Anda di halaman 1dari 28

O R K I T I S

Radang dari testis sendiri jarang


Penjalaran ke testis via :
Hematogen
Limfogen
Vas deferens epididimis

ETIOLOGI
1. Banal
2. Spesifik
3. Virus virus MUMPS
1. ORKITIS AKUTA (BANAL)
Dari fokus lain : tonsilitis, osteomyelitis, dll
orkitis orkitis pyogenik (abses)
Juga bisa dari epididimitis

2. ORKITIS VIRUS
Dari parotitis akuta epidemika paling
sering orkitis + 20-35% MUMPS
orkitis virus darah ginjal urine
urethra duktus ejakulatorius vas
deferens epididimis orkitis.
Umumnya unilateral
10-15% bilateral infertile
Onset period + 3 4 hari post-parotitis
Demam sampai 40
0
C
Gejala urine (-)

3. ORKITIS TBC
Dapat hematogen dari paru atau lain
Langsung dari epididimitis tbc
Infeksi sekunder orkitis pyogenik
4. ORKITIS SIFILITIKA (GUMA ORKITIS)
Sifilis stad. III
Testis >> smooth, nyeri (-)
Fistel skrotum DD depan
Dx. : PA dan Serologis

PATOLOGI
NON SPESIFIK ORKITIS
Testis >>, kongestif, tegang, nyeri, abses
kecil abses
Jaringan ikat
Tubulus seminiferus infark
ORKITIS VIRUS
Testis >> kebiruan
Reaksi interstitial, oedem, pelebaran
pembuluh darah
Degeneras tubulus
Testis mengecil dan lembek
Sel-sel Leydig normal
GAMBARAN KLINIS
Gejala-gejala/Tanda-tanda
Nyeri tiba-tiba, bengkak
Skrotum bengkak-kemerahan
Demam sampai 40
0
C
Mungkin masih ada :
Uretritis
Parotitis
Fokus infeksi tempat lain
Orkitis absedens fluktuasi
Bisa uni/bilateral
Awal : dapat dibedakan epdidimis

LABORATORIUM
Darah : leukositosis
Urine : - Bisa (N)/Leukosit (+)
- Virus

DD : - Epididimitis akuta
- Torsio testis gejala patognomonis,
epididimis lain
KOMPLIKASI
25-35% infertility irreversibel
Fungsi hormonal tetap baik

PENGOBATAN
1. Tindakan khusus : inj.20 ml. procain 1%
di funikulus kurang sakit
2. Bed-rest dengan T-Verband support
testis kurangi sakit/oedem
3. Antibiotika + analgetik, antiinflamasi
4. Orkitis MUMPS symptomatis
5. Orkitis absedens orkidektomi
6. Ragu-ragu dengan torsio explorasi

PROGNOSIS
Orkitis bilateral infertile
EPIDIDIMIS
EPIDIDIMITIS NON SPESIFIK
EPIDIDIMITIS
Akut
Khronis

EPIDIDIMITIS AKUT
ETIOLOGI
PHS : - C.Trachomatis
- N. GO

Non PHS
Penyebaran infeksi tr.Urinarius & prostatitis
Enterobacteriaceae pseudomonas
Tekanan hydrostatik urine patogen dari
uretra/prostat duktus ejakulatorius Vas
deferens epididimis
Dari infeksi prostat & organ-organ sekitarnya
melalui perivasal lymphatic epididimis
Chemical epididimitis reflux urine steril ke
ductus ejakulatorius waktu mengedan


PATOGENESIS
1. STAGE AWAL
Inflamasi seluler celulitis
Mulai dari vas deferens & meluas ke pole
bawah epididimis

2. ACUTE STAGE
Bengkak & indurasi
Infeksi meluas dari pole bawah ke pole atas
Abses kecil-kecil
T.vaginalis sekresi cairan serous
inflamatory hydrocele
dapat purulent
Spermatic cord menebal
GAMBARAN KLINIS
Gejala-gejala :
G/urethritis/prostatitis
Riwayat hub.sex,aktivitas fisik yang berat
Konsekuensi : instrumentasi uretra /
prostatektomi
Nyeri tiba-tiba pada scrotum spermatic cord
perut bag.bawah pinggang
Bengkak daripada 2x ukuran N dalam 3-4 jam
Demam 40
0
C
Urethral discharge +/-
Urine keruh +/-
Gejala-gejala cystitis +/-
TANDA TANDA
Nyeri tekan epididimis spermatic cord &
perut bag.bawah bag.yang sakit
Scrotum >>
Kulit kemerahan
Abses ruptur
Stage awal : testis & epididimis >> masih
terpisah menjadi satu massa
Spermatic cord menebal oleh edema
Hydrocele +/- PHS
Urethral discharge +/-
Testis >> congestive

LABORATORIUM
WBC , shift to the left
Anak : organisme coliform / pseudomonas
penting culture

DD
1. Torsio Testis biasa anak muda
Pada fase awal epididimis teraba di anterior testis
Testis > retracted (Demings sign)
Pada fase lanjut testis & epid.menjadi besar sulit
Prehns sign : nyeri (torsio)
nyeri (epididimitis)
Explorasi bedah (Ragu-ragu !!)

2. TBC Epididimitis
Jarang nyeri & demam
Testis & epid.masih dapat dibedakan pada
palpasi
Culture urine/ca.prostat (tubercle bacillit)
Prostat & v.seminalis keras
3. Trauma Testis
Ada trauma
4. MUMPS (parotitis) orkitis epidemica
5. Tumor
6. Torsio app.testis
KOMPLIKASI
Absces fistel
Bilateral infertility

PENGOBATAN
< 24 jam : inj.Hcl procain 20 cc 1%
spermatic cord
Bed rest : fase akut 3-4 hari
Scrotal support /T-verband
Antibiotik : 2-4 minggu : analgetik
Cegah hub.sex

PROGNOSA : Bilateral : Infertile
EPIDIDIMITIS KHRONIS
Stadium akhir epid.acut yang parah
Asymptomatis kecuai ada exacurbasi
Fibroplasia,indurasi
Epididimis menebal / >>
dibedakan dengan testis pd palpasi
Nyeri +/-
Pyuria mungkin pyuri steril
Culture urine/cairan prostat
DD
TBC epididimitis
Sterile pyuria
Tubercle (+)

KOMPLIKASI
Infertile (bilateral epi.)

PENGOBATAN
Exaserbasi kronis antibiotika
Vasoligasi
Excisi + reanastomosis
EPIDIDIMITIS TBC
Sekunder dari tbc organ lain petunjuk :
TBC ginjal, prostat/ves.seminalis
Jarang

INSIDENS
Dewasa muda, 20-50 thn
Kehidupan seksual yang masih aktif
20% dari penderita ada riwayat tbc
Negara berkembang 2x dari yang maju
TBC U.G.: - 2-4% dari seluruh tbc
- 15% dari tbc diluar paru-paru
ETIOLOGI & PATOGENESIS
Mycobacteria tuberculosis
Bisa : hematogen 7 limfogen dari luar tr.U.G :
TBC tulang, spondilitis tbc, tbc paru
Umumnya : dari tbc tr.u.g : ginjal, buli-buli,
prostat
Biasanya : dari atas --. Spididimis
tbc epididimis ada tbc prostat/vesica
seminalis ginjal
tbc prostat tbc epididimis (-)
PATOLOGI
Sama dengan organ lain : granuloma,
infiltrat, basic tbc, caseosa
Granuloma meliputi seluruh epididimis
dari penyebaran kuman sampai ke vas
deferens
Granuloma akan teraba seperti
tasbih/rosario nodul-nodul berderet
Tidak diobati : nodul-nodul menyatu
Lunak perkejuan (caseosa) fistel DD
post skrotum
Meluas ke testis orkitis tbc
Ke vas deferens vasitis tbc
Infeksi sekunder abses

GAMBARAN KLINIK
Epid.vas tbc perlahan & ada tbc bagian
lain
Gejala dini : benjolan keras, nodul-nodul
nyeri 9-) (+) ada infeksi sekunder
Dysuri, pyuri, hematuri : jarang
Nodul-nodul menyatu caseosa fistel
gejala patognomonis
Kalau orkitis tbc hidrokel inflamasi
Epididimis & vas deferens tasbih

DIAGNOSIS
Pada fase awal tidak khas hanya
benjol-benjol keras pada epididimis
Pernah menderita tbc bag. Lain/paru
Perlu pemeriksaan laboratorium : LED.
Lymphocyt , RO : paru-paru, PA : sel
Langhans,Caseosa
Keluhan : lemas
Mungkin BTA : urine & cairan hidrokel
Fistel dinding post skrotum
DIAGNOSIS BANDING
1. Tumor testis/epididimis : keras, batas
tegas, irreguler biopsi/prozen section
Ca. orkidektomi
2. Gumma sifilis biasanya testis fistel
dianterior, VDRL-Kahn
3. Pyogenik epididimitis
- Akut, demam abses
PENGOBATAN
1. DASAR : Konservatif, spt tbc yang lain
Selama 2 bulan
Pyrazinamide 3-4 x 500 mg/hari
INH 1x300 mg/hari
Etambutol 1200 mg/hari
Rifampicin 450-600 mg/hari
4 bulan berikutnya :
INH 300 mg/hari
Rifampicin 450-600 mg/hari
2. PEMBEDAHAN
INDIKASI
Fistel skrotum yang menahun
Abses yang menahun & meluas
Epididimitis rekurent
Kurang respons Th/konservatif
Epididimitis cenderung meluas sampai orkitis
Kalau terbatas epididimitis epididimektomi
Kalau sampai + orkitis + abses orkido-
epididimektomi
KOMPLIKASI
Pengobatan terlambat /Th/tidak adekwat
abses & fistel
Sub-fertility : epididimitis & orkitis tbc
sampai prostatitis & vesiculitis seminalis tbc
infertility

PROGNOSIS
Kurang baik sering kambuh setelah obat
dihentikan
Epididimitis tbc : bilateral atau melibatkan
prostat & v.seminalis infertility