Anda di halaman 1dari 5

ALAT INPUT DAN OUTPUT-

A. Input Unit

Input unit adalah suatu jenis perangkat yang berfungsi untuk menerima data dari luar, lalu
mengendalikan sinyal (data) yang masuk ke dalam suatu unit prosesor untuk diolah
sedemikian rupa hingga menghasilkan informasi yang dibutuhkan. Singkat kata, input unit
adalah media bagi data dari luar untuk memasuki komputer.

Papan Ketik
Papan ketik adalah suatu human interface device, perangkat yang berinteraksi langsung, dan
mengambil input dari, manusia yang mengoperasikan komputer.

Tetikus
Mouse, atau tetikus, adalah suatu pointing device (‘alat untuk menunjuk’). Seperti papan
ketik, tetikus juga suatu human interface device yang berinteraksi langsung dengan
pengoperasi komputer.

Tetikus dengan jumlah tombol satu (kiri), dua dengan scroll wheel (tengah), dan delapan
(kanan)

Pemindai
Pemindai gambar, atau scanner, adalah suatu alat input digunakan untuk memindai suatu
objek dan menjadikannya suatu gambar digital. Terdapat beberapa jenis pemindai
berdasarkan cara kerja serta fungsinya, yang masing-masing akan dibahas di bawah.

Pemindai Drum
Drum adalah tipe pemindai yang awal-awal dikembangkan.
Pemindai drum menangkap informasi gambar dengan PMT
(photomultiplier tubes). Gambar original diletakkan pada suatu
silinder (drum dari pemindai) yang berputar dengan cepat
sementara alat optik yang memindainya mengoper informasi gambar ke tiga PMT, yang
masing-masing membaca warna merah, hijau dan biru. Walau kualitasnya bagus, harganya
relatif mahal sehingga masyarakat umum beralih pada pemindai flatbed yang lebih murah.

Pemindai Flatbed
Pemindai flatbed adalah tipe yang paling sering dijumpai, karena
harganya cukup murah dibandingkan dengan tipe lain. Pada
umumnya, pemindai jenis ini memiliki bentuk persegi panjang,
terdiri atas suatu lapisan kaca yang memiliki sumber cahaya terang
di bawahnya (umumnya xenon atau CCFL), serta papan penutup.
Pemindai flatbed menggunakan CCD (charge-coupled device), tidak
seperti pemindai drum. Gambar yang hendak dipindai akan
diletakkan di antara kaca dan penutup, dan harus dimasukkan satu per satu ke dalam
pemindai, kecuali untuk beberapa gambar kecil yang bisa muat pada permukaan pemindai
sekaligus. Pemindai tipe ini memil iki tiga susunan sensor warna merah, hijau dan biru, yang
bergerak bersama lampu untuk memindai gambar. Karena gambar hanya terlihat oleh sensor
ketika memantulkan cahaya, flatbed tidak bisa memindai gambar transparan tanpa aksesori
pencahayaan tambahan.

Pemindai ADF
Pada pemindai gambar Automatic Document Feeder,
gambar original hanya perlu diletakkan pada baki (tray),
sebelum kertas dimasukkan ke dalam pemindai dengan
jasa roller dan pad assy. Pada saat kertas bergerak di atas
lampu pemindai, sensor memperoleh gambar dan
mengubahnya ke bentuk digital. Keunggulan pemindai ADF adalah bahwa kita dapat
memasukkan ban yak kertas sekaligus (karena akan dipindai satu per satu secara otomatis
tanpa ditunggui) dan karena bisa membaca dua sisi kertas sekaligus, sehingga cocok
digunakan untuk banyak pemindaian sekaligus.

Pemindai Handheld
Pemindai jenis ini membutuhkan kemahiran lebih dari
penggunanya ketimbang pemindai lain, karena pemindai harus
digerakkan oleh tangan sendiri. Proses pembacaan datanya amat
sensitif, sehingga bila tangan yang memegang pemindai tidak
stabil, gambar yang dihasilkan bisa terdistorsi karena kecepatan
pemindaian yang tidak teratur. Pada umumnya, pemindai jenis ini
hanya menghasilkan gambar hitam-putih, dan menghasilkan cahaya untuk menerangi gambar
dari barisan LED hijau. Pemindai 3D, yang termasuk dalam kategori ini, populer di dunia
industri dan kedokteran.

Kamera Digital
Kamera digital adalah suatu jenis kamera yang bisa
mengambil video, atau foto, atau keduanya, secara digital
dengan merekam gambar menggunakan sensor gambar elektronik. Banyak hal yang bisa
dilakukan oleh kamera digital namun tidak oleh kamera film; menampilkan gambar pada
layar tepat setelah disimpan, merekam video dengan suara, serta menghapus gambar. Bahkan,
beberapa memungkinkan penggunanya untuk mengedit gambarnya langsung (crop,
pengaturan warna, dsb.). Kamera digital dapat ditemukan di berbagai macam alat selain
kamera itu sendiri, seperti PDA dan telepon seluler.

2.Output Unit

Output unit memiliki fungsi mengkomunikasikan data yang telah diproses oleh komputer ke
dunia luar, dalam berbagai wujud. Dengan kata lain, bisa dibilang bahwa output unit adalah
kebalikan dari input unit yang menerima data dari luar.

Beberapa output unit yang sering digunakan, dan akan dibahas cara kerjanya di makalah ini,
adalah:

• Monitor

• Pencetak (printer)

• Plotter

Monitor
Monitor adalah suatu perangkat keras yang berfungsi untuk menampilkan gambar yang
dihasilkan oleh komputer, tanpa meninggalkan bekas permanen pada permukaannya. penuh
pada layar.

Monitor LCD
Pada dasarnya, monitor LCD bekerja dengan memberi sinar pada kristal cair dan filter
berwarna. Jika pada monitor CRT satu piksel terdiri dari tiga titik fosfor, maka pada monitor
LCD satu piksel terdiri dari tiga sel kristal cair. Layar LCD memiliki banyak lapisan, terdiri
dari: dua panel kaca yang terpolarisasi (substrate) yang memiliki lapisan kristal cair di
tengahnya. Lapisan paling bawahnya adalah suatu sumber cahaya fluorescent, atau backlight
yang menghasilkan cahaya melalui substrate pertama. Pada saat bersamaan, arus listrik
menyebabkan molekul kristal cair membentuk susunan tertentu untuk membiarkan tingkatan
tertentu cahaya melalui substrate kedua, menghasilkan tampilan pada layar.
Perbedaan tampilan antara monitor LCD (kiri) dengan monitor CRT (kanan)

Pencetak
Pencetak adalah periferal yang menampilkan data yang disimpan dalam wujud elektronik
dalam wujud fisik, baik gambar maupun teks

Pencetak Laser
Pencetak laser adalah pencetak tipe toner-based yang paling
umum dijumpai (juga terdapat pencetak tipe toner-based yang
menggunakan LED ketimbang laser dengan proses pencetakan
yang tidak begitu berbeda). Prosesor dalam pencetak mengubah
data yang hendak dicetak ke format bitmap, yang kemudian
disimpan dalam memori gambar raster. Suatu muatan elektrostatik
dialirkan pada drum pencetak yang berputar. Kemudian, pancaran
laser dapat memproyeksikan gambaran suatu halaman yang akan
dicetak pada drum. Fotokonduktivitas menghilangkan arus listrik dari area yang terekspos
cahaya laser, kemudian partikel toner terangkat secara elektrostatis oleh bagian drum yang
dialiri listrik.

Pada akhirnya, drum ini mencetak gambaran pada kertas melalui kontak langsung dan panas
& tekanan, yang mengikat toner ke kertas. Setelah ini semua selesai sebuah tangkai tak
bermuatan listrik dan lampu penembak menghilangkan toner dan semua muatan yang tersisa
dari drum.

Pencetak Inkjet
Dari namanya, dapat dilihat bahwa pencetak yang paling
sering digunakan ini bekerja dengan meneteskan tetesan-
tetesan kecil tinta cair dari jet tinta. Terdapat tiga jenis
teknologi yang sering digunakan untuk pencetak tipe ini,
yaitu: thermal, piezoelektrik, dan continuous ink. Tipe
thermal memiliki kartrid (cartridge) tinta dengan susunan
ruang-ruang kecil yang telah dipanaskan. Pencetak
menghasilkan gambar dengan mengalirkan arus listrik melalui ruang-
ruang kecil ini, menghasilkan ledakan uap di ruang tersebut yang
membentuk gelembung. Gelembung ini menekan tetesan tinta ke kertas. Tekanan permukaan
tinta serta kondensasi gelembung menarik lebih banyak tinta ke ruang tersebut dari reservoir
tinta.

Pencetak Solid-Ink
Pencetak karya Tetronix yang diakuisisi Xerox ini tidak menggunakan toner atau tinta cair
seperti dua teknologi sebelumnya, melainkan batangan solid tinta. Ketika batangan ini
dimasukkan ke dalam pencetak, batangan ini dilelehkan dan memproduksi gambar dengan
proses yang menyerupai cetak offset: gambar bertinta dari drum pencetak ditransfer (‘di-
offset’) ke permukaan yang akan dicetak. Solid-ink adalah alternatif lebih murah dari dua
pencetak lainnya, namun kualitas cetakannya masih lebih rendah.

Plotter
Fungsi dari plotter tidak jauh berbeda dari pencetak, yaitu untuk
menampilkan data dari komputer ke dalam wujud fisik. Plotter adalah
suatu alat pencetak gambar vector dalam wujud suatu ‘plot’ grafik.
Dengan berkembangnya kualitas pencetak (printer), serta meningkatnya
kemampuan prosesor dan memori komputer, penggunaan plotter
menurun secara drastis, digantikan oleh plotter versi baru yang bisa
dibilang hanya versi besar pencetak yang sudah ada seperti pencetak
inkjet atau toner-based. Tipe plotter yang utama digunakan adalah pen plotter. Plotter kini
digunakan pada gambar teknik serta aplikasi CAD, karena kemampuannya bekerja pada
ukuran kertas yang besar dengan tetap menjaga resolusi yang tinggi. Dengan menggantikan
penanya dengan cutter, plotter juga bisa digunakan untuk menggunting pinggiran dengan
akurat.