Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

TEORI DAN KONSEP FUNGSI


Disusun untuk memenuhi mata kuliah matematika

Nadya Robiatul Addawiyyah
200110140295
FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
JATINANGOR
2014
ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat ALLAH SWT. karena berkat ridho-Nya sehingga
saya bisa menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya. Makalah matematika ini
membahas tentang TEORI dan KONSEP FUNGSI .
Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah
mengantarkan umatnya dari zaman kegelapan menuju ke zaman yang terang-benderang
dengan kekayaan ilmu dan pengetahuan.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas dari ibu Dr. Nena Himia,S.Pt, M.Si selaku
dosen mata kuliah Matematika.
Semoga Allah SWT, melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Saya
berharap semoga pembahasan yang ada di dalam makalah ini dapat bermanfaat bagi diri
saya sendiri, teman-teman, dan siapapun yang membacanya.
Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang ada dalam makalah ini. Oleh
karena itu saya mengharapkan adanya kritik dan saran untuk memperbaiki pembuatan
makalah selanjutnya. Atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada dalam penulisan
makalah ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.


Sumedang, 30 Agustus 2014

Nadya Robiatul Addawiyyah
200110140295

iii

DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR.........................................................................................................ii
DAFTAR ISI.......................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang........................................................................................................1
B. Tujuan.....................................................................................................................1
C. Ruang Lingkup........................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Fungsi....................................................................................................2
B. Konsep Fungsi.........................................................................................................3
C. Jenis-jenis Fungsi....................................................................................................3
D. Invers Fungsi...........................................................................................................7
E. Penerapan Konsep Fungsi dalam Bidang Peternakan............................................7
BAB III PENUTUPAN
A. Kesimpulan.............................................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................10
1

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan
ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut. Namun
peternakan tidak hanya sebatas ruang lingkup pemeliharaan saja. Ada tujuan yang
harus dicapai dalam kegiatan beternak itu. Salah satu tujuannya adalah mencari
keuntungan dengan penerapan prinsip-prinsip manajemen pada faktor-faktor produksi
yang telah dikombinasikan secara optimal. Tujuan mencari keuntungan tersebut tidak
lepas dari penerapan konsep matematika ekonomi.
Hubungan antara satu elemen himpunan tepat dengan satu elemen pada
himpunan yang lain disebut fungsi. Dalam fungsi ada yang dikenal dengan grafik,
grafik fungsi ini menggambarkan hubungan matematik antara dua variabel atau lebih.
Penerapan konsep fungsi sering diaplikasikan dalam bidang ekonomi untuk
menentukan fungsi permintaan, penawaran, dan keseimbangan pasar. Adanya konsep
fungsi matematika berperan penting membantu agar tujuan mencari keuntungan dalam
bisnis peternakan bisa tercapai.
Pengenalan matematika dalam ilmu peternakan adalah hal baru bagi mahasiswa
yang baru masuk di jurusan peternakan. Dengan adanya Metode pembelajaran yang
dikembangkan diarahkan pada student centered learning, mahasiswa didorong untuk
belajar secara aktif, berinisiatif, dan proaktif dalam proses belajar. Maka dari itu
dalam pembelajaran tentang konsep-konsep pengertian fungsi dan jenis-jenisnya, ibu
Dr. Nena Himia,S.Pt, M.Si memberikan tugas untuk membuat makalah tentang
TEORI DAN KONSEP FUNGSI.
B. TUJUAN
1. Meningkatkan ilmu dan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran mata kuliah
matematika tentang teori dan konsep fungsi.
2. Mendapatkan nilai tugas mata kuliah matematika.
C. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup materi yang dibahas pada makalah ini adalah pengertian fungsi,
konsep fungsi, jenis-jenis fungi, dan contoh penerapan fungsi di bidang peternakan
2

BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN FUNGSI
Fungsi adalah relasi yang menghubungkan elemen himpunan pertama (domain)
secara tunggal pada elemen himpunan yang lain (kodomain). Artinya fungsi tidak
akan pernah memiliki dua pasangan yang terdiri dari elemen pertama yang sama.
Penulisan fungsi dilambangkan dengan

dibaca f adalah fungsi dari x ke y. Anggota y yang menjadi pasangan x oleh f
disebut bayangan x dan ditulis

dibaca f dari x.
1. Istilah istilah dalam fungsi
- Domain = daerah asal fungsi f (dilambangkan dengan Df)
- Kodomain = daerah kawan fungsi f (dilambangkan dengan Kf)
- Range = daerah hasil yang merupakan himpunan bagian dari
kodomain. Range fungsi f (dilambangkan dengan Rf)
- Variabel = simbol yang melambangkan faktor tertentu
- Variabel bebas =tidak tergantung pada variabel lain
- Variabel terikat=tergantung pada variabel lain
- Koefisien = angka pembentuk fungsi yang terkait pada variabel dalam
sebuah fungsi
- Konstanta = angka yang kadang-kadang menjadi pembentuk fungsi,
tidak terikat pada variabel
contoh 1 :
fungsi f : x y
dengan :
Df = {1,3,5}
Kf = {1,3,7,11,15}
Rf = {3,7,11}

persamaan fungsi y = f(x)=ax+b
dengan :
y = variabel bebas
x = variabel terikat
a = koefisien
b = konstanta

2. Grafik Fungsi
Grafik fungsi adalah gambar yang menyatakan hubungan matematik antar dua
variabel atau lebih. Dalam ruang dimensi dua terlebih dahulu menentukan
acuannya, misalnya sistem koordinat cartesius xy, yang terdiri dari :
- Satu titik asal 0
- Satu sumbu horizontal/mendatar x (ordinat)
- Satu sumbu vertikal/tegak y (absis)

3


Pernyataan {(x,y)\x,y R} dilambangkan oleh setiap titik di bidang yang
berkoordinat cartesius. Apabila ada banyak titik yang terdapat dalam bidang
tersebut dan jika setiap titik dihubungkan membentuk kurva baik itu lurus atau
melengkung maka kurva tersebut adalah grafik. Grafik hubungan antara x dan y
menyatakan bahwa jika harga x dimasukan ke persamaannya maka akan diketahui
harga y dan begitu pula sebaliknya.
B. KONSEP FUNGSI
Konsep fungsi dalam matematikan umumnya diartikan sebagai pemetaan yang
menghubungkan dua himpunan yang terpisah, yaitu daerah asal (domain) dan daerah
hasil (range). Persamaan atau kesamaan akan terjadi apabila jumlah anggota himpunan
yang berhubungan adalah sama, sehingga satu anggota daerah asal berhubungan hanya
dengan satu anggota daerah hasil, Edward (Dahlan,2004).
Sifat-sifat fungsi
1. Fungsi Injektif
Suatu fungsi f dari himpunan ke himpunan dikatakan sebagai fungsi injektif
apabila setiap anggota di akan dipetakan pada anggota yang berbeda di B.
Dapat disimpulkan bahwa adalah fungsi injektif apabila maka
berakibat , jika berakibat atau ekuivalen.
Contoh :

____ * 3
___ * 5
1 * * 6
2 * * 8
3 * * 9
4 * * 11
___ * 12
2. Fungsi Surjektif
Suatu fungsi f dari himpunan ke himpunan dikatakan sebagai fungsi surjektif
apabila yang berarti setiap anggota di pasti merupakan peta dari
sekurang-kurangnya satu anggota di .
Contoh :

4


De Ranch * * Lembang
Pantai Parangtritis * * Medan
Danau Toba * * Yogyakarta
Keraton Yogya *

3. Fungsi Bijektif
Suatu fungsi f dari himpunan ke himpunan dikatakan sebagai fungsi surjektif
apabila pemetaan sedemikian rupa sehingga f merupakan fungsi yang
injektif dan surjektif sekaligus.

C. JENIS JENIS FUNGSI
Fungsi digolongkan menjadi beberapa jenis :

1. Fungsi Non Aljabar
1.1. Fungsi Eksponen adalah fungsi yang variabel bebasnya berupa pangkat dari
suatu konstanta dalam persamaan fungsi tersebut.
Bentuk umum : y=a
x

Grafik fungsi eksponen tidak memiliki titik potong pada sumbu x dan tidak
memiliki nilai ekstrim.
FUNGSI
FUNGSI NON ALJABAR
- Fungsi Eksponen
- Fungsi Logaritma
- Fungsi Trigonometri
FUNGSI ALJABAR
FUNGSI RASIONAL
FUNGSI POLINOM
- Fungsi Linear
- Fungsi Kuadrat
- Fungsi Kubik
- Fungsi Bikuadrat
- Fungsi Pangkat

FUNGSI IRRASIONAL
5

-3 -2 -1 0 1 2 3
a
a
2
R x a a y
x
e > = ; 1 ;
R x x a y
x
e < < = ; 1 0 ;

1.2. Fungsi Logaritma adalah invers fungsi dari fungsi eksponen. Karena adanya
hubungan kesetaraan sifat eksponen dan logaritma y =
a
log x = a
x
.
Bentuk umum : y =
a
log x
Grafik fungsi logaritma tidak memiliki titik potong pada sumbu y dan tidak
memiliki nilai ekstrim.
-3 -2 -1 0 1 2 3
a
a
2
a>1
0<a<1
Kurva y =
a
logx
x=1 ---> y=0
x=10 --> y=1
x=100 -> y=2
y
x

1.3. Fungsi Trigonometri adalah fungsi yang variabel bebasnya berupa bilangan
geometris, variabel x biasanya dinyatakan dalam radian (t radian = 180
0
).
diantaranya :
y =sin x ; y =cos x ; y tan x; y =ctg x ; y =sec x ; dan y =cosec x

1
-1
0
90
0
180
0
270
0
360
0
1 Periode
y = Sinx
y = Cosx
y
x
1
-1
0
90
0
180
0
270
0
360
0
y = ctgx
y = tgx
y
x



2. Fungsi Aljabar
2.1. Fungsi Rasional adalah fungsi yang pangkat tertinggi dari variabel
bebasnya menjadi penentu identitasnya.
2.1.1. Fungsi Polinom,variabel bebasnya mengandung banyak suku
(polinom).
Bentuk umum : y =a
n
x
~
+... +a
2
x
2
+a
1
x +a
0

6

2.1.2. Fungsi Linear, fungsi dengan pangkat tertingginya adalah satu.
Bentuk umum : y =a
1
x +a
0

Grafiknya :

2.1.3. Fungsi Kuadrat, fungsi dengan pangkat tertingginya adalah dua.
Bentuk umum : y =a
2
x
2
+a
1
x +a
0

- Parabola
Grafiknya :
y
Titik Ekstrim
x
y
x
y
x
y
Titik Ekstrim Titik Ekstrim
Titik Ekstrim
(a)
(d)
(c)
(b)
x

Setiap parabola memiliki satu titik puncak dengan 4 kemungkinan.
Adapun rumus mencari titik puncak adalah
|
|
.
|

\
|

a
ac b
a
b
4
4
,
2
2

- Lingkaran, bentuk umum : ax
2
+by
2
+cx +dy +e =0
Dari persamaan diatas dapat dicari titik pusat lingkaran dan jari-
jarinya dengan rumus
p =
|
.
|

\
|

2
,
2
d c
dan r =
e
d c
+
4 4
2 2

grafiknya :
7


2.1.4. Fungsi Kubik, fungsi dengan pangkat tertingginya adalah tiga.
Bentuk persamaan : y =a
3
x
3
+a
2
x
2
+a
1
x +a
0
Grafiknya :
y
x
0
d

Fungsi kubik memiliki titik maksimum, titik minimum dan titik belok.
Ada fungsi kubik yang tidak memiliki titik maksimum dan minimum,
melainkan hanya titik belok.

2.1.5. Fungsi Pecah ( berderajat n )
Bentuk umum :
0 1
1
1
0
1
1
...
...
) (
) (
b x b x b x b
a x a x a x a
x h
x g
y
m
m
m
m
a
n
n
n
n
+ + + +
+ + + +
= =


Fungsi pecah istimewa yang sering diterapkan dalam ilmu ekonomi
adalah

dimana a > 0
Grafiknya :
y
x
0
y
x
0
y = a/x
x=a/p, asimtot datar
x = a/p
y = -q/p
y=-q/p, asimtot tegak


2.1.6. Fungsi Pangkat, fungsi dengan variabel bebasnya berpangkat suatu
bilangan riil dalam persamaannya.
a
0

8

Bentuk umum : y =x
n

2.2. Fungsi Irasional adalah fungsi yang pada variabel bebasnya terdapat
penarikan akar.
Bentuk umum :
m
n
n
n
n
.... ... x a x a y + + + =

1
1

Berdasarkan letak ruas variabel fungsi maka jenis fungsi dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Fungsi Eksplisit
Fungsi dimana letak variabel bebas dan variabel terikatnya berada di ruas yang
berbeda. Dengan kata lain variabel bebas dan terikat dipisahkan oleh tanda sama
dengan. ditulis y = f(x), contoh y = 2x + 1
2. Fungai Implisit
Fungsi dimana letak variabel bebas dan variabel terikat berada dalam satu ruas
yang sama. Ditulis f(x,y) = 0, contoh 3x + 2y 8 = 0
3. Fungsi parameter
Fungsi dimana variabel bebas dan variabel terikat tidak berhubungan langsung
tetapi menggunakan parameter / variabel bantu. Ditulis x = f(t) , y = f(t)
Contoh
x = 6t , t =

x
y = 4t
2
+ 3t 10
y = 4(

x
2
) + 3(

x) - 10
y =

x
2
+

x 10

D. INVERS FUNGSI
Suatu fungsi memiliki fungsi invers, tetapi tidak semua fungsi memilikinya.
Ada syarat suatu fungsi bisa diinvers, yaitu fungsi tersebut bersifat bijektif atau
berkorespondensi satu-satu. Fungsi f:x y memiliki fungsi di invers g:y x. Huruf g
tersebut menyatakan fungsi invers,biasanya dituliskan dengan simbol f
-1
.
Invers fungsi berlaku jika y = f(x) maka f
-1
(y) = x

E. PENERAPAN KONSEP FUNGSI DALAM BIDANG PETERNAKAN
Dalam agribisnis peternakan fungsi linier ini berupa fungsi permintaan dan
fungsi penawaran. Jumlah produk peternakan yang diminta merupakan fungsi dari
harganya; secara matematika dapat dituliskan:
Q = f (P)
Dimana : P = Harga per unit
Q = Jumlah produk yang diminta

9

Contoh :
Seorang pengusaha ternak unggas petelur asal Purwakarta mendapat daftar pesanan
telur. Pesanan yang diminta adalah 20 kg telur bebek seharga Rp. 24.000/kg dan
50 kg telur ayam negeri seharga Rp.18.000/kg.
Tentukan fungsi permintaan dan gambarkan grafiknya
Diketahui :
P
1
= 24.000 P
2
= 18.000
Q
1
= 20 Q
2
= 50

Penyelesaian :


-5P + 120 = Q - 20
Q = -5P +140
Jadi, fungsi permintaan dari pesanan tersebut adalah Q = -5P +140
Grafik fungsinya :
Jika P = 0 Q = 140
dan Q = 0 P = 28











P (dalam ribuan rupiah/kg)
Q (dalam kilogram)
28
140
0
10

BAB III
KESIMPULAN
Relasi khusus dua himpunan yang menghubungkan setiap anggota himpunan
daerah asal dengan tepat satu anggota himpunan kawan disebut fungsi. Dalam fungsi
terdapat grafik fungsi yang dapat menggambarkan hubungan variabel dalam persamaan
fungsi. Dengan mengenal jenis-jenis fungsi sambil mempelajari bahwa konsep fungsi
biasa digunakan dalam bidang peternakan. Konsep fungsi ini digunakan untuk
memberikan gambaran konkrit dari sebuah analisis dilihat dari segi perhitungan
matematika

11

DAFTAR PUSTAKA

Ayres, Frank, JR.,Ph.D. and Schmidt, Philip A.,Ph.D. College Mathematics, Terj. Drs.
A.Bondan, M.Kom. Penerbit Erlangga. 2004
Suwarno, Nono. Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Proses Belajar Mengajar
Matematika melalui Sistem PendekatanVisual dengan Mempergunakan Software
Multimedia Interaktif di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Universitas
Padjadjaran, Bandung. 2013
Kelompok 7. Makalah Pengertian Fungsi dan Jenis-jenis Fungsi. from
http://tupixupixipix.files.wordpress.com/2011/12/kel-7-pengertian-fungsi.docx