Anda di halaman 1dari 15

TEKNOLOGI OBAT DAN KOSMETIK

MASKER WAJAH
FAJAR NUR HIDAYATI
1106015573
Definisi Masker

Masker merupakan suatu bahan
dengan kandungan zat tertentu
yang digunakan dengan tujuan
untuk menyegarkan dan
memperbaiki daerah yang
dioleskan. Jenis masker yang
sering digunakan pada
kecantikan yaitu :
Masker Wajah
Masker Bibir
Masker Mata
Masker Rambut


Manfaat Penggunaan Masker
Meningkatkan taraf kebersihan, kesehatan, dan kecantikan kulit, memperbaiki dan
merangsang kembali kegiatan-kegiatan sel kulit.
Melenyapkan kesuraman kulit, mengeluarkan sisa-sisa kotoran dan sel-sel tanduk
yang masih melekat pada kulit.
Memperbaiki dan mengencangkan tonus (daya bingkas) kulit.
Memupuk kulit, memberi makanan kulit, menghaluskan dan melembutkan kulit.
Mencegah, menyamarkan, mengurangi keriput-keriput dan hyperpigmentasi.
Melancarkan peredaran darah kulit.
Melancarkan peredaran cairan limfe (getah bening) dalam membawa sisa sisa zat
pembakar untuk disalurkan ke organ organ ekskresi
Membersihkan dan memperbaiki pori-pori kulit
Mengurangi iritasi kulit
Menimbulkan perasaan sejuk dan nyaman pada kulit
Menghaluskan lapisan luar kulit
Sebagai pelembap dan penyegar kulit


BAHAN BAKU
PEMBUATAN MASKER

Masker Bubuk
koalin
titanium dioksida
magnesium karbonat
gliserin
air suling
hidrogen peroksida

Masker Gelatin
(Peel of Mask)
Bahan dasar bersifat jelly dari gum, tragocant, latex dan
biasanya dikemas dalam tube.
Masker Bahan
Alami
Bahan dasar ekstrak dari buah-buahan atau sayur-
sayuran, kuning telur, putih telur, kepalu susu, madu,
minyak zaitun, dan sebagainya.
Masker Serbuk
Masker serbuk terbuat dari bahan-bahan yang dihaluskan
dan diambil kadar airnya
Masker Krim
Masker berupa krim dengan keuntungannya dapat dipadukan dari
beberapa jenis bahan masker .
Masker Gel
Telah tersedia masker gel yang mengandung asam alfa hidroksi
(AHA) dari sari tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Jenis AHA yang
dibuat untuk masker gel ini antara lain asam glikolat yang terdapat
pada tanaman tebu, asam laktat pada susu asam dan asam sitrat
yang ada pada jeruk
Masker Kertas
Bahan baku nya berasal dari minyak esensial, pelembab berbentuk
cairan, jus sayuran atau buah-buahan, serum khusus untuk wajah,
H2O, susu murni yang dapat mengangkat kotoran, menghaluskan
kulit serta mencerahkan warna kulit, air dingin yang dapat
mengecilkan pori-pori
Pembuatan Masker
Secara umum pembuatan masker yag
berasal dari buah-buahan atau
sayuran adalah
Campurkan buah atau sayuran
dengan havermout , susu bubuk
atau sari jeruk. *)untuk jenis buah
yang lunak, cukup dengan
memarut atau melumatkan nya
saja.
Blender
Oleskan pada seluruh wajah


PENGGUNAAN
MASKER

Pertama, bersihkan dahulu wajah dengan
pembersih wajah atau air hangat, hal ini untuk
membuka pori-pori agara lebih maksimal kemudian
gunakan toner. Keringkan dengan handuk lembut.
Jika yang digunakan adalah masker bubuk,maka
campurkan dengan air dingin sesuai petunjuk yang
ada pada kemasan.
Aduk rata hingga menjadi adonan lembut dan
kental
Pergunakan jari tangan atau kuas khusus untuk
mengoleskan masker ke seluruh permukaan wajah
dan leher dengan rata, kecuali lingkar mata dan
mulut.
Kemudian tunggu hingga masker mengering, sekitar
15-30 menit. Usahakan jangan tertawa atau
menggerakkan otot wajah saat sedang
menggunakan masker, agar mendapatkan hasil yang
maksimal.
Angkat makser yang sudah mengering dengan tisu
atau handuk basah yang telah dicelupkan ke dalam
air hangat. Lanjutkan dengan membersihkan
seluruh wajah dan leher. Keringkan wajah dengan
handuk bersih yang halus.
PENGEMASAN DAN KESTABILAN
MASKER

Jika disimpan dalam tempat dingin seperti
kulkas maka masker akan lebih tahan lama.
Sebaliknya jika disimpan dalam tempat yang
bersuhu panas, masa bagus penggunaan
produk akan memendek dari masa simpan
normal.

Masker bubuk memiliki masa simpan yang
lebih lama dari pada masker yang cair
ataupun masker yang langsung bisa dipakai,
yaitu satu hingga satu setengah tahun. Untuk
masa bagus masker cair hanya sekitar 6-8
bulan saja.
Kemasan untuk masker saat ini banyak berbentuk pouch atau sachet.
bahan yang digunakan berasal dari plastik PET, CPP, LDPE, KPT, AL, IPP,
KNY, HDPE/MDPE, MOPP atau Matt OPP, POPP, PVC, PP, PT, PA(NY), PVDC,
EVOH(EVAL), EVA/ EMAA/ EEA, BoPET, VMPET, VMOPP.
Face mask packing maching
(sumber : alibaba.com)
Kecepatan pengemasan : 45 ~ 60
bags/min
Rentang penambahan air : 0 ~ 30ml
Ukuran mesin (L*W*H) : 4000 4500
2500(LWH)
Daya
: 380V 50HZ 12.0KW
Kebutuhan udara : 0.8m/min
Proses pengemasan
masker :

1. Pembuatan desain kemasan
Pembuatan desain kemasan
dengan menggukan computer yang
dapat langsung terhubung ke mesin
pengemasan masker.
2. Pencetakan / printing kemasan
Proses pencetakan dilakukan
dengan menggunakan warna yang
aman digunakan untuk kosmetik,
hal ini sesuai denga aturan bpom.
3. Laminating
Pelapisan kemasan dengan
aluminium foil, hal ini untuk
menghindari adanya kontak
langsung antara masker dengan
plastik kemasan.
4. Pemotongan kemasan
Kemasan dipotong sesuai dengan
kemasan yang sudah di atur di awal
sesuai dengan kapasitas nya
masing-masing.
5. Pembuatan Kemasan pouch / sachhet
Kemasan yang masih berbentuk dua
dimensi kemudian dibentuk pouch dan
sachet.
6. Pengisian
Kemasan yang sudah dibentuk pouch
atau sachet kemudian diiisi dengan
masker yang telah dibuat secara
otomatis.
7. Penyegelan
Penyegelan kemasan dengan
menggunakan heat sealed.
8. Pengepakan ke dalam kemasan
sekunder
Kemasan sekunder biasanya terbuat dari
karton, masker disusun secara rapi di
dalam kemasan, peletakan masker
dalam kemasan dilakukan secara
portrait. Hal ini agar menjaga kondisi
masker agar tetap aman saat proses
pengiriman.
Tanda-tanda kerusakan masker
Masker bubuk
Menggumpal
Berubah warna
Berubah bau

Masker Cair
Mulai terpisah antara masker
dan air
Berubah warna
Berubah bau
Berkurang kekentalannya
Timbul gumpalan-gumpalan kecil
Kesimpulan
Masker termasuk kedalam salah satu bahan perawatan tubuh. Jenis-
jenis masker ada : masker wajah, masker bibir, masker mata dan
masker rambut.
Masker wajah memiliki banyak manfaat, diantaranya meningkatkan
taraf kecantikan kulit, memperbaiki sel kulit yang rusak, mencegah,
menyamarkan, mengurangi keriput-keriput dan hyperpigmentasi,
membersihkan dan memperbaiki pori-pori kulit dan sebagai pelembap
dan penyegar kulit.
Jenis-jenis masker yang saat ini banyak beredar ada : masker bubuk,
krim, gel, gelatin, kertas, clay dan masker buatan sendiri yang berasal
dari bahan herbal.
Masa simpan masker bubuk lebih tahan lama disbanding dengan
masker krim ataupun gel.
Masker wajah dapat rusak jika penyimpanannya dilakukan pada suhu
tinggi dan kemasan yang tidak sempurna.
Cara pengemsan masker dengan menggunakan mesin pengemas
adalah pembuatan desain kemasan, printing desain kemasan,
laminating, pemotongan kemasan, pembuatan kemasan pouch,
pengisian, penyegelan dan pengepakan.
Saran
Dalam menggunakan masker lebih baik memilih masker bubuk, jika
dibandingkan masker cair karena kontaminasi dari masker bubuk lebih
sedikit jika di bandingkan masker cair yang sudah terlalu lama kontak
dengan cairan di dalam kemasan.
Jika mengutamakan kepraktisan, masker langsung pakai sangat membantu
dalam pemakaian.
Untuk hasil yang lebih maksimal gunakan air mawar atau susu putih untuk
mencampurkan masker bubuk.
Gunakan masker dengan kandungan bahan-bahan herbal atau untuk lebih
amannya membuat sendiri masker dari bahan buah dan sayuran.
Setelah menggunakan clay mask, kompres wajah selama kurang lebih 5-10
menit dengan es, hal ini untuk menghindari pori-pori terbuka lebar.
Hindari berada di luar rumah setelah menggunakan masker, hal ini untuk
mengurangi kontak wajah secara langsung dengan debu dan asap
kendaraan yang akan menyebabkan jerawat.
Penggunaan masker sebaiknya disesuaikan dengan keadaan kulit kita.
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2013. Keaslian dan sertifikasi komposisi masker.
http://www.masker- wajah.com/p/keaslian-dan-sertifikasi.html
(Diakses tanggal 1 Juni 2014 pukul 16.00 WIB)
Anonim. 2014. Masker wajah alami.
www.beautyfromnaatural.com(Diakses tanggal 1 Juni 2014 pukul
16.10 WIB)
Alibaba. 2014. Cosmetic mask packaging bag.
http://www.diytrade.com/china/
pd/7201684/Cosmetic_face_mask_packaging_bag_pouch.html
(Diakses tanggal 31 Mei 2014 pukul 16.10 WIB)
Manimaran, V. 2012. Cosmetic Preparations for face mask.
Department of Pharmaceutics. SRM College of Pharmacy
Schoon, Doug. 2010. Exposing the Formaldehyde Myth. http://
personalcaretruth.com/2010/08/exposing-the-formaldehyde-
myth/ (Diakses tanggal 25 Mei 2014 pukul 16.25)