Anda di halaman 1dari 1

SHIGELLA dan VIBRIO

SHIGELLA sp VIBRIO
Morfologi *Batang gram (-) *Anaerob Fakultatif
*Gerak (-) *Gk meragi laktosa, kec.
*Kapsul (-) S. sonei
Batang gram (-)
Batang bengkok
Flagel (+)
Sifat
Sangat infeksius, tipe infeksi: invasif dan
inflammatory (epitel rusak, sel radang,
perdarahan)
Tipe infeksi: non invasive dan non
inflammatory
V. cholera: Kolera
V. vulnificus: Perlukaan pd kulit terbuka
V. parahaemolyticus: infeksi kontaminasi
raw seafood (tergantung hasil lab)
Antigen
Kompleks, bdsr Ag O: 40 serotipe
V. cholera: Ag O: serogroup O1 dan 0139
Serogroup O1 sbg causa kolera
Biotype O1: classical & El Tor
Dosis infeksi 10
1-2
10
8
(bisa lewati pertahanan as. lambung)
Masa inkubasi 1-7 hari 12-72 jam
Toksin Endotoksin (gram-)
Eksotoksin S. dysentriae disebut Shiga
toksin yg dpt meningkatkan sekresi air
dan mempengaruhi SSP
Menyebabkan hipersekresi air dan elkt
Cara Infeksi Fecal-Oral Kontaminasi makanan dan raw seafood
Manifestasi
klinis
Diare berdarah kadang berlendir
Demam
Nyeri perut
Diare seperti air cucian beras
Pemeriksaan
lab
Feses
Ditemukan sel radang
Isolasi bakteri penyebab
Media TCBS
V. cholera warna kuning
V. para haemolyticus warna hijau
Kadar Na bertambah
Terapi Ringan: gk perlu antibiotic
Berat: antibiotik
V. cholera: Ganti cairan dan elektrolit
Pencegahan Sanitasi makanan dan lingkungan
Isolasi penderita

komplikasi *Reiters Syndrome: nyeri sendi, iritasi
mata, nyeri berkemih jarang
*S. dysentriae tipe 1 Hemolytic Uremic
Syndrome (HUS): urin bercampur darah
akibat shiga toksin