Anda di halaman 1dari 3

Spektroskopi Massa 2014 Page 1

BAB I

Pendahuluan

A. Latar belakang

Dewasa ini hal-hal yang menyangkut analisa kadar atau konsentrasi dalam sampel,
penentuan zat yang dikandung suatu senyawa atau analisa zat secara kualitatif, mengetahui
bobot molekul, serta rumus struktur dari zat atau senyawa yang dikandung dapat di analisa
secara lebih mudah dengan menggunakan teknik spektroskopi. Terutama dalam
menganalisa secara kualitatif menggunakan spektroskopi UV-VIS, dengan hanya melihat
absorbansi serta panjang gelombang, serta bentuk spectrum yang terbentuk kita sudah
dapat menganalisa secara kualitatif zat apa yang dikandung dalam suatu sampel.
Contoh perkembangan ilmu lainnya menyangkut spektroskopi adalah spektrometri
massa, disamping daripada spektroskopi NMR, spektrometri massa merupakan metode
standar untuk menjelaskan struktur molekul yang dikandung suatu sampel. Cara ini dapat
dilakukan dengan jumlah zat yang sangat sedikit. untuk pembuatan spectrum massa yang
dibutuhkan sekitar 1g samapai paling tinggi 0,5mg zat. Merupakan salah satu metode
terbaik untuk mendapatkan identifikasi cepat pengotor minor.
Secara sederhana dapat dikatakan bahwa pektroskopi massa adalah suatu
instrument yang dapat menyeleksi molekul-molekul gas bermuatan berdasarkan massa atau
beratnya. Teknik ini tidak dapat dilakukan dengan spekstroskopi, akan tetapi nama
spektroskopi dipilih disebabkan persamaannya dengan pencatat fotografi dan spectrum
garis optic. Umumnya spectrum massa diperoleh dengan mengubah senyawa suatu sample
menjadi ion-ion yang bergerak cepat yang dipisahkan berdasarkan perbandingan massa
terhadap muatan.
Jika di dapat data dari spektrofotometri IR dan spektoskopi NMR yang cukup
lengkap, maka MS ini dapat digunakan untuk konfirmasi dengan memperhatika bobot
molekul dan kemungkinan rumus strukturnya.

B. Tujuan
- Memahami Spektrofotometri massa (MS)
- Memahami prinsip kerja alat Spektrofotometri Massa (MS)



Spektroskopi Massa 2014 Page 2


BAB II

ISI

































Spektroskopi Massa 2014 Page 3

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan