Anda di halaman 1dari 5

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Klinik Dokter

Gigi
Oleh Dede Rohimah
Selama ini, konsep keselamatan dan kesehatan kerja (K3) cenderung lebih
diterapkan pada bidang pekerjaan konstruksi, industri, atau pun manufaktur. lasann!a
jelas, bidang"bidang seperti itulah !ang mempun!ai cakupan jumlah pekerja !ang lebih
ban!ak dan mempun!ai resiko kecelakaan pekerja !ang lebih besar. #emiliki jumlah
pekerja !ang ban!ak memaksa perusahaan"perusahaan !ang bergerak pada bidang
kontruksi, industri maupun manufaktur untuk mau tidak mau menjamin keselamatan
dan kesehatan para pekerjan!a dengan mempertimbangkan resiko !ang lebih besar !ang
akan ditanggung oleh perusahaan tersebut jika hal itu tidak dilakukan tentun!a.
Konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
#enurut Institute Occupational Safety and Health, tujuan adan!a konsep
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah untuk melindungi kesehatan tenaga kerja,
meningkatkan efisiensi kerja, mencegah terjadin!a kecelakaan kerja dan pen!akit.
Selain itu, dua hal terbesar !ang menjadi pen!ebab kecelakaan kerja !aitu $ perilaku
!ang tidak aman dan kondisi lingkungan !ang tidak aman, berdasarkan data dari %iro
&elatihan 'enaga Kerja, pen!ebab kecelakaan !ang pernah terjadi sampai saat ini adalah
diakibatkan oleh perilaku !ang tidak aman sebagai berikut$
(. Sembrono dan tidak hati ) hati
*. 'idak mematuhi peraturan
3. 'idak mengikuti standar prosedur kerja.
+. 'idak memakai alat pelindung diri
,. Kondisi badan !ang lemah
&ersentase pen!ebab kecelakaan kerja !aitu 3- dikarenakan sebab !ang tidak
bisa dihindarkan (seperti bencana alam), selain itu *+- dikarenakan lingkungan atau
peralatan !ang tidak memenuhi s!arat, dan .3- dikarenakan perilaku !ang tidak aman.
/ika dilihat dari hal"hal fundamental dalam konsep K3 tersebut, maka
sebenarn!a bukan han!a bidang"bidang !ang mempun!ai cakupan tenaga kerja !ang
ban!ak saja !ang perlu menerapkan konsep K3, tetapi lingkungan kerja seperti apa pun
seperti kesehatan dan jasa lainn!a seharusn!a menerapkan konsep tersebut terlepas dari
seberapa ban!ak tenaga kerja !ang ada di dalamn!a.
Klinik Dokter Gigi
Klinik dokter gigi merupakan salah satu tempat pekerjaan di bidang kesehatan.
da beberapa jenis pekerja !ang terlibat di dalamn!a. Secara umum pekerja"pekerja
tersebut antara lain$ dokter gigi, pera0at gigi, apoteker, ahli radiologi, cleaning service,
asisten apoteker, petugas keamanan, dan bagian administrasi. &raktek dokter gigi
merupakan salah satu bidang pekerjaan !ang ban!ak mengandung resiko. lat"alat !ang
digunakan di dalamn!a berjumlah ban!ak dan cukup mengundang baha!a jika cara
menggunakann!a kurang tepat. Resiko tersebut sama"sama akan ditanggung baik oleh
operator maupun oleh pekerja"pekerja lain selain dokter gigin!a. %erikut ini alat"alat
!ang digunakan pada suatu klinik dokter gigi menurut Kosterman (*1(*) antara lain$
(. Dentist side : high speed, low speed, scaler, light cure, water and air
spray.
*. Dental asistant side : saliva ejector, water and air spray, dan light cure unit.
3. 2ampu
4. Xray unit
!. "oop
#. $ltrasonic scaler
%. "& unit cordless
Sementara itu, resiko !ang ditanggung oleh operator !aitu dokter gigi maupun
pasien sangat beragam. %agi dokter gigi resiko utama !ang dapat mengancam
keselamatann!a !aitu resiko tertular pen!akit berbaha!a !ang diderita pasienn!a,
contohn!a pen!akit hepatitis dan pen!akit menular lainn!a. Selain itu resiko terluka
akibat peralatan"peralatan !ang biasa digunakann!a pun bisa saja terjadi mengingat
peralatan praktek dokter gigi seperti high atau low speed !ang dikombinasikan dengan
mata bor !ang bersifat tajam dan berbaha!a.
Sedangkan untuk pekerja"pekerja lainn!a, resiko !ang harus dihadapin!a !aitu
kemungkinan terkena radiasi dari alat"alat radiologi !ang digunakan di klinik dokter
gigi. lat"alat tersebut ban!ak menggunakan sinar"sinar seperti alfa, beta, dan gamma
!ang dapat mengganggu kesehatan. #enurut ulia 3shak (*11+), dua tipe energi radiasi
men!ebabkan masalah kesehatan !ang harus diselesaikan oleh teknisi keselamatan.
&ertama energi radiasi panas dari proses seperti pengolahan baja, dan kedua adalah
radiasi alpa, beta, gamma !ang meningkatkan emisi partikel radio aktif. Sinar gamma
memiliki energi !ang sangat besar dan dapat men!ebabkan masalah bahan radio aktif.
Salah satu masalah besar ialah adan!a baha!a pen!ebaran bahan radiasi !ang
mencemari. %eberapa substansi memilki umur paruh !ang singkat (kekuatan radio
aktifn!a setengah dari inter4al, !ang singkat) dan sedikit susah. 5ang lainn!a memiliki
umur paruh !ang panjang, mungkin terdiri dari radioaktif !ang berbaha!a selama (111
tahun.
Integrasi Konsep K3 di Klinik Dokter Gigi
Konsep utama keselamatan dan kesehatan kerja (K3) !ang mengutamakan
keselamatan bagi pekerja dan keefisienan kerja tentun!a memiliki korelasi tersendiri
dengan klinik dokter gigi !ang ban!ak mengandung resiko bagi keselamatan kerja
pekerja"pekerja !ang ada di dalamn!a. Klinik dokter gigi seharusn!a menerapkan
konsep K3 tersebut di kehidupan sehari"harin!a. 3ntegrasi konsep K3 di klinik dokter
gigi bisa dilakukan baik dengan cara menjamin keselamatan dan kesehatan kerja
pekerjan!a dan dengan menerapkan cara"cara untuk mengendalikan ancaman baha!a
kesehatan kerja !ang mungkin terjadi.
/aminan K3 untuk pekerja !ang berada di dalam ruang lingkup klinik dokter gigi
bisa dilakukan dengan bekerjasama dengan perusahaan pen!edia jaminan sosial tenaga
kerja. #enurut Reini D. 6irahadikusumah (*11.), penanganan masalah ini didukung
oleh adan!a 77 8o. 39(::* tentang /aminan Sosial 'enaga Kerja. %erdasarkan 77 ini,
jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) adalah perlindungan bagi tenaga kerja dalam
bentuk santunan uang sebagai pengganti sebagian penghasilan !ang hilang atau
berkurang dan pela!anan sebagai akibat dari suatu peristi0a atau keadaan !ang dialami
oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, tua dan meninggal
dunia. /amsostek kemudian diatur lebih lanjut melalui && 8o. (+9(::3 mengenai
pen!elenggaraan jamsostek di 3ndonesia. Kemudian, && ini diperjelas lagi dengan
&eraturan #enteri 'enaga Kerja R3 8o. &;R"1,9#;89(::3, !ang menunjuk &'.
S';K (sekarang menjadi &'. /amsostek), sebagai sebuah badan (satu"satun!a)
pen!elenggara jamsostek secara nasional. Khusus mengenai aspek kesehatan kerja
diatur melalui Keppres 8o.**9(::3. Dalam Keppres ini, terdapat 3( jenis pen!akit !ang
diakui untuk mungkin timbul karena hubungan kerja. Setiap tenaga kerja !ang
menderita salah satu pen!akit ini berhak mendapat jaminan kecelakaan kerja baik pada
saat masih dalam hubungan kerja maupun setelah hubungan kerja berakhir (sampai
maksimal 3 tahun). &ada umumn!a, pen!akit"pen!akit tersebut adalah sebagai akibat
terkena bahan kimia !ang beracun juga termasuk kelainan pendengaran akibat
kebisingan serta kelainan otot, tulang dan persendian.
Sementara itu cara"cara untuk mengendalikan ancaman kesehatan kerja menurut
Institute Occupational Safety and Health antara lain adalah$
(. &engendalian teknik$ mengganti prosedur kerja, menutup mengisolasi bahan
berbaha!a, menggunakan otomatisasi pekerjaan, menggunakan cara kerja basah
dan 4entilasi pergantian udara.
*. &engendalian administrasi $ mengurangi 0aktu pajanan, men!usun peraturan
keselamatan dan kesehatan, memakai alat pelindung, memasang tanda"tanda
peringatan, membuat daftar data bahan"bahan !ang aman, melakukan pelatihan
sistem penangganan darurat.
3. &emantauan kesehatan $ melakukan pemeriksaan kesehatan.
Oleh karena itu berdasarkan aspek"aspek !ang ada, maka di klinik"klinik dokter
gigi perlu diterapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja (K3) demi menjaga
keselamatan dan keefisienan kerja dari para pekerja !ang terlibat. 3ntegrasi konsep K3
di klinik dokter gigi bisa berupa menjamin keselamatan dan kesehatan kerja dan dengan
menerapkan cara"cara untuk mengendalikan ancaman baha!a kesehatan kerja bagi
pekerja !ang ada di dalamn!a. Dengan dilakukann!a hal ini semoga bisa meningkatkan
keselamatan, kesehatan dan produkti4itas dari para pekerja di lingkungan kerja dan bisa
menjadi buda!a untuk ke depann!a.
Daftar Pustaka
3nstitute Occupational Safet! and <ealth. 'ateri (elajaran )esela*atan dan
)esehatan )erja +enaga )erja ,sing -idang )onstru.si.
http$99000.iosh.go4.t09upload9netbook9foreign9:=1.(>"(1+.pdf. Diunduh pada
tanggal (: /anuari *1(3.
3shak, ulia. *11+. 'anaje*en )esela*atan dan )esehatan )erja Dala* $paya
'ening.at.an (rodu.tivitas )erja. http$99librar!.usu.ac.id9do0nload9ft9industri"
aulia3.pdf. Diunduh pada tanggal *1 /anuari *1(3.
Kosterman. *1(*. Dental Instru*ent and ,/rasive 'aterials. %andung$ %ahan Kuliah
?K@ 7npad.
6irahadikusumah, Reini D. *11.. +antangan 'asalah )esela*atan dan )esehatan
)erja pada (roye. )onstru.si di Indonesia.
http$99000.ftsl.itb.ac.id9kk9constructionAengineeringAandAmanagement90p"
content9uploads9*11.91,9makalah"reini"d"0irahadikusumah.pdf. Diunduh pada
tanggal *1 /anuari *1(3.