Anda di halaman 1dari 10

1.

Input Device (Alat Masukan)


Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat
untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer.
contoh:
a. Mouse : Fungsinya adalah untuk perpindahan pointer atau kursor
secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat
dibanding keyboard (double click). Mouse terdiri dari tiga tombol
yaitu tombol sebelah kiri (click), tombol tengah/tombol gulung
(scrool), dan tombol kanan (right click).

b. Scanner : Adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengcopy /
menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam
memory komputer dengan bentuk gambar.


2. Unit Input/Output (I/O).
adalah bagian dari sistem mikroprosesor yang digunakan oleh
mikroprosesor itu untuk berhubungan dengan dunia luar.
Contoh i/o ports:





A.Unit input.
adalah unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke
dalam mikroprosesor ini, contohnya data yang berasal
dari keyboard atau mouse. Sementara.
B.Unit output.
biasanya digunakan untuk menampilkan data, atau dengan kata lain
untuk menangkap data yang dikirimkan oleh mikroprosesor, contohnya
data yang akan ditampilkan pada layar monitor atau printer.
Bagian input (masukan) dan juga keluaran (output) ini juga memerlukan
sinyal kontrol, antara lain untuk baca I/O (Input/Ouput Read [IOR]) dan
untuk tulis I/O (Input/Output Write [IOW]).


3. CPU , CU & ALU
A. CPU merupakan singkatan dari Central Prosessor Unit yang sering
diartikan oleh manusia sebagai tubuh maupun dari otak sikomputer.
Selain dapat mengolah berbagai hitungan Aritmatika, CPU juga dapat
mengolah data-data yang telah masuk kedalam komputer dan
menyimpannya kedalam hardisk maupun alat penyimpanan lainnya
melalui perintah prosessor yang ada di CPU.

B.Control Unit
Unit kontrol (bahasa Inggris: Control Unit CU) adalah salah satu bagian
dari CPU yang bertugas untuk memberikan arahan / kendali / kontrol
terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit)
di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas dari
bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut. Pada awal-awal desain
komputer, CU diimplementasikan sebagai ad-hoc logic
yang susah untuk didesain. Sekarang, CU diimplementasikan sebagai
sebuah microprogram yang disimpan di dalam tempat penyimpanan
kontrol (control store).

C. ALU (Aritmetic and Logic Unit)
ALU (Arithmetic and Logic Unit), CU (Control Unit), Register, dan
interkoneksinya. ALU merupakan bagian pengolah bilangan biner dari
sebuah prosesor. ALU bertugas melakukan operasi-operasi aritmatika
dan logika sesuai dengan instruksi yang diberikan.

4. Memory
A. RAM
RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory adalah
sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai
data dan instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random
atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM
bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang
jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung kepadanya
dicabut. RAM biasa juga disebut sebagai memori utama (main
memory), memori primer (primary memory), memori internal (internal
memory), penyimpanan utama (primary storage), memory stick, atau
RAM stick. Bahkan terkadang orang hanya menyebutnya
sebagai memori meskipun ada jenis memori lain yang terpasang di
komputer. RAM merupakan salah satu jenis memori internal yang
mendukung kecepatan prosesor dalam mengolah data dan instruksi.
Dengan menggunakan tambahan RAM ke dalam komputer dapat
menghasilkan pengaruh positif pada kinerja dan kecepatan komputer,
meskipun RAM sebenarnya tidak menentukan kecepatan komputer.

Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB,
256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.

RAM juga berfungsi mengolah data dan instruki yang ditulis atau dibaca
oleh buah system bagian dari komputer yang sangat pentin g. Dengan
fungsi tersebut maka Anda bisa menjalankan dua aktifitas sekaligus,
yaitu menulis dari RAM dan membaca data dari RAM. Semakin berat
aplikasi yang akan dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar.

B. ROM.
mempunyai tugas untuk menyimpan program yang sifatnya tetap
atau permanen, tidak tergantung pada keberadaan arus listrik
(nonvolatile), dan program yang tersimpan dalam ROM mempunyai
sifat hanya bisa dibaca oleh para pengguna komputer. Menyimpan
data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun
membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah.
Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik
yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan
untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan
erat dengan perangkat keras).

Jenis-jenis ROM

1. Mask ROM
Mask ROM adalah ROM yang tidak bisa ditulis ulang (non-flashable)
sehingga tidak dapat di up-grade.

2. PROM (Programmable Read-Only Memory)
PROM merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi
data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam
sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM
seterusnya.


3. EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory).
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah
sebuah ROM yang dapat diprogram ulang dan dihapus.
Berdasarkan proses pengisiannya terdapat dua jenis EPROM, yaitu
UV EPROM dan EEPRb OM. UV EPROM (Ultraviolet EPROM)
membutuhkan cahaya ultraviolet untuk menghapus data yang ada
di dalamnya, sedangkan EEPROM (Electrical EPROM) yang hanya
menggunakan aliran listrik saja dalam menghapus atau mem-
program ulang isinya.

4. EEPROM ( Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory).
EEPROM merupakan kependekan dari Electrically Erasable
Programmable Read-Only Memory. EEPROM adalah tipe khusus dari
PROM (Programmable Read-Only Memory ) yang bisa dihapus
dengan memakai perintah elektris.

5. Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk
menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran
dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor),
ataupun berupa suara.
contoh :
A.Monitor : alat keluaran yang memberikan dan menampilkan
informasi atau data atau instruksi yang dihasilkan atau sedang
dilakukan oleh komputer.


B.Printer : alat keluaran yang dapat mencetak teks atau gambar
hasil pengolahan komputer ke media kertas atau media lainnya
seperti kertas transparansi.


6. BUS DATA.
Bus Data adalah subsistem komputer (berupa sekelompok) yang
memungkinkan menemukan cara mentransfer data dari satu
komponen ke komponen lain pada papan motherboard atau
sistem, atau antara dua komputer. Hal ini dapat mencakup transfer
data ke dan dari memori, atau dari central processing unit (CPU) ke
komponen lainnya. Setiap bus data dirancang untuk menangani
begitu banyak bit data pada suatu waktu. Jumlah data yang dapat
ditransfer oleh bus data diukur dan disebut bandwidth.

7. Control Bus:
Berfungsi untuk mensinkronkan proses penerimaan dan pengiriman
data.
Untuk mengatur memori atau port agar siap ditulis atau dibaca.
Sinyal Kontrol: RD, WR, IO/M
Sinyal Read dan write : untuk mengakses data ke dan dari
perangkat
8. Address Bus.
membawa informasi untuk mengetahui lokasi suatu
perangkat atau periferal
Untuk memilih lokasi memori atau port yang akan ditulis atau
dibaca
Untuk menentukan rute data, bersumber dari mana,
tujuannya ke mana.
Bersifat searah, cpu memberikan alamat yang bertujuan
untuk menentukan periferal mana yang dituju. Contoh
memori mana yang dituju atau I/O mana yang dituju.
Semakin besar bus alamat, akan semakin banyak range
lokasi yang dapat dialamati.
Jumlah alamat yang dapat dituju pada Bus alamat adalah
sebanyak 2
n
. n jumlah jalur Bus alamat.


Demikianlah Pengertian Bus dan Jenis-Jenis Bus. Saran dan
komentar dari sobat akan saya tampung guna untuk
penulisan artikel selanjutnya bisa lebih baik lagi. Dan semoga
apa yang saya tuliskan ini dapat bermanfaat..