Anda di halaman 1dari 14

Instalasi Bedah Sentral (IBS)

Instalasi Bedah Sentral (IBS) Rumah Sakit Ken Saras merupakan salah satu bagian dari sistem
pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, yang penting dalam hal memberikan pelayanan kepada
pasien yang memerlukan tindakan pembedahan, baik untuk kasus-kasus bedah terencana
(elektif) maupun untuk kasus-kasus bedah darurat/ segera (cito). Untuk itu, perawat yang
bertugas di Instalasi Bedah Sentral (IBS) harus selalu siap 24 jam sehari untuk selalu dapat
memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Instalasi Bedah Sentral RS. Ken Saras terdiri dari 5 kamar operasi meliputi:
1 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)

- 4 kamar operasi untuk tindakan operasi

- 1 kamar operasi untuk Angiografi

Dilengkapi dengan peralatan untuk semua jenis operasi dengan unggulan tehnik bedah minimal
invasif (Laparascopy). Pada masing-masing kamar operasi sudah dilengkapi dengan instalasi
gas medis sentral (Oksigen, N2O, Compress air) dan instalasi AC sentral yang dilengkapi
dengan Hepa Filter (sterilisasi ruangan).


SARANA DAN FASILITAS

1. Pesawat C-Arm ( Toshiba ) suatu unit alat untuk melihat benda benda asing dengan
sinar X- Ray.

2. Mesin Ventilator Anestesi (Fabius Dragger GS Premium) alat bantu anestesi dengan
system digital yang dilengkapi dengan system ventilator(untuk bantuan nafas) guna membantu
tindakan anestesi umum yang digerakkan dengan arus listrik.

3. ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) merupakan terapi non-invasif, karena
tidak memerlukan pembedahan atau tidak memasukan alat kedalam tubuh pasien.Sesuai
dengan namanya, Extracorporeal berarti diluar tubuh, sedangkan Lithotripsy berarti
penghancuran batu, secara harfiah ESWL memiliki arti penghancuran batu saluran kemih
dengan menggunakan gelombang kejut(shock wave)yang ditransmisi dari luar tubuh.

4. Electro Cauter (Valley Lab dan Erbe) Suatu alat untuk membantu dalam tindakan
pembedahan khususnya pada waktu memotong jaringan dan menghentikan perdarahan yang
terjadi. Alat ini dihubungkan dengan arus listrik.

5. Angiografi dilakukan untuk menunjukkan pembuluh darah-pembuluh darah di dalam
tubuh. Sebuah tabung yang disebut kateter dimasukkan ke dalam vena anda yang terletak di
bagian atas kaki di pangkal paha atau di lengan anda. Zat pewarna (tinta) dimasukkan ke
dalam kateter. X-ray dilakukan untuk memeriksa aliran darah di dalam tubuh anda
2 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)

6. Endoscopy merupakan suatu alat untuk pemeriksaan diagnostik yang dilakukan oleh
dokter penyakit dalam yang mempunyai sertifikasi endoscopy. Bila memungkinkan dapat
dilakukan biopsy oleh dokter yang bersangkutan.Tindakan Endoscopy dapat berupa diagnostik
yaitu gastroscopy untuk melihat visual lambung dan Colonoscopy untuk melihat usus
besar.sedangkan untuk tindakan terapi dapat berupa tindakan ligasi / skleroterapi pada kasus
sterosis hati.

7. Laparascopy adalah suatu pembedahan minimal invasif, dimana sayatan luka operasi
dibuat sangat kecil (0,5 1 cm) untuk memasukkan alat-alat bedah khusus ke dalam rongga
perut seperti alat untuk kerja (alat operasi), kamera dan sumber cahaya (lampu) untuk melihat
dan mengangkat bagian tubuh yang akan dioperasi melalui monitor televisi.




JENIS JENIS TINDAKAN BEDAH

A. Bedah Umum

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Appendictomy

b) Hernia

3 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
c) Haemorroidectomy

d) Colesistectomy

e) Prostatectomy

f) Circumsisi

g) Debridemen

h) Necrotomy

i) Amputasi jari

j) Reposisi Terbuka


B. Bedah Orthopedi dan Traumatologi

yang dapat dilakukan,antara lain :

a) ORIF
4 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)

b) Reposisi Tertutup

c) Amputasi ekstremitas

d) Debridemen Osteomilitis

e) Ambil Implant

f) Tendo Plastic Koreksi


C. Bedah Saraf

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Craniotomy ( perdarahan dan tumor )

b) Cranioplasty

c) Trepanasi

5 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
d) Koreksi Impresi Fraktur

e) Laminectomy

f) Overhecting


D. Bedah Onkologi

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Excisi Tumor Jinak ( Lipoma Kecil )

b) Tumor Jinak Ganglion

c) Struma Lobectomy

d) Mastectomy

e) Multiple FAM

f) Radikal Mastectomy
6 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)

g) Open Biopsi Mammae

h) Mammae Acesoir


E. Bedah Plastik

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Labioplasty

b) Palatoplasty

c) Rekonstruksi Mammae

d) Polydaktili

e) STSG

f) Labioplasty Duplex

7 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)

F. Bedah Urologi

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Varicolectomy

b) Hidrocolectomy

c) Cystoscopy

d) Biopsi Prostat

e) Uretrolitotomy

f) Pasang DJ Stain

g) Pyelolithotomy

h) TUR

i) Nephrectomy

8 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
j) Uretroplasty

k) Litotripsi


G. Obstetri dan Ginekologi

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Sectio Caesaria

b) Sterilisasi

c) Kehamilan Ektopik Terganggu

d) Extervasi Kista Vagina

e) Histerectomy

f) Miomectomy

g) Repair Vagina
9 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)


H. THT

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Tonsilectomy

b) Traceostomy

c) Reposisi Hidung Tertutup

d) CWL

e) Reposisi Hidung Terbuka

f) FESS

g) Thympanoplasty

h) Mastoidectomy

10 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
i) Rekonstruksi Hidung Terbuka


I. Mata

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Pterigium

b) Granuloma

c) Tarsotomy

d) Corpus Kecil

e) Parasentesis

f) Scraping

g) Konjungtiva Flap

h) Jahit Palpebra
11 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)

i) Katarak dengan IOL

j) Glaukoma

k) Trabeculectomy

l) Enukleasi Bulbi

m) Eviserasi Bulbi

n) Iris EXcisi dan Jahit Kornea

o) Ablasio Retina

p) Rekonstruksi

q) Vitrectomy



12 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
J. Bedah Digestive

yang dapat dilakukan, antara lain :

a) Hernioraphy dengan Mess

b) Appendictomy Perforasi

c) Colostomy

d) Illeustomy

e) Laparatomy

f) Reseksi Usus

g) Herniocolectomy

h) Reseksi Hepar

i) Pankreatectomy

j) Cholesistectomy
13 / 14
Instalasi Bedah Sentral (IBS)


Untuk keterangan lebih lanjut, Mohon menghubungi

IBS RS. KEN SARAS

Telp : 6922269 Ext : 1125

14 / 14