bam)aran &urrent mark 7
@ Bentuk oval
@ )er*arna kuning atau &oklat keputihan atau &oklat kehitaman atau a)u,a)u
kekuningan
@ dikelilingi daerah kemerahan dan edema sehingga menonjol dari jaringan sekitarnya.
-ara men&ari current mark pada tu)uh kor)an terutama adalah pada telapak tangan
dan telapak kaki dan se)elumnya harus di&u&i terle)ih dahulu dengan sa)un dan )ila
perlu disikat. Dapat terjadi metalisasi pada kulit yang )ersentuhan dengan ka)el atau
ka*at yang )erarus listrik. Metalisasi terjadi aki)at panas yang ditim)ulkan sedemikian
)esar sehingga ion,ion asam jaringan )ereaksi dengan ion,ion logam dari ka*at atau
ka)el mem)entuk garam dan menye)ar di jaringan.
Derajat current mark 7
, Tanda listrik yg terke&il se)esar kepala jarum dengan *arna kemerahan
, Tanda lain )erupa gelem)ung )erisi &airan
, Tanda yang le)ih )erat yaitu kulit menjadi hangus arang' ram)ut ter)akar' tulang dapat
meleleh dengan pem)entukan )utir kapur
, Panas tinggi sehingga ka*at listrik menguap dan mengkondensir dijaringan tu)uh K
ele&tri& metalisasi.
). Pemeriksaan Dalam
Biasanya tidak ditemukan kelainan yang khas. Pada otak dapat terjadi
perdarahan ke&il,ke&il' terutama daerah ventrikel +++ dan +D. Pada pemeriksaan jantung'
terjadi 6i)rilasi )ila dilalui aliran listrik dan )erhenti pada 6ase diastole' sehingga terjadi
dilatasi jantung kanan. Pada paru didapatkan edema dan kongesti. Pada pemeriksaan
organ vis&era terjadi kongesti yang merata. Peteki E perdarahan mukosa Traktus
Bastrointestinal ditemukan pada 9 dari 9"" kasus 6atal aki)at listrik. Pada hati didapat
lesi yang tidak khas. Pada tulang' karena tulang mempunyai tahanan listrik yang )esar'
maka )ila ada aliran listrik akan terjadi panas sehingga tulang menjadi leleh dan
ter)entuklah )utiran,)utiran calcium phosphat yang menyerupai mutiara atau pearl like
bodies.
&. Pemeriksaan Tam)ahan
pemeriksaan P( pada current mark 7
O (da )agian sel yang memipih' penge&atan dengan metoGy lineosin akan )er*arna
le)ih
gelap dari yang normal.
O Sel,sel stratum &orneum menggelem)ung dan va&uum
O Sel dan intinya dari stratum )asalis menjadi lonjong dan tersusun se&ara palisade
O (da sel yg mengalami kar)onisasi dan ada pula )agian sel,sel yang rusak dari
stratum
-orneum
PEM9A.ASAN
1.Tanato,o+i
Pada pemeriksaan luar' didapatkan !a!u ma'at (ri+or mortis) pa"a se,uru&
%a"an4 "an su!ar "i,a>an. igor mortis adalah kekakuan yang terjadi pada otot yang
kadang,kadang disertai dengan sedikit pemendekkan sera)ut otot' yang terjadi setelah
periode pelemasanErelaksasi primer. hal terse)ut dise)a)kan oleh karena terjadinya
peru)ahan kimia*i pada protein yang terdapat dalam sera)ut,sera)ut otot. Kaku mayat
akan terjadi pada seluruh otot' )aik otot lurik maupun otot polos. Kaku mayat mulai
terdapat sekitar . jam post,mortal dan men&apai pun&aknya setelah 9",9. jam post,
mortal' keadan ini akan menetap selama .0 jam; dan setelah .0 jam kaku mayat mulai
menghilang sesuai urutan terjadinya' yaitu dimulai dari otot,otot *ajah' leher' lengan'
dada' perut' dan tungkai. Di dalam pem)entukan kaku mayat' peranan (TP adalah
sangat penting. Sera)ut otot di)entuk oleh dua jenis protein' yaitu aktin dan miosin'
yang )ersama,sama dengan (TP mem)entuk suatu masa yang lentur dan dapat
)erkontraksi. Bila kadar (TP menurun' maka akan terjadi peru)ahan pada aktomisin'
dimana si6at lentur dan kemampuan untuk )erkontraksi menghilang sehingga otot yang
)ersangkutan akan menjadi kaku dan tidak dapat )erkontraksi. 8leh karena kadar
glikogen yang terdapat pada setiap otot itu )er)eda,)eda' sehingga se*aktu terjadinya
peme&ahan glikogen menjadi asam laktat dan energi terse)ut digunakan untuk
resintesa (TP' akan menye)a)kan adanya per)edaan kadar (TP dalam setiap otot.
Keadaan terse)ut dapat menerangkan mengapa kaku mayat akan mulai tampak pada
jaringan otot yang jumlah sera)ut ototnya sedikit.
405
Pada pemeriksaan luar juga didapatkan ,e%am ma'at (,ior mortis) pa"a
mu!a4 ,e&er4 pun++un+4 ti"a! &i,an+ pa"a pene!anan. %ivor mortis 4post mortem
hypostasis' suggillation5' terjadi se)agai aki)at pengumpulan darah dalam pem)uluh,
pem)uluh darah ke&il' kapiler dan venule' pada )agian tu)uh yang rendah karena daya
gravitasi. %e)am mayat akan tampak se)agai daerah pada kulit yang )er*arna merah,
ungu 4livide5; dan dengan )erlangsungnya *aktu le)am mayat akan tampak semakin
meluas. %e)am mayat akan mulai tampak sekitar ?" menit setelah kematian somatis
dan intensitas maksimal akan di&apai dalam *aktu 1,9. jam post mortal. Dengan
demikian penekanan pada daerah le)am mayat yang dilakukan setelah 1,9. jam
terse)ut le)am mayat tidak akan menghilang. Tidak hilangnya le)am mayat pada saat
itu dikarenakan telah terjadi perem)esan darah aki)at rusaknya pem)uluh darah ke
dalam jaringan di sekitar pem)uluh darah terse)ut.
405
Selain kaku dan le)am' pada pemeriksaan luar juga didapatkan sudah mulai a"a
tan"a?tan"a pem%usu!an "i"aera& perut %a+ian %a>a&. Pem)usukan
4de&omposition' putre6a&tion5 adalah proses degradasi jaringan yang terjadi aki)at
autolisis dan kerja )akteri. (utolisis adalah pelunakan dan pen&airan jaringan yang
terjadi dalam keadan streril. (utolisis tim)ul aki)at kerja digesti6 oleh enFim yang
dilepaskan sel pas&amati dan hanya dapat di&egah dengan pem)ekuan jaringan.
Setelah seseorang meninggal' )akteri yang normal hidup dalam tu)uh segera masuk ke
jaringan. Darah merupakan media ter)aik )agi )akteri terse)ut untuk tum)uh. Se)agian
)esar )akteri )erasal dari usus dan yang terutama adalah -lostridium *el&hii. Pada
proses pem)usukan ini ter)entuk gas,gas alkana 3.S dan 3-N' serta asam amino dan
asam lemak. Pem)usukan )aru tampak kira,kira .0 jam pas&a mati )erupa *arna
kehijauan pada perut kanan )a*ah' yaitu daerah sekum yang isinya le)ih &air dan
penuh dengan )akteri serta terletak dekat dinding perut. 2arna kehijauan ini
dise)a)kan oleh ter)entuknya sul6,met,hemoglo)in. Se&ara )ertahap *arna kehijauan
ini akan menye)ar ke seluruh perut dan dada' dan )au )usuk pun mulai ter&ium.
Pem)uluh darah )a*ah kulit akan tampak seperti mele)ar dan )er*arna hijau
kehitaman. Selanjutnya kulit ari akan terkelupas atau mem)entuk gelem)ung )erisi
&airan kemerahan )er)au )usuk
. 495
Pada pemeriksaan dalam juga ditemukan usus "ua %e,as <ari4 usus &a,us4 "an
usus %esar %erisi +as pem%usu!an. Pem)entukan gas di dalam tu)uh' dimulai di
dalam lam)ung dan usus' akan mengaki)atkan tegangnya perut dan keluarnya &airan
kemerahan dari mulut dan hidung. +tulah se)a)nya pada pemeriksaan luar hidung dan
mulut ditemukan keluar darah *arna &oklat dari lu)ang hidung kanan dan keluar &airan
darah *arna &oklat dari mulut. Bas yang terdapat di dalam jaringan dinding tu)uh akan
mengaki)atkan tera)anya derik 4krepitasi5. Bas ini menye)a)kan pem)engkakan tu)uh
yang menyeluruh' tetapi ketegangan ter)esar terdapat di daerah dengan jaringan
longgar' seperti skrotum dan payudara. Tu)uh )erada dalam seperti petinju 4pugilisti&
attitude5' yaitu kedua lengan dan tungkai dalam sikap setengah 6leksi aki)at
terkumpulnya gas pem)usukan didalam rongga sendi.
495
Selain peru)ahan pada mayat terse)ut diatas. Peru)ahan lain yang dapat
digunakan untuk memperkirakan saat mati )isa juga dengan peru%a&an pa"a mata.
Pengeringan kornea yang menim)ulkan kekeruhan merupakan tanda kematian tidak
pasti. Pada pemeriksaan luar mayat' ditemukan kelopak mata kanan dan kiri tertutup'
)ola mata tidak menonjol' selaput )ening mata 4kornea5 keruh' selaput putih 4s&lera5
kemerahan' selaput lendir mata 4konjungtiva5 tidak ada perdarahan. Kekeruhan kornea
terjadi lapis demi lapis. Kekeruhan yang terjadi pada lapis terluar dapat dihilangkan
dengan meneteskan air' tetapi kekeruhan yang telah men&apai lapisan le)ih dalam
tidak dapat dihilangkan dengan tetesan air. Kekeruhan yang menetap ini terjadi sejak
kira,kira ! jam pas&a mati. Baik dalam keadan mata tertutup maupun ter)uka' kornea
menjadi keruh kira,kira 9",9. jam pas&a mati dan dalam )e)erapa jam saja 6undus
tidak tampak jelas. Setelah kematian tekanan )ola mata menurun' memungkinkan
distorsi pupil pada penekanan )ola mata. Tidak ada hu)ungan antara diameter pupil
dengan lamanya mati.
495
Berdasarkan ilmu thanatologi' dapat disimpulkan )ah*a perkiraan
kematian telah terjadi antara .0,?! jam karena didapatkannya kaku mayat seluruh
tu)uh dan sukar dila*an' dan le)am mayat pada muka' leher' punggung' tidak hilang
pada penekanan. Serta telah didapatkan tanda,tanda pem)usukan pada perut.
3. Me!anisme Trauma
Pada pemeriksaan luar didapatkan ,u!a?,u!a pa"a !u,it yaitu pada kulit leher
terdapat luka memar' se)esar kepala jarum pentul pada )ahu kiri . &m dari pangkal
leher. Pada kulit pinggang terdapat luka memar ukuran .G. &m pada pinggang se)elah
kiri *arna ungu kehitaman' lokasi 9# &m di se)elah kiri )a*ah pusat. Selain itu pada
pemeriksaan dalam' kulit kepala dalam terdapat hematoma pada )agian depan kanan
ukuran ?G.'$ &m' )agian )elakang kiri ?'$G0 &m' dan )agian )elakang kanan )erukuran
0G0 &m. Pada trauma listrik umumnya menye)a)kan luka )akar akan tetapi luka tumpul
sekunder juga dapat terjadi jika kor)an terjatuh dari ketinggian setelah tersengat arus
listrik. %uka aki)at kekerasan )eda tumpul dapat )erupa memar 4kontusio' hematom5'
luka le&et 4ekskoriasi' a)rasi5' dan luka ter)ukaEro)ek 4vulnus laseratum5. Pada mayat
terse)ut ditemukan luka memar pada )ahu kanan dan kulit pinggang. %uka memar
adalah suatu perdarahan dalam jaringan )a*ah kulitEkutis aki)at pe&ahnya apiler dan
vena' yang dise)a)kan oleh kekerasan )enda tumpul. %uka memar kadang mem)eri
petunjuk tentang )entuk )enda penye)a)nya. %etak' )entuk dan luas luka memar
dipengaruhi oleh )er)agai 6aktor seperti )esarnya kekerasan' jenis )enda penye)a)
4karet' kayu' )esi5' kondisi dan jenis jaringan 4jaringan ikat longgar' jaringan lemak5'
usia' jenis kelamin' &orak dan *arna kulit' kerapuhan pem)uluh darah' penyakit
4hipertensi' penyakit kardiovaskuler' diatesis hemoragik5. Umur luka memar se&ara
kasar dapat diperkirakan melalui peru)ahan *arnanya. Pada saat tim)ul' memar
)er*arna merah' kemudian )eru)ah menjadi ungu atau hitam' setelah 0,$ hari akan
)er*arna hijau yang kemudian akan )eru)ah menjadi kuning dalam # sampai 9" hari'
dan akhirnya menghilang dalam 90 sampai 9$ hari. Peru)ahan *arna terse)ut
)erlangsung mulai dari tepi dan *aktunya dapat )ervariasi tergantung derajat dan
)er)agai 6aktor yang mempengaruhinya.
4?5
Pada pemeriksaan luar kulit ekstremitas tampak ,u!a ,istri! pa"a <ari !eti+a4
!eempat4 "an !e,ima tan+an !iri' ketiganya pada ruas jari tengah 4kulit terkelupas
*arna putih' terdapat )intik hitam di tengah luka dan sekitar luka mem)engkak5. Ukuran
luka pada jari ketiga "'$G"'$ &m' jari keempat 9G"'$ &m' dan jari kelima "'$G"'$ &m.
%uka listrik pada jari ketiga' keempat' dan kelima tangan kiri merupakan tanda,tanda
listrik atau current mark 4electric mark ' stroomerk van $ellinek ' $oule burn5. Current
mark adalah tanda untuk luka aki)at listrik dan merupakan tempat masuknya aliran
listrik. Bam)aran current mark yaitu )entuk oval' )er*arna kuning atau &oklat keputihan
atau &oklat kehitaman atau a)u,a)u kekuningan dan dikelilingi daerah kemerahan dan
edema sehingga menonjol dari jaringan sekitarnya.
4.5
Pada pemeriksaan dalam' didapatkan pemeriksaan jantung ukuran 9$G99G$&m
*arna merah ke&oklatan' )entuk )ilik tidak ada kelainan' te)al otot )ilik kiri 4ventrikel
kiri5 ?'$ &m' )ilik kanan 4ventrikel kanan5 . &m. Nilai pengukuran pada jantung normal
orang de*asa adalah se)agai )erikut7 ukuran jantung se)esar kepalan tangan kanan
mayat' )erat se)esar ?"" gram' ukuran lingkaran katup atrium ventrikel kanan sekitar
99 &m' yang kiri sekitar /'$ &m' lingkaran katup pulmonal sekitar # &m dan aorta sekitar
!'$ &m. Te)al otot ventrikel deGtra ?,$ mm sedangkan yang sinistra sekitar 90 mm.
4?5
Pada mayat terse)ut' terjadi pene)alan 4hipertro6i5 otot,otot pada ventrikel kiri
dan kanan. 3ipertro6i miokard terjadi se)agai mekanisme kompensasi jantung agar
darah )isa mengalir ke organ,organ vital seperti otak. 3ipertro6i miokard merupakan
salah satu kapasitas jantung yang paling luar )iasa dan penting untuk )eradaptasi
4menyesuaikan 5 )aik se&ara akut maupun kronik untuk mengu)ah )e)an
hemodinamik. Penyesuaian akut diperantarai oleh dua mekanisme yaitu7 495.
Peru)ahan jumlah jem)atan yang )ersiklus antara mio6ilamen aktin dan miosin' yang
kemudian tergantung pada panjang sarkomer miokard 4penyesuaian ini &epat' pada
tingkat molekuler' hukum Starling pada jantung5' dan 4.5. Peru)ahan pada kontraktilitas
yang diperantarai oleh neurotransmitter adrenergik norepine6rin melalui reseptor
adrenergik. Derajat aktivasi reseptor ini akhirnya mengatur konsentrasi ion kalsium
dekat protein kontraktil dan dengan demikian kontraktilitas miokard.
415
Pada pemeriksaan mikroskopis jantung ditemukan pada entri!e, !iri "an
!anan tampa! +am%aran se,?se, otot <antun+ 'an+ pata&?pata& (re!sis).
(15
eksis
merupakan salah satu tanda yang ditemukan pada 6i)rilasi ventrikel karena irama
jantung yang sangat ka&au sehingga otot,otot jantung reksis. :i)rilasi ventrikel
merupakan salah satu )entuk disritmia. Disritmia atau gangguan irama jantung yang
merupakan jenis komplikasi tersering pada in6ark miokardium' dengan denyut
premature ventrikel terjadi pada hampir semua pasien dan terjadi denyut kompleks
pada se)agian )esar pasien. Disritmia terjadi aki)at peru)ahan elektro6isiologi sel,sel
miokardium. Peru)ahan elektro6isiologi ini )ermani6estasi se)agai peru)ahan )entuk
potensial aksi' yaitu rekaman gra6ik aktivitas listrik sel. Misalnya' perangsangan
simpatis akan meningkatkan depolarisasi spontan sehingga meningkatkan ke&epatan
denyut jantung. Se&ara klinis' diagnosis disritmia )erdasarkan interpretasi hasil IKB.
4/5
Kematian se)agai aki)at penyakit jantung )iasanya dise)a)kan karena
gangguan irama jantung atau kelemahan pemompaan progresi6. Sering yang satu
menye)a)kan penyakit jantung yang lain. Semua penyakit jantung dalam )ahasan ini
dapat disertai )er)agai ma&am aritmia seperti 6i)rilasi atrium' ekstrasistole atau
takikardi dan 6i)rilasi ventrikel yang mengan&am kelangsungan hidup penderita.
Bangguan irama jantung terjadi )ila jalur konduksi normal diham)at oleh nekrosis'
radang' dan 6i)rosis' maupun )ila kesalahan meta)olisme lokal menim)ulkan 6okus
iritasi listrik. Meskipun aritmia terjadi se&ara dramati&' sukar untuk diidenti6ikasi lesi
patologi yang khas. Selain itu' penyakit jantung utama' )ila dalam keadaan parah'
dapat )erpengaruh pada kapasistas 6ungsi pemompaan. Melalui lintasan apa pun'
sindrom klinik yang dikenal se)agai kegagalan jantung kongesti6 4-3:5' dapat
menim)ulkan dan mendominasi gam)aran klinik. Peru)ahan mor6ologi utama' demikian
pula tanda dan gejala yang menandai -3: dinyatakan oleh dampak sekunder gagal
sirkulasi pada )er)agai alat tu)uh. Se&ara makroskopi jantung hanya menunjukkan
hipertro6i dan dilatasi saja' seiring peru)ahan penyakit yang melatar)elakanginya. Pada
paru' oleh karena )endungan darah dalam sirkulasi paru' tekanan dalam vena
pulmonalis meningkat yang diteruskan men&apai kapiler. Segera disusul edema
se)agai aki)at peningkatan tekanan hidrostatik' dilatasi kapiler septa dan pele)aran
)atas antar endotel. Paru yang khususnya dapat mudah terjadi edema karena susunan
jaringannya longgar menye)a)kan tidak ada tekanan jaringan yang mela*an
pem)e)asan &airan
49"5
. 3al terse)ut )isa menjelaskan kenapa pada pemeriksaan dalam
didapatkan paru,paru kiri dengan ukuran .9G?G!'$ &m' pada mikroskopisnya
didapatkan diantara alveoli,alveoli tampak pem)uluh darah mele)ar dan )erisi eritrosit'
alveoli juga tampak mele)ar' dan terdapat )intik antrakosis. Begitu juga pada paru,paru
kanan yang )erukuran ..G9$G!'$&m' mikroskopisnya sama seperti paru,paru kiri.
Pada pemeriksaan luar ekstremitas' kuku,kuku pada kaki dan tangan )iru
4sianosis5. Kemungkinan ada hu)ungannya dengan Paralisis Pernapasan 4espiratory
Paralysis5. 3al ini dapat terjadi )ila aliran arus listrik di atas Alet goC thres hold' akan
tetapi tetap di )a*ah ke)utuhan yang dapat menim)ulkan 6i)rilasi ventrikel. Pada
eksperimen kematian kor)an yang murni karena as6iksia oleh adanya spasme otot.
Jantung akan tetap )erdenyut sampai terjadi kematian. Mekanisme terse)ut agaknya
)erkaitan dengan as6iksia traumatik' dan menim)ulkan sianosis yang he)at' pete&hial
hemorrages' akan tetapi masih dapat dilihat pada konjungtiva' palpe)rae dan muka.
405
Pada pemeriksaan organ visera seperti hati' limpa' dan ginjal' hampir semuanya
)erisi eritrosit. Terlihat pada pemeriksaan mikroskopisnya. 3al terse)ut terjadi karena
adanya gangguan sirkulasi dari jantung sehingga organ vis&era terjadi kongesti yang
merata. Pete&hie E perdarahan mukosa Tra&tus B+ ditemukan pada 9 dari 9"" kasus
6atal aki)at listrik.
405
Pada pemeriksaan dalam' selaput otak keras 4duramater5 terdapat )er&ak,
)er&ak perdarahan' dan )ekuan darah di su)dural. Juga pada pemeriksaan mikroskopis
otak' diantara sel,sel otak )esar tampak perdarahan,perdarahan. 3al ini terjadi karena
gangguan sirkulasi sehingga pada otak dapat terjadi perdarahan ke&il,ke&il' terutama
daerah ventrikel +++ dan +D.
4.5
Terdapatnya )ekuan darah dan )er&ak,)er&ak darah pada selaput otak keras
4duramater5 )ermakna jika telah terjadi trauma tumpul pada daerah terse)ut. Su)dural
Bleeding merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara duramater dengan
ara&hnoid dan )iasanya disertai pula dengan perdarahan su)ara&hnoid. Perdarahan ini
dapat terjadi oleh karena ro)eknya sinus' arteri )asilaris atau )erasal dari perdarahan
su)ara&hnoid. Perdarahan su)dural dapat pula dise)a)kan oleh penyakit
pa&hymeningitis haemorrhagi&a interna' perdarahan ini merupakan perdarahan kronik
sehingga terdapat darah )eku yang )erlapis,lapis' darah )eku pertama adalah yang
melekat pada )agian selaput otak te)al.
495
Jadi dapat disimpulkan penye)a) kematian pada mayat terse)ut karena
kegagalan perna6asan yang dise)a)kan oleh gangguan sirkulasi yang dise)a)kan oleh
kegagalan 6ungsi jantung yang dise)a)kan karena gangguan irama jantung 46i)rilasi
ventrikel5 yang diaki)atkan adanya aliran listrik.
-A0TAR PUSTA*A
9. Budiyanto (' 2idiatmaka 2' Sudiono S'dkk. +lmu Kedokteran
:orensik. Jakarta7 Bagian Kedokteran :orensik :akultas Kedokteran Universitas
+ndonesia.9//#. 37 .$ @ $0.
.. 3oediyanto' 3. Trauma %istrik' Bagian +lmu Kedokteran :orensik Universitas
(irlangga' Sura)aya. RonlineS. ."9.. R&ited ? septem)er ."9.S. (vaila)le
6rom 7 http7EE***.6k.u*ks.a&.idEeli)E(rsipEDepartemenE:orensikETr.N."%istrik.pd6
?. Mansjoer' (ri6' dkk' Kapita Selekta Kedokteran' Idisi ?' Jilid .. :akultas Kedokteran U+'
Jakarta' ."""; 37 ?#",9
0. +dries'()dul M. Pedoman +lmu Kedokteran :orensik Idisi Pertama. Jakarta. Binarupa
(ksara. 9//#. 37 9"1 @ 99#
$. (rsyadi' guna*an. %uka Bakar dan luka listrik. Bahan Kuliah :orensik. :akultas
Kedokteran Universitas 3asanuddin' .""1.
!. -ushing' Tra&y (. RonlineS. ."9". R&ited .1 8&to)er ."9"S. (vaila)le
6rom 7 http7EEemedi&ine.meds&ape.&omEarti&leE##"9#/,overvie*
#. ilantono' +smudiati I' dkk. Buku (jar Kardiologi. Jakarta7 :akultas Kedokteran U+.
.""0. 37.#$,.11
1. +ssel)a&her' Braun*ald' 2ilson. 3arrison' Prinsip,Prinsip +lmu Penyakit Dalam. Jakarta.
I-B. .""". 3.9"!$,9991
/. Pri&e (. Sylvia' 2ilson M. %orraine. Pato6isiologi' Konsep Klinis Proses,Proses
Penyakit. Jakarta. I-B. .""!. !?",!$0
9". o))ins dan Kumar. Buku (jar Patologi ++. Idisi 0. Jakarta7 IB-. 9//$. 37./,??