Anda di halaman 1dari 5

PATOFISIOLOGI NYERI PERUT PADA TUMOR

Nyeri perut terdiri dari :


- nyeri viscera terjadi bila terdapat rangsangan pada organ atau struktur
dalam rongga perut, misalnya karena cedera atau radang.Peritoneum vicerale
dipersaraf oleh system saraf otonom.Pasen yang menderita nyeri visceral
biasanya tak dapat menunjukkan letak nyeri yang tepat biasanya menunjuk
derngan telapak tangannya . Nyeri visceral disebut juga nyeri sentral.
- nyeri s!"atic rangsangan yang terjadi karena rangsangan pada bagian
yang dipersaraf oleh saraf tepi, misalnya regangan pada peritoneum parietale
dan luka pada dinding perut. Nyeri dirasakan seperti disayat atau ditusuk. Pasen
dapat menunjukkan secara tepat letaknya dengan ujung jari.
LETA# NYERI PERUT$
Nyeri visceral >biasanya sesuai letaknya dengan asal organ pada masa
embrional.
Nyeri somatic dekat dengan organ sumber nyerirelatif mudah menentukan
penyebabnya.
SIFAT NYERI$
erdasarkan letak dan penyebarannya nyeri dapat bersifat !
Nyeri alih
radiasi
Nyeri proyeksi
"ntuk penyakit tertentu meluasnya rasanyeri dapat membantu menegakkan
diagnose !
-nyeri kkhas biliermenjalar kepinggangkebelikat
-nyeri pankreatitisdirasakan menembus bagian pinggang
-rangsangan diafragmanyeri bahu
Nyeri ai%:
#erjadi bila satu segmen persarafan melayani lebih dari satu daerah.$isalnya
diafragma yang berasal dari region %&-' pindah keba(ah pada masa embrional,
sehingga!
- )angsangan diafrgma akibat perdarahan atau peradangandirasakan
dibahu
- *olesistitis akut diraskan daerah ujung belikat
- +bses ba(ah diafragma, radang permukaan limpa, atau hati nyeribahu
Nyeri radiasi:
Nyeri yang menyebar didalam sistem atau jalur anatomi yang sama.
*olik ureter,kolik pielum dirasakan sampai alat kelamin luar seperti labia mayor
atau testis
Nyeri pr!ye&si:
Nyeri akibat rangsangan saraf sensorik akibat peradangan atau cedera,contoh
nyeri fantom setelah amputasi atau seri perifer setempat akibat herpes
-osternyeri hebat dinding abdomen.
Nyeripada peritoneum parietalis dirasakan tepat terangsangnya peritoneum,
sehingga penderita dapat menunjuk tepat. .an pada tempat itu nyeri tekan,
nyeri gerak, nyeri batuk, nyeri lepas , serta tanda rangsangan peritoneum yang
lain dan defans muskuler disertai hypertesikulit setempat
Nyeri yang timbul pada ga(at abdomen dapat berupa!
Nyeri kontinyu
Nyeri kolik
Nyeri &!ntinyu
Nyeri pada peritoneum parietale akan dirasakan terus menerus karena
berlangsungnya terus-menerus, misalnya reaksi radang.
Pada saat pemeriksaan penderita ditemukan nyeri tekan setempat. /tot dinding
perut menunjukkan defans muskuler secara re0e1untuk melindungi bagaian
yang meradang dan menghindari gerakan atau tekanan setempat.
Nyeri &!i&
$erupakan nyeri visceral akibat spasme otot polos organ berongga sebab
oleh hambatan pasase dalam organ tersebut ./bstruksi usus, batu ureter, batu
empedu, peningkatan tekanan intraluminer.
Nyeri ini timbul karena hipoksia dinding saluran. *arena kontraksi berjeda kolik
dirasakan hilang timbul. 2ase a(al perdarahan dinding usus juga dirasakan
berupa nyeri kolik.
*olik sering disertai mual dan muntah. Pada saat serangan penderita gelisah,
kadang3 sampai berguling-guling ditempat tidur atau dijalan.
Nyeri is%e"i&
Nyeri perut yang hebat , menetap dan tidak menyurut.Nyeri ini merupakan
tanda jaringan mau nekrosis. 4ebih lanjut akan tampak tanda intoksikasi
umum,seperti takikardii, merosotnya keaadaan umum, syok karena resorbsi
toksin dari jaringan nekrosis.
Nyeri pinda%
Nyeri berubah sesuai perkembangan patologi.
%ontoh !appendiksitis mula-mula nyeri visceral dirasakan sekitar umbilicus,
disertai mual.
5etelah radang terjadi rangsangan peritoneum parietale terjadi nyeri
somatic nyeri tepat pada peritoneum yang meradang.
5etelah appendiks mengalami nekrosis, gangrene menjadi nyeri ishemik yang
hebat, menetap, tidak menyurut kemudian penderita jatuh dalam keaadaan
toksis.
Pada perforasi tukak peptic nyeri somatic hebat pada ulu hati nyeri pindah
kekanan ba(ah karena cairan lambung mengalir keba(ah.
NYERI DI PUSAT
Nyeri sentral heat berpusat diperut tahap a(al onbstruksi usus halus,
appendicitis, pancreatitisperkembangan klinis suhu, muntahir, nyeri tekan
local diagnose lebih jelas.
Nyeri di pusatyang hebat disertai syok volvulus usus halus, kehamilan ektopik
terganggu, pankretitis akut, oklusi pembuluh darah koroner, oklusi vena
mesenterika, anoresma aoreta yang robek.
ila disertai defans muskuler perforasi tukak peptic dan saluran cerna.
*olik!
Nyeri bersifat kolik disertai muntah dan disatensi perut makin besar, tapi tanpa
defans muskuler obstruksi usus halus.
NYERI LO#AL DAN RANGSANGAN DAN RANGSANG PERITONEUM LO#AL
Nyeri disertai nyeri tekan dan defans muskuler tergantung letaknya !
- *anan atas perforasi tukak peptic, duodenum, abses hati, dan
kolesistisis akut
- *iri atas rupture limpa, infark jantung, pancreatitis
- *anan ba(ah appendiksitis dan diagnose banding
- *iri ba(ah adneksitis 6 P7.8 diverticulitis usia lanjut
PENYE'A':
9a(at perut dapat disebabkan !
:. /bstruksi usus ! usus halus, vulvulus, hernia starnggulata
3. Perforasi ! tukak peptic, ileum pada tifus
&. Perdarahan ! pada trauma abdomen
;. 7n0amasi colitis hebat dengan perforasi
'. #rauma! pecahnya urgan perut.
MASSA DIPERUT NON A#UT
$asa diperut disebabkan <
#umor maligna
*ista
7n0amasi
+neurisma
*adang - kadang disebabkan !
=epatomegali
5plenomegali
Pembesaran kelenjar limfe
*adang kadang '2 menyulitkan pemeriksaan adanya masa diperut , yaitu !
:. 2etus6 kehamilan 8
3. faeses6 obstipasi 8
&. 0atus 6 meteorisme 8
;. fat 6 adipositas 8
'. 0oeid 6 ascites 8
4etak, hubungan dengan struktur sekitarnya, mobilitas, sifat fsik ! besar.bentuk,
konsistensi, keadaan permukaan member informasi patologi yang berharga.
LETA# MASSA DIPERUT
#(adran &anan atas
)%ip!&!ndriu" &anan*
+sirr!sis %ati &!nsistensi&eras
+tu"!r ,anas pri"er-se&under pada %ati
+peradan,an nyeri te&an atu nyeri per&usi
+&adan,+&adan, e"pedu "e".esar "en,i&uti
per,era&an %ati
Epi,astriu" +Tu"!r a".un,/ tu"!r pancreas
+,u"paan "assa di!"entu" .erasadari
ca$!variu"
#(adran &iri atas
)%ip!&!ndriu" &iri*
+.erasa dari a".un, dan c!!n 0e1ura
ienais
+pe".esaran i"pa i&uti ,era&an na2as
pe&a& pd per&usi
Sisi)pin,,an,* +'erasa dari ,in3a/yan, tereta& tin,,i dan
3au% &e.ea&an,
I&ut ,era&na2as den,an ara% te,a& urus
Re,i! u".ii&ais+ +usus %aus/usus .esar
+!r,an retr!perit!nea: &een3ar i"2e/
pancreas
+an!ris"a a!rtapusati2/e&npansi2
).erdenyut "en,e".an, &e
se,aa 3urusan seperti .a!n
+tu"!r 3arin,an i&at retr!perit!nea
F!ssa iia&a &anan +&arsin!"a c!ecu"
+peiappendicuer in4tratenyri &%as
appendi&sitis
Suprapu.i& +&andun, &e"i% / .ia pe&a& per&usi
retensi! urine
+uterus dan adne&sa
F!sa iia&a &iri +5arcin!"a c!!n si,"!id
+diverti&uitis
+2eses padat
+tu"!r-&ista !variu"
Perut"e" .uncit +distensi &arena perut &e".un,
+adip!sitas
+ascites