Anda di halaman 1dari 7

Analisis FM

Persamaan berikut memperlengkapi rumus ekivalen untuk FM:



Persamaan diatas sama dengan sebelumnya kecuali adanya mf, yang didefinisikan sebagai indeks
modulasi untuk FM.

Rumus indeks modulasi untuk FM adalah :

dimana:
= pergeseran phase maksimum disebabkan oleh signal informasi (deviasi)
fi = frekuensi signal pemodulasi (informasi)

FM phase signal pembawa ditentukan oleh perbandingan amplitudo signal informasi (yang mana
menentukan ) terhadap frekuensi signal informasi (fi). Jadi FM tidak sensitif terhadap frekuensi
signal pemodulasi.

Solusi Matematika FM
Rumus FM diatas adalah benar-benar lebih kompleks daripada kelihatannya karena mengandung
sinus dari suatu sinus. Penyelesaian untuk komponen-komponen frekuensi gelombang FM
membutuhkan penggunaan suatu alat matematika tingkat tinggi, Fungsi Bessel. Fungsi Bessel
memperlihatkan bahwa modulasi frekuensi suatu signal pembawa dengan gelombang sinus asli
secara aktual membangkitkan suatu bilangan tidak hingga sideband-sideband (komponen-komponen)
dijarakkan di majemuk frekuensi signal informasi, fi, diatas dan dibawah signal pembawa. Solusi
fungsi Bessel untuk persamaan FM adalah:





Penyelesaian untuk amplitudo dari komponen frekuensi sisi apa saja, Jn, persamaan berikut dapat
diaplikasikan:


Jadi penyelesaian untuk amplitudo-amplitudo ini adalah suatu proses yang sangat panjang dan teliti
bergantung pada indeks modulasi, mf. Tabel 4-1 memberikan solusi untuk suatu bilangan indeks-
indeks modulasi. Perhatikan bahwa untuk tidak ada modulasi (mf = 0), signal pembawa (J0) adalah
frekuensi hanya ada di nilai penuhnya 1. Bagaimanapun karena signal pembawa menjadi
termodulasi, energi digeser dari signal pembawa dan kedalam sideband-sideband. Untuk mf. = 0,25
amplitudo signal pembawa menjadi turun ke 0,98, dan frekuensi-frekuensi sisi pertama di fi sekitar
signal pembawa (J1) mempunyai amplitudo 0,12. Seperti ditunjukkan mula-mula, FM
membangkitkan suatu bilangan tidak hingga sideband-sideband, tapi di dalam kasus ini, J2, J3, J4
seluruhnya mempunyai nilai dapat diabaikan. Jadi transmisi FM dengan mf = 0,25 membutuhkan
bandwidth sama (2fi) seperti siaran AM (AM broadcast). Program-program komputer juga digunakan
untuk solusi fungsi Bessel.
































Contoh soal 1:

Tentukanlah bandwidth yang dibutuhkan untuk mentransmisikan suatu signal FM dengan fi = 10 kHz
dan deviasi maksimum = 20 kHz.
Jawab:


Dari tabel 1 dengan mf = 2, komponen-koponen signifikan berikut diperoleh:
J0, J1, J2, J3, J4
Ini berarti bahwa disamping signal pembawa, J1 akan berada 10 kHz sekitar signal pembawa, J2 di
20 kHz, J3 di 30 kHz, dan J4 di 40 kHz. Karena itu bandwidth total yang dibutuhkan adalah 2 x
40 kHz = 80 kHz.


Contoh soal 2:

Mengulangi contoh diatas dengan fi diubah ke 5 kHz
Jawab:


Mengacu kepada tabel 1 dengan mf = 4 bahwa komponen frekuensi sisi signifikan paling tinggi
adalah J7. Ketika J7 akan jadi di 7 x 5 kHz sekitar signal pembawa, bandwidth yang dibutuhkan
adalah 2 x 35 kHz = 70 kHz.

Contoh soal 1 dan 2 menunjukkan aspek yang membingungkan tentang analisis FM. Deviasi dan
bandwidth berhubungan tetapi berbeda. Keduanya berhubungan di dalam deviasi tersebut
menentukan indeks modulasi, yang mana menentukan pasangan-pasangan sideband. Bandwidth
bagaimanapun dihitung dengan pasangan-pasangan sideband dan tidak dengan frekuensi deviasi.
Perhatikan contoh soal 2 bahwa deviasi maksimum adalah 20 kHz, tetapi bandwidth adalah 80
kHz. Deviasi adalah bukan bandwidth tapi mempunyai efek terhadap bandwidth.

Suatu aproksimasi yang dikenal sebagai Aturan Carson (Carsons rule) sering digunakan untuk
memprediksi keperluan bandwidth untuk suatu signal FM:
BW = 2(max + fimax)

Aproksimasi ini termasuk kira -kira 90% daya total; yaitu kira-kira 2% daya tersebut adalah di dalam
sideband-sideband diluar BW yang diprediksikannya. Hasil-hasil ketepatan cukup baik ketika
membatasi BW terhadap hasil yang diprediksikan dengan persamaan diatas. Mengacu kembali ke
contoh soal 1, aturan Carson memprediksi BW adalah 2(20 kHz + 10 kHz) = 60 kHz lawan 80 kHz
yang diperlihatkan. Di contoh soal 2dihasilkan BW = 2(20 kHz + 5 kHz) = 50 kHz lawan 70 kHz.
Perlu diingat bahwa prediksi 70 kHz pun tidak mencakup seluruh sideband yang dihasilkan.



atau 2 x 13,5 kW = 27 kW untuk dua sideband di 5 kHz dari signal pembawa. Sideband paling
kecil, J4, adalah 0,03 kali signal pembawa atau





Gambar 4-4
Spektrum frekuensi untuk FM (frekuensi pemodulasi konstan, deviasi variabel)