Anda di halaman 1dari 6

Ejaan Bahasa Indopnesia

Pengertian
Ejaan: Keseluruhan peraturan bagaimana
menggambarkan lambang-lambang bunyi bahasa dan
bagaimana hubungan antara lambang-lambang itu
dalam satu bahasa seperti pemisahan dan
penggabungannya.
Ejaan: cara menulis kata-kata menurut disiplin ilmu
bahasa (ensiklopedia Indonesia)
Ejaan: kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi
(kata,kalimat) di bentuk tulisan (huruf-huruf) serta
penggunaan tanda-tanda baca.(pusat pembinaan dan
pengembangan bahasa,1990:219)

Ejaan Fenetis dan Ejaan Fomenis
Ejaan fonetis adalah ejaan yang berusaha
menyatakan setiap bunyi bahasa dengan huruf,
estela mengukur dan mencatatnya dengan alat
pengukur bunyi bahasa(diagram).
Ejaan fomenis adalah ejaan yang berusaha
menyatakan setiap fonem dengan satu lambing
atau satu huruf, sehingga jumlah lambing yang
diperlukan tidak terlalu banyak jika dibandingkan
dengan jumlah lambing dalam ejaan fonetis.

Sistem Ejaan Indonesia
Ejaan Ch. A .Van Ophuysen : Berlaku sejak tahun
1901 sampai tahun 1947. Ejaan ini merupakan
warisan dari ejaan bahasa Melayu yang menjadi
dasar dan asal bahasa Indonesia.
Ejaan Suwandi atau Ejaan Republic :Berlaku sejak
tahun 1947 sampai dengan tahun 1972.
Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan :
Berlaku dalam tahun 1972 sampai
sekarang.penamaan ejaan bahasa Indonesia yang
disempurnakan,biasa disingkat menjadi ejaan
yang disempurnakan atau EYD.

Perbedaan 3
Sistem Ejaan
Indonesia
Pemakaian Huruf