Anda di halaman 1dari 16

MODUL 3

PENILAIAN ASPEK TEKNIKAL


MODUL 3
TTM 2 07-09-2014
Destiani Supeno
destiani.supeno@yahoo.com
Universitas Terbuka Korea Selatan, 2014
KB 1
ANALISIS KEBUTUHAN
TEKNIKAL PROYEK
Analisis Kebutuhan Teknikal Proyek
Usaha mempelajari kebutuhan teknikal, biaya produksi,
pemenuhan serta penyediaan kebutuhan teknikal proyek dari
berbagai alternatif.
Bertujuan untuk menggali informasi mengenai estimasi biaya teknis
proyek, yang meliputi :
1. Investasi tetap
2. Biaya pengeluaran produksi
3. Biaya masa percobaan atau uji coba
4. Faktor-faktor lain berkaitan fasilitas yang dibutuhkan dalam
proyek.





Metode Untuk Menentukan Besarnya
Skala Produksi
Penentuan luas produksi yang tepat mempengaruhi kelayakan
teknis dari perencanaan proyek.
Luas produksi ditentukan oleh kemungkinan pangsa pasar yang
dapat diraih,
Metode untuk menentukan luas produksi optimal :
1. Pendekatan konsep biaya dan pendapatan marjinal
2. Pendekatan titik impas
3. Metode program linier






Pendekatan konsep biaya dan pendapatan marjinal
= keuntungan maksimal
= ongkos total





OQE = volume produksi optimal





Luas produksi optimal tercapai
pada saat marginal cost (MC)
sama dengan marginal revenue
(MR).





Pendekatan titik impas


Produksi optimal terjadi saat perusahaan tidak mendapatkan laba atau
rugi.
Dalam masa percobaan produksi minimal berada pada titik impus tunai,
yaitu titik impas yang memperhatikan biaya tetap dalam
perhitungannya.
Rumus penentuan jumlah produk terjual untuk mencapai titik impas :



Rumus penentuan jumlah produk terjual untuk menutupi biaya tetap :



=



Q = Unit penjualan
FC = Biaya tetap (fixed cost)
p = Harga jual per unit
VC = Biaya variabel per unit




=


Metode linear programming


Digunakan jika produk yang dihasilkan lebih dari satu jenis.
Terdapat dua pendekatan, pendekatan grafik (dua jenis produk) dan
pendekatan simplex (lebih dari dua produk).
Kedalaman analisis teknikal bergantung pada :
1. Jenis proyek
2. Teknologi yang digunakan
3. Kompleksitas produk yang dihasilkan
4. Alternatif teknikal yang digunakan
5. Penentuan perkiraan biaya







Metode linear programming


Kesalahan yang sering terjadi dalam analisis teknikal :
1. Kurang teliti dalam analisis pendahuluan mengenai kebutuhan
teknologi.
2. Salah menilai alternatif teknikal
3. Tidak memperhatikan faktor-faktor lain, (ex : penanganan bahan
baku, kebutuhan persediaan, pemeliharaan dan fasilitas sosial bagi
pekerja)
Analisis teknikal yang baik harus dilakukan untuk membuktikan
kelayakan suatu proyek secara teknis untuk mendukung kelayakan
proyek secara ekonomi.






Analisis Teknikal
Analisis teknikal meliputi :
1. Deskripsi produk
2. Deskripsi proses produksi
3. Rencana kapasitas pabrik dan jadwal produksi
4. Pemilihan mesin dan peralatan proyek
5. Identifikasi lokasi pabrik
6. Rencana tata letak pabrik dan perkiraan biaya
7. Pengadahan bahan baku dan bahan kebutuhan sekunder
8. Perkiraan tenaga kerja
9. Penentuan jenis dan jumlah limbah proyek
10. Perkiraan biaya produksi







Peranan Teknologi dalam Proyek
Pemilihan teknologi mempengaruhi keberhasilan suatu proyek.
Industri di negara berkembang menghindari teknologi baru yang
belum terbukti keberhasilannya di dalam pasar, paling singkat 1 tahun
pembuktian.
Penerapan teknologi usang mempengaruhi investasi proyek, terutama
jika harus bersaing dengan teknologi baru yang sedang berkembang.
Produk akan mengalami kesulitan pemasaran karena selera konsumen
mengalami perkembangan.









Informasi-informasi yang Diperlukan
Agar analisis teknikal dapat dilakuakn dengan baik diperlukan
beberapa informasi sebagai berikut :
1. Informasi produk spesifikasi, desain produk, tingkat kualitas dan
pelayanan
2. Informasin pasar peramalan penjualan, transportasi dan lokasi
konsumen
3. Informasi bahan baku dan bahan penolong spesifikasi,
pengadaan, masa pengiriman dan lokasi pemasok
4. Lain-lain pengadaan modal dan tenaga kerja










KB 2
TAHAPAN ANALISIS
KELAYAKAN TEKNIKAL
Tahap-tahap dalam Analisis Teknikal
Penentuan
alternatif
teknologi
1
Pertimbangan
penerapan
2
Evaluasi
alternatif
teknikal
3
Pengujian
dan
penelitian
4
Estimasi
keuangan
5
ya
ya
ya
ya
Informasi Produk
Informasi Pasar
Informasi Bahan Baku
KB 3
PENILAIAN TERHADAP ELEMEN-
ELEMEN TEKNIKAL PROYEK
Elemen yang perlu dianalisis secara teknis :
1. Kebutuhan persediaan
2. Schedule produksi
3. Proses produksi
4. Mesin dan peralatan produksi
5. Metode dan penanganan bahan
6. Kebutuhan tenaga kerja
7. Organisasi produksi
8. Kebutuhan ruang produksi dan pelayanan
9. Tata letak dan fasilitas fisik
10. Persyaratan pendirian bangunan
11. Pemilihan lokasi
12. Pertimbangan pembangunan bangunan
13. Dana investasi dan pengeluaran