Anda di halaman 1dari 12

TEMA

Tema bukan materi pelajaran, tema


merupakan overlay (payung) untuk membantu
otak mengorganisir konsep dan pengalaman
yang diperoleh
Sentra bukan museum/toko mainan, sentra
merupakan pengkondisian pembelajaran
untuk membantu anak mendapatkan
pengalaman bermakna
Tema dulu baru sentra
TEMA DAN SENTRA
CARA BERPIKIR MANUSIA
MOBIL
BENSIN
MENGE-
MUDI
BENGKEL
NGEBUT
PELAN
NABRAK
CEPAT
SAMPAI
LUKA
MOBIL
RUSAK
BENGKEL
?
LAMBAT
SAMPAI
= SATUAN MEMORY
MATI
OTAK DAN TEMA
Data dalam memory otak anak masih terbatas
Jumlah data yang terekam dalam memory anak
akan bertambah seiring dengan bertambahnya
jumlah dan jenis pengalaman anak
Tema membantu anak membangun jaringan data
dalam memory (identifikasi-klasifikasi) apa
jadinya jika buku di perpustakaan tidak
dikelompokkan?
Semakin baik sistem klasifikasi yang dipakai,
semakin cepat otak untuk menemukan data yang
diperlukan dari memory
CARA MEMBUAT TEMA
Mulailah dari pengalaman/benda terdekat
dengan anak (aku bukan benda terdekat
dengan anak, mengapa?)
Galilah informasi dari anak, pengalaman/
benda yang paling menarik bagi anak
Cari hubungan tema saat ini dengan thema
sebelumnya semakin dekat hubungannya
semakin baik
Tema ditentukan berdasar tiga pertimbangan
diatas
CONTOH TEMA
Aku
Panca Indera
Keluargaku
Rumah
Sekolah
Makanan-Minuman
Pakaian
Kesehatan, Kebersihan,
Keamanan
Binatang
Tanaman
Kendaraan
Pekerjaan
Rekreasi
Air dan Udara
Api
Negaraku
Alat Komunikasi
Gejala Alam
Matahari, Bulan, Bintang,
Bumi & Langit
Kehidupan di Kota, Desa,
Pesisir, Pegunungan
Depdiknas, 2000: Petunjuk Kegiatan Belajar
Mengajar Taman Kanak-kanak
CONTOH TEMA
Gejala Alam
Aku
Alam Lingkungan
Kehidupan Pesisir
Transportasi
Hari Besar
Kebersihan
Makanan/Minuman
Binatang
Api dan Udara
Hujan
Tubuhku
Kampungku
Laut
Jalan Raya
Lebaran
Membersihkan Rumah
Pasar
Kebun Binatang
Api Unggun
Tema besar dapat diidentifikasikan menjadi beberapa
tema sedang.
IDENTIFIKASI TEMA
Tema sedang dapat diidentifikasikan menjadi beberapa
tema kecil.
IDENTIFIKASI TEMA
Tema kecil selanjutnya diidentifikasikan
menjadi berbagai sub tema spesifik. Agar
lebih mudah guru dapat menggunakan
kalimat tanya 5W 1H, yaitu:
Apa (What)
Siapa (Who)
Kapan (When)
Dimana (Where)
Mengapa (Why)
Bagaimana (How)

IDENTIFIKASI TEMA
Contoh : Tema kecil menjadi sub tema spesifik.
Katak
NO Tema Sub Tema Perkiraan Waktu (minggu)
JUMLAH
Tema dan Sub Tema Tahun Pelajaran 20.. / 20..
TK : ..
Kelompok : A
Semester I
Semester II
No Tema Sub Tema Perkiraan Waktu (minggu)

1.

Katak
Ciri-ciri katak
Cara perkembangbiakan katak
Tempat tinggal katak
Makanan katak
Kapan kita dapat melihat katak?
dll

1 minggu
JUMLAH